<?xml version='1.0' encoding='UTF-8'?><?xml-stylesheet href="http://www.blogger.com/styles/atom.css" type="text/css"?><feed xmlns='http://www.w3.org/2005/Atom' xmlns:openSearch='http://a9.com/-/spec/opensearchrss/1.0/' xmlns:georss='http://www.georss.org/georss' xmlns:gd='http://schemas.google.com/g/2005' xmlns:thr='http://purl.org/syndication/thread/1.0'><id>tag:blogger.com,1999:blog-7377975272380358092</id><updated>2011-12-03T17:36:29.003-08:00</updated><category term='Empat orang buta'/><category term='Vella&apos;s Diary'/><category term='My Profile'/><category term='Elang dan Kalkun'/><category term='Letakkan Sejenak Bebanmu'/><category term='Gunakan Pinjamanmu'/><category term='Raja dan 4 Istrinya'/><category term='Lepaskan Masalah-mu'/><category term='Dimanakah Kebahagiaan?'/><category term='3 Temen yang paling berpengaruh buat Gw           ( My Special Sharing )'/><category term='Berbuat Baiklah'/><category term='Ketulusan'/><category term='Memberi dan Bahagia'/><category term='Telaga Cermin'/><category term='Berani mencoba'/><category term='Kepingan Uang Yen'/><category term='My Links'/><category term='My Business'/><category term='Love your family'/><category term='Love You'/><category term='Formasi Angsa'/><category term='Sudah Tepatkah Bentuk Investasi Anda ?'/><category term='Bao:Simbol Keadilan'/><category term='Kawanmu = Dirimu'/><category term='Titik Es Dalam Hati'/><category term='Biografi Kong Hu Chu'/><category term='My Contact'/><category term='My Article'/><category term='Lihatlah dari sisi lain'/><category term='What&apos;s Love'/><category term='Bisa Membaca ?'/><category term='Aku Kaya ?'/><category term='Ayam dan Bebek'/><category term='Baju yang Menipu'/><category term='Dari Kota mana ?'/><category term='Burung Pelikan'/><category term='Apakah karma baik atau buruk ?'/><category term='Kisah Táng-sānzàng'/><category term='Formula Karir'/><category term='Berpikir Jernih'/><category term='Damai'/><category term='Si Cadel'/><category term='Keledai Cerdik'/><category term='Telaga Hati'/><category term='Beri Sedikit Waktu'/><category term='Petapa dan Kepiting'/><category term='S-H-M-I-L-Y'/><category term='Nikmatilah hidup (90/10)'/><category term='Hakekat Hidup'/><category term='Kepiting Marah'/><category term='Menulis di atas pasir'/><category term='Tentukan Prioritas-mu'/><category term='Niccolo Paganini'/><category term='Lukisan Kedamaian'/><category term='Kisah SoiChiro Honda'/><category term='Lupakan Masalah Kecil'/><category term='Paku dan Luka'/><category term='Memberi Teladan'/><category term='Maknai Pekerjaanmu'/><category term='Sendok Kuah'/><category term='Hukum 72'/><category term='Katak dan Seember Susu'/><category term='Mengubah Pola Pikir'/><category term='Tukang Ledeng'/><category term='Bersyukurlah'/><category term='Wortel dan telur dan kopi'/><category term='Menghargai Perbedaan'/><category term='Seseorang Menarik?'/><category term='Cintailah apa yang ada'/><category term='Paling Kuat'/><category term='Lollipop Bib dan Bob'/><category term='Perbedaan Pria dan Cowok'/><category term='Berpikir Positif'/><category term='Kearifan Emas'/><category term='Mulailah Sekarang'/><category term='Tunjukkan Sayangmu'/><category term='Nelayan vs Pengusaha'/><category term='Kekuatan Kata'/><title type='text'>Don't  you give up too soon for this day, cause we never know what become on tomorrow</title><subtitle type='html'></subtitle><link rel='http://schemas.google.com/g/2005#feed' type='application/atom+xml' href='http://limferdixaverius.blogspot.com/feeds/posts/default'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7377975272380358092/posts/default?max-results=100'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://limferdixaverius.blogspot.com/'/><link rel='hub' href='http://pubsubhubbub.appspot.com/'/><author><name>Prepare for Glory</name><uri>http://www.blogger.com/profile/18190583836850142096</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><generator version='7.00' uri='http://www.blogger.com'>Blogger</generator><openSearch:totalResults>78</openSearch:totalResults><openSearch:startIndex>1</openSearch:startIndex><openSearch:itemsPerPage>100</openSearch:itemsPerPage><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7377975272380358092.post-5241907758786872716</id><published>2011-12-03T17:34:00.001-08:00</published><updated>2011-12-03T17:34:43.303-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Sudah Tepatkah Bentuk Investasi Anda ?'/><title type='text'></title><content type='html'>&lt;span style="font-weight: bold; color: rgb(255, 255, 0);"&gt;Sudah Tepatkah Bentuk Investasi Anda ?&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Berapa banyak dari kita yang sudah menyisihkan sebagian penghasilan kita untuk ditabung atau diinvestasikan ?&lt;br /&gt;Ataukah kita masi belum dapat menyisihkan sedikitpun penghasilan kita ?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kalo   kita menjawab Ya, untuk pertanyaan pertama, itu Bagus ! Tapi kalo kita   masi menjawab Ya untuk pertanyaan kedua, tidak ada salahnya juga,  karena  untuk sebagian kecil orang bisa jadi saat ini memang keadaannya  belum  memungkinkan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sebenarnya mengapa kita sulit sekali untuk   menyisihkan penghasilan kita padahal mungkin penghasilan kita bertambah   dari waktu ke waktu ?&lt;br /&gt;Ada 2 jawaban dominan yang umum dari pertanyaan diatas&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;1. Pertambahan penghasilan kalah cepat dari peningkatan inflasi&lt;br /&gt;Kita   tahu bahwa inflasi rata2x dunia adalah di kisaran 5-10% per tahun,   apakah peningkatan penghasilan kita sudah diatas kisaran angka diatas ?&lt;br /&gt;Kalo ya, berarti alasan diatas tidak berlaku. Artinya mungkin alasan kedua.&lt;br /&gt;2. Pertambahan penghasilan kalah cepat dari peningkatan pengeluaran.&lt;br /&gt;Nah,   biasanya alasan ini yang paling dominan terjadi dan seringnya jarang   disadari. Misal, saat kita naik jabatan dari staff biasa jadi   supervisor, penghasilan naik dari 2 juta menjadi 3 juta sebulan. Apa   yang umumnya dilakukan ? biasanya yang pertama dilakukan adalah   meningkatkan ‘kelas penampilan’ kita, bukan. Ya, dari sepatu, baju,   handphone, kendaraan, dan lainnya pasti ada yang berubah jika kita   mengalami hal diatas.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kalo alasan kedua kita alami, wajar saja,   karena mayoritas dari kita juga mengalami hal yang sama. Tapi apakah   yang mayoritas selalu benar ? Tentunya tidak bukan, mengapa ?&lt;br /&gt;Coba perhatikan ilustrasi dibawah ini :&lt;br /&gt;Misal, suatu hari kita diberikan uang 2 juta rupiah secara cuma-cuma, apa yang akan kita lakukan. Ada 2 kemungkinan..&lt;br /&gt;1. Belanjakan, misal kita belanjakan beli Black*erry seharga 2 juta.&lt;br /&gt;2. Tabung, misal kita tabung di bank.&lt;br /&gt;Ok,   mana yang lebi bijak ? Kalo kita tanya saat ini, tergantung dari sudut   mana melihatnya. Namun coba perhatikan apa yang terjadi 3 tahun lagi   misalnya ?&lt;br /&gt;Jika kita melakukan pilihan pertama, dan kita jual   Black*erry kita, berapa nilai uang kita sekarang, ya paling setengah   dari harga 3 tahun lalu kan, ya paling besar 1 juta.&lt;br /&gt;Sekarang   bagaimana kalo kita melakukan pilihan kedua, dan kita ambil uang kita di   bank, anggaplah biaya bunga dan administrasi bank sama, ya, uang kita   masih 2 juta, bukan ?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Nah dalam waktu 3 taun pilihan yang salah   dalam menggunakan uang kita, dapat berakibat Fatal, bukan ? Ya, uang   anda berkurang menjadi setengahnya dalam waktu 3 taun dibanding jika   anda melakukan pilihan yang bijak. Ya, begitulah kenyataannya, setiap   kita membelanjakan uang kita untuk barang keinginan yang bukan kebutuhan   kita saat itu pula kita sedang ‘memiskinkan’ diri kita sendiri untuk   masa yg akan datang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jika hal diatas terjadi pada kita, wajar   saja, karena mayoritas dari kita juga mengalami hal yang sama. Tapi   apakah yang mayoritas selalu benar ? Tentu tidak, bukan.&lt;br /&gt;Jadi, jika   kita masih belum dapat menyisihkan penghasilan kita walaupun peningkatan   penghasilan sudah bertambah diatas inflasi, mungkin ‘keinginan’ kita   untuk benda2x yang kurang penting yang terlalu besar, ya mungkin masih   terlalu besar untuk skala penghasilan kita sekarang. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jadi   setelah kita mengetahui hal diatas, mulailah menyisihkan penghasilan   kita dan kurangi keinginan barang-barang konsumtif yang hanya sebatas   keinginan dan bukan kebutuhan. Jika tidak, sampai kapanpun kita tidak   akan pernah mencapai kebebasan finansial. Mengapa ? karena pengeluaran   kita bertambah seiring dengan penghasilan kita, maka seumur hidup kita   harus bekerja untuk memastikan penghasilan kita dapat minimal mengejar   meningkatnya harga barang kebutuhan. Ya, semoga kita semua sehat selalu   dan dapat terus bekerja sampai tua.  Namun apakah harus seperti itu,   menjalankan rutinitas setiap hari dengan aktivitas yang sama untuk   ‘bertahan hidup’.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Apakah kita tidak mau untuk memulai dari sejak   muda untuk ‘mengorbankan’ sedikit keinginan anda dan menyisihkan sisa   dari penghasilan anda sebagai aset yang sedikit demi sedikit namun pasti   yang pada suatu saat nanti, aset tersebut akan menghasilkan uang untuk   memenuhi kebutuhan kita tanpa kita harus terus menerus melakukan   aktivitas yang sama terus-menerus dan kadang  mengorbankan waktu yang   berharga bersama orang yang anda cintai hanya untuk tuntutan atau   tanggung jawab pekerjaan?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saya akan berikan satu ilustasi tentang   2 orang yang paling kuat di suatu desa yang ditugaskan oleh kepala  desa  untuk menyediakan air bersih untuk warga suatu desa yang  kekeringan.  Saat diberi amanat, mereka langsung membawa ember dan  bergegas menuju  sungai terdekat yang ada di bukit  yangdiketahui airnya  bersih. Hal itu  mereka lakukan secara rutin tiap hari untuk memastikan  pasokan air  bersihnya cukup. Namun, karena kebutuhan penduduk desa  akan air semakin  besar, tentunya mereka harus bekerja lebih keras lagi.&lt;br /&gt;Karena  itu  orang pertama memutuskan untuk menggunakan ember yang lebih besar,  juga  bekerja lebih lama dan lebih cepat sehingga bisa membawa air  lebih  banyak dari sebelumnya. Begitu terus yang dilakukan orang  pertama.  Namun, orang kedua berbeda dengan orang pertama, dia tetap  bekerja  dengan waktu yang sama dan ember yang sama, sehingga dia tidak  terlalu  lelah dan sisa waktu dan tenaganya tiap hari dia gunakan untuk  membuat  pipa. Warga desa sangat senang dengan hasil kerja orang pertama  karena  dapat menyediakan pasokan air yang banyak untuk mereka, dan  sebaliknya  mentertawakan orang kedua karena air yang dibawanya sedikit  dan malah  membuang waktu dan tenaga untuk membuat pipa. Demikian yang  dilakukan  mereka tiap hari sampai akhirnya setelah bertahun-tahun,  kedua orang  kuat itu sudah semakin tua, dan baik orang pertama maupun  orang kedua  sudah tidak dapat membawa air sebanyak dulu lagi, namun ada  perbedaan  yang mencolok, orang kedua yang dari dahulu membuat pipa,  sekarang  sedang menyambungkan pipa tersebut supaya dapat dialiri air  dari sungai  menuju ke desa, sehingga warga desa tidak perlu lagi  menunggu mereka  membawa air, karena air akan turun dengan sendirinya  melalui pipa dari  sungai di bukit ke pemukiman warga desa.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Nah,  begitu juga yang  terjadi dalam hidup kita, seringkali kita bekerja  terlalu keras dan  bekerja lebih keras lagi untuk menghadapi harga-harga  barang yang terus  meningkat dari waktu ke waktu, sehingga kita terlalu  lelah dan tidak  punya waktu untuk membuat ‘pipa’ penghasilan anda  yaitu aset. Padahal  aset itu yang akan nantinya memberikan passive  income, dimana saat anda  tidak lagi tidak punya cukup ‘kekuatan’ untuk  bekerja, income anda terus  mengalir untuk memenuhi kebutuhan anda,  persis sperti pipa yang selalu  terus mengaliri air ke desa tadi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sekarang  kalo kita sudah tahu  kalau menyisihkan penghasilan itu penting untuk  menjadikannya sebagai  aset di masa ‘pensiun’ kita nanti yang akan terus  mengaliri kita income  terus menerus, sekarang kita tinggal memilih  bentuk aset apa yang cocok.  Karena salah memilih ‘pipa’ bisa berakibat  fatal juga.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jika kita  sudah dapat menyisihkan penghasilan kita,  itu baik. Tapi apakah  penghasilan itu dapat menjadi aset yang dapat  menghasilkan ‘income’  terus menerus di saat ‘pensiun’ nanti ? Apakah  tidak ada bentuk  investasi lain yang lebih menguntungkan ?&lt;br /&gt;Ok, mari kita bandingkan beberapa macam investasi yang ada setidaknya saat ini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;1. Tabungan&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Yang   paling umum pastinya mayoritas orang  menyisihkan penghasilan dan   memasukkannya ke tabungan. benar begitu ? Tapi apakah mayoritas selalu   benar ? Belum tentu, bukan. Tentunya kita tahu kalo tabungan saat ini   memberikan bunga atau imbal hasil sebesar 2% setahun. Apa artinya ?   Artinya dalam waktu 1 tahun, jika kita menabung sebesar 1 juta, maka   tahun depan akan menjadi 1 juta 20 ribu. Apakah menguntungkan ? Ya,   menguntungkan jika dibandingkan anda barang konsumtif sperti gadget dan   lainnya, yang harganya dalam setahun akan berkurang dengan pasti, tapi   jelas sama sekali Tidak Menguntungkan jika dibanding dengan inflasi  yang  sebesar 5% setahun sekarang ini. Ya, inflasi 5% setahun sedangkan   tabungan anda hanya memberikan hasil 2% setahun. Artinya apa yang anda   kumpulkan dan anda tabung sekarang, taun depan akan menjadi lebi kecil   nilainya. Apakah investasi dalam bentuk tersebut dapat kita jadikan  aset  yang dapat memberikan penghasilan rutin untuk kita di masa  ‘pensiun’  nantinya ? Tentunya tidak kan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;2. Deposito&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Bentuk   investasi ini jenisnya sama seperti tabungan, namun memiliki jangka   waktu tertentu dan tidak dapat kita ambil sewaktu-waktu. Namun,   memberikan bunga atau imbal hasil untuk kita yang jauh lebi besar   daripada, kalau tadi tabungan ‘hanya’ memberikan bunga sebesar 2%   setahun, maka deposito bisa memberikan sebesar 6% setahun. Seperti kita   ketahui sebelumnya inflasi tahunan adalah 5%, maka jika kita memiliki   deposito maka kita ‘aman’ dari inflasi. Ya kita masi punya ‘kelebihan’   1% dalam setahun. Tapi apakah 1% setahun merupakan nilai yang cukup   untuk memberikan penghasilan kita untuk masa ‘pensiun’ nantinya ? Tentu   tidak kan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;3. Properti&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Dalam   hal ini bisa tanah, rumah, apartemen, ruko dan bentuk bangunan  lainnya.  Apakah bentuk investasi ini menguntungkan ? Tergantung, apakah  kita  sudah memilih lokasi yang benar. Ya, untuk tanah, lokasi  merupakan  faktor terpenting yang sangat penting diperhatikan, sedangkan  jika  rumah/apartemen/ruko atau lainnya kita juga harus memperhatikan  faktor  developer/pegembang yang membangunnya. Setelah lokasi dan  pengembang,  barulah sebelum melihat harganya. Ya, kita harus  membandingkan harga  properti yang kita akan beli tersebut dengan harga  properti di  sekitarnya. Mengapa ? Karena itu akan sangat menentukan,  menguntungkan  atau tidaknya investasi kita. Kalau harga properti lebih  tinggi dari  harga property di sekitarnya artinya peluang properti kita  akan  mengalami kenaikan akan sangat kecil, karena properti di sekitar  kitalah  yang akan lebi dulu naik sehingga minimal menjadi sama dengan  harga  properti kita. Sebaliknya kalau harga properti kita lebih rendah  dari  harga properti di sekitarnya, bersiaplah untuk mendapatkan  keuntungan  dari kenaikan harga property kita.&lt;br /&gt;Khusus untuk property,  investasi  ini memiliki keuntungan ganda, karena selain kenaikan harga  yang minimal  10% pertahun (lebih besar dari inflasi pastinya), juga  kita bisa  sewakan properti kita dengan harga sewa minimal 5% setahun.  Jadi jika  kita melakukan investasi di properti minimal kita akan  mendapat total  15% pertahun. Menguntungkan bukan, jika dibanding 2  bentuk investasi  sebelumnya yaitu tabungan atau deposito. Ya, 15%  setahun, sedangkan  inflasi 5% setahun. Artinya kita masih memiliki  kelebihan 10% setahun.  Apakah ini bentuk investasi ini dapat menjadi  ‘aset’ yang terus  memberikan penghasilan untuk kita pada saat ‘pensiun’  nantinya ?  Tergantung berapa besar nilai properti kita. Kita ambil  contoh, jika  kita memiliki properti sebesar 100 juta, berdasarkan  hitungan diatas,  kita akan mendapatkan 15% atau 15 juta dalam setahun  atau kurang lebih  1,2 juta dalam sebulan. Jika dibandingkan dengan upah  minimum, jumlah  segitu tentunya lebih kecil bukan. Belum lagi, berapa  lama waktu yang  kita perlukan untuk mengumpulkan uang sampai sebesar  100 juta. Mungkin  untuk sebagian orang ini mudah, namun melihat  kenyataan penghasilan  rata2x masyarakat kita, tampaknya harus memakan  waktu belasan tahun  untuk mengumpulkan jumlah sebesar itu.  Jadi apakah  bentuk investasi ini  dapat kita andalkan sebagai ‘penghasilan pasif’  saat kita pensiun  nantinya untuk memenuhi kebutuhan kita, kalau besar  mungkin ya, tapi  kalau kecil kelihatannya tidak.&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;&lt;br /&gt;4. Emas &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Merupakan   salah satu bentuk komoditi yang memiliki ‘mark to market’ paling jelas   dibanding komoditi lainnya. Ya, emas merupakan salah satu bentuk   investasi yang cukup populer dari dulu sampai sekarang karena nilainya   yang cenderung naik dari waktu ke waktu. Kalau sebelumnya kita tahu   bahwa properti memberikan hasil rata2x 15% setahun, tingkat keuntungan   yang sama yaitu 15% pertahun juga akan kita dapatkan dari tingkat   kenaikan harga emas tersebut. Namun, emas tentunya lebih mudah kita jual   sewaktu-waktu bukan, dibanding properti yang bisa butuh waktu lama   untuk kita mendapatkan pembeli yang mau membeli di harga yang kita   minta. Tapi apakah emas ini merupakan investasi menguntungkan. Tentunya   yang harus kita perhatikan adalah harganya. Kalau untuk properti, kita   membandingkan antara harga properti yang akan kita beli dengan harga   properti disekitarnya untuk memastikan kalau harga properti tersebut   tidak kemahalan, maka begitu juga saat kita akan membeli emas. Nah,   bagaimana kita bisa mengetahui harga emas sebenarnya atau biasa disebut   nilai instrinsik emas ? harga emas ini memang unik karena nilainya   bergantung dari jumlah emas yang beredar dibanding dengan jumlah uang   yang beredar di dunia ! Wah, lalu bagaimana mungkin kita dapat   menghitung jumlah emas dan uang yang beredar ?  Namun tenang saja, ada   cara termudah untuk mengetahui harga dasar emas, yaitu dengan   membandingkannya dengan logam mulia sejenis yaitu Perak ! Mengapa perak ?   Karena perak merupakan logam mulia yang dari jumlahnya di alam  memiliki  perbandingan 1:15 (bisa kita baca di  http://baituldinar.com/?Artikel) .  Artinya harga instrinsik emas adalah  15 kali harga perak. Sampai hari  ini harga perak per gram ada di  kisaran 15 ribu rupiah. Artinya, harga  instrinsik emas adalah 15 kali  dari 15 ribu, yaitu 225 ribu. Berapa  harga emas sekarang ? Sampai hari  ini harga emas masih di kisaran 500  ribu rupiah, artinya harga yang  sekarang sudah sangat kemahalan, bukan.  Mengapa bisa terjadi seperti  itu ? Ya, emas ini memang sangat  dipengaruhi psikologis pasar sehingga  kadang harganya dapat meningkat  tajam apalagi di masa krisis ekonomi  global seperti sekarang sehingga  investor cenderung mencari alternatif  pilihan investasi yang ‘aman’  dalam bentuk emas akibatnya harga emas  terus melonjak ke tingkat harga  yg sekarang. Apakah harga emas mungkin  turun, bukankah harganya terus  naik dari waktu ke waktu ? Secara umum  memang cenderung naik, apalagi 10  taun terakhir ini, harga emas terus  naik di luar batas normal (seperti  yang biasa ditampilkan di beberapa  buku yang membahas investasi emas  belakangan ini). Namun apakah  sebagian dari kita mungkin tidak  mengetahui bahwa hal seperti ini  dimana harga emas meningkat tajam  karena dibarengi krisis ekonomi  global pernah terjadi juga 30 tahun yang  lalu. Bisa kita lihat di  grafik pergerakan harga emas selama 35 tahun  terakhir di website ini :    http://inginbahagia.com/graik-harga-emas-dalam-waktu-35-tahun-terakhir.html   . Di tahun 1980 awal pernah terjadi fenomena yang persis sama dimana   harga emas meningkat mencapai titik puncaknya, lalu kemudian turun   drastis, dan terus tidak bergerak naik selama 20 tahun dari tahun 1982   sampai tahun 2002. Karena apa, karena harga emas pada saat itu sudah   ‘kemahalan’ jika dibanding dengan harga perak untuk kadar dan jumlah   yang sama. Ya, fenomena yang persis sama seperti sekarang bukan, dimana   harga emas sudah sangat over-valued atau overprice dari harga perak.   Jadi apakah emas merupakan bentuk investasi yang menguntungkan saat ini?   Apakah kita siap menerima jika saat kita beli emas dengan harga   sekarang, lalu harganya menurun drastis dan tetap tertahan di harga yang   sama selama 20 tahun, sementara harga barang2x kebutuhan tentunya  terus  meningkat kan selama 20 tahun kedepan. Ingat, fenomena yang  pernah  terjadi 30 tahun lalu, hendaknya menjadi pembelajaran buat kita  semua,  agar jangan sampai kita terperosok dalam kesalahan yang sama.  Jadi  kesimpulannya emas mungkin merupakan bentuk investasi yang baik,  tapi  untuk saat ini, kelihatannya kurang tepat, bukan.&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;&lt;br /&gt;5. Saham&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Saham   merupakan suatu bentuk investasi yang dianggap merupakan ‘mainan’  orang  kaya saja. Apakah betul seperti itu ? Mungkin dulu waktu gedung  bursa  efek masih di medan merdeka dan perdagangan masih menggunakan  sistem  manual karena belum ada sistem JATS, bisa jadi hal tersebut  benar. Namun  seiring kecanggihan teknologi, dan menjamurnya peusahaan  sekuritas yang  semakin menurunkan batasan nominal untuk investasi  minimal di bursa  saham (saat ini sekuritas sudah ada yang memberikan  batasan minimal  sampai 3 juta rupiah untuk membuka account online  trading), serta  perbaikan dari sistem JATS sendiri (sekarang  menggunakan JATS-Next G),  spertinya sekarang hampir semua orang dapat  mulai melakukan investasi  dalam bentuk saham. Namun bukankah modal yang  dibutuhkan untuk membeli 1  jenis saham cukup besar ? Tergantung  sahamnya, bahkan saat ini untuk  memiliki saham perusahaan sekaliber  Bakrieland, kita hanya memerlukan  modal kurang lebih 60 ribu rupiah  saja. Tidak percaya, silahkan cek  harga  saham tersebut di :   http://akses.ksei.co.id/members/issuers/bakrieland-development (lihat   bagian closing price). Ya, harganya ada di kisaran 100-an rupiah. Berapa   minimal modal yg dibutuhkan untuk membeli sahamnya : 500 lembar (1  lot)  x closing price. Ya, kurang lebih 60 ribu rupiah, bukan. Dengan  uang  tidak terlalu besar kita dapat memiliki saham salah satu  perusahaan  ternama, bagaimana anda berminat ? Namun, tentunya bukan itu  poin  pentingnya kan, karena tujuan investasi adalah untuk menciptakan  ‘aset’  yang dapat memberikan penghasilan rutin yang cukup untuk  ‘menghidupi’  kita di masa kita tidak bekerja lagi, bukan. Apakah saham  dapat  diandalkan ? Berdasarkan data pada grafik perkembangan kenaikan  harga  saham keseluruhan di bursa efek, maka jika dirata-rata tingkat   kenaikannya sebesar 30% dalam setahun. Ya, 30% setahun atau 2 kali lipat   hasil yang didapat jika kita berinvestasi di properti. Cukup   menjanjikan, bukan. Namun, perlu kita ingat bahwa harga saham sangat   berfluktuasi dan dapat naik atau turun secara drastis hingga 100% dari   harga sebelumnya. Lalu, bagaimana kita menghadapinya. Tentunya kita   harus memahami dulu fundamental atau mengetahui informasi kinerja di   tahun-tahun sebelumnya untuk perusahaan yang akan kita beli sahamnya.   Kita perlu mempeelajari laporan keuangan perusahaan tersebut,   memperhatikan beberapa rasio keuangan untuk mengetahui leverage, tingkat   pertumbuhan, kemampuan mengelola aset menjadi laba, kemampuan bayar   utang perusahaan, dan faktor2x penting lainnya yang tentunya sangat   memakan waktu. Belum lagi kita harus menghitung statistik dari   perkembangan harga saham perusahaan tersebut dari tahun ke tahun,   membandingkannya juga dengan harga saham rata-rata industri sejenis,   membandingkan juga dengan harga saham rata-rata perusahaan yang   mensupport dan disupport oleh jenis industri tersebut. Belum lagi kita   harus mengetahui valuasi dari harga saham tersebut, dan tingkat   pertumbuhan dividennya juga. Karena dividen juga merupakan salah satu   faktor ‘passive income’ untuk pemilik saham. Namun ironisnya, perusahaan   yang memiliki potensi pertumbuhan yang baik malah memberikan  persentase  dividen yang kecil untuk para pemegang sahamnya.&lt;br /&gt;Jadi  apakah saham  merupakan bentuk investasi yang menguntungkan dan dapat  dijadikan aset ?  Jika kita memiliki pengetahuan statistik yang cukup,  kemampuan untuk  membaca laporan keuangan dengan baik, mungkin  jawabannya ya. Namun, jika  kita hanya mengandalkan insting atau nasehat  dari konsultan yang  bekerja di sekuritas saja tanpa melakukan  perhitungan sendiri,  kelihatannya saham bukan merupakan pilihan yang  tepat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;6. Forex (Mata uang asing)&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Instrumen   investasi ini merupakan instrumen investasi yang peminatnya meningkat   pesat dalam kurun 10 tahun belakangan ini. Saat ini banyak investor   terutama yang ‘risk taker’ beralih dari saham ke forex karena tedapat   beberapa keuntungan seperti bebas biaya komisi, bebas pajak, volatilitas   yang tinggi, volume yang besar, waktu perdagangan yang panjang, dan   banyak kelebihan lainnya. Perkembangan forex juga didukung dengan   bermunculannya para bandar internasional (international forex broker)   yang memberikan kesempatan untuk semua kalangan masyarakat memulai   investasinya dengan modal sangat minimal, bahkan hanya dengan 10 USD   atau tidak sampai 100 ribu rupiah, kita dapat memulai mencoba investasi   di forex untuk membuka account online trading, bandingkan dengan online   trading dalam bentuk saham yang saat ini minimalnya adalah 3 juta   rupiah. Lalu apakah untuk berinvestasi dalam forex ini memerlukan   kemampuan teknikal tertentu seperti pada saham. Tentunya ya, kita harus   memiliki cukup kemampuan statistik untuk membaca pergerakan harga forex   yang terus berubah dari waktu ke waktu. Ya, kemampuan statistik   merupakan faktor terpenting dalam bertransaksi forex dan ketepatan dalam   analisa statistik ini sangat menentukan lebih dari 80% keberhasilan   kita mendapatkan keuntungan dari transaksi forex. Berbeda dengan saham,   yang walaupun kita sangat ‘mahir’ dalam analisa statistik, tanpa   didukung pemahaman fundamental yang kuat dalam memahami kinerja   perusahaan tersebut baik dalam skala perusahaan, skala sektor industri   dan lainnya; maka perhitungan statistik kita bisa jadi hanya berdampak   kecil dalam memastikan keberhasilan kita dalam menentukan harga saham   mana yang akan naik atau turun. Karena itu walaupun mungkin konsep   transaksinya mirip, namun forex sedikit lebih sederhana untuk dijadikan   salah satu bentuk investasi menguntungkan. Belum lagi, jika pada saham   kita mengharapkan harga saham yang naik sehingga kita mendapatkan   keuntungan. Maka pada forex, baik nilainya naik maupun turun, asal   analisa kita sudah tepat, kita berpeluang bisa mendapatkan keuntungan   dari setiap transaksi. Sebenarnya pada saham juga dikenal istilah   short-selling yang dapat memberikan keuntungan pada saat harga saham   turun, namun sayangnya sekarang ini makin banyak perusahaan yang   melarang sahamnya dilakukan short-selling terutama untuk saham syariah   yang terdaftar dalam JII. Untuk produk derivatif saham seperti opsi juga   memberikan peluang untuk mendapatkan keuntungan pada saat harga saham   mengalami penurunan, namun sayangnya belum semua sekuritas memberikan   fasilitas untuk melakukan trading opsi terutama secara online trading.&lt;br /&gt;Jadi   apakah forex dapat dijadikan bentuk investasi yang menguntungkan. Ya,   jika kita memahami statistik secara mendasar yang nantinya digunakan   untuk ‘membaca’ arah pergerakan nilai suatu forex. Hanya itu saja ? Ya,   seperti sudah dijelaskan sebelumnya pemahaman statistik dalam forex   memegang peranan vital dan menentukan lebih dari 80% keberhasilan kita   dalam membaca arah pergerakan harga. Dan ingat dalam forex, naik atau   turunnya harga, sama2x memberikan peluang untuk mendapatkan keuntungan.&lt;br /&gt;Berapa   sih rata-rata keuntungan yang dapat diberikan jika kita bertransaksi   forex secara rutin ? Berdasarkan data yang didapat dari rata2x   keuntungan transaksi para trader forex, keuntungan yang dihasilkan   kurang lebih 30-80% dalam sebulan. Ya, dalam 1 bulan, bandingkan dengan   bentuk investasi lainnya yang rata-rata hanya memberikan keuntungan 30%   dan kita harus menunggu selama 1 tahun. Ya, jika kita memiliki 10 juta   rupiah, maka kita mungkin perlu menunggu 1 tahun supaya uang kita   bertambah menjadi 13 juta jika kita investasikan dalam bentuk investasi   lain dengan asumsi 30% tingkat pertumbuhan dalam setahun. Namun dalam   forex, hasil yang sama dapat kita raih dalam waktu 1 bulan atau paling   lama 3 bulan. Menguntungkan ? Apakah dapat dijadikan ‘aset’ yang dapat   memenuhi kebutuhan hidup anda pada saat anda tidak bekerja lagi? Mungkin   pertanyaan ini sudah terjawab dengan sendirinya, bukan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Setelah   mengetahui perbandingan beberapa bentuk investasi diatas, kita mungkin   berpikir mengapa tidak semua orang menginvestasikan dananya dalam  bentuk  forex. Untuk hal tersebut ada beberapa alasan tentunya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ada  yang  menganggap forex itu sebagai judi karena hasilnya tidak menentu  dan  tidak dapat dipastikan, bagaimana mungkin sesuatu yang tidak pasti  dapat  dijadikan penghasilan ?  Sekarang, siapakah yang dapat memastikan  bahwa  penghasilan yang kita dapatkan sekarang dapat kita dapatkan juga  bulan  depan untuk yang bekerja, atau kita dapatkan besok untuk yang  berdagang.  Bisa jadi tempat anda bekerja atau berdagang sekarang besok  sudah tidak  ada lagi. Tidak ada yang tahu, kan? Hanya bedanya  kemungkinannya saja  yang mungkin kecil sehingga banyak orang terlena  dengan ‘penghasilan  rutin’ yang mereka dapatkan secara periodik dari  waktu ke waktu, dan  tidak berani mencari sumber penghasilan lain yang  lebih berisiko.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ada  prinsip: penghasilan dari investasi yang  pasti pasti itu, pasti kecil,  dan yang tidak pasti itu biasanya besar.  Ya, semakin besar risiko suatu  investasi, peluang untuk mendapatkan  keuntungannya juga besar. Yang  penting adalah bagaimana kita  memanajemen risiko dari investasi tersebut  sehingga dapat menghasilkan  keuntungan optimal (bukan maksimal) dengan  risiko yang minimal. Salah  satu kunci dalam bermain forex yang penuh  risiko adalah keberanian,  maka itu tidak heran mengapa para trader dalam  forex dulunya adalah  orang yang tidak berhasil dalam pendidikan  walaupun ada sebagian yang  bergelar doktor juga. Ya, banyak mereka yang  tidak berhasil dalam  pendidikan sewaktu usia sekolah dan mala sebagian  yang terkenal nakal  dan suka melawan guru, memang banyak yang pada  akhirnya sukses  dibanding orang yang alim atau kutu buku pada waktu usia  sekolah. Apa  yang membedakan ? Salah satunya adalah keberanian. Ya,  kalau di sekolah  yang selalu taat peraturan dan mengikuti semua petunjuk  guru serta  mengikuti panduan belajar dari gurunya yang akan mendapat  hasil  maksimal, maka dalam kehidupan nyata, yang berhasil adalah orang  yang  berani mengambil risiko untuk mencoba hal baru, berani berbuat  salah  dan belajar dari kesalahan yang telah dilakukanlah yang akan lebih   berhasil pada akhirnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sebagian orang mungkin cukup berani   untuk menghadapi risko dalam ‘bermain’ forex dan percaya bahwa forex   memang dapat menjanjikan keuntungan yang besar jika kita terus   memperhatikan  pergerakan harga forex tersebut dari waktu ke waktu dan   menganalisanya. Namun apakah kita mempunyai cukup waktu untuk terus di   depan layar monitor dari pagi hingga malam untuk mengamati harga forex   sehingga berpeluang lebih besar untuk mendapatkan keuntungan maksimal   dari naik turunnya harga forex. Hal inilah yang membuat banyak orang   yang sekalipun memiliki jiwa yang berani namun enggan untuk   melakukannya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Namun, apakah dengan begitu berarti kita   meninggalkan begitu saja peluang untuk mendapatkan keuntungan yang   pastinya lebih besar dibanding bentuk investasi lainnya. Ingat sekarang   sudah zamannya teknologi. Kalau dulu semua proses bisnis dikerjakan   secara manual seperti pembuatan mobil, yang dulu dibutuhkan waktu   berminggu-minggu untuk merakit sebuah mobil sampai dapat digunakan   dengan baik, sekarang dalam hitungan jam, perakitan mobil dapat   dikerjakan. Apa yang membedakan ? Apakah orang bekerja dengan lebih   keras ? Tentunya tidak, karena semua hal tersebut dikerjakan secara   otomatis dengan menggunakan sistem, dimana sistem tersebut dibuat   terintegrasi satu dengan yang lainnya baik dari perakitan bodi maupun   perakitan mesin. Ya, penggunaan sistem yang tepatlah yang pada akhirnya   akan menghasilkan suatu efisiensi dan efektivitas. Hasilnya kalau pada   mobil zaman dulu sering terjadi pemasangan komponen yang kurang baik   terutama pada bagian karet2x sehingga kadang ditemukan rembesan jika   terjadi hujan, maka hal tersebut sangat jarang ditemukan pada mobil   zaman sekarang karena semua pengerjaannya dikerjakan menggunakan ‘robot’   yang pastinya sudah disetting lebih presisi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kalau perakitan   mobil saja yang memiliki banyak komponen dapat dikerjakan dengan   otomatisasi melalui sistem, begitu juga dengan transaksi forex !&lt;br /&gt;Dengan   kemajuan dalam bidang teknologi informasi terutama dalam perangkat   lunak atau software khususnya programming, saat ini transaksi forex   sudah dapat di-OTOMATISASI. Ya, seperti kita ketahui sebelumnya bahwa   faktor terpenting penentu keberhasilan trading atau transaksi forex   adalah ketepatan dalam melakukan analisa statistik. Bukankah analisa   statistik adalah menggunakan berbagai metode perhitungan yang   konsep-konsepnya sudah baku dan pasti. Bukankah semua itu dapat   diformulasikan dalam suatu bentuk aplikasi melalui bahasa pemrograman   tertentu. Ya, kemajuan teknologi membuat semua hal tersebut menjadi   mungkin, dan satu lagi kabar baiknya adalah kebanyakan dari bandar forex   internasional menggunakan aplikasi untuk forex online trading dengan   menggunakan bahasa pemrograman MQL4, yang merupakan pengembangan dari   bahasa pemrograman C++ (dan sebagian mengembangkannya dalam platform   Java, yang notabene merupakan turunana dari bahasa C juga). Ya,   pemrograman dengan basis C++ lah yang banyak mereka gunakan, dimana   bahasa pemrograman tersebut merupakan bahasa pemrograman dasar bagi   kalangan programmer tentunya kan. Bagi yang ingin megetahui lebih jauh   mengenai bahasa pemrograman MQL4 bisa cek link berikut :   http://www.mql4.com/ , barangkali ada yg tertarik menciptakan sistem   otomatisasi trading juga. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dengan basis pemrograman C++   tersebut, kita dimungkinkan untuk membuat aplikasi berbasis bahasa   tersebut untuk berkomunikasi dengan aplikasi para bandar forex   internasional yang menggunakan basis bahasa pemrograman yang sama.   Seperti yang saya dan rekan lakukan, kami membuat aplikasi otomatisasi   trading yang sudah dilengkapi atau ‘dipersenjatai’ dengan berbagai   perangkat statistik yang penting dan biasa digunakan sebagai panduan   dalam transaksi perdagangan forex mulai dari Stoch, MACD, RSI,   perbandingan MA dengan variasi periode, maupun beberapa tools statistik   lain dan beberapa tambahan analisa yang didapat dari pengalaman trading   yang diformulasikan dalam program menjadi suatu aplikasi yang dapat   menjadi ‘trigger’ untuk menentukan kapan harus melakukan ‘buy’ dan kapan   harus melakukan ‘sell’, dimana semuanya itu dilakukan OTOMATIS oleh   sistem tanpa interupsi dari siapapun karena diletakkan dalam satu VPS   (Vritual Private Server) yang running 24 jam nonstop. Ya, ‘interupsi’   yang kita lakukan hanyalah mengecek apakah sistem tersebut sudah optimal   menghasilkan keuntungan rutin untuk saya dan rekan serta beberapa   investor yang mempercayakan pengelolaan dananya kepada kami dengan   sistem bagi hasil.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sekarang bukan lagi zamannya transaksi forex   harus terus mengamati layar monitor terus menerus dari pagi sampai malam   atau mungkin pagi lagi (untuk menganalisa). Dengan kemajuan teknologi   informasi, biarkan sistem yang bekerja untuk kita, dan pada akhirnya   biarkan UANG yang BEKERJA untuk kita.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ingat, UANG bukan   segalanya, karena ada yang lebih berharga dari itu semua, yaitu WAKTU.   Uang bisa dicari namun waktu tidak dapat anda putar kembali. Hargai   waktu kita bersama orang-orang yang kita cintai, karena waktu-waktu   indah itu tidak akan pernah terulang kalau kita hanya ‘membuang-buang’   waktu kita untuk ditukarkan dengan uang, seperti yang banyak terjadi di   mayoritas masyarakat kita.&lt;br /&gt;Sekian dari saya, dan selamat berinvestasi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Salam,&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ferdinand Lim, S.Kom, MM&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7377975272380358092-5241907758786872716?l=limferdixaverius.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://limferdixaverius.blogspot.com/feeds/5241907758786872716/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=7377975272380358092&amp;postID=5241907758786872716' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7377975272380358092/posts/default/5241907758786872716'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7377975272380358092/posts/default/5241907758786872716'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://limferdixaverius.blogspot.com/2011/12/sudah-tepatkah-bentuk-investasi-anda.html' title=''/><author><name>Prepare for Glory</name><uri>http://www.blogger.com/profile/18190583836850142096</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7377975272380358092.post-8458219707600977398</id><published>2008-04-29T20:12:00.001-07:00</published><updated>2008-04-29T20:12:49.681-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Apakah karma baik atau buruk ?'/><title type='text'></title><content type='html'>&lt;p&gt;Alkisah hiduplah seorang pak tua dengan seorang putranya yang baru menginjak dewasa. Mereka hidup sederhana disebuah gubuk dilereng gunung dengan halaman yang cukup luas untuk berternak. Pada suatu hari bapak ini menemukan seekor anak kuda. Kemudian muncul niat orang tua ini membawa pulang anak kuda tersebut utk dipelihara. Setiap hari anak kuda ini dirawat dan dipelihara dengan penuh kasih sayang. Dipelihara dengan tulus, tanpa mengharap suatu hari kudanya akan laku dijual dsb. Sampai suatu hari anak kuda ini tumbuh menjadi seekor kuda dewasa yang besar dan kuat. Mereka sangat menyayangi kuda tersebut dan bahkan sudah dianggap seperti anggota keluarga.&lt;br /&gt;&lt;span id="more-339"&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Suatu hari, seorang kaya kebetulan lewat dan sangat tertarik dengan kuda tersebut. “Kuda terbagus yang pernah saya lihat”, demikian pikirnya. Singkatnya, ditawar dengan harga 3 kali lipat harga seekor kuda pada umumnya pun, kuda itu tetap tidak dijual oleh pak tua yang tidak kaya itu. Tetangga yang mendengar kabar tersebut mendatangi pak tua dan berkata ,”Engkau menolak rejeki. Itu kan karma baik anda, mengapa tidak anda ambil ?”. Pak tua menjawab,”Jangan membuat kesimpulan apapun. Apakah itu karma baik atau karma buruk, kita tidak tau apa-apa. Katakan saja, saat ini kudanya tidak dijual. Itu saja.”. Para tetangganya bingung dan tidak mengerti jalan pikiran pak tua ini.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Beberapa minggu kemudian, kuda itu lari dari kandangnya dan masuk kedalam hutan. Para tetangga kemudian berkata, “Karma buruk berbuah. Benar kan kataku,? kalau saja waktu itu kudanya dijual, kan tidak ada penyesalan.” Pak tua itu berkata,”Tidak ada yg perlu disesali. Jangan berpikir macam-macam, Katakan saja, saat ini kudannya tidak ada dikandang. Itu saja.”&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Beberapa hari kemudian, ternyata kudanya pulang kekandangnya dengan membawa 5 ekor kuda lainnya. Tetangga kembali mengambil kesimpulan, “Rupanya kita keliru, yang kita kira karma buruk, ternyata adalah karma baik. Untung saja tidak dijual kudanya”. Pak tua itu kembali mengingatkan, “Jangan memberi analisa apapun. Katakan saja, kudanya saat ini ada dikandang dengan 5 ekor kuda liar lainnya. Itu saja”.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Kelima kuda kemudian dilatih oleh anaknya pak tua, agar menjadi lebih jinak. Tetapi kemudian anaknya jatuh dari kuda dan mengalami patah kaki. Seperti biasa tetangganya memberi komentar lagi,”Wah kita keliru lagi, yg kita kira karma baik ternyata adalah karma buruk. Susah ditebak” Pak tua tidak bosan mengingatkan tetangga,”Jangan suka menerka. Katakan saja kaki anak saya patah. Itu saja.”&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Dua minggu kemudian setelah anak pak tua mengalami patah kaki, ternyata terjadi perang. Pemerintah mewajibkan semua lelaki yang masih kuat dan sehat untuk ikut berperang. Dan anak pak tua tidak diwajibkan utk berperang, sementara beberapa tetangganya menangis sedih karena anak lelaki diwajibkan ikut. Kali ini, tidak ada satupun yang memberi komentar apa-apa. Apakah ini karma baik ? Ataukah ini adalah karma buruk ?&lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7377975272380358092-8458219707600977398?l=limferdixaverius.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://limferdixaverius.blogspot.com/feeds/8458219707600977398/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=7377975272380358092&amp;postID=8458219707600977398' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7377975272380358092/posts/default/8458219707600977398'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7377975272380358092/posts/default/8458219707600977398'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://limferdixaverius.blogspot.com/2008/04/alkisah-hiduplah-seorang-pak-tua-dengan.html' title=''/><author><name>Prepare for Glory</name><uri>http://www.blogger.com/profile/18190583836850142096</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7377975272380358092.post-5028704699907399340</id><published>2008-04-29T19:28:00.000-07:00</published><updated>2008-04-29T20:08:33.635-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='My Business'/><title type='text'></title><content type='html'>&lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;strong&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 255, 51);font-family:Verdana;" &gt;Miliki Website usaha, hanya dengan Rp 50.000/bulan&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;o:p style="color: rgb(255, 255, 0);"&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 255, 204);font-family:verdana;" &gt;(termasuk desain, hosting dan maintenance)&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/strong&gt;&lt;strong style="color: rgb(51, 255, 255);"&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 255, 0);"&gt;&lt;span style="color: rgb(51, 255, 255);"&gt;=================&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;strong style="color: rgb(51, 255, 255);"&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 255, 0);"&gt;&lt;span style="color: rgb(51, 255, 255);"&gt;=================&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;strong style="color: rgb(51, 255, 255);"&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 255, 0);"&gt;&lt;span style="color: rgb(51, 255, 255);"&gt;=================&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;Web Static&lt;br /&gt;&lt;/strong&gt;Diumpamakan seperti sebuah &lt;i&gt;kartu nama&lt;/i&gt;, dengan kartu nama orang akan mudah mengingat Anda. Dengan tipe web statis ini, Anda akan mempunyai sebuah &lt;strong&gt;kartu nama online&lt;/strong&gt; yang dapat digunakan memberikan informasi mengenai perusahaan, promosi bisnis, produk maupun portofolio Anda.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;Keuntungan website jenis ini :&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;&lt;!--[if gte vml 1]&gt;&lt;v:shapetype id="_x0000_t75" coordsize="21600,21600" spt="75" preferrelative="t" path="m@4@5l@4@11@9@11@9@5xe" filled="f" stroked="f"&gt;  &lt;v:stroke joinstyle="miter"&gt;  &lt;v:formulas&gt;   &lt;v:f eqn="if lineDrawn pixelLineWidth 0"&gt;   &lt;v:f eqn="sum @0 1 0"&gt;   &lt;v:f eqn="sum 0 0 @1"&gt;   &lt;v:f eqn="prod @2 1 2"&gt;   &lt;v:f eqn="prod @3 21600 pixelWidth"&gt;   &lt;v:f eqn="prod @3 21600 pixelHeight"&gt;   &lt;v:f eqn="sum @0 0 1"&gt;   &lt;v:f eqn="prod @6 1 2"&gt;   &lt;v:f eqn="prod @7 21600 pixelWidth"&gt;   &lt;v:f eqn="sum @8 21600 0"&gt;   &lt;v:f eqn="prod @7 21600 pixelHeight"&gt;   &lt;v:f eqn="sum @10 21600 0"&gt;  &lt;/v:formulas&gt;  &lt;v:path extrusionok="f" gradientshapeok="t" connecttype="rect"&gt;  &lt;o:lock ext="edit" aspectratio="t"&gt; &lt;/v:shapetype&gt;&lt;v:shape id="_x0000_i1025" type="#_x0000_t75" alt="" style="'width:3.75pt;"&gt;  &lt;v:imagedata src="file:///C:\DOCUME~1\Yeny\LOCALS~1\Temp\msohtml1\01\clip_image001.gif" href="http://situsmurah.com/images/arrow_1.gif"&gt; &lt;/v:shape&gt;&lt;![endif]--&gt;&lt;!--[if !vml]--&gt;* Lebih murah&lt;br /&gt;&lt;!--[if gte vml 1]&gt;&lt;v:shape id="_x0000_i1026" type="#_x0000_t75" alt="" style="'width:3.75pt;height:3.75pt'"&gt;  &lt;v:imagedata src="file:///C:\DOCUME~1\Yeny\LOCALS~1\Temp\msohtml1\01\clip_image001.gif" href="http://situsmurah.com/images/arrow_1.gif"&gt; &lt;/v:shape&gt;&lt;![endif]--&gt;&lt;!--[if !vml]--&gt;* Sederhana dan Efektif&lt;br /&gt;&lt;!--[if gte vml 1]&gt;&lt;v:shape id="_x0000_i1027" type="#_x0000_t75" alt="" style="'width:3.75pt;height:3.75pt'"&gt;  &lt;v:imagedata src="file:///C:\DOCUME~1\Yeny\LOCALS~1\Temp\msohtml1\01\clip_image001.gif" href="http://situsmurah.com/images/arrow_1.gif"&gt; &lt;/v:shape&gt;&lt;![endif]--&gt;&lt;!--[if !vml]--&gt;* Content tidak harus sering diperbaharui&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;Spesifikasi Teknis :&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;1. Contact Us/Feedback Form, Statistic Counter.&lt;br /&gt;2. &lt;strong&gt;&lt;span style="font-weight: normal;"&gt;Space&lt;/span&gt;&lt;i&gt; &lt;/i&gt;&lt;/strong&gt;maksimal &lt;b style=""&gt;10 MB&lt;/b&gt; serta nama domain untuk &lt;b style=""&gt;1 tahun&lt;/b&gt;.&lt;br /&gt;3. &lt;b style=""&gt;Search Engine&lt;/b&gt; Submission, pendaftaran ke mesin pencari.&lt;br /&gt;4. &lt;b style=""&gt;Garansi&lt;/b&gt; maintenance selama &lt;strong&gt;1 tahun&lt;/strong&gt;.&lt;br /&gt;5. Jangka waktu pengerjaan&lt;b style=""&gt; 2 minggu&lt;/b&gt;.&lt;br /&gt;6. Harga sewa mulai &lt;b style=""&gt;Rp. &lt;span class="com"&gt;50 rb/bulan.&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;strong style="color: rgb(51, 255, 255);"&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 255, 0);"&gt;&lt;span style="color: rgb(51, 255, 255);"&gt;=================&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;strong style="color: rgb(51, 255, 255);"&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 255, 0);"&gt;&lt;span style="color: rgb(51, 255, 255);"&gt;=================&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;strong&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 255, 0);"&gt;&lt;span style="color: rgb(51, 255, 255);"&gt;=================&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;span class="com"&gt;&lt;b style=""&gt;Web Dynamic&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Ketika banyak informasi yang akan Anda tampilkan, interaksi yang lebih banyak dengan pengunjung, serta kemudahan dalam kostumisasi website sehingga menjadi lebih fleksibel.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;Keuntungan website jenis ini:&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;&lt;!--[if gte vml 1]&gt;&lt;v:shape id="_x0000_i1028" type="#_x0000_t75" alt="" style="'width:3.75pt;height:3.75pt'"&gt;  &lt;v:imagedata src="file:///C:\DOCUME~1\Yeny\LOCALS~1\Temp\msohtml1\01\clip_image001.gif" href="http://situsmurah.com/images/arrow_1.gif"&gt; &lt;/v:shape&gt;&lt;![endif]--&gt;&lt;!--[if !vml]--&gt;* Fleksibe&lt;br /&gt;&lt;!--[if gte vml 1]&gt;&lt;v:shape id="_x0000_i1029" type="#_x0000_t75" alt="" style="'width:3.75pt;height:3.75pt'"&gt;  &lt;v:imagedata src="file:///C:\DOCUME~1\Yeny\LOCALS~1\Temp\msohtml1\01\clip_image001.gif" href="http://situsmurah.com/images/arrow_1.gif"&gt; &lt;/v:shape&gt;&lt;![endif]--&gt;&lt;!--[if !vml]--&gt;* Interaksi lebih banyak dengan pengunjung&lt;br /&gt;&lt;!--[if gte vml 1]&gt;&lt;v:shape id="_x0000_i1030" type="#_x0000_t75" alt="" style="'width:3.75pt;height:3.75pt'"&gt;  &lt;v:imagedata src="file:///C:\DOCUME~1\Yeny\LOCALS~1\Temp\msohtml1\01\clip_image001.gif" href="http://situsmurah.com/images/arrow_1.gif"&gt; &lt;/v:shape&gt;&lt;![endif]--&gt;&lt;!--[if !vml]--&gt;* Content bisa up todate&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;Spesifikasi Teknis:&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;1. &lt;strong&gt;CMS &lt;/strong&gt;(&lt;em&gt;Content Management System&lt;/em&gt;) Platform.&lt;br /&gt;2. Halaman&lt;b style=""&gt; tanpa batas&lt;/b&gt;, tergantung jumlah &lt;em&gt;&lt;span style="font-style: normal;"&gt;Space&lt;/span&gt;&lt;/em&gt;.&lt;br /&gt;3. Feedback Form, RSS, Email, polling, calendar, Statistic Counter.&lt;br /&gt;4. Space maksimal &lt;b style=""&gt;25 MB&lt;/b&gt; serta nama domain untuk 1 tahun.&lt;br /&gt;5. &lt;b style=""&gt;Search Engine&lt;/b&gt; Submission, pendaftaran situs mesin pencari.&lt;br /&gt;6. Garansi maintenance selama &lt;strong&gt;1 tahun&lt;/strong&gt;.&lt;br /&gt;7. Jangka waktu pengerjaan tergantung kompleksitas website.&lt;br /&gt;8. Harga mulai &lt;b style=""&gt;Rp. 1&lt;span class="com"&gt;50 rb/bulan.&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;strong style="color: rgb(51, 255, 255);"&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 255, 0);"&gt;&lt;span style="color: rgb(51, 255, 255);"&gt;=================&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;strong style="color: rgb(51, 255, 255);"&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 255, 0);"&gt;&lt;span style="color: rgb(51, 255, 255);"&gt;=================&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;strong style="color: rgb(51, 255, 255);"&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 255, 0);"&gt;&lt;span style="color: rgb(51, 255, 255);"&gt;=================&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/strong&gt;&lt;b style=""&gt;Contoh Website buatan kami :&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://www.galeri-furniture.com/" target="_blank"&gt;http://www.galeri-furniture.com&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://taemyungtekindo.com/" target="_blank"&gt;http://www.taemyungtekindo.com&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://www.info-investasi.com/" target="_blank"&gt;http://www.info-investasi.com&lt;/a&gt;&lt;o:p&gt;&lt;br /&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;strong style="color: rgb(51, 255, 255);"&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 255, 0);"&gt;&lt;span style="color: rgb(51, 255, 255);"&gt;=================&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;strong style="color: rgb(51, 255, 255);"&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 255, 0);"&gt;&lt;span style="color: rgb(51, 255, 255);"&gt;=================&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;strong style="color: rgb(51, 255, 255);"&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 255, 0);"&gt;&lt;span style="color: rgb(51, 255, 255);"&gt;=================&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;b style=""&gt;Contact us :&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;YM : ferdinand_pradana&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;&lt;span style="font-weight: normal;"&gt;Email&lt;/span&gt; : &lt;/strong&gt;&lt;strong&gt;&lt;span style="font-weight: normal;"&gt;website.murah@yahoo.com&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;b style=""&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7377975272380358092-5028704699907399340?l=limferdixaverius.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://limferdixaverius.blogspot.com/feeds/5028704699907399340/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=7377975272380358092&amp;postID=5028704699907399340' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7377975272380358092/posts/default/5028704699907399340'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7377975272380358092/posts/default/5028704699907399340'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://limferdixaverius.blogspot.com/2008/04/miliki-website-untuk-usaha-anda-hanya.html' title=''/><author><name>Prepare for Glory</name><uri>http://www.blogger.com/profile/18190583836850142096</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7377975272380358092.post-4014636529677414723</id><published>2008-04-25T08:03:00.001-07:00</published><updated>2008-04-25T08:03:53.806-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Beri Sedikit Waktu'/><title type='text'></title><content type='html'>Boleh nggak aku membeli waktu ayah 1 jam saja ?&lt;br /&gt;Pada suatu hari, seorang laki-laki pulang dari bekerja larut malam. Hari&lt;br /&gt;itu sangat melelahkan baginya. Sesampainya dirumah ia mendapati anaknya&lt;br /&gt;yang berusia 5 tahun sudah menunggunya di depan pintu rumah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Anak: "Ayah, boleh aku bertanya?"&lt;br /&gt;Ayah: "yeah, boleh, ada apa?" jawab sang ayah.&lt;br /&gt;Anak: "Ayah, berapa gaji ayah dalam satu jam?"&lt;br /&gt;Ayah: "Bukan urusan mu.. ngapain kamu nanya-nanya hal begitu??" jawab sang&lt;br /&gt;ayah dengan marah.&lt;br /&gt;Anak: " Aku cuma pengen tahu ayah... tolonglah ayah, beritahu aku, berapa&lt;br /&gt;penghasilan ayah dalam sejam?" tanya si anak dengan memelas&lt;br /&gt;Ayah: "baiklah, jika kamu emang pengen tahu, gaji ayah mu ini Cuma&lt;br /&gt;Rp.30.000 sejam.. puas?" jawab si ayah dengan ketus.&lt;br /&gt;Anak: " Oh..." ujar si anak sambil menundukkan kepala... kemudian ia&lt;br /&gt;kembali bertanya&lt;br /&gt;Anak: "ayah, boleh nggak aku minta Rp.15.000?" tanya si anak dengan&lt;br /&gt;ragu-ragu..&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Begitu mendengar pertanyaan terakhir anaknya, kekesalan sang ayah langsung&lt;br /&gt;memuncak....Pada saat itu juga sang ayah langsung berkata: "oh.. jadi kamu&lt;br /&gt;nanya gaji ayah berapa Cuma mau minta uang untuk beli mainan2 ga penting&lt;br /&gt;atau barang2 ga berguna lain ya? Kalau begitu sekarang kamu cepat masuk ke&lt;br /&gt;kamar mu dan TIDUR... kau tau sekarang jam berapa HAH? Mikir dong... ayah&lt;br /&gt;kerja keras tiap hari untuk kamu dan mama mu, tapi kamu egois sekali...&lt;br /&gt;kelakuanmu sungguh memalukan" .&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dengan wajah sedih dan kepala menunduk si anak segera menuju ke kamarnya&lt;br /&gt;tanpa berkata-kata.. terlihat jelas bahwa ia sangat sedih mendengarkan&lt;br /&gt;perkataan ayahnya... ia segera masuk kedalam kamarnya dan menutup pintu&lt;br /&gt;dengan perlahan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sang ayah lalu duduk di kursi dan tanpa sengaja kembali memikirkan&lt;br /&gt;permintaan anaknya barusan ditengah malam buta seperti saat itu. Dalam&lt;br /&gt;pikirannya ia sangat kesal dan tak habis pikir kok teganya anak yang&lt;br /&gt;disayanginya itu malah menanyakan uang disaat ia baru saja pulang dan capek&lt;br /&gt;setelah bekerja keras seharian.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Setelah beberapa jam berlalu, sang ayah mulai tenang, dan ia bisa berpikir&lt;br /&gt;sedikit lebih jernih. Ia kemudian berpikir: "yah, namanya juga anak-anak...&lt;br /&gt;atau mungkin saja anak ku memang membutuhkan uang Rp.15.000 itu untuk&lt;br /&gt;membeli sesuatu yang sangat penting baginya. Lagi pula, anak ku itu tidak&lt;br /&gt;terlalu sering minta uang kok... ia juga bukan anak yang suka konsumtif."&lt;br /&gt;Lalu sang ayah segera menuju kekamar anaknya, lalu membuka pintu kamar&lt;br /&gt;anaknya itu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"kamu udah tidur sayang?" tanya sang ayah.&lt;br /&gt;"belum ayah", jawab anaknya dengan suara agak terbata-bata.&lt;br /&gt;"Ayah udah berpikir, mungkin tadi ayah terlalu keras" kata sang ayah.&lt;br /&gt;"Hari ini sangat melelahkan buat ayah, ayah minta maaf telah melampiaskan&lt;br /&gt;kekesalan ayah padamu. Ini, Rp.15.000 yang kamu minta tadi" kata sang ayah&lt;br /&gt;dengan nada lembut.&lt;br /&gt;Si anak seketika itu juga langsung berdiri dan tersenyum. "OH... terima&lt;br /&gt;kasih ayah... " ujar anaknya dengan riang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kemudian, ia merogoh kebawah bantalnya dan mengeluarkan setumpuk uang&lt;br /&gt;kertas yang sudah lusuh. Si anak kemudian mulai menyusun dan merapikan uang&lt;br /&gt;yang dimilikinya itu diatas kasur.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ketika sang ayah melihat ternyata anaknya sudah punay uang dalam jumlah&lt;br /&gt;yang cukup banyak, ia kembali marah dan kesal.&lt;br /&gt;"Untuk apa kamu minta uang lagi kalau kamu udah punya uang sebanyak itu?"&lt;br /&gt;tanya sang ayah dengan nada tinggi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Soalnya sebelum ayah kasih, uangnya nggak cukup ayah..." jawab sang anak.&lt;br /&gt;"Tapi sekarang aku udah punya uang yang cukup", kata si anak kemudian.&lt;br /&gt;"Ayah, sekarang aku sudah punya Rp.30.000.. boleh nggak aku membeli waktu&lt;br /&gt;ayah satu jam saja…?" tanya anaknya dengan nada sungguh-sungguh dan polos..&lt;br /&gt;"Aku mau makan malam bareng sama ayah dan mama... besok ayah pulang cepat&lt;br /&gt;ya…" ujar si anak dengan sungguh-sungguh… matanya menatap polos pada sang&lt;br /&gt;ayah yang diam terpaku dihadapannya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mendengar perkataan anaknya, sang ayah langsung terenyuh dan menangis.. ia&lt;br /&gt;lalu segera merangkul anak yang disayanginya itu sambil menangis dan minta&lt;br /&gt;maaf pada sang anak..&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Maafkan ayah sayang..." ujar sang ayah.&lt;br /&gt;"Ayah telah khilaf, selama ini ayah lupa untuk apa ayah bekerja&lt;br /&gt;keras...maafkan ayah anakku..." kata sang ayah ditengah suara tangisnya. &lt;img src="http://dhammacitta.org/forum/Smileys/ym/sad.gif" alt="Sad" border="0" /&gt; Si&lt;br /&gt;anak hanya diam membisu dalam dekapan sang ayah...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Cerita ini hanyalah untuk mengingatkan kita semua yang selalu bekerja keras&lt;br /&gt;dalam hidup ini. Janganlah kita membiarkan waktu berlalu begitu saja tanpa&lt;br /&gt;kita sempat menikmati waktu yang sangat berharga tersebut bersama&lt;br /&gt;orang-orang yang sangat kita sayangi dan sangat berarti dalam hidup kita.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ingatlah untuk selalu berusaha menyisihkan waktu seharga Rp.30.000 untuk&lt;br /&gt;orang-orang yang Anda cintai dan sayangi.&lt;br /&gt;Jika kita meninggal besok, perusahaan tempat kita bekerja dapat dengan&lt;br /&gt;mudah mengganti orang yang menempati posisi kita hanya dalam hitungan&lt;br /&gt;hari..&lt;br /&gt;Tapi, keluarga dan orang dekat tercinta yang kita tinggalkan akan merasakan&lt;br /&gt;kehilangan itu sepanjang hidupnya... Bila kita memikirkannya, kenapa kita&lt;br /&gt;masih saja mencurahkan seluruh hidup kita hanya untuk bekerja???&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Semoga menjadi bahan renungan buat kita.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7377975272380358092-4014636529677414723?l=limferdixaverius.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://limferdixaverius.blogspot.com/feeds/4014636529677414723/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=7377975272380358092&amp;postID=4014636529677414723' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7377975272380358092/posts/default/4014636529677414723'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7377975272380358092/posts/default/4014636529677414723'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://limferdixaverius.blogspot.com/2008/04/boleh-nggak-aku-membeli-waktu-ayah-1_9556.html' title=''/><author><name>Prepare for Glory</name><uri>http://www.blogger.com/profile/18190583836850142096</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7377975272380358092.post-3638768357063037215</id><published>2008-04-25T06:40:00.000-07:00</published><updated>2011-12-03T17:36:29.034-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='My Article'/><title type='text'></title><content type='html'>&lt;span style="color: rgb(255, 255, 0); font-weight: bold;font-size:130%;" &gt;Some nice article  from any reference (hope u like) :&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;- &lt;a dir="ltr" style="color: rgb(102, 255, 255); text-decoration: none; font-weight: bold;" target="_blank" href="http://limferdixaverius.blogspot.com/2011/12/sudah-tepatkah-bentuk-investasi-anda.html"&gt;Sudah Tepatkah Bentuk Investasi Anda ? &lt;/a&gt;&lt;br /&gt;- &lt;a dir="ltr" style="color: rgb(102, 255, 255); text-decoration: none;" target="_blank" href="http://limferdixaverius.blogspot.com/search/label/Aku%20Kaya%20%3F"&gt;Aku Kaya ?   &lt;/a&gt;&lt;br /&gt;- &lt;a dir="ltr" style="color: rgb(102, 255, 255); text-decoration: none;" target="_blank" href="http://limferdixaverius.blogspot.com/search/label/Ayam%20dan%20Bebek"&gt;&lt;/a&gt;&lt;a dir="ltr" style="color: rgb(102, 255, 255); text-decoration: none;" target="_blank" href="http://limferdixaverius.blogspot.com/search/label/Ayam%20dan%20Bebek"&gt;Ayam dan Bebek &lt;/a&gt; &lt;span dir="ltr"&gt; &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;- &lt;a dir="ltr" style="color: rgb(102, 255, 255); text-decoration: none;" target="_blank" href="http://limferdixaverius.blogspot.com/search/label/Baju%20yang%20Menipu"&gt; Baju yang Menipu &lt;/a&gt; &lt;span dir="ltr"&gt; &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;- &lt;a dir="ltr" style="color: rgb(102, 255, 255); text-decoration: none;" target="_blank" href="http://limferdixaverius.blogspot.com/search/label/Bao%3ASimbol%20Keadilan"&gt; Bao:Simbol Keadilan &lt;/a&gt; &lt;span dir="ltr"&gt; &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;- &lt;a dir="ltr" style="color: rgb(102, 255, 255); text-decoration: none;" target="_blank" href="http://limferdixaverius.blogspot.com/search/label/Berani%20mencoba"&gt; Berani mencoba &lt;/a&gt; &lt;span dir="ltr"&gt; &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;- &lt;a dir="ltr" style="color: rgb(102, 255, 255); text-decoration: none;" target="_blank" href="http://limferdixaverius.blogspot.com/search/label/Berbuat%20Baiklah"&gt; Berbuat Baiklah &lt;/a&gt; &lt;span dir="ltr"&gt; &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;- &lt;a dir="ltr" style="color: rgb(102, 255, 255); text-decoration: none;" target="_blank" href="http://limferdixaverius.blogspot.com/search/label/Beri%20Sedikit%20Waktu"&gt; Beri Sedikit Waktu &lt;/a&gt; &lt;span dir="ltr"&gt; &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;- &lt;a dir="ltr" style="color: rgb(102, 255, 255); text-decoration: none;" target="_blank" href="http://limferdixaverius.blogspot.com/search/label/Berpikir%20Jernih"&gt; Berpikir Jernih &lt;/a&gt; &lt;span dir="ltr"&gt; &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;- &lt;a dir="ltr" style="color: rgb(102, 255, 255); text-decoration: none;" target="_blank" href="http://limferdixaverius.blogspot.com/search/label/Berpikir%20Positif"&gt; Berpikir Positif &lt;/a&gt; &lt;span dir="ltr"&gt; &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;- &lt;a dir="ltr" style="color: rgb(102, 255, 255); text-decoration: none;" target="_blank" href="http://limferdixaverius.blogspot.com/search/label/Bersyukurlah"&gt; Bersyukurlah &lt;/a&gt; &lt;span dir="ltr"&gt; &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;- &lt;a dir="ltr" style="color: rgb(102, 255, 255); text-decoration: none;" target="_blank" href="http://limferdixaverius.blogspot.com/search/label/Biografi%20Kong%20Hu%20Chu"&gt; Biografi Kong Hu Chu &lt;/a&gt; &lt;span dir="ltr"&gt; &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;- &lt;a dir="ltr" style="color: rgb(102, 255, 255); text-decoration: none;" target="_blank" href="http://limferdixaverius.blogspot.com/search/label/Bisa%20Membaca%20%3F"&gt; Bisa Membaca ? &lt;/a&gt; &lt;span dir="ltr"&gt; &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;- &lt;a dir="ltr" style="color: rgb(102, 255, 255); text-decoration: none;" target="_blank" href="http://limferdixaverius.blogspot.com/search/label/Burung%20Pelikan"&gt; Burung Pelikan &lt;/a&gt; &lt;span dir="ltr"&gt; &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;- &lt;a dir="ltr" style="color: rgb(102, 255, 255); text-decoration: none;" target="_blank" href="http://limferdixaverius.blogspot.com/search/label/Cintailah%20apa%20yang%20ada"&gt; Cintailah apa yang ada &lt;/a&gt; &lt;span dir="ltr"&gt; &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;- &lt;a dir="ltr" style="color: rgb(102, 255, 255); text-decoration: none;" target="_blank" href="http://limferdixaverius.blogspot.com/search/label/Damai"&gt; Damai &lt;/a&gt; &lt;span dir="ltr"&gt; &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;- &lt;a dir="ltr" style="color: rgb(102, 255, 255); text-decoration: none;" target="_blank" href="http://limferdixaverius.blogspot.com/search/label/Dari%20Kota%20mana%20%3F"&gt; Dari Kota mana ? &lt;/a&gt; &lt;span dir="ltr"&gt; &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;- &lt;a dir="ltr" style="color: rgb(102, 255, 255); text-decoration: none;" target="_blank" href="http://limferdixaverius.blogspot.com/search/label/Dimanakah%20Kebahagiaan%3F"&gt; Dimanakah Kebahagiaan? &lt;/a&gt; &lt;span dir="ltr"&gt; &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;- &lt;a dir="ltr" style="color: rgb(102, 255, 255); text-decoration: none;" target="_blank" href="http://limferdixaverius.blogspot.com/search/label/Elang%20dan%20Kalkun"&gt; Elang dan Kalkun &lt;/a&gt; &lt;span dir="ltr"&gt; &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;- &lt;a dir="ltr" style="color: rgb(102, 255, 255); text-decoration: none;" target="_blank" href="http://limferdixaverius.blogspot.com/search/label/Empat%20orang%20buta"&gt; Empat orang buta &lt;/a&gt; &lt;span dir="ltr"&gt; &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;- &lt;a dir="ltr" style="color: rgb(102, 255, 255); text-decoration: none;" target="_blank" href="http://limferdixaverius.blogspot.com/search/label/Formasi%20Angsa"&gt; Formasi Angsa &lt;/a&gt; &lt;span dir="ltr"&gt; &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;- &lt;a dir="ltr" style="color: rgb(102, 255, 255); text-decoration: none;" target="_blank" href="http://limferdixaverius.blogspot.com/search/label/Formula%20Karir"&gt; Formula Karir &lt;/a&gt; &lt;span dir="ltr"&gt; &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;- &lt;a dir="ltr" style="color: rgb(102, 255, 255); text-decoration: none;" target="_blank" href="http://limferdixaverius.blogspot.com/search/label/Gunakan%20Pinjamanmu"&gt; Gunakan Pinjamanmu &lt;/a&gt; &lt;span dir="ltr"&gt; &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;- &lt;a dir="ltr" style="color: rgb(102, 255, 255); text-decoration: none;" target="_blank" href="http://limferdixaverius.blogspot.com/search/label/Hakekat%20Hidup"&gt; Hakekat Hidup &lt;/a&gt; &lt;span dir="ltr"&gt; &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;- &lt;a dir="ltr" style="color: rgb(102, 255, 255); text-decoration: none;" target="_blank" href="http://limferdixaverius.blogspot.com/search/label/Hukum%2072"&gt; Hukum 72 &lt;/a&gt; &lt;span dir="ltr"&gt; &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;- &lt;a dir="ltr" style="color: rgb(102, 255, 255); text-decoration: none;" target="_blank" href="http://limferdixaverius.blogspot.com/search/label/Katak%20dan%20Seember%20Susu"&gt; Katak dan Seember Susu &lt;/a&gt; &lt;span dir="ltr"&gt; &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;- &lt;a dir="ltr" style="color: rgb(102, 255, 255); text-decoration: none;" target="_blank" href="http://limferdixaverius.blogspot.com/search/label/Kawanmu%20%3D%20Dirimu"&gt; Kawanmu = Dirimu &lt;/a&gt; &lt;span dir="ltr"&gt; &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;- &lt;a dir="ltr" style="color: rgb(102, 255, 255); text-decoration: none;" target="_blank" href="http://limferdixaverius.blogspot.com/search/label/Kearifan%20Emas"&gt; Kearifan Emas &lt;/a&gt; &lt;span dir="ltr"&gt; &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;- &lt;a dir="ltr" style="color: rgb(102, 255, 255); text-decoration: none;" target="_blank" href="http://limferdixaverius.blogspot.com/search/label/Kekuatan%20Kata"&gt; Kekuatan Kata &lt;/a&gt; &lt;span dir="ltr"&gt; &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;- &lt;a dir="ltr" style="color: rgb(102, 255, 255); text-decoration: none;" target="_blank" href="http://limferdixaverius.blogspot.com/search/label/Keledai%20Cerdik"&gt; Keledai Cerdik &lt;/a&gt; &lt;span dir="ltr"&gt; &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;- &lt;a dir="ltr" style="color: rgb(102, 255, 255); text-decoration: none;" target="_blank" href="http://limferdixaverius.blogspot.com/search/label/Kepingan%20Uang%20Yen"&gt; Kepingan Uang Yen &lt;/a&gt; &lt;span dir="ltr"&gt; &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;- &lt;a dir="ltr" style="color: rgb(102, 255, 255); text-decoration: none;" target="_blank" href="http://limferdixaverius.blogspot.com/search/label/Kepiting%20Marah"&gt; Kepiting Marah &lt;/a&gt; &lt;span dir="ltr"&gt; &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;- &lt;a dir="ltr" style="color: rgb(102, 255, 255); text-decoration: none;" target="_blank" href="http://limferdixaverius.blogspot.com/search/label/Ketulusan"&gt; Ketulusan &lt;/a&gt; &lt;span dir="ltr"&gt; &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;- &lt;a dir="ltr" style="color: rgb(102, 255, 255); text-decoration: none;" target="_blank" href="http://limferdixaverius.blogspot.com/search/label/Kisah%20SoiChiro%20Honda"&gt; Kisah SoiChiro Honda &lt;/a&gt; &lt;span dir="ltr"&gt; &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;- &lt;a dir="ltr" style="color: rgb(102, 255, 255); text-decoration: none;" target="_blank" href="http://limferdixaverius.blogspot.com/search/label/Kisah%20T%C3%A1ng-s%C4%81nz%C3%A0ng"&gt; Kisah Táng-sānzàng &lt;/a&gt; &lt;span dir="ltr"&gt; &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;- &lt;a dir="ltr" style="color: rgb(102, 255, 255); text-decoration: none;" target="_blank" href="http://limferdixaverius.blogspot.com/search/label/Lepaskan%20Masalah-mu"&gt; Lepaskan Masalah-mu &lt;/a&gt; &lt;span dir="ltr"&gt; &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;- &lt;a dir="ltr" style="color: rgb(102, 255, 255); text-decoration: none;" target="_blank" href="http://limferdixaverius.blogspot.com/search/label/Letakkan%20Sejenak%20Bebanmu"&gt; Letakkan Sejenak Bebanmu &lt;/a&gt; &lt;span dir="ltr"&gt; &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;- &lt;a dir="ltr" style="color: rgb(102, 255, 255); text-decoration: none;" target="_blank" href="http://limferdixaverius.blogspot.com/search/label/Lihatlah%20dari%20sisi%20lain"&gt; Lihatlah dari sisi lain &lt;/a&gt; &lt;span dir="ltr"&gt; &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;- &lt;a dir="ltr" style="color: rgb(102, 255, 255); text-decoration: none;" target="_blank" href="http://limferdixaverius.blogspot.com/search/label/Lollipop%20Bib%20dan%20Bob"&gt; Lollipop Bib dan Bob &lt;/a&gt; &lt;span dir="ltr"&gt; &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;- &lt;a dir="ltr" style="color: rgb(102, 255, 255); text-decoration: none;" target="_blank" href="http://limferdixaverius.blogspot.com/search/label/Love%20You"&gt; Love You &lt;/a&gt; &lt;span dir="ltr"&gt; &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;- &lt;a dir="ltr" style="color: rgb(102, 255, 255); text-decoration: none;" target="_blank" href="http://limferdixaverius.blogspot.com/search/label/Love%20your%20family"&gt; Love your family &lt;/a&gt; &lt;span dir="ltr"&gt; &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;- &lt;a dir="ltr" style="color: rgb(102, 255, 255); text-decoration: none;" target="_blank" href="http://limferdixaverius.blogspot.com/search/label/Lukisan%20Kedamaian"&gt; Lukisan Kedamaian &lt;/a&gt; &lt;span dir="ltr"&gt; &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;- &lt;a dir="ltr" style="color: rgb(102, 255, 255); text-decoration: none;" target="_blank" href="http://limferdixaverius.blogspot.com/search/label/Lupakan%20Masalah%20Kecil"&gt; Lupakan Masalah Kecil &lt;/a&gt; &lt;span dir="ltr"&gt; &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;- &lt;a dir="ltr" style="color: rgb(102, 255, 255); text-decoration: none;" target="_blank" href="http://limferdixaverius.blogspot.com/search/label/Maknai%20Pekerjaanmu"&gt; Maknai Pekerjaanmu &lt;/a&gt; &lt;span dir="ltr"&gt; &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;- &lt;a dir="ltr" style="color: rgb(102, 255, 255); text-decoration: none;" target="_blank" href="http://limferdixaverius.blogspot.com/search/label/Memberi%20dan%20Bahagia"&gt; Memberi dan Bahagia &lt;/a&gt; &lt;span dir="ltr"&gt; &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;- &lt;a dir="ltr" style="color: rgb(102, 255, 255); text-decoration: none;" target="_blank" href="http://limferdixaverius.blogspot.com/search/label/Memberi%20Teladan"&gt; Memberi Teladan &lt;/a&gt; &lt;span dir="ltr"&gt; &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;- &lt;a dir="ltr" style="color: rgb(102, 255, 255); text-decoration: none;" target="_blank" href="http://limferdixaverius.blogspot.com/search/label/Menghargai%20Perbedaan"&gt; Menghargai Perbedaan &lt;/a&gt; &lt;span dir="ltr"&gt; &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;- &lt;a dir="ltr" style="color: rgb(102, 255, 255); text-decoration: none;" target="_blank" href="http://limferdixaverius.blogspot.com/search/label/Mengubah%20Pola%20Pikir"&gt; Mengubah Pola Pikir &lt;/a&gt; &lt;span dir="ltr"&gt; &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;- &lt;a dir="ltr" style="color: rgb(102, 255, 255); text-decoration: none;" target="_blank" href="http://limferdixaverius.blogspot.com/search/label/Menulis%20di%20atas%20pasir"&gt; Menulis di atas pasir &lt;/a&gt; &lt;span dir="ltr"&gt; &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;- &lt;a dir="ltr" style="color: rgb(102, 255, 255); text-decoration: none;" target="_blank" href="http://limferdixaverius.blogspot.com/search/label/Mulailah%20Sekarang"&gt; Mulailah Sekarang &lt;/a&gt; &lt;span dir="ltr"&gt; &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;- &lt;a dir="ltr" style="color: rgb(102, 255, 255); text-decoration: none;" target="_blank" href="http://limferdixaverius.blogspot.com/search/label/My%20Contact"&gt; My Contact &lt;/a&gt; &lt;span dir="ltr"&gt; &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;- &lt;a dir="ltr" style="color: rgb(102, 255, 255); text-decoration: none;" target="_blank" href="http://limferdixaverius.blogspot.com/search/label/My%20Links"&gt; My Links &lt;/a&gt; &lt;span dir="ltr"&gt; &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;- &lt;a dir="ltr" style="color: rgb(102, 255, 255); text-decoration: none;" target="_blank" href="http://limferdixaverius.blogspot.com/search/label/My%20Profile"&gt; My Profile &lt;/a&gt; &lt;span dir="ltr"&gt; &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;- &lt;a dir="ltr" style="color: rgb(102, 255, 255); text-decoration: none;" target="_blank" href="http://limferdixaverius.blogspot.com/search/label/Nelayan%20vs%20Pengusaha"&gt; Nelayan vs Pengusaha &lt;/a&gt; &lt;span dir="ltr"&gt; &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;- &lt;a dir="ltr" style="color: rgb(102, 255, 255); text-decoration: none;" target="_blank" href="http://limferdixaverius.blogspot.com/search/label/Niccolo%20Paganini"&gt; Niccolo Paganini &lt;/a&gt; &lt;span dir="ltr"&gt; &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;- &lt;a dir="ltr" style="color: rgb(102, 255, 255); text-decoration: none;" target="_blank" href="http://limferdixaverius.blogspot.com/search/label/Nikmatilah%20hidup%20%2890%2F10%29"&gt; Nikmatilah hidup (90/10) &lt;/a&gt; &lt;span dir="ltr"&gt; &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;- &lt;a dir="ltr" style="color: rgb(102, 255, 255); text-decoration: none;" target="_blank" href="http://limferdixaverius.blogspot.com/search/label/Paku%20dan%20Luka"&gt; Paku dan Luka &lt;/a&gt; &lt;span dir="ltr"&gt; &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;- &lt;a dir="ltr" style="color: rgb(102, 255, 255); text-decoration: none;" target="_blank" href="http://limferdixaverius.blogspot.com/search/label/Paling%20Kuat"&gt; Paling Kuat &lt;/a&gt; &lt;span dir="ltr"&gt; &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;- &lt;a dir="ltr" style="color: rgb(102, 255, 255); text-decoration: none;" target="_blank" href="http://limferdixaverius.blogspot.com/search/label/Perbedaan%20Pria%20dan%20Cowok"&gt; Perbedaan Pria dan Cowok &lt;/a&gt; &lt;span dir="ltr"&gt; &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;- &lt;a dir="ltr" style="color: rgb(102, 255, 255); text-decoration: none;" target="_blank" href="http://limferdixaverius.blogspot.com/search/label/Petapa%20dan%20Kepiting"&gt; Petapa dan Kepiting &lt;/a&gt; &lt;span dir="ltr"&gt; &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;- &lt;a dir="ltr" style="color: rgb(102, 255, 255); text-decoration: none;" target="_blank" href="http://limferdixaverius.blogspot.com/search/label/Raja%20dan%204%20Istrinya"&gt; Raja dan 4 Istrinya &lt;/a&gt; &lt;span dir="ltr"&gt; &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;- &lt;a dir="ltr" style="color: rgb(102, 255, 255); text-decoration: none;" target="_blank" href="http://limferdixaverius.blogspot.com/search/label/S-H-M-I-L-Y"&gt; S-H-M-I-L-Y &lt;/a&gt; &lt;span dir="ltr"&gt; &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;- &lt;a dir="ltr" style="color: rgb(102, 255, 255); text-decoration: none;" target="_blank" href="http://limferdixaverius.blogspot.com/search/label/Sendok%20Kuah"&gt; Sendok Kuah &lt;/a&gt; &lt;span dir="ltr"&gt; &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;- &lt;a dir="ltr" style="color: rgb(102, 255, 255); text-decoration: none;" target="_blank" href="http://limferdixaverius.blogspot.com/search/label/Seseorang%20Menarik%3F"&gt; Seseorang Menarik? &lt;/a&gt; &lt;span dir="ltr"&gt; &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;- &lt;a dir="ltr" style="color: rgb(102, 255, 255); text-decoration: none;" target="_blank" href="http://limferdixaverius.blogspot.com/search/label/Si%20Cadel"&gt; Si Cadel &lt;/a&gt; &lt;span dir="ltr"&gt; &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;- &lt;a dir="ltr" style="color: rgb(102, 255, 255); text-decoration: none;" target="_blank" href="http://limferdixaverius.blogspot.com/search/label/Telaga%20Cermin"&gt; Telaga Cermin &lt;/a&gt; &lt;span dir="ltr"&gt; &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;- &lt;a dir="ltr" style="color: rgb(102, 255, 255); text-decoration: none;" target="_blank" href="http://limferdixaverius.blogspot.com/search/label/Telaga%20Hati"&gt; Telaga Hati &lt;/a&gt; &lt;span dir="ltr"&gt; &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;- &lt;a dir="ltr" style="color: rgb(102, 255, 255); text-decoration: none;" target="_blank" href="http://limferdixaverius.blogspot.com/search/label/Tentukan%20Prioritas-mu"&gt; Tentukan Prioritas-mu &lt;/a&gt; &lt;span dir="ltr"&gt; &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;- &lt;a dir="ltr" style="color: rgb(102, 255, 255); text-decoration: none;" target="_blank" href="http://limferdixaverius.blogspot.com/search/label/Titik%20Es%20Dalam%20Hati"&gt; Titik Es Dalam Hati &lt;/a&gt; &lt;span dir="ltr"&gt; &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;- &lt;a dir="ltr" style="color: rgb(102, 255, 255); text-decoration: none;" target="_blank" href="http://limferdixaverius.blogspot.com/search/label/Tukang%20Ledeng"&gt; Tukang Ledeng &lt;/a&gt; &lt;span dir="ltr"&gt; &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;- &lt;a dir="ltr" style="color: rgb(102, 255, 255); text-decoration: none;" target="_blank" href="http://limferdixaverius.blogspot.com/search/label/Tunjukkan%20Sayangmu"&gt; Tunjukkan Sayangmu &lt;/a&gt; &lt;span dir="ltr"&gt; &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;- &lt;a dir="ltr" style="color: rgb(102, 255, 255); text-decoration: none;" target="_blank" href="http://limferdixaverius.blogspot.com/search/label/Vella%27s%20Diary"&gt; Vella's Diary &lt;/a&gt; &lt;span dir="ltr"&gt; &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;- &lt;a dir="ltr" style="color: rgb(102, 255, 255); text-decoration: none;" target="_blank" href="http://limferdixaverius.blogspot.com/search/label/What%27s%20Love"&gt; What's Love &lt;/a&gt; &lt;span dir="ltr"&gt; &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;- &lt;a dir="ltr" style="color: rgb(102, 255, 255); text-decoration: none;" target="_blank" href="http://limferdixaverius.blogspot.com/search/label/Wortel%20dan%20telur%20dan%20kopi"&gt; Wortel dan telur dan kopi&lt;/a&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7377975272380358092-3638768357063037215?l=limferdixaverius.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://limferdixaverius.blogspot.com/feeds/3638768357063037215/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=7377975272380358092&amp;postID=3638768357063037215' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7377975272380358092/posts/default/3638768357063037215'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7377975272380358092/posts/default/3638768357063037215'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://limferdixaverius.blogspot.com/2008/04/aku-kaya-ayam-dan-bebek-baju-yang.html' title=''/><author><name>Prepare for Glory</name><uri>http://www.blogger.com/profile/18190583836850142096</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7377975272380358092.post-8243302479272891126</id><published>2008-04-25T04:20:00.000-07:00</published><updated>2008-04-25T04:41:38.575-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='My Profile'/><title type='text'></title><content type='html'>&lt;span style="font-size:130%;"&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 255, 0); font-weight: bold;"&gt;     &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;    A piece of description about me :&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;ul style="color: rgb(102, 255, 255);"&gt;&lt;li&gt;&lt;strong&gt;Age:&lt;/strong&gt; 24&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;strong&gt;Gender:&lt;/strong&gt; Male&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;strong&gt;Astrological Sign:&lt;/strong&gt; Libra&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;strong&gt;Zodiac Year:&lt;/strong&gt; Boar&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;strong&gt;Industry:&lt;/strong&gt; Technology&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;strong&gt;Occupation:&lt;/strong&gt; IT Programmer&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Location : &lt;/span&gt;Jakarta Barat, Indonesia&lt;br /&gt;&lt;/li&gt;&lt;/ul&gt;&lt;br /&gt;&lt;ul style="color: rgb(102, 255, 255);" class="questions"&gt;&lt;li&gt;&lt;span class="q"&gt;Schools :&lt;/span&gt; Kasih Bunda, Notre Dame, Untar, UIEU&lt;br /&gt;&lt;/li&gt;&lt;/ul&gt;&lt;ul style="color: rgb(102, 255, 255);" class="questions"&gt;&lt;li&gt; &lt;span class="q"&gt;Occupation:&lt;/span&gt;          Programmer, Analyst, Business Owner&lt;br /&gt;&lt;/li&gt;&lt;/ul&gt;&lt;ul style="color: rgb(102, 255, 255);" class="questions"&gt;&lt;li&gt; &lt;span class="q"&gt;Affiliations: &lt;/span&gt;Taman Villa Meruya Sport Club with the club link&lt;br /&gt;&lt;/li&gt;&lt;/ul&gt; &lt;ul style="color: rgb(102, 255, 255);" class="questions"&gt;&lt;li&gt;&lt;span class="q"&gt;Hobbies and Interests: &lt;/span&gt;Swimming, browsing, reading, adventure, new place and  food&lt;/li&gt;&lt;/ul&gt;&lt;ul style="color: rgb(102, 255, 255);" class="questions"&gt;&lt;li&gt;&lt;span class="q"&gt;Favorite Books:  &lt;/span&gt;Chicken Soup, 7 Habits, TeenInk, &lt;/li&gt;&lt;/ul&gt;&lt;ul style="color: rgb(102, 255, 255);" class="questions"&gt;&lt;li&gt;&lt;span class="q"&gt;Favorite Movies: &lt;/span&gt;Lovely Luna, Bring It On, Herbie:Fully Loaded&lt;/li&gt;&lt;/ul&gt;&lt;ul style="color: rgb(102, 255, 255);" class="questions"&gt;&lt;li&gt;&lt;span style="color: rgb(102, 255, 255);" class="q"&gt;Favorite Music: &lt;/span&gt;&lt;span style="color: rgb(102, 255, 255);"&gt;ST12, Merpati, Pilot, D'Masiv, Naff, no western boyband of course&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/li&gt;&lt;/ul&gt; &lt;span style="color: rgb(102, 255, 255);" class="q"&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="text-decoration: underline;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;a href="http://www.friendster.com/gallery.php?ktype=ftv&amp;amp;kw=1&amp;amp;kword=Teenlit%20serial%20movie"&gt;&lt;/a&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7377975272380358092-8243302479272891126?l=limferdixaverius.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://limferdixaverius.blogspot.com/feeds/8243302479272891126/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=7377975272380358092&amp;postID=8243302479272891126' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7377975272380358092/posts/default/8243302479272891126'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7377975272380358092/posts/default/8243302479272891126'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://limferdixaverius.blogspot.com/2008/04/schools-kasih-bunda-notre-dame-untar.html' title=''/><author><name>Prepare for Glory</name><uri>http://www.blogger.com/profile/18190583836850142096</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7377975272380358092.post-4313741133406727094</id><published>2008-04-25T03:54:00.000-07:00</published><updated>2008-08-26T03:30:53.295-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='My Links'/><title type='text'></title><content type='html'>&lt;span style="color: rgb(255, 255, 0); font-weight: bold;"&gt;&lt;span style="font-size:115;"&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 255, 0);font-size:130%;" &gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;My Friend's Links&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 255, 0); font-weight: bold;"&gt;---------------------------------------------&lt;/span&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 255, 0); font-weight: bold;"&gt;---------------------------------------&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a style="color: rgb(102, 255, 255); text-decoration: none;" href="http://budisetiadarma.blogspot.com/" target="_blank"&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Budi Setiadarma&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a style="color: rgb(102, 255, 255); text-decoration: none;" href="http://chanworks.blogspot.com/" target="_blank"&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Chandra Wijaya&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a style="color: rgb(102, 255, 255); text-decoration: none;" href="http://taufikplace.blogspot.com/" target="_blank"&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Taufik&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a style="color: rgb(102, 255, 255); text-decoration: none;" href="http://www.marboed.blogs.friendster.com/" target="_blank"&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Martinus&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a style="color: rgb(102, 255, 255); text-decoration: none;" href="http://assahatea.blogspot.com/" target="_blank"&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;S-Tea&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 255, 0); font-weight: bold;"&gt;---------------------------------------------&lt;/span&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 255, 0); font-weight: bold;"&gt;---------------------------------------&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold; color: rgb(102, 0, 204);"&gt;&lt;span style="font-size:115;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 255, 0); font-weight: bold;font-size:130%;" &gt;&lt;span style="color: rgb(255, 255, 0);"&gt;My &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="color: rgb(102, 0, 204); font-weight: bold;font-size:130%;" &gt;&lt;span style="color: rgb(255, 255, 0);"&gt;Web Links&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 255, 0); font-weight: bold;"&gt;---------------------------------------------&lt;/span&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 255, 0); font-weight: bold;"&gt;---------------------------------------&lt;/span&gt;&lt;span style="color: rgb(102, 51, 255); font-weight: bold;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(51, 51, 153);"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a style="color: rgb(102, 255, 255); text-decoration: none;" href="http://www.rumah-jual.com/" target="_blank"&gt;&lt;span style="font-weight: bold; text-decoration: none;"&gt;www.rumah-jual.com&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a style="color: rgb(102, 255, 255); text-decoration: none;" href="http://infomusik-board.blogspot.com/" target="_blank"&gt;&lt;span style="font-weight: bold; text-decoration: none;"&gt;Indo MP3 &amp;amp; Lyrics&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a style="color: rgb(102, 255, 255); text-decoration: none;" href="http://music-board.blogspot.com/" target="_blank"&gt;&lt;span style="font-weight: bold; text-decoration: none;"&gt;West MP3 &amp;amp; Lyrics&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a style="color: rgb(102, 255, 255); text-decoration: none;" href="http://mp3.baidu.com/" target="_blank"&gt;&lt;span style="font-weight: bold; text-decoration: none;"&gt;Mandarin MP3 &amp;amp; Lyrics&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a style="color: rgb(102, 255, 255); text-decoration: none;" href="http://mp3indogratis.blogspot.com/" target="_blank"&gt;&lt;span style="font-weight: bold; text-decoration: none;"&gt;Up2Date Indo MP3 (Most Wanted)&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a style="color: rgb(102, 255, 255); text-decoration: none;" href="http://www.rumah-jual.com/" target="_blank"&gt;&lt;span style="font-weight: bold; text-decoration: none;"&gt;Rumah Dijual&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 255, 0); font-weight: bold;"&gt;---------------------------------------------&lt;/span&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 255, 0); font-weight: bold;"&gt;---------------------------------------&lt;/span&gt;&lt;span style="color: rgb(102, 51, 255); font-weight: bold;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7377975272380358092-4313741133406727094?l=limferdixaverius.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://limferdixaverius.blogspot.com/feeds/4313741133406727094/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=7377975272380358092&amp;postID=4313741133406727094' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7377975272380358092/posts/default/4313741133406727094'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7377975272380358092/posts/default/4313741133406727094'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://limferdixaverius.blogspot.com/2008/04/my-friends-links-budi-setiadarma.html' title=''/><author><name>Prepare for Glory</name><uri>http://www.blogger.com/profile/18190583836850142096</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7377975272380358092.post-10953659558881608</id><published>2008-04-25T03:29:00.000-07:00</published><updated>2008-04-25T08:00:50.576-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='My Contact'/><title type='text'></title><content type='html'>&lt;span style="font-weight: bold; color: rgb(102, 0, 204);"&gt;&lt;span style="font-size:115;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 255, 0);font-size:130%;" &gt;&lt;br /&gt;My Instant Messenger&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 255, 0);"&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 255, 0);"&gt;---------------------------------------------&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="color: rgb(51, 51, 153);"&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 255, 0);"&gt;------------------------------------&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="color: rgb(51, 51, 153);"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 153, 0);"&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;&lt;span style="color: rgb(102, 255, 255);"&gt;Yahoo! Messenger - YM : &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(102, 255, 255);"&gt;ferdinand_pradana@yahoo.com&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 153, 0);"&gt;&lt;span style="font-weight: bold; color: rgb(102, 255, 255);"&gt;Live Messenger - MSN :  &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(102, 255, 255);"&gt;ferdinand_pradana@hotmail.com&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 153, 0);"&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;&lt;span style="color: rgb(102, 255, 255);"&gt;Google Talk - G-Talk : &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(102, 255, 255);"&gt;ferdinandpradana@gmail.com&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 153, 0);"&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;&lt;span style="color: rgb(102, 255, 255);"&gt;ICQ:&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(102, 255, 255);"&gt;442498152&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 255, 0);"&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 255, 0);"&gt;---------------------------------------------&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="color: rgb(51, 51, 153);"&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 255, 0);"&gt;------------------------------------&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="color: rgb(51, 51, 153);"&gt;&lt;span style="color: rgb(102, 255, 255);"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="color: rgb(51, 51, 153);"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold; color: rgb(102, 255, 255);"&gt;&lt;span style="font-size:115;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 255, 0);font-size:130%;" &gt;My Social Network&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold; color: rgb(255, 255, 0);"&gt;--------------------------------------------------------------------------------&lt;/span&gt;&lt;span style="color: rgb(102, 255, 255);"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(102, 255, 255); font-weight: bold;"&gt;&lt;span style="color: rgb(102, 255, 255);"&gt;Friendster :&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="color: rgb(102, 255, 255);"&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://profiles.friendster.com/moonlay" target="_blank"&gt;www.myfriendsterprofile.com&lt;/a&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="color: rgb(102, 255, 255); font-weight: bold;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(102, 255, 255); font-weight: bold;"&gt;FaceBook :&lt;/span&gt;&lt;span style="color: rgb(102, 255, 255);"&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://www.facebook.com/people/Lim_Ferdi/541681874" target="_blank"&gt;www.myfacebookprofile.com&lt;/a&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="color: rgb(102, 255, 255); font-weight: bold;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 255, 0);"&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 255, 0);"&gt;---------------------------------------------&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="color: rgb(51, 51, 153);"&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 255, 0);"&gt;------------------------------------&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="color: rgb(51, 51, 153);"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7377975272380358092-10953659558881608?l=limferdixaverius.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://limferdixaverius.blogspot.com/feeds/10953659558881608/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=7377975272380358092&amp;postID=10953659558881608' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7377975272380358092/posts/default/10953659558881608'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7377975272380358092/posts/default/10953659558881608'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://limferdixaverius.blogspot.com/2008/04/my-web-contacts-yahoo-messenger-ym.html' title=''/><author><name>Prepare for Glory</name><uri>http://www.blogger.com/profile/18190583836850142096</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7377975272380358092.post-621907570808804159</id><published>2008-04-22T19:40:00.001-07:00</published><updated>2008-04-22T19:42:56.925-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Wortel dan telur dan kopi'/><title type='text'></title><content type='html'>Seorang anak mengeluh pada ayahnya mengenai kehidupannya dan menanyakan mengapa hidup ini terasa begitu berat baginya. Ia tidak tahu bagaimana menghadapinya dan hampir menyerah. Ia sudah lelah untuk berjuang. Sepertinya setiap kali satu masalah selesai, timbul masalah baru.&lt;br /&gt;Ayahnya, seorang koki, membawanya ke dapur. Ia mengisi 3 panci dengan air dan menaruhnya di atas api. Setelah air di panci-panci tersebut mendidih. Ia menaruh wortel di dalam panci pertama, telur di panci kedua dan ia menaruh kopi bubuk di panci terakhir. Ia membiarkannya mendidih tanpa berkata-kata. Si anak membungkam dan menunggu dengan tidak sabar, memikirkan apa yang sedang dikerjakan sang ayah. Setelah 20 menit, sang ayah mematikan api. Ia menyisihkan wortel dan menaruhnya di mangkuk, mengangkat telur dan meletakkannya di mangkuk yang lain, dan menuangkan kopi di mangkuk lainnya.&lt;br /&gt;Lalu ia bertanya kepada anaknya, "Apa yang kau lihat, nak?" "Wortel, telur, dan kopi" jawab si anak. Ayahnya mengajaknya mendekat dan memintanya merasakan wortel itu. Ia melakukannya dan merasakan bahwa wortel itu terasa lunak. Ayahnya lalu memintanya mengambil telur dan memecahkannya. Setelah membuang kulitnya, ia mendapati sebuah telur rebus yang mengeras. Terakhir, ayahnya memintanya untuk mencicipi kopi. Ia tersenyum ketika mencicipi kopi dengan aromanya yang khas. Setelah itu, si anak bertanya, "Apa arti semua ini, Ayah?" Ayahnya menerangkan bahwa ketiganya telah menghadapi kesulitan yang sama, perebusan, tetapi masing-masing menunjukkan reaksi yang berbeda.&lt;br /&gt;Wortel sebelum direbus kuat, keras dan sukar dipatahkan. Tetapi setelah direbus, wortel menjadi lembut dan lunak.&lt;br /&gt;Telur sebelumnya mudah pecah. Cangkang tipisnya melindungi isinya yang berupa cairan. Tetapi setelah direbus, isinya menjadi keras.&lt;br /&gt;Bubuk kopi mengalami perubahan yang unik. Setelah berada di dalam rebusan air, bubuk kopi merubah air tersebut. "Kamu termasuk yang mana?," tanya ayahnya. "Ketika kesulitan mendatangimu, bagaimana kau menghadapinya? Apakah kamu wortel, telur atau kopi?"&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bagaimana dengan kamu? Apakah kamu adalah wortel yang kelihatannya keras, tapi dengan adanya penderitaan dan kesulitan, kamu menyerah, menjadi lunak dan kehilangan kekuatanmu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Apakah kamu adalah telur, yang awalnya memiliki hati lembut? Dengan jiwa yang dinamis, namun setelah adanya kematian, patah hati, perceraian atau pemecatan menjadi keras dan kaku. Dari luar kelihatan sama, tetapi apakah kamu menjadi pahit dan keras dengan jiwa dan hati yang kaku?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ataukah kamu adalah bubuk kopi? Bubuk kopi merubah air panas, sesuatu yang menimbulkan kesakitan, untuk mencapai rasanya yang maksimal pada suhu 100 derajat Celcius. Ketika air mencapai suhu terpanas, kopi terasa semakin nikmat. Jika kamu seperti bubuk kopi, ketika keadaan menjadi semakin buruk, kamu akan menjadi semakin baik dan membuat keadaan di sekitarmu juga membaik.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7377975272380358092-621907570808804159?l=limferdixaverius.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://limferdixaverius.blogspot.com/feeds/621907570808804159/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=7377975272380358092&amp;postID=621907570808804159' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7377975272380358092/posts/default/621907570808804159'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7377975272380358092/posts/default/621907570808804159'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://limferdixaverius.blogspot.com/2008/04/seorang-anak-mengeluh-pada-ayahnya_22.html' title=''/><author><name>Prepare for Glory</name><uri>http://www.blogger.com/profile/18190583836850142096</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7377975272380358092.post-6809227923132628993</id><published>2008-04-22T19:14:00.000-07:00</published><updated>2008-05-29T20:37:48.022-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='3 Temen yang paling berpengaruh buat Gw           ( My Special Sharing )'/><title type='text'></title><content type='html'>&lt;span style="font-weight: bold; color: rgb(255, 255, 0);font-size:130%;" &gt;3 Orang Paling Berpengaruh Buat Gw&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Disini gw pengen tulis 3 orang yang pengaruhnya cukup besar buat hidup gw, setidaknya sampai hari ini waktu gw nulis ini bulan April 2008. ^^ 3 orang yang gw tulis disini mungkin bukan orang2x yang akrab ato deket ama gw ato baik terus ama gw karena kali ini gw liatnya bukan dari hal itu, tapi dari seberapa besar pengaruh mereke buat hidup gw, jadi buat yang namanya gak masuk disini jgn kecewa ya karena banyak banget temen2x gw dari kecil n temen2x akrab gw di komplek di skul ama di kampus juga gak masuk disini tuch but i still love n remember you all…^^ o iy satu lagi gw bakal crita tentang pengalaman gw selama gw gaul ama mereka dengan seakan-akan gw face 2 face ama mereka jadi kalo buat orang laen yg baca harap maklum ya…(jujurnya segh gw ngarepin orang2x yang gw tulis ini yang baca langsung..^^)  Oc..gw mulai sebutin n cerita satu2x neh…&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Fernell Michael Nigi&lt;br /&gt;Pertama kali gw kenal loe kalo gak salah taon 1997 dikenalin ama Ahong..ampir tiap hari gw maen ke rumah loe y, tapi bukan buat ktemu loe nal (jangan GR dulu..^^) tapi buat ilmu catur gw biar makin yahud (ceile kyk apaan aja), iy slama lebih dari setaon tuh gw ampir tiap hari maen ama om loe dari om beny, glen, om pet ampe opa loe jg perna gw ajak maen jg walaupun hasil akhirnya selalu gak memuaskan buat gw, kadang doank she maen ama loe nal tapi gw males soalnya gw da tau pasti gw yg menang (nyombong dikit neh mentang2x gw yg nulis..:p)&lt;br /&gt;Da cukup ah intronya, nah skrg gw mao nulis knapa loe masuk di daftar gw neh. Loe pasti tau dunk kalo ampe taon 1998 tuh gw alim banget ya jarang gaul gitu lah, paling jg jalan cuma seputar jakarta barat doank and temen juga paling cuma sebatas komplek taman kota, kas-bun, green garden ama bojong doank  (basi banget ya kalo dipikir=pikir). Emang sih temen2x gw yg itu baek2x n gw mrasa nyaman setidaknya ampe waktu itu, biarpun tiap hari cuma kerjaannya maen bola di komplek kalo gak maen basket di blok a green garden kalo shopping paling juga hero yg tinggal ngesot doank jg nyampe.&lt;br /&gt;Nah, sejak gw temenan ama loe neh mulai terbuka da pikiran gw (caelah terbuka apanya coba..^^). gw jadi tau kalo masi banyak ‘orang’ di luar sana, masi banyak tempat ‘hangout’ di luar sana, n ‘masi banyak hal-hal gila’ yg bisa dilaku-in mumpung masi muda neh. Gw mulai dari waktu loe sering ajak gw ke daerah jakarta selatan tepatnya ya ke skolah tercinta loe itu budi luhur ciledug n seputar situ lah. Kalo loe mao tau disitu gw pertama kali bisa kenal ama orang banyak di luar jakarta barat dan sama sekali lom gw kenal sblomnya, mgkn kliatannya simpel n tapi itu salah satu ‘lompatan’ buat gw secara gw biasanya kan paling malu malu kalo kenal ama orang baru. Karna loe gw jd mulai brani karna gw liat dari cara loe gaul nal yang sama skali lom perna ada di temen2x skolah n komplek gw walaupun ada sebagian yang ngaku tajir and gaul tapi gw ngeliat cara gaul loe lebih atraktif dari yang laen soalnya loe bisa dengan mudah cepet masuk ke komunitas baru, loe mao gaul ama sapa aja, loe gak pernah malu apa kata orang karna loe punya prinsip kalo loe bener gak ada orang yang gak bakal trima loe, semua orang itu sama di mata Tuhan jadi buat apa ragu buat kenal orang baru, dan satu yang pasti loe punya dan orang laen gak punya loe selalu punya kalimat yang tepat yang bisa loe omongin buat orang orang yang berbeda di waktu yang berbeda…gw banyak belajar dari loe nal dan itu bikin banyak banget perubahan positif setidaknya sejak saat itu. Bukan cuma sampe disitu doank nal loe inget gak waktu pertama kali loe ajak gw ke TA, waktu itu emang gw da sering ksana seblomnya tapi cuma buat nonton ama skating doank paling2x y maen timezone lah, nah loe punya ‘sesuatu’ yang beda dan gw pikir mang menarik..inget donk soal lijota (lingkaran jodoh TA) yang diatas skating..gila gw aja slama maen skating gak perna kpikir kalo tu tempat lebih yooi, inget kan gimana ekspresi muka gw waktu liat loe ninggalin gw n loe mala nyamperin cewe yang lagi nongkrong disitu n dalam hitungan detik loe da ngobrol banyak n loe kasi kode ma gw buat nyamperin loe biar gw ngobrol ama temennya..nah sejak itu lah gw banyak blajar dari loe gimana loe bisa pede gimana loe bisa ngomong dengan lancar gimana loe bisa tau kapan harus maju kapan harus mundur pas kenal ama orang baru gimana reaksi loe dengan berbagai macam respons orang yang positif biasa aja ampe yang negatif, ampe setelah dua taon setelah itu gw brani nantangin loe buat banyak2xkan kenalan di lijota taroan goceng buat setiap cewe yang bisa dapet no hp-nya (waktu itu mayan gede neh…) walaupun waktu itu loe nolak tawaran gw...tenang aja murid gak mungkin lebih pinter dari gurunya kok..^^…sekian deh crita masa ABG-nya&lt;br /&gt;Skrg cerita da dewasanya neh…loe masi inget kan waktu kita orang mao buka bimbel n loe gak diajak masuk ke tim sbagai pengajar.. waktu itu loe emang down banget kok kyk diremehin gitu ya ama temen2x sendiri.. tapi satu hal yang loe punya dan orang laen gak punya nal yaitu tekad dan keyakinan yang kuat..waktu itu loe mang gak jadi grup pengajar kayak yang laen, tapi loe tetep coba pake cara yg sama loe jd guru les privat juga dan akhirnya loe bisa buktiin ke yang laen kalo penghasilan loe bisa lebih gede dari mereka walaupun jenis kerjaannya sama (setidaknya itu jadi tolok ukur keberhasilan)..mang ternyata gak semua hal yang dipikirkan dan dilakukan bersama dengan kelompok lebih bagus daripada yang dilakukan sendiri. Dalam hal ini gw blajar dari loe nal untuk gak pernah menyerah apapun yang dilakuin temen2x loe buat loe apa pandangan orang buat loe, orang sukses akan menemukan sendiri jalannya menuju kesuksesan.. dan kyknya da terbukti kan sekarang loe gimana sebagai secara marketing terbaik di citypark it’s so amazing. Cukup deh sekian critanya….For your info aja nal kalo loe lagi baca ini sekarang di lijota da sepi nal abg skrg lebih doyan kenalan lewat internet lebih asyik dulu y bisa face2face..hehe. Good luck to you and thanx for so many many many thing influence for me.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Megahwati Widjaya&lt;br /&gt;Pertama kali kenal loe kalo gak salah waktu taon 2001 gara2x gw sering dateng ke skolah loe ya meg kalam kudus..pertamanya segh gw kesitu gak ada maksud buat hunting..tau kan gw cuma nemenin temen gw yang satu itu fernell, soalnya dia lagi tergila-gila ama temen loe hana..ya dan gw seringnya kyk orang linglung gitu deh secara gak ada yang gw kenal gitu disana.. da gitu mana pada cuek gitu lagi anak2x situ gak asyik banget kan y dicuekin..untung ada loe meg yang cukup bawel, cheerful, n selalu bisa bikin sore di kalam kudus jadi lebih indah dengan cerita2x loe itu..waktu itu loe mang baru kenal ama gw meg tapi loe selalu bisa bikin gw ngerasa nyaman aja kalo ada deket loe n loe juga gak pernah jaim, bisa ngerti prasaan orang, gak perna bosenin walaupun kdg2x kita da ngomongin hal yang sama skali gak penting, gak perna mikir kepentingan loe sendiri tapi yang penting orang di skitar loe bisa seneng..gw banyak blajar dari loe meg soal itu, dan satu hal lagi loe gak pernah beda-2x-in orang, mao bergaul ama sapa aja, dari orang yang jenis kyk gimana juga n dari belahan bumi mana juga asal mao temen ama loe pasti loe trima..da jarang meg orang kayak loe soalnya biasa kan orang kalo gaul suka beda-in dari suku lah agama lah sifat lah n macem2x dan satu lagi meg yg bagus dari loe solider ama setiakawan loe itu ampe2x loe rela ribut ama cowo loe, kalo gak salah waktu itu tommy ya namanya, gara2x ribut ama temen-temen loe n pake bawa bodyguard segala kan ya..gw salut meg loe bisa ngorbanin perasaan loe buat solidaritas loe itu.. satu lagi loe gak pernah punya negative thingking. Inget kan pertama kali gw masuk2x ke rumah loe padahal gw inget banget waktu gw pertama kali masuk ke rumah loe kan gak ada orang di rumah loe dan secara loe baru kenal gitu ama gw tapi loe gak negative thinking..da jarang meg yg kyk loe zaman skrg yg orangnya pada curiga ama orang laen.. da gitu loe juga rela ngorbanin waktu pribadi loe buat temen2x loe yang salah satunya gw buat sekedar ngobrol2x ringan walaupun ampe mayan malem (malem banget segh benernya secara loe kan cewe masi skolah lagi waktu itu).. satu lagi loe slalu mao bantu orang walaupun loe sendiri lagi gak dalam kondisi yang bagus..masi inget kan waktu gw dateng ke rumah loe malem2x waktu rumah loe di green garden gara2x waktu itu dadakan ujan mayan gede (wkt itu gw baru balik dari rumah temen loe si diki) yang jelas waktu itu loe lagi rada gak enak badan (kliatan lah dari muka loe da mayan pucet gitu wktu itu) n besok pagi jam pertama loe bilang ada ulangan.. pas tau kyk gitu gw inget gw da mao balik soalnya gak enak jg kan da jam 12-an (mana loe da brapa kali ktiduran gitu gara2x 2 jem-an nemenin gw ngobrol ngliatin ujan ga jelas gitu-mana gede n gak brenti2x lagi)..tapi gw inget banget kata2x loe : “gw lebih milih gak ikut ulangan ato gak masuk skolah skalian daripada mesti biarin loe balik ujan2x-an kyk gitu”..ada gak segh zaman skrg ada orang baek kyk gitu secara waktu itu loe baru kenal gitu ama gw..yang jelas sejak gw kenal loe ada satu hal yang gw sadar kalo gak selamanya orang diciptain Tuhan hanya dengan satu pilihan ‘inner beauty’ ato ‘outter beauty’..karena loe punya dua-duanya sekaligus (inner beauty dah jelas dari apa yang gw ceritain diatas, outter beauty da jelas jg setidaknya dari segi tampang loe kan salah satu top3 dari anak kalam kudus waktu itu, da gitu yg gw tau gak pernah sehari pun loe gak punya cowo-kalo da putus pasti besok ada gantinya ^^ gak mgkn dunk begitu banyak cowo matanya salah smua).. dan yang jelas dengan smua kelebihan loe itu loe tetep rendah hati n mao gaul ama sapa aja dan gak pernah ngeremehin orang, nolak orang, sekalipun orang itu ‘gak banget dech’ karena loe yakin setiap orang punya kelebihannya masing2x gw banyak belajar dari loe meg soal gimana mesti bersikap di depan begitu banyak orang yg berbeda yang nyebelin, yang bete-in, yang bosenin, yang lemot, yang bego banget, yang tampangnya ancur, yang muka tembok, yang sok kaya, yang sok cakep, yang sok pinter, yang sering ngomongin orang, yang sok suci, yang kliatannya bagus tapi dalemnya nusuk,.. tapi yg jelas loe tetep bisa berbuat baik ama mereka smua..ya da cukup deh critanya.. For your info aja meg kalo loe lagi baca ini mgkn loe kaget waktu tau prasaan gw ke loe waktu gw keceplosan ngomong pas bulan awal taon 2008 ini (gw jg gak tau ko bisa tiba2x ngomong gitu-gara2x kbanyakan makan masakan pesmol loe kali ya ^^)..benernya gw bukannya gak mao ngomong jujur ama loe meg dari taon 2001 cuma gw gak mao aja ganggu  kebahagiaan loe n memberi pilihan yang sulit soalnya gw tau gimana baeknya loe..ya uda good luck y kapan2x gw mampir deh kalo ‘house of beauty’ loe yang di selatan da jadi, kasi harga promosi ya..^^&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Cellin Dharmawan&lt;br /&gt;Pertama kali gw kenal loe kalo gak salah waktu akhir taon 2007 kmaren y..jadi maklum aja neh kalo gw gak bisa crita banyak secara setengah taon aja lom ada dari gw kenal loe ampe nulis ini. Langsung aja deh gw kasi tau kenapa loe ada di daftar gw ini mungkin loe juga da tau kali alesannya soalnya kyknya loe da lebih banyak tau gw deh walaupun tentang diri gw sendiri (ada bakat paranormal kyknya loe cel ^^) ya tepat skali cel karena loe da bisa bikin gw bisa ‘lepas’ (lepas disini bukan berarti gw gak temenan lagi, tapi setidaknya uda gak terpengaruh lagi d) dari dua orang ‘berpengaruh’ laennya yang ada diatas tulisan ini (loe gak usa baca isinya jg loe da tau smua kali trus ngapaen juga loe scrollup ni mouse ^^ kan gw da perna crita smuanya tentang dua orang diatas lebih lengkap mala mungkin).. cel, mgkn gw lom kenal loe sejauh gw kenal ama dua orang diatas ini tapi di taon 2008 ini mungkin perubahan dalam hidup gw paling banyak dipengaruhin ama loe kali y..gw juga gak tau knapa dadakan loe bisa muncul di kehidupan gw secara loe masi skul n gw da kerja, loe ama gw gak punya temen yg sama2x kita kenal, hubungan sodara juga gak ada walaupun marga chinese loe ama gw sama2x Lim, dan kalo gw ngomong itu selalu loe bilang ‘ni zamannya internet kale globalisasi gitu loh’…(iy tau deh yg anak BBS skulnya serba canggih ampe di wc aja ada hotspot ^^) …&lt;br /&gt;langsung deh gw pengen ngomong perubahan apa yang buat gw akhirnya bisa ‘lepas’ dari orang yang pertama (Fernell Michael Nigi), dari cerita gw tentang orang yang pertama tau kan kalo sejak abg ampe blakangan ini kehidupan gw, tingkah laku gw, sifat gw dan laennya banyak banget dipengaruhi ama tuh orang..ya jelas aja dari ‘katak dalam tempurung’ jadi ‘sebebas merpati’ karena pengaruh ‘positif’ tuh orang kan. Sisi positifnya banyak banget seperti yg uda gw crita panjang lebar diatas soal perubahan yang dia pengaruhin buat gw selama lebih dari 10 taon gw temenan ama dia. Tapi ada sisi negatif yang selama ini mungkin gw gak pernah ‘sadar’..gw jadi nganggep dia ‘contoh’ yang harus selamanya gw liat baek, jadi benchmark atas bener tidaknya suatu hal, dan lebih jauh lagi jadi pedoman tunggal gimana cara gaul yang bener yang asyik dan secara tidak sadar gw mulai ngikutin dia gimana cara menikmati hidup dengan ‘benar’..gw lupa karna setiap orang juga pasti punya sisi buruk, punya sisi negatif, pernah jatuh pernah khilaf, pernah lupa, perna terjerumus, kadang menghadapi pilihan yang sulit, salah mengambil keputusan, dan yang terpenting orang bisa berubah dan selalu berubah (hanya satu yang gak pernah berubah yaitu perubahan itu sendiri)..sampe akhirnya gw bisa kenal loe cel, loe mang masi muda banget secara beda ampir 10 taon gitu ama gw tapi apa yang ada di pikiran loe mungkin jauh lebih dewasa dari orang yg mungkin 10 taon lebih tua dari gw..gw gak nyangka dan gak pernah berharap sebenernya dari yang cuma sekedar crita2x gak jelas tentang gw dan masa lalu gw (lagian loe ko mao aja segh dengerin crita gw bisa 3 jem nonstop gitu tiap jumat malem ^^)…awalnya gw crita cuma karna gw mang demen crita aja secara gw lebih tua jauh dari loe n merasa lebih banyak pengalaman lagian bingung jg mao ngomong apa secara gw kan baru kenal ama loe.. tapi gw salut loe bisa ‘ngebuka’ pikiran gw n dengan cerdas bisa ngerubah cara pikir gw tanpa gw merasa diatur, diguruin, ato diajarin karna loe ngebuat seakan-akan itu kluar dari pikiran gw sendiri.. dan yang jelas karna loe, bisa dibilang gw da bisa ngelakuin segala sesuatu tanpa harus ngerasa salah ato gak enak ama orang, da bisa nolak ajakan orang walaupun itu temen baek gw, da bisa punya tujuan dan cara untuk mencapai tujuan itu tanpa pengaruh atau ngikutin siapapun, da bisa menikmati hidup dengan cara gw sendiri walaupun gak sama ama orang kebanyakan (karna setiap orang berbeda kan), da bisa bikin gw brani gak ngikutin pola hidup suatu ‘komunitas’ tertentu, da bikin gw bisa lepas dari rutinitas yg kadang2x gak penting, dan selalu ngingetin gw kalo pergaulan yang buruk merusak kebiasaan yang baik.. jujur aja dari sekian banyak temen gw cuma loe satu-satunya yang berani ‘berkata tidak’ saat semua orang di sekitar loe ‘berkata ya’, walaupun orang2x itu mungkin adalah orang tua, sodara, temen2x baek, guru, pemuka agama, adat leluhur, dll..kalo gak sesuai hati nurani apa harus ‘berkata ya’ juga..karna itu cel gw bisa bilang loe jauh lebih dewasa dari orang2x laen yg gw kenal karna loe gak perna ‘terjebak’ dalam suatu ‘komunitas’ tertentu yang terkadang gak selalu punya pola pikir, gaya hidup ato kebiasaan yang ‘benar’ or cocok ama diri kita kan..dan yang jelas loe bisa bikin gw ‘lepas’ juga dari orang pertama yang gw critain diatas (Fernell Michael itu) karna mungkin dia jg salah satu bagian dari ‘komunitas’ tertentu yang loe maksud kali y…(- seperti biasa selalu seakan-akan muncul dari pikiran gw sendiri ^^). Skian deh gw crita tentang gimana loe bisa bikin gw ‘lepas’ dari orang pertama itu. Nah, sekarang gw mao crita gimana loe bisa bikin gw ‘lepas’ dari orang yg kedua (Megahwati Widjaya)..bukan lepas segh tapi mgkn lebih tepatnya dah gak gitu berharap lagi kali y..tau kan gimana baeknya dia gimana perhatiannya dia dan berbagai hal laennya yang da buat gw ‘terpesona’ ma dia kali y (gw aja kali ya yg ke-GR-an padahal kan dia mang mungkin kayak gitu ama semua orang bkn ama gw doank)…yang jelas saking terpesona dan kagumnya gw ampe gak pernah bisa lupain dia dan terus terus dan terus berharap suatu saat gw bakal bisa bahagia ama dia..(ceile..^^) nah sejak gw kenal loe cel dan loe seakan ngebuka mata dan pikiran gw kalo semua itu tuh ‘enggak banget dech’..ngarepin sesuatu yang gak jelas y (mending yg pasti2x aja kali y)..gw yang dulu selalu mikir kalo kebahagiaan tuh harus diperjuangkan dengan cara apapun dan sampai kapanpun, ternyata loe bisa buka pikiran gw kalo gak selamanya itu bener (iy segh mang kadang gw suka mikir kalo sesuatu hal bisa diterapkan dalam berbagai situasi dan kondisi ^^)..yg jelas loe da bikin gw bisa ngeliat dari sudut pandang yg beda walaupun kadang gw suka kekeh maksain kalo pendapat gw itu bener..tq banget cel karena kesabaran loe buat gw yang loe baru kenal blom lama, tapi loe da mao segitu pedulinya biar gw gak ‘lebih lama dan lebih lama lagi’ berharap ama sesuatu yang gak jelas dan gak pasti tuh sesuatu hal yang nurut gw luar biasa cel mengingat sekian banyak temen gw yang mungkin sebagian besar da kenal gw dari kecil tapi gak ada satu orang pun yang ampe segitu peduli n sabarnya buat nyadarin kalo pemikiran gw tuh gak bener dan gak penting banget..loe juga satu2xnya temen gw yang uda nyadarin kalo emang kebahagiaan itu penting diperjuangkan tapi (nah ini yang penting neh..)..sumber kebahagiaan itu bukan cuma satu doank (aduh cel tau gak segh waktu loe ngomong gitu gw tuh bener2x impress banget…).. ketika satu pintu kebahagiaan tertutup saat itu pula pintu2x kebahagiaan laen terbuka…nah tapi sayangnya gw terlalu lama dan bisa dibilang sangat lama ngeliat satu pintu yang tertutup dan gak mao pegi karena terus berharap kalo suatu ‘saat’ nanti pintu kebahagiaan itu bakal terbuka buat gw…saking lamanya ampe gw gak bisa liat pintu2x kebahagiaan laen yang uda terbuka buat gw..dan cuma loe cel yang bisa bikin gw akhirnya ngeliat dan pelan2x ninggalin pintu kebahagiaan yang tertutup itu..duh cel seperti yang gw sering bilang ama loe sayang loe lahir taon 93 cel coba kalo 83 mungkin loe bisa jadi salah satu pintu kebahagiaan yang terbuka buat  gw kali y (ceile…^^)… ya dah skian d critanya n kalo loe lagi baca ini gw cuma mao bilang tq banget ama yang uda loe lakuin buat gw karna sejak loe nyadarin gw about dua hal yg da gw critain panjang lebar diatas gw ngerasa free banget bisa ngebuka mata dan hati gw buat orang laen bisa lepas dari pengharapan yang gak jelas bisa buat gw lebih tau apa yg penting apa yang gak penting, apa yang mesti diperjuangkan apa yang gak, apa yang mesti jadi tujuan hidup dan gimana caranya untuk mencapai tujuan itu, dan pastinya da nyadarin kalo gak ada seorang pun yang bisa mempengaruhi gw untuk mendapatkan kebahagiaan atau mencapai tujuan hidup atau menikmati hidup cause akan ada orang2x laen yang loe gak nyangka sblomnya yang bakal ada untuk ngebantu loe mencapai semua itu (mgkn salah satu orang itu ya loe cel..^^) ya uda skian critanya n sukses deh buat loe cel keep contact y yang da di NZ…tq jg buat farewell-nya dan buat kesabaran loe slama ini dah mao dengerin ocehan gw tiap sabtu siang (sori y kalo gw rada bawel..^^) dan yang terpenting tq banget buat pengaruh loe yang begitu besar buat hidup gw (terutama blakangan ini) yang bahkan mungkin jauh lebih besar dari pengaruh dua orang ‘berpengaruh’ yang uda gw critain diatas..BBU always..&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;==================================================================&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 255, 0); font-weight: bold;"&gt;Masih Mao Tajir ????&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kalo dulu gw sempet pengen nambah terus penghasilan gw supaya hidup gw bisa lebih 'better' dari yang sekarang, karena gw nganggep dengan nambahnya apa yang gw miliki gw bisa lebih nyaman, ternyata semua itu ternyata kliru setelah gw dikasi liat kutipan2x dari pemilik alam semesta ini neh,  buat punya pemikiran yg sama kyk gw dulu krn masi blom puas dengan apa yang loe orang milikin skarang, mungkin bisa liat kutipan dibawah ini GBu.....&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b style=""&gt;&lt;span style="" lang="NL"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt; &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;b style=""&gt;&lt;span style="" lang="NL"&gt;Amsal 10:22 &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;   &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="" lang="NL"&gt;Berkat Tuhanlah yang menjadikan kaya, susah payah tidak akan menambahinya&lt;/span&gt;&lt;span style="" lang="NL"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;     &lt;span style="font-weight: bold;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt; &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;b style=""&gt;Pengkhotbah 5:11 &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;   &lt;p class="MsoNormal"&gt;Enak tidurnya orang yang bekerja, baik ia makan sedikit maupun banyak; tetapi kekenyangan orang kaya sekali-kali tidak membiarkan dia tidur.&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;   &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;b style=""&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;   &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;b style=""&gt;Pengkhotbah 5:12&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;   &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;st1:place st="on"&gt;&lt;st1:city st="on"&gt;&lt;span style=""&gt;Ada&lt;/span&gt;&lt;/st1:city&gt;&lt;/st1:place&gt;&lt;span style=""&gt; kemalangan yang menyedihkan kulihat di bawah matahari: kekayaan yang disimpan oleh pemiliknya menjadi kecelakaannya sendiri.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style=""&gt;&lt;b&gt; &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;   &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;b style=""&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;   &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;b style=""&gt;&lt;span style="" lang="NL"&gt;Matius 5:3 &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;   &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="" lang="NL"&gt;Berbahagialah orang yang miskin dihadapan Allah, karena merekalah yang empunya kerajaan Sorga.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="" lang="NL"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;   &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="" lang="NL"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;   &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;b style=""&gt;&lt;span style="" lang="FR"&gt;Mat 6:21 &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;   &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="" lang="FR"&gt;Karena di mana hartamu berada, di situ juga hatimu berada.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="" lang="FR"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;   &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="" lang="FR"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;   &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;b style=""&gt;&lt;span style="" lang="FR"&gt;Lukas 6:24&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;   &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="" lang="FR"&gt;Tetapi celakalah kamu, hai kamu yang kaya, karena dalam kekayaanmu kamu telah memperoleh penghiburanmu.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="" lang="FR"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;   &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;   &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;b style=""&gt;Lukas 18:25&lt;/b&gt; &lt;/p&gt;   &lt;p class="MsoNormal"&gt;Sebab lebih mudah seekor unta masuk melalui lobang jarum dari pada seorang kaya masuk ke dalam Kerajaan Allah.&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;   &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;   &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;b style=""&gt;Lukas 21:34 &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;   &lt;p class="MsoNormal"&gt;Jagalah dirimu, supaya hatimu jangan sarat oleh pesta pora dan kemabukan serta kepentingan-kepentingan duniawi dan supaya hari Tuhan jangan dengan tiba-tiba jatuh ke atas dirimu seperti suatu jerat.&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;   &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;   &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;b style=""&gt;1 Timotius 6:&lt;/b&gt;&lt;b style=""&gt;&lt;span style="" lang="NL"&gt;8 &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;   &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="" lang="NL"&gt;Asal ada makanan dan pakaian, cukuplah.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="" lang="NL"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;   &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="" lang="FR"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;   &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;b style=""&gt;&lt;span style="" lang="FR"&gt;Yakobus 5:1 &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;   &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="" lang="FR"&gt;Jadi sekarang hai kamu orang-orang kaya, menangislah dan merataplah atas sengsara yang akan menimpa kamu!&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;   &lt;span style="font-size:85%;"&gt;Kalo ada kata2x yang salah gw minta maaf yg sebesarnya-besarnya, karna emang topik ini rada-rada sensitif, cuma gw gak ada mksd untuk yg negarif, tujuan gw cuma buat 'ngebuka' pikiran sebagian orang yg mgkn masih mikir 'duniawi' yang sama kyk gw dulu..&lt;br /&gt;     Trus juga kalo ada yg mao nambahin, ngurangi, ato ngerubah kasi tau gw y, sapa tau gw ada yg klupaan, salah ketik, dsb... thx da baca ni smua.....&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt;      &lt;/span&gt;&lt;span style="font-style: italic;font-size:85%;" &gt;special thanx for novi, rudi, melvin n buat saksi2x yg laen, buat ayat2x diatas and bagi2x crita pengalaman yang da pernah loe orang share ke gw yg mgkn laen waktu gw bisa tulis lengkap di blog ini.. thx da ngebuka pikiran gw yg mgkn sempet salah krn gak tau arah hidup yg bener ntu kemana...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;==========================================================================&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7377975272380358092-6809227923132628993?l=limferdixaverius.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://limferdixaverius.blogspot.com/feeds/6809227923132628993/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=7377975272380358092&amp;postID=6809227923132628993' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7377975272380358092/posts/default/6809227923132628993'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7377975272380358092/posts/default/6809227923132628993'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://limferdixaverius.blogspot.com/2008/04/disini-gw-pengen-tulis-3-orang-yang_22.html' title=''/><author><name>Prepare for Glory</name><uri>http://www.blogger.com/profile/18190583836850142096</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7377975272380358092.post-2364031037624709577</id><published>2008-04-18T08:02:00.001-07:00</published><updated>2008-04-18T08:02:15.239-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Bisa Membaca ?'/><title type='text'></title><content type='html'>Hasil research sampingan dari Cambridge University!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Cara otak membaca&lt;br /&gt;Menuurt sbeauh penilitean di Cmabrigde Uinervtisy,&lt;br /&gt;tdaik mejnadi maslaah bgaimanaa urtaun hufur-hufur di dlaam sebauh kaat,&lt;br /&gt;ynag palngi pnteing adlaah leatk hruuf partema dan terkhair itu bnaer.&lt;br /&gt;Siasnya dpaat brantaaken saam skelai dan kmau maish dpaat mebmacanya tnpaa msaalah.&lt;br /&gt;Hal ini kerana oatk masunia tdaik mambeca seitap huurf msaing-msaing,&lt;br /&gt;tatepi kaat kesuleruhan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dapatkah anda mebmacanya &lt;img src="http://dhammacitta.org/forum/Smileys/ym/smiley.gif" alt="Smiley" border="0" /&gt;&lt;br /&gt;Manejkubakn naggk?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kalau tidak bisa membacanya, jangan dipikirin, cuwek aja!&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7377975272380358092-2364031037624709577?l=limferdixaverius.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://limferdixaverius.blogspot.com/feeds/2364031037624709577/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=7377975272380358092&amp;postID=2364031037624709577' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7377975272380358092/posts/default/2364031037624709577'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7377975272380358092/posts/default/2364031037624709577'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://limferdixaverius.blogspot.com/2008/04/hasil-research-sampingan-dari-cambridge.html' title=''/><author><name>Prepare for Glory</name><uri>http://www.blogger.com/profile/18190583836850142096</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7377975272380358092.post-6515497126037242429</id><published>2008-04-18T08:01:00.001-07:00</published><updated>2008-04-18T08:01:40.412-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Love You'/><title type='text'></title><content type='html'>love u in many languages&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;1&gt; English - I love you&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;2&gt; Afrikaans - Ek het jou lief&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;3&gt; Albanian - Te dua&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;4&gt; Arabic - Ana behibak (to male)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;5&gt; Arabic - Ana behibek (to female)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;6&gt; Armenian - Yes kez sirumen&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;7&gt; Bambara - M'bi fe&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;8&gt; Bangla - Aamee tuma ke bhalo aashi&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;9&gt; Belarusian - Ya tabe kahayu&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;10&gt; Bisaya - Nahigugma ako kanimo&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;11&gt; Bulgarian - Obicham te&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;12&gt; Cambodian - Soro lahn nhee ah&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;13&gt; Cantonese Chinese - Ngo oiy ney a&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;14&gt; Catalan - T'estimo&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;15&gt; Cheyenne - Ne mohotatse&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;16&gt; Chichewa - Ndimakukonda&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;17&gt; China - Wo ai ni&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;18&gt; Corsican - Ti tengu caru (to male)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;19&gt; Creol - Mi aime jou&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;20&gt; Croatian - Volim te&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;21&gt; Czech - Miluji te&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;22&gt; Danish - Jeg Elsker Dig&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;23&gt; Dutch - Ik hou van jou&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;24&gt; Esperanto - Mi amas vin&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;25&gt; Estonian - Ma armastan sind&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;26&gt; Ethiopian - Afgreki'&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;27&gt; Faroese - Eg elski teg&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;28&gt; Farsi - Doset daram&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;29&gt; Filipino - Mahal kita&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;30&gt; Finnish - Mina rakastan sinua&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;31&gt; French - Je t'aime, Je t'adore&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;32&gt; Gaelic - Ta gra agam ort&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;33&gt; Georgian - Mikvarhar&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;34&gt; German - Ich liebe dich&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;35&gt; Greek - S'agapo&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;36&gt; Gujarati - Hoo thunay prem karoo choo&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;37&gt; Hiligaynon - Palangga ko ikaw&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;38&gt; Hawaiian - Aloha wau ia oi&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;39&gt; Hebrew - Ani ohev otah (to female)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;40&gt; Hebrew - Ani ohev et otha (to male)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;41&gt; Hiligaynon - Guina higugma ko ikaw&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;42&gt; Hindi - Hum Tumhe Pyar Karte hae&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;43&gt; Hmong - Kuv hlub koj&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;44&gt; Hopi - Nu' umi unangwa'ta&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;45&gt; Hungarian - Szeretlek&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;46&gt; Icelandic - Eg elska tig&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;47&gt; Ilonggo - Palangga ko ikaw&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;48&gt; Indonesian - Saya cinta padamu&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;49&gt; Inuit - Negligevapse&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;50&gt; Irish - Taim i' ngra leat&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;51&gt; Italian - Ti amo&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;52&gt; Japanese - Ais**teru&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;53&gt; Kannada - Naanu ninna preetisuttene&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;54&gt; Kapampangan - Kaluguran daka&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;55&gt; Kiswahili - Nakupenda&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;56&gt; Konkani - Tu magel moga cho&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;57&gt; Korean - Sarang Heyo&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;58&gt; Latin - Te amo&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;59&gt; Latvian - Es tevi miilu&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;60&gt; Lebanese - Bahibak&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;61&gt; Lithuanian - Tave myliu&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;62&gt; Malay - Saya cintakan mu / Aku cinta padamu&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;63&gt; Malayalam - Njan Ninne Premikunnu&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;64&gt; Mandarin Chinese - Wo ai ni&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;65&gt; Marathi - Me tula prem karto&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;66&gt; Mohawk - Kanbhik&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;67&gt; Moroccan - Ana moajaba bik&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;68&gt; Nahuatl - Ni mits neki&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;69&gt; Navaho - Ayor anosh'ni&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;70&gt; Norwegian - Jeg Elsker Deg&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;71&gt; Pandacan - Syota na kita!!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;72&gt; Pangasinan - Inaru Taka&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;73&gt; Papiamento - Mi ta stimabo&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;74&gt; Persian - Doo-set daaram&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;75&gt; Pig Latin - Iay ovlay ouyay&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;76&gt; Polish - Kocham Ciebie&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;77&gt; Portuguese - Eu te amo&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;78&gt; Romanian - Te ubesk&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;79&gt; Russian - Ya tebya liubliu&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;80&gt; Scot Gaelic - Tha gra\dh agam ort&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;81&gt; Serbian - Volim te&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;82&gt; Setswana - Ke a go rata&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;83&gt; Sign Language - ,\,,/ (represents position of fingers when signing 'I Love You')&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;84&gt; Sindhi - Maa tokhe pyar kendo ahyan&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;85&gt; Sioux - Techihhila&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;86&gt; Slovak - Lu`bim ta&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;87&gt; Slovenian - Ljubim te&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;88&gt; Spanish - Te quiero / Te amo&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;89&gt; Swahili - Ninapenda wewe&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;90&gt; Swedish - Jag alskar dig&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;91&gt; Swiss-German - Ich lieb Di&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;92&gt; Tagalog - Mahal kita&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;93&gt; Taiwanese - Wa ga ei li&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;94&gt; Tahitian - Ua Here Vau Ia Oe&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;95&gt; Tamil - Nan unnai kathalikaraen&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;96&gt; Telugu - Nenu ninnu premistunnanu&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;97&gt; Thai - Chan rak khun (to male)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;98&gt; Thai - Phom rak khun (to female)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;99&gt; Turkish - Seni Seviyorum&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;100&gt; Ukrainian - Ya tebe kahayu&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;101&gt; Urdu - mai aap say pyaar karta hoo&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;102&gt; Vietnamese - Anh ye^u em (to female)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;103&gt; Vietnamese - Em ye^u anh (to male)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;104&gt; Welsh - 'Rwy'n dy garu&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;105&gt; Yiddish - Ikh hob dikh&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;106&gt; Yoruba - Mo ni fe&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Nb : ada yg mau nambahin? ^_^&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7377975272380358092-6515497126037242429?l=limferdixaverius.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://limferdixaverius.blogspot.com/feeds/6515497126037242429/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=7377975272380358092&amp;postID=6515497126037242429' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7377975272380358092/posts/default/6515497126037242429'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7377975272380358092/posts/default/6515497126037242429'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://limferdixaverius.blogspot.com/2008/04/love-u-in-many-languages-1-english-i.html' title=''/><author><name>Prepare for Glory</name><uri>http://www.blogger.com/profile/18190583836850142096</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7377975272380358092.post-4055841642559241117</id><published>2008-04-18T08:00:00.001-07:00</published><updated>2008-04-18T08:00:13.043-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Mengubah Pola Pikir'/><title type='text'></title><content type='html'>Sekelompok wisatawan tertahan di suatu tempat asing di luar kota. Mereka hanya menemukan bahan makanan yang kedaluwarsa. Karena lapar, mereka terpaksa menyantapnya, meskipun sebelumnya dicobakan dulu kepada seekor anjing yang ternyata menikmatinya dan tak terlihat efek sampingnya. Keesokan harinya, ketika mendengar anjing itu mati, semua orang menjadi cemas. Banyak yang mulai muntah dan mengeluh badannya panas atau terserang diare. Seorang dokter dipanggil untuk merawat para penderita keracunan makanan. Kemudian sang dokter mulai mencari sebab-musabab kematian si anjing yang dijadikan hewan percobaan tersebut. Ketika dilacak, eh ternyata anjing itu sudah mati karena terlindas mobil.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Apa yang menarik dari cerita di atas?&lt;br /&gt;Ternyata kita bereaksi menurut apa yang kita pikirkan,&lt;br /&gt;bukan berdasarkan kenyataan itu sendiri.We see the world as we are, not as it is.&lt;br /&gt;Akar segala sesuatu adalah cara kita melihat.&lt;br /&gt;Cara kita melihat mempengaruhi apa yang kita lakukan,&lt;br /&gt;dan apa yang kita lakukan mempengaruhi apa yang kita dapatkan.&lt;br /&gt;Ini disebut sebagai model See-Do-Get.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;+++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Perubahan yang mendasar baru akan terjadi ketika ada perubahan cara melihat. Ada cerita menarik mengenai sepasang suami-istri yang telah bercerai.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Suatu hari, Astri, nama wanita ini, datang ke kantor Roy, mantan suaminya. Saat itu Roy sedang melayani seorang pelanggan. Melihat Astri menunggu dengan gelisah, pimpinan kantor menghampirinya dan mengajaknya berbincang-bincang. Si Bos berkata, "Saya begitu senang, suami Anda bekerja untuk saya. Dia seorang yang sangat berarti dalam perusahaan kami, begitu penuh perhatian dan baik budinya". Astri terperangah mendengar pujian si bos, tapi ia tak berkomentar apa-apa. Roy ternyata mendengar komentar si bos. Setelah Astri pergi, ia menjelaskan kepada bosnya, "Kami tak hidup bersama lagi sejak 6 bulan lalu, dan sekarang dia hanya datang menemui saya bila ia membutuhkan tambahan uang untuk putra kami." Beberapa minggu kemudian telepon berbunyi untuk Roy. Ia mengangkatnya dan berkata, "Baiklah Ma, kita akan melihat rumah itu bersama setelah jam kerja." Setelah itu ia menghampiri bosnya dan berkata, "Astri dan saya telah memutuskan memulai lagi perkawinan kami. Dia mulai melihat saya secara berbeda tak lama setelah Bapak berbicara padanya tempo hari."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bayangkan, perubahan drastis terjadi semata-mata karena perubahan dalam cara melihat. Awalnya, Astri mungkin melihat suaminya sebagai seorang yang menyebalkan, tapi ternyata di mata orang lain Roy sungguh menyenangkan. Astrilah yang mengajak rujuk, dan mereka kembali menikmati rumah tangga yang jauh lebih indah dari sebelumnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Segala sesuatu yang kita lakukan berakar dari cara kita melihat masalah. Karena itu, bila ingin mengubah kehidupan kita, kita perlu melakukan revolusi cara berpikir. Stephen Covey pernah mengatakan: "Kalau Anda menginginkan perubahan kecil dalam hidup, garaplah perilaku Anda, tapi bila Anda menginginkan perubahan-perubahan yang besar dan mendasar, garaplah paradigma Anda."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Covey benar, perubahan tidak selalu dimulai dari cara kita melihat (See). Ia bisa juga dimulai dari perilaku kita (Do). Namun, efeknya sangat berbeda.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;+++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ini contoh sederhana. Seorang anak bernama Alisa yang berusia empat tahun selalu menolak kalau diberi minyak ikan. Padahal, itu diperlukan untuk meningkatkan perkembangan otak dan daya tahan tubuhnya. Betapapun dibujuk, ia tetap menolak. Dengan maksud baik, kadang-kadang ia dipaksa menelan minyak ikan. Ia menangis dan meronta-ronta. Usaha tersebut memang berhasil memaksanya, tapi ini bukan win-win solution. Si orang tua menang, ia kalah. Ini pendekatan yang dimulai dengan Do. Maka ditemukanlah cara lain yaitu dengan mengubah paradigma Alisa. Si orang tua tahu Alisa sangat suka sirup, karena itu minyak ikan tersebut di aduk dengan air dalam gelas. Ternyata, ia sangat gembira dan menikmati "sirup" minyak ikan itu. Bahkan, sekarang ia tak mau mandi sebelum minum "sirup" tersebut.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Contoh sederhana ini menggambarkan proses perubahan yang bersifat inside-out (dari dalam ke luar). Perubahan ini bersifat sukarela dan datang dari Alisa sendiri. Jadi, tidak ada keterpaksaan. Inilah perubahan yang diawali dengan See. Perubahan yang dimulai dengan Do, bersifat sebaliknya, yaitu outside-in. Perubahan seperti ini sering disertai penolakan.&lt;br /&gt;Jangankan dengan bawahan, dengan anak kecil seperti Alisa saja, hal ini sudah bermasalah. Pendekatan hukum bersifat outside-in dan dimulai dengan Do. Orang tidak korupsi karena takut akan hukumannya, bukan karena kesadaran. Pada dasarnya orang tersebut belum berubah, karena itu ia masih mencari celah-celah yang dapat dimanfaatkannya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pendekatan SDM berusaha mengubah cara berpikir orang.&lt;br /&gt;Akar Korupsi sebenarnya adalah pada cara orang melihat.&lt;br /&gt;Selama jabatan dilihat sebagai kesempatan menumpuk kekayaan, bukannya sebagai sesuatu yang harus dipertanggungjawabkan, selama itu pula korupsi tak akan pernah hilang.&lt;br /&gt;Inilah pendekatan inside-out. Memang jauh lebih sulit, tetapi efek yang dihasilkannya jauh lebih mendasar. Cara kita melihat masalah sesungguhnya adalah masalah itu sendiri.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Karena itu, untuk mengubah kehidupan, yang perlu Anda lakukan cuma satu: Ubahlah cara Anda melihat masalah. Mulailah melihat atasan yang otoriter, bawahan yang tak kooperatif, pelanggan yang cerewet dan pasangan yang mau menang sendiri sebagai tantangan dan rahmat yang terselubung. Orang-orang ini sangat berjasa bagi Anda karena dapat membuat Anda lebih kompeten, lebih profesional, lebih arif dan lebih sabar.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saya menyukai apa yang dikatakan John Gray, pengarang buku Men Are from Mars and Women Are from Venus. Gray melihat masalah dan kesulitan dengan cara yang berbeda. Ujarnya, "Semua kesulitan sesungguhnya merupakan kesempatan bagi jiwa kita untuk tumbuh."&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7377975272380358092-4055841642559241117?l=limferdixaverius.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://limferdixaverius.blogspot.com/feeds/4055841642559241117/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=7377975272380358092&amp;postID=4055841642559241117' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7377975272380358092/posts/default/4055841642559241117'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7377975272380358092/posts/default/4055841642559241117'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://limferdixaverius.blogspot.com/2008/04/sekelompok-wisatawan-tertahan-di-suatu.html' title=''/><author><name>Prepare for Glory</name><uri>http://www.blogger.com/profile/18190583836850142096</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7377975272380358092.post-4226296307778186652</id><published>2008-04-18T07:58:00.002-07:00</published><updated>2008-04-18T07:59:17.093-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Dari Kota mana ?'/><title type='text'></title><content type='html'>Ada seorang kakek yang sering duduk di bangku dekat suatu pom bensin, dan suka memberi salam kepada orang-orang yang lewat. Suatu hari, cucu perempuannya turut menemani di samping kakeknya.Lalu, datang orang asing (dari luar kota) sedang mencari informasi ingin bertempat tinggal di daerah ini. Orang asing mendekati dan bertanya pada kakek, "Bagaimana keadaan di kota ini?" Kakek tua itu balik bertanya, "Anda datang dari kota mana?".&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Orang asing itu menjawab, "Saya tinggal di tempat yang mana orang-orangnya suka mengritik orang dan tetangga pun suka ngobrol tak keruan. Pokoknya daerah itu sangat tidak baik, aku ingin sekali meninggalkan tempat itu." Kakek yang duduk di kursi berkata pada orang asing itu, "Aku beritahukan Anda sebetulnya di sini juga hampir sama."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tidak lama kemudian, datang sebuah mobil yang berisi penuh orang sekeluarga berhenti di depan kakek dan cucunya yang sedang duduk. Seorang ibu membawa dua anak kecil turun dan bertanya, "Di mana letak toilet?" Suami ibu tadi juga ikut turun dari mobil, dan bertanya pada kakek: "Baikkah kota ini?"&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kakek tua itu kembali bertanya, "Bagaimana daerah tempat tinggal Anda?". Bapak itu berkata, "Kota yang saya tempati sangat baik, tetangga-tetangga bersifat baik, suka saling membantu, suka memberi salam, saya juga tidak ingin berpisah dengan daerah itu." Kakek tua melihat bapak itu dan tersenyum, "Sebetulnya di sini juga hampir sama." Mereka balik ke mobil dan berterima kasih pada kakek lalu pergi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jawaban sang kakek yang mendua, tentu saja membuat cucunya terheran-heran. "Kek, mengapa kepada orang yang pertama itu kakek bilang tempat ini sangat jelek, sebaliknya kakek memberi tahu orang yang kedua itu bahwa tempat ini sangat baik?" Kakek dengan sabar menjelaskan, "Walau kamu pindah ke mana pun, kamu akan tetap membawa sifatnya diri sendiri, tempat itu baik atau tidak, ini semua tergantung diri sendiri."&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7377975272380358092-4226296307778186652?l=limferdixaverius.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://limferdixaverius.blogspot.com/feeds/4226296307778186652/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=7377975272380358092&amp;postID=4226296307778186652' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7377975272380358092/posts/default/4226296307778186652'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7377975272380358092/posts/default/4226296307778186652'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://limferdixaverius.blogspot.com/2008/04/ada-seorang-kakek-yang-sering-duduk-di.html' title=''/><author><name>Prepare for Glory</name><uri>http://www.blogger.com/profile/18190583836850142096</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7377975272380358092.post-8583644136722422152</id><published>2008-04-18T07:58:00.001-07:00</published><updated>2008-04-18T07:58:31.412-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Ayam dan Bebek'/><title type='text'></title><content type='html'>Berikut ini adalah cerita kegemaran guru saya, Ajahn Chah dari Thailand timur laut.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sepasang pengantin baru tengah berjalan bergandengan tangan di sebuah hutan pada suatu malam musim panas yang indah, seusai makan malam. Mereka sedang menikmati kebersamaan yang menakjubkan tatkala mereka mendengar suara di kejauhan: "Kuek! Kuek!"&lt;br /&gt;"Dengar," kata si istri, "Itu pasti suara ayam."&lt;br /&gt;"Bukan, bukan. Itu suara bebek," kata si suami.&lt;br /&gt;"Nggak, aku yakin itu ayam," si istri bersikeras.&lt;br /&gt;"Mustahil. Suara ayam itu 'kukuruyuuuk!', bebek itu 'kuek! kuek!' Itu bebek, Sayang," kata si suami dengan disertai gejala-gejala awal kejengkelan.&lt;br /&gt;"Kuek! Kuek!" terdengar lagi.&lt;br /&gt;"Nah, tuh! Itu suara bebek," kata si suami.&lt;br /&gt;"Bukan, Sayang. Itu ayam. Aku yakin betul," tandas si istri, sembari menghentakkan kaki.&lt;br /&gt;"Dengar ya! Itu a… da… lah… be… bek, B-E-B-E-K. Bebek! Mengerti?" si suami berkata dengan gusar.&lt;br /&gt;"Tapi itu ayam," masih saja si istri bersikeras.&lt;br /&gt;"Itu jelas-jelas bue… bek, kamu… kamu…."&lt;br /&gt;Terdengar lagi suara, "Kuek! Kuek!" sebelum si suami mengatakan sesuatu yang sebaiknya tak dikatakannya.&lt;br /&gt;Si istri sudah hampir menangis, "Tapi itu ayam…."&lt;br /&gt;Si suami melihat air mata yang mengambang di pelupuk mata istrinya, dan akhirnya, ingat kenapa dia menikahinya. Wajahnya melembut dan katanya dengan mesra, "Maafkan aku, Sayang. Kurasa kamu benar. Itu memang suara ayam kok."&lt;br /&gt;"Terima kasih, Sayang," kata si istri sambil menggenggam tangan suaminya.&lt;br /&gt;"Kuek! Kuek!" terdengar lagi suara di hutan, mengiringi mereka berjalan bersama dalam cinta.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Maksud dari cerita bahwa si suami akhirnya sadar adalah: siapa sih yang peduli itu ayam atau bebek? Yang lebih penting adalah keharmonisan mereka, yang membuat mereka dapat menikmati kebersamaan pada malam yang indah itu. Berapa banyak pernikahan yang hancur hanya gara-gara persoalan sepele? Berapa banyak perceraian terjadi karena hal-hal "ayam atau bebek"?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ketika kita memahami cerita tersebut, kita akan ingat apa yang menjadi prioritas kita. Pernikahan jauh lebih penting ketimbang mencari siapa yang benar tentang apakah itu ayam atau bebek. Lagi pula, betapa sering kita merasa yakin, amat sangat mantap, mutlak bahwa kita benar, namun belakangan ternyata kita salah? Lho, siapa tahu? Mungkin saja itu adalah ayam yang direkayasa genetik sehingga bersuara seperti bebek!&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;Diceritakan pada acara Dhammatalk oleh Ven Ajahn Brahm di Vihara Ekayana, Minggu 19 Februari 2006 pk. 10.00-11.00.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7377975272380358092-8583644136722422152?l=limferdixaverius.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://limferdixaverius.blogspot.com/feeds/8583644136722422152/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=7377975272380358092&amp;postID=8583644136722422152' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7377975272380358092/posts/default/8583644136722422152'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7377975272380358092/posts/default/8583644136722422152'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://limferdixaverius.blogspot.com/2008/04/berikut-ini-adalah-cerita-kegemaran.html' title=''/><author><name>Prepare for Glory</name><uri>http://www.blogger.com/profile/18190583836850142096</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7377975272380358092.post-5779318819647389728</id><published>2008-04-18T07:56:00.001-07:00</published><updated>2008-04-18T07:56:59.126-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Memberi Teladan'/><title type='text'></title><content type='html'>Suatu kali ada sepasang suami istri yang hidup serumah dengan ayah sang suami. Orang tua ini sangat merepotkan karena berperangai buruk dan tak henti-hentinya mengeluh. Akhirnya pasangan tersebut memutuskan untuk mengenyahkannya. Sang suami memasukkan ayahnya ke dalam keranjang yang dipanggul di bahunya. Ketika ia sedang bersiap-siap meninggalkan rumah, anak laki-lakinya yang baru berusia delapan tahun muncul dan bertanya, “Ayah, kakek mau dibawa kemana?”. Sang ayah menjawab bahwa ia bermaksud membawa kakek ke gunung agar ia bisa belajar hidup sendiri. Anak itu terdiam menyaksikan ayahnya berlalu, tiba-tiba ia berteriak, “Ayah, jangan lupa membawa pulang keranjangnya!”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ayahnya merasa aneh, sehingga ia berhenti dan bertanya,”Mengapa?”. Anak itu menjawab, “Aku memerlukannya untuk membawa ayah nanti kalau ayah sudah tua.” Orang itu segera membawa kembali ayahnya dan sejak saat itu mereka merawat orang tua itu dengan penuh perhatian dan memenuhi segala kebutuhannya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jika kita menginginkan anak-anak kita untuk memahami arti cinta kasih, rasa berterima kasih, dan kesabaran, kita sendiri harus menjalankannya. Orang tua harus berhati-hati jika mereka ingin berbuat sesuatu di hadapan anak-anak mereka. (Ven. Sri Dhammananda, dalam buku Be Happy, hal 130)&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7377975272380358092-5779318819647389728?l=limferdixaverius.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://limferdixaverius.blogspot.com/feeds/5779318819647389728/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=7377975272380358092&amp;postID=5779318819647389728' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7377975272380358092/posts/default/5779318819647389728'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7377975272380358092/posts/default/5779318819647389728'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://limferdixaverius.blogspot.com/2008/04/suatu-kali-ada-sepasang-suami-istri.html' title=''/><author><name>Prepare for Glory</name><uri>http://www.blogger.com/profile/18190583836850142096</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7377975272380358092.post-6842681953718221700</id><published>2008-04-18T07:54:00.002-07:00</published><updated>2008-04-18T07:55:16.043-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Bersyukurlah'/><title type='text'></title><content type='html'>Seusai sebuah acara pernikahan di Singapura beberapa tahun yang lalu, sang ayah mertua memanggil menantu barunya ke pojok untuk memberinya nasihat tentang bagaimana agar pernikahannya awet dan bahagia. "Kamu mungkin sangat mencintai anak saya", katanya kepada si pemuda. "Ya, memang!", jawab si pemuda. "Dan kamu mungkin berpikir dialah wanita paling menyenangkan di dunia," sambung si mertua."Dia begitu sempurna dalam segala hal," si menantu mengiyakan. "Itulah yang kau rasakan sewaktu baru menikah," kata si mertua. "Namun setelah beberapa tahun, kamu mulai melihat beberapa kekurangan anak saya. Saat kamu mulai menyadarinya, saya ingin kamu ingat ini: kalau dia tidak mempunyai kekurangan-kekurangan tersebut, menantuku, dia mungkin sudah menikah dengan orang lain yang jauh lebih baik daripadamu!"&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jadi kita harus selalu berterima kasih dan bersyukur atas kekurangan-kekurangan pasangan kita, karena kalau saja mereka tidak memiliki kekurangan-kekurangan tersebut sejak awal, mereka akan menikah dengan orang lain yang jauh lebih baik daripada kita.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7377975272380358092-6842681953718221700?l=limferdixaverius.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://limferdixaverius.blogspot.com/feeds/6842681953718221700/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=7377975272380358092&amp;postID=6842681953718221700' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7377975272380358092/posts/default/6842681953718221700'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7377975272380358092/posts/default/6842681953718221700'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://limferdixaverius.blogspot.com/2008/04/seusai-sebuah-acara-pernikahan-di.html' title=''/><author><name>Prepare for Glory</name><uri>http://www.blogger.com/profile/18190583836850142096</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7377975272380358092.post-8702853973950218763</id><published>2008-04-18T07:54:00.001-07:00</published><updated>2008-04-18T07:54:55.410-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Aku Kaya ?'/><title type='text'></title><content type='html'>Suatu hari, ayah dari suatu keluarga yang sangat sejahtera membawa anaknya bepergian ke suatu negara yang sebagian besar penduduknya hidup dari hasil pertanian, dengan maksud untuk menunjukkan bagaimana kehidupan orang-orang yang miskin. Mereka menghabiskan waktu berhari-hari di sebuah tanah pertanian milik keluarga yang terlihat sangat miskin.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sepulang dari perjalanan tersebut, sang ayah bertanya kepada anaknya,"Bagaimana perjalanan tadi?". "Sungguh luar biasa, Pa." "Kamu lihat kan bagaimana kehidupan mereka yang miskin?" tanya sang ayah. "Iya, Pa," jawabnya. "Jadi, apa yang dapat kamu pelajari dari perjalanan ini?" tanya ayahnya lagi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Si anak menjawab, "Saya melihat kanyataan bahwa kita mempunyai seekor anjing sedangkan mereka memiliki empat ekor. Kita punya sebuah kolam yang panjangnya hanya sampai ke tengah-tengah taman, sedangkan mereka memiliki sungai kecil yang tak terhingga panjangnya. Kita memasang lampu taman yang dibeli dari luar negeri dan mereka memiliki bintang-bintang di langit untuk menerangi taman mereka. Beranda rumah kita begitu lebar mencapai halaman depan dan milik mereka seluas horison. Kita tinggal dan hidup di tanah yang sempit sedangkan mereka mempunyai tanah sejauh mata memandang. Kita memiliki pelayan yang melayani setiap kebutuhan kita tetapi mereka melayani diri mereka sendiri. Kita membeli makanan yang akan kita makan, tetapi mereka menanam sendiri. Kita mempunyai dinding indah yang melindungi diri kita dan mereka memiliki teman-teman untuk menjaga kehidupan mereka."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dengan cerita tersebut, sang ayah tidak dapat berkata apa-apa. Kemudian si anak menambahkan,"Terima kasih, Pa, akhirnya aku tahu betapa miskinnya diri kita."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Terlalu sering kita melupakan apa yang kita miliki dan hanya berkonsentrasi terhadap apa yang tidak kita miliki. Kadang kekurangan yang dimiliki seseorang merupakan anugerah bagi orang lain. Semua berdasar pada perspektif setiap pribadi. Hargailah apa yang telah kita peroleh dan berusahalah mencari arti dari hidup yang singkat ini.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7377975272380358092-8702853973950218763?l=limferdixaverius.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://limferdixaverius.blogspot.com/feeds/8702853973950218763/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=7377975272380358092&amp;postID=8702853973950218763' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7377975272380358092/posts/default/8702853973950218763'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7377975272380358092/posts/default/8702853973950218763'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://limferdixaverius.blogspot.com/2008/04/suatu-hari-ayah-dari-suatu-keluarga.html' title=''/><author><name>Prepare for Glory</name><uri>http://www.blogger.com/profile/18190583836850142096</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7377975272380358092.post-1245337866667009131</id><published>2008-04-18T07:52:00.001-07:00</published><updated>2008-04-18T07:52:41.690-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Formasi Angsa'/><title type='text'></title><content type='html'>Sebuah renungan bagi kita semua:&lt;br /&gt;Kalau anda tinggal di negara empat musim, maka pada musim gugur akan terlihat rombongan angsa terbang ke arah selatan untuk menghindari musim dingin. Angsa-angsa tersebut terbang dengan formasi berbentuk huruf "V". Kita akan melihat beberapa fakta ilmiah tentang mengapa rombongan angsa tersebut terbang dengan formasi "V".&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Fakta: Saat setiap burung mengepakkan sayapnya, hal itu memberikan "daya dukung" bagi burung yang terbang tepat di belakangnya. Ini terjadi karena burung yang terbang di belakang tidak perlu bersusah-payah untuk menembus 'dinding udara' di depannya. Dengan terbang dalam formasi "V", seluruh kawanan dapat menempuh jarak terbang 71% lebih jauh daripada kalau setiap burung terbang sendirian.&lt;br /&gt;Pelajaran: Orang-orang yang bergerak dalam arah dan tujuan yang sama serta saling membagi dalam komunitas mereka dapat mencapai tujuan mereka dengan lebih cepat dan lebih mudah. Ini terjadi karena mereka menjalaninya dengan saling mendorong dan mendukung satu dengan yang lain.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Fakta: Kalau seekor angsa terbang keluar dari formasi rombongan, ia akan merasa berat dan sulit untuk terbang sendirian. Dengan cepat ia akan kembali ke dalam formasi untuk mengambil keuntungan dari daya dukung yang diberikan burung di depannya.&lt;br /&gt;Pelajaran: Kalau kita memiliki cukup logika umum seperti seekor angsa, kita akan tinggal dalam formasi dengan mereka yang berjalan di depan. Kita akan mau menerima bantuan dan memberikan bantuan kepada yang lainnya. Lebih sulit untuk melakukan sesuatu seorang diri daripada melakukannya bersama-sama.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Fakta: Ketika angsa pemimpin yang terbang di depan menjadi lelah, ia terbang memutar ke belakang formasi, dan angsa lain akan terbang menggantikan posisinya.&lt;br /&gt;Pelajaran: Adalah masuk akal untuk melakukan tugas-tugas yang sulit dan penuh tuntutan secara bergantian dan memimpin secara bersama. Seperti halnya angsa, manusia saling bergantung satu dengan lainnya dalam hal kemampuan, kapasitas dan memiliki keunikan dalam karunia, talenta atau sumber daya lainnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Fakta: Angsa-angsa yang terbang dalam formasi ini mengeluarkan suara riuh rendah dari belakang untuk memberikan semangat kepada angsa yang terbang di depan sehingga kecepatan terbang dapat dijaga.&lt;br /&gt;Pelajaran: Kita harus memastikan bahwa suara kita akan memberikan kekuatan. Dalam kelompok yang saling menguatkan, hasil yang dicapai menjadi lebih besar. Kekuatan yang mendukung (berdiri dalam satu hati atau nilai-nilai utama dan saling menguatkan) adalah kualitas suara yang kita cari. Kita harus memastikan bahwa suara kita akan menguatkan dan bukan melemahkan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Fakta: Ketika seekor angsa menjadi sakit, terluka, atau ditembak jatuh, dua angsa lain akan ikut keluar dari formasi bersama angsa tersebut dan mengikutinya terbang turun untuk membantu dan melindungi. Mereka tinggal dengan angsa yang jatuh itu sampai ia mati atau dapat terbang lagi. Setelah itu mereka akan terbang dengan kekuatan mereka sendiri atau dengan membentuk formasi lain untuk mengejar rombongan mereka.&lt;br /&gt;Pelajaran: Kalau kita punya perasaan, setidaknya seperti seekor angsa, kita akan tinggal bersama sahabat dan sesama kita dalam saat-saat sulit mereka, sama seperti ketika segalanya baik.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7377975272380358092-1245337866667009131?l=limferdixaverius.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://limferdixaverius.blogspot.com/feeds/1245337866667009131/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=7377975272380358092&amp;postID=1245337866667009131' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7377975272380358092/posts/default/1245337866667009131'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7377975272380358092/posts/default/1245337866667009131'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://limferdixaverius.blogspot.com/2008/04/sebuah-renungan-bagi-kita-semua-kalau.html' title=''/><author><name>Prepare for Glory</name><uri>http://www.blogger.com/profile/18190583836850142096</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7377975272380358092.post-812219104647610090</id><published>2008-04-18T07:51:00.002-07:00</published><updated>2008-04-18T07:52:12.052-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Gunakan Pinjamanmu'/><title type='text'></title><content type='html'>Bayangkan ada sebuah bank yang memberi anda pinjaman uang sejumlah Rp. 86.400,- setiap paginya. Semua uang itu harus anda gunakan. Pada malam hari, bank akan menghapus sisa uang yang tidak anda gunakan selama sehari. Coba tebak, apa yang akan anda lakukan? Tentu saja, menghabiskan semua uang pinjaman itu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Setiap dari kita memiliki bank semacam itu; bernama WAKTU. Setiap pagi, ia akan memberi anda 86.400 detik. Pada malam harinya ia akan menghapus sisa waktu yang tidak anda gunakan untuk tujuan baik. Karena ia tidak memberikan sisa waktunya pada anda. Ia juga tidak memberikan waktu tambahan. Setiap hari ia akan membuka satu rekening baru untuk anda. Setiap malam ia akan menghanguskan yang tersisa. Jika anda tidak menggunakannya maka kerugian akan menimpa anda. Anda tidak bisa menariknya kembali. Juga, anda tidak bisa meminta "uang muka" untuk keesokan hari. Anda harus hidup di dalam simpanan hari ini. Maka dari itu, investasikanlah untuk kesehatan, kebahagiaan dan kesuksesan anda.&lt;br /&gt;Jam terus berdetak. Gunakan waktu anda sebaik-baiknya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Agar tahu pentingnya waktu SETAHUN, tanyakan pada murid yang gagal kelas.&lt;br /&gt;Agar tahu pentingnya waktu SEBULAN, tanyakan pada ibu yang melahirkan bayi prematur.&lt;br /&gt;Agar tahu pentingnya waktu SEMINGGU, tanyakan pada editor majalah mingguan.&lt;br /&gt;Agar tahu pentingnya waktu SEJAM, tanyakan pada kekasih yang menunggu untuk bertemu.&lt;br /&gt;Agar tahu pentingnya waktu SEMENIT, tanyakan pada orang yang ketinggalan pesawat terbang.&lt;br /&gt;Agar tahu pentingnya waktu SEDETIK, tanyakan pada orang yang baru saja terhindar dari kecelakaan.&lt;br /&gt;Agar tahu pentingnya waktu SEMILIDETIK, tanyakan pada peraih medali perak Olimpiade.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Renungan:Hargailah setiap waktu yang anda miliki.&lt;br /&gt;Dan ingatlah waktu tidaklah menunggu siapa-siapa.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7377975272380358092-812219104647610090?l=limferdixaverius.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://limferdixaverius.blogspot.com/feeds/812219104647610090/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=7377975272380358092&amp;postID=812219104647610090' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7377975272380358092/posts/default/812219104647610090'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7377975272380358092/posts/default/812219104647610090'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://limferdixaverius.blogspot.com/2008/04/bayangkan-ada-sebuah-bank-yang-memberi.html' title=''/><author><name>Prepare for Glory</name><uri>http://www.blogger.com/profile/18190583836850142096</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7377975272380358092.post-6686185930173811430</id><published>2008-04-18T07:51:00.001-07:00</published><updated>2008-04-18T07:51:29.797-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Hakekat Hidup'/><title type='text'></title><content type='html'>Salah seorang guru besar filsafat Cina pernah menjelaskan makna hidup duniawi dalam bentuk cerita pendek pada seorang murid kesayangannya. Kisah ini terjadi di sebuah desa di Cina.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pada suatu pagi, salah seorang penduduk terbangun oleh ketukan pada pintu rumahnya. Pemilik rumah itu kemudian membuka pintu dan melihat seorang wanita cantik berdiri di depan pintu. Ia tak percaya dengan penglihatannya. Wanita itu adalah wanita paling cantik yang pernah dilihatnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Setelah tersadar dari keterpesonaannya, ia menanyakan keperluan wanita cantik itu. Wanita itu tersenyum manis kepadanya dan berkata dengan suara yang merdu, "Aku adalah Dewi Terang. Siapapun yang menyambut kedatanganku di rumahnya akan mendapat karunia berupa kesehatan, kekayaan, dan kebahagiaan. Aku juga akan melenyapkan semua penyakit yang telah membuat begitu banyak orang menderita."Pemilik rumah nyaris tidak percaya akan keberuntungannya itu. Ia segera mempersilahkan tamunya masuk ke dalam rumahnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kehadiran sang puteri yang cantik jelita itu membuat si pemilik rumah bergembira hati, sehingga waktu terasa begitu cepat berlalu. Dari fajar sampai tengah hari, semuanya berlalu dengan cepat. Dan sesaat kemudian sang malam pun tak terasa telah tiba.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saat matahari telah tenggelam, terdengarlah ketukan pintu yang sangat keras. Pada awalnya, ia tak mempedulikannya. Tetapi suara ketukan itu makin lama makin keras saja. Ketika akhirnya ia membuka pintu, untuk kedua kalinya dalam hari itu juga ia tak mempercayai penglihatannya. Tetapi kali ini yang dilihatnya bukanlah wanita yang sangat cantik, melainkan satu sosok yang menakutkan. Satu sosok paling menakutkan yang pernah dilihatnya. Sesosok tubuh wanita tua bongkok yang sangat buruk, dengan pakaian compang-camping yang nyaris tak mampu menutupi tubuh tuanya yang sudah rapuh, tampak terlihat dengan jelas meskipun dalam keadaan malam yang telah gelap gulita.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sebelum ia sempat bertanya, wanita tua itu telah berkata dengan suara yang serak dan dalam, "Aku adalah Dewi Gelap. Siapapun yang menyambut kedatanganku di rumahnya akan mendapat penderitaan berupa kemalangan dan ketidakberuntungan. Akulah pembawa penyakit dan kematian pada banyak orang. Dan, sekarang kau harus membiarkanku masuk ke dalam rumahmu." Sehabis berkata, Dewi Gelap berusaha menerjang masuk. Pemilik rumah segera menutup pintu dan menahan sekuat-kuatnya dengan segenap tubuhnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mendengar adanya keributan, Dewi Terang segera keluar. Mengetahui apa yang terjadi, Dewi Terang berkata pada pemilik rumah. "Aku dan Dewi Gelap adalah dua bersaudara. Kami selalu berjalan bersama-sama. Dalam semua perjalanan, aku selalu mendahuluinya. Dan, seperti halnya bayangan, dia selalu mengikuti tidak jauh di belakangku. Siapapun yang menerimaku, maka orang itu juga harus memberikan perlakuan yang sama pada saudaraku ini." Demikianlah guru filsafat itu mengakhiri ceritanya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hakekat hidup harus dipahami. Dalam kehidupan ini kita harus mampu dan mau menerima hal yang baik ataupun buruk. Terimalah keberuntungan dan hal-hal yang baik dengan kerendahan hati; hadapilah ketidakberuntungan dan hal-hal yang buruk dengan ketegaran hati.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;-----------------------------------------------------------------------------------------------------------------&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Remember matters of the past as they would become helpful tutors in the future.&lt;br /&gt;Ingatlah segala hal yang terjadi di masa lalu, karena hal tersebut dapat menjadi guru kita di masa mendatang.&lt;br /&gt;(The New Books : The Errors of the Late Qin Dinasty)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Untuk tampil seperti orang kaya, kita bisa menjadi miskin.”&lt;br /&gt;(Lady Marguerite Blessington)&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7377975272380358092-6686185930173811430?l=limferdixaverius.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://limferdixaverius.blogspot.com/feeds/6686185930173811430/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=7377975272380358092&amp;postID=6686185930173811430' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7377975272380358092/posts/default/6686185930173811430'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7377975272380358092/posts/default/6686185930173811430'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://limferdixaverius.blogspot.com/2008/04/salah-seorang-guru-besar-filsafat-cina.html' title=''/><author><name>Prepare for Glory</name><uri>http://www.blogger.com/profile/18190583836850142096</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7377975272380358092.post-2764760923092146543</id><published>2008-04-18T07:49:00.003-07:00</published><updated>2008-04-18T07:49:58.619-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Memberi dan Bahagia'/><title type='text'></title><content type='html'>Kisah ini bercerita tentang seorang wanita cantik bergaun mahal yang mengeluh kepada psikiaternya bahwa dia merasa seluruh hidupnya hampa tak berarti. Maka si psikiater memanggil seorang wanita tua penyapu lantai dan berkata kepada si wanita kaya," Saya akan menyuruh Mary di sini untuk menceritakan kepada anda bagaimana dia menemukan kebahagiaan. Saya ingin anda mendengarnya."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Si wanita tua meletakkan gagang sapunya dan duduk di kursi dan menceritakan kisahnya:&lt;br /&gt;"OK, suamiku meninggal akibat malaria dan tiga bulan kemudian anak tunggalku tewas akibat kecelakaan. Aku tidak punya siapa-siapa. aku kehilangan segalanya. Aku tidak bisa tidur, tidak bisa makan, aku tidak pernah tersenyum kepada siapapun, bahkan aku berpikir untuk mengakhiri hidupku. Sampai suatu sore seekor anak kucing mengikutiku pulang. Sejenak aku merasa kasihan melihatnya. Cuaca dingin di luar, jadi aku memutuskan membiarkan anak kucing itu masuk ke rumah. Aku memberikannya susu dan dia minum sampai habis. Lalu si anak kucing itu bermanja-manja di kakiku dan untuk pertama kalinya aku tersenyum. Sesaat kemudian aku berpikir jikalau membantu seekor anak kucing saja bisa membuat aku tersenyum, maka mungkin melakukan sesuatu bagi orang lain akan membuatku bahagia. Maka di kemudian hari aku membawa beberapa biskuit untuk diberikan kepada tetangga yang terbaring sakit di tempat tidur. Tiap hari aku mencoba melakukan sesuatu yang baik kepada setiap orang. Hal itu membuat aku bahagia tatkala melihat orang lain bahagia. Hari ini, aku tak tahu apa ada orang yang bisa tidur dan makan lebih baik dariku. Aku telah menemukan kebahagiaan dengan memberi."&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7377975272380358092-2764760923092146543?l=limferdixaverius.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://limferdixaverius.blogspot.com/feeds/2764760923092146543/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=7377975272380358092&amp;postID=2764760923092146543' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7377975272380358092/posts/default/2764760923092146543'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7377975272380358092/posts/default/2764760923092146543'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://limferdixaverius.blogspot.com/2008/04/kisah-ini-bercerita-tentang-seorang.html' title=''/><author><name>Prepare for Glory</name><uri>http://www.blogger.com/profile/18190583836850142096</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7377975272380358092.post-6192801063770578445</id><published>2008-04-18T07:49:00.001-07:00</published><updated>2008-04-18T07:49:30.068-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Damai'/><title type='text'></title><content type='html'>Ada dua orang biarawan yang sudah hidup bersama selama empat puluh tahun dan mereka tidak pernah bertengkar. Satu kali pun belum pernah.&lt;br /&gt;Suatu hari, seorang dari mereka berkata, "Tidakkah kau berpikir bahwa inilah saatnya kita bertengkar, paling tidak sekali saja?". Biarawan yang lainnya menyahut, "Bagus kalau begitu! Mari kita mulai! Apa yang harus kita pertengkarkan?".&lt;br /&gt;"Bagaimana kalau sepotong roti ini?" kata biarawan pertama.&lt;br /&gt;"Baiklah, marilah kita bertengkar karena roti ini. Terus bagaimana kita melakukannya?" tanya biarawan yang kedua.&lt;br /&gt;Biarawan pertama lalu berkata, "Roti ini punyaku. Ini milikku semua."&lt;br /&gt;Biarawan yang kedua menjawab, "Kalau begitu, ambil saja."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kedamaian tidak perlu dihancurkan oleh sebuah pertengkaran atau perdebatan. Hanya "aku"-lah yang menghancurkan kedamaian.&lt;br /&gt;"Ini milikku, dan aku tidak ingin berbagi dengan orang lain."&lt;br /&gt;Ketika Anda mempunyai sikap terlekat dan egois seperti itu, hati Anda lambat laun akan semakin menjadi keras. Inilah musuh utama kedamaian: sebuah hati yang terlekat, keras, dan egois.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dikutip dari : Walk on Water&lt;br /&gt;Karya : Anthony De Mello&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7377975272380358092-6192801063770578445?l=limferdixaverius.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://limferdixaverius.blogspot.com/feeds/6192801063770578445/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=7377975272380358092&amp;postID=6192801063770578445' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7377975272380358092/posts/default/6192801063770578445'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7377975272380358092/posts/default/6192801063770578445'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://limferdixaverius.blogspot.com/2008/04/ada-dua-orang-biarawan-yang-sudah-hidup.html' title=''/><author><name>Prepare for Glory</name><uri>http://www.blogger.com/profile/18190583836850142096</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7377975272380358092.post-5851632717945627302</id><published>2008-04-18T07:48:00.003-07:00</published><updated>2008-04-18T07:48:53.634-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Paku dan Luka'/><title type='text'></title><content type='html'>Seorang ayah memberi anaknya yang bertabiat buruk sekantung penuh paku. Ia menyuruh anaknya memaku satu batang paku di pagar pekarangan setiap kali dia kehilangan kesabarannya, berselisih paham dengan orang lain atau melakukan hal-hal buruk lainnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hari pertama dia memaku 37 batang di pagar. Pada minggu-minggu berikutnya dia belajar untuk menahan diri, dan jumlah paku yang dipakainya berkurang dari hari ke hari. Dia mendapatkan bahwa lebih gampang menahan diri daripada memaku di pagar. Akhirnya tiba hari ketika dia tidak perlu lagi memaku sebatang paku pun dan dengan gembira disampaikannya hal itu kepada ayahnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ayahnya kemudian menyuruhnya mencabut sebatang paku dari pagar setiap hari bila dia berhasil menahan diri/bersabar. Hari-hari berlalu dan akhirnya tiba harinya dia bisa menyampaikan kepada ayahnya bahwa semua paku sudah tercabut dari pagar. Kemudian, sang ayah membawanya ke pagar dan berkata: "Anakku, kamu sudah berlaku baik, tetapi coba lihat betapa banyak lubang yang ada di pagar." Pagar ini tidak akan kembali seperti semula. Kalau kamu berbuat jahat pada orang lain, hal itu selalu meninggalkan luka seperti itu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kau bisa menusukkan pisau di punggung orang dan mencabutnya kembali, tetapi akan meninggalkan luka. Tak peduli berapa kali kau meminta maaf atau menyesal, lukanya tetap tertinggal. Luka melalui ucapan sama perihnya seperti luka fisik. Kawan-kawan adalah perhiasan yang langka. Mereka membuatmu tertawa dan memberimu semangat. Mereka bersedia mendengarkan jika itu yang kau perlukan, mereka menunjang dan membuka hatimu. Selalu memikirkan orang lain sebelum diri sendiri*, jangan mendendam ataupun menyimpan luka didalam hatimu atas perlakuan orang lain terhadapmu.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7377975272380358092-5851632717945627302?l=limferdixaverius.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://limferdixaverius.blogspot.com/feeds/5851632717945627302/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=7377975272380358092&amp;postID=5851632717945627302' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7377975272380358092/posts/default/5851632717945627302'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7377975272380358092/posts/default/5851632717945627302'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://limferdixaverius.blogspot.com/2008/04/seorang-ayah-memberi-anaknya-yang.html' title=''/><author><name>Prepare for Glory</name><uri>http://www.blogger.com/profile/18190583836850142096</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7377975272380358092.post-4758619961231122205</id><published>2008-04-18T07:48:00.001-07:00</published><updated>2008-04-18T07:48:29.056-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Lukisan Kedamaian'/><title type='text'></title><content type='html'>Seorang Raja mengadakan sayembara dan akan memberi hadiah yang melimpah kepada siapa saja yang bisa melukis tentang kedamaian. Ada banyak seniman dan pelukis berusaha keras untuk memenangkan lomba tersebut. Sang Raja berkeliling melihat-lihat hasil karya mereka. Hanya ada dua buah lukisan yang benar-benar paling disukainya. Tapi, sang Raja harus memilih satu di antara keduanya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Lukisan pertama menggambarkan sebuah telaga yang tenang. Permukaan telaga itu bagaikan cermin sempurna yang memantulkan kedamaian gunung-gunung yang menjulang mengitarinya. Di atasnya terpampang langit biru dengan awan putih berarak-arak. Semua yang memandang lukisan ini akan berpendapat, inilah lukisan terbaik mengenai kedamaian.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Lukisan kedua menggambarkan pegunungan juga. Namun tampak kasar dan gundul. Di atasnya terlukis langit yang gelap dan merah menandakan turunnya hujan badai. Sedangkan tampak kilat menyambar-nyambar liar. Di sisi gunung ada air terjun deras yang berbuih-buih. Sama sekali tidak menampakkan ketenangan dan kedamaian. Tapi, sang Raja melihat sesuatu yang menarik. Di balik air terjun itu tumbuh semak-semak kecil di atas sela-sela batu. Di dalam semak-semak itu seekor induk Pipit meletakkan sarangnya. Jadi, di tengah-tengah riuh-rendahnya air terjun, seekor induk Pipit sedang mengerami telurnya dengan damai. Benar-benar damai.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Lukisan manakah yang memenangkan lomba?&lt;br /&gt;Sang Raja memilih lukisan nomor dua.&lt;br /&gt;Tahukah anda mengapa?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;-"Karena "-, jawab sang Raja, "-kedamaian bukan berarti anda harus berada di tempat yang tanpa keributan, kesulitan atau pekerjaan yang keras dan sibuk. Kedamaian adalah hati yang tenang dan damai, meski anda berada di tengah-tengah keributan luar biasa. Kedamaian hati adalah kedamaian sejati".&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Semoga semua makhluk memperoleh kedamaian sejati di hati masing-masing. "Adalah suatu kebahagiaan untuk membuat orang bahagia, betapapun keadaan diri kita sendiri, Kesedihan yang dibagi kepada orang lain membuat kesedihan kita tinggal separuhnya, Namun kebahagiaan yang dibagi, menjadi berlipat ganda".&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7377975272380358092-4758619961231122205?l=limferdixaverius.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://limferdixaverius.blogspot.com/feeds/4758619961231122205/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=7377975272380358092&amp;postID=4758619961231122205' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7377975272380358092/posts/default/4758619961231122205'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7377975272380358092/posts/default/4758619961231122205'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://limferdixaverius.blogspot.com/2008/04/seorang-raja-mengadakan-sayembara-dan.html' title=''/><author><name>Prepare for Glory</name><uri>http://www.blogger.com/profile/18190583836850142096</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7377975272380358092.post-4877093925095509309</id><published>2008-04-18T07:46:00.000-07:00</published><updated>2008-04-18T07:47:17.073-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Tentukan Prioritas-mu'/><title type='text'></title><content type='html'>Suatu hari, seorang ahli 'Managemen Waktu' berbicara di depan sekelompok mahasiswa bisnis, dan ia memakai ilustrasi yg tidak akan dengan mudah dilupakan oleh para siswanya.&lt;br /&gt;Ketika dia berdiri dihadapan siswanya dia berkata: "Baiklah, sekarang waktunya kuis".&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kemudian dia mengeluarkan toples berukuran galon yg bermulut cukup lebar, dan meletakkannya di atas meja. Lalu ia juga mengeluarkan sekitar selusin batu berukuran segenggam tangan dan meletakkan dengan hati-hati batu-batu itu kedalam toples.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ketika batu itu memenuhi toples sampai ke ujung atas dan tidak ada batu lagi yg muat untuk masuk ke dalamnya, dia bertanya: "Apakah toples ini sudah penuh?"&lt;br /&gt;Semua siswanya serentak menjawab, "Sudah!"&lt;br /&gt;Kemudian dia berkata, " Benarkah?”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dia lalu meraih dari bawah meja sekeranjang kerikil. Lalu dia memasukkan kerikil-kerikil itu ke dalam toples sambil sedikit mengguncang-guncangkannya, sehingga kerikil itu mendapat tempat diantara celah-celah batu-batu itu. Lalu ia bertanya kepada siswanya sekali lagi: "Apakah toples ini sudah penuh?"&lt;br /&gt;Kali ini para siswanya hanya tertegun,&lt;br /&gt;"Mungkin belum!", salah satu dari siswanya menjawab.&lt;br /&gt;" Bagus!" jawabnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kembali dia meraih kebawah meja dan mengeluarkan sekeranjang pasir. Dia mulai memasukkan pasir itu ke dalam toples, dan pasir itu dengan mudah langsung memenuhi ruang-ruang kosong di antara kerikil dan bebatuan.&lt;br /&gt;Sekali lagi dia bertanya, "Apakah toples ini sudah penuh?".&lt;br /&gt;"Belum!" serentak para siswanya menjawab.&lt;br /&gt;Sekali lagi dia berkata, "Bagus!"&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Lalu ia mengambil sebotol air dan mulai menyiramkan air ke dalam toples, sampai toples itu terisi penuh hingga ke ujung atas. Lalu si Ahli Manajemen Waktu ini memandang kepada para siswanya dan bertanya: "Apakah maksud dari ilustrasi ini?".&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Seorang siswanya yg antusias langsung menjawab, "Maksudnya, betapapun penuhnya jadwalmu, jika kamu berusaha kamu masih dapat menyisipkan jadwal lain ke dalamnya!"&lt;br /&gt;"Bukan!", jawab si ahli, "Bukan itu maksudnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sebenarnya ilustrasi ini mengajarkan kita bahwa :&lt;br /&gt;JIKA BUKAN BATU BESAR YANG PERTAMA KALI KAMU MASUKKAN,&lt;br /&gt;MAKA KAMU TIDAK AKAN PERNAH DAPAT MEMASUKKAN BATU BESAR ITU KE DALAM TOPLES TERSEBUT.&lt;br /&gt;Apakah BATU-BATU BESAR dalam hidupmu?&lt;br /&gt;Mungkin anak-anakmu, suami/istrimu, orang-orang yg kamu sayangi, persahabatanmu, kesehatanmu, mimpi-mimpimu, keyakinan mu.&lt;br /&gt;Hal-hal yg kamu anggap PALING BERHARGA dalam hidupmu!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ingatlah untuk selalu meletakkan BATU-BATU BESAR tersebut sebagai yg PERTAMA, atau kamu tidak akan pernah punya waktu untuk memperhatikannya.&lt;br /&gt;Jika kamu mendahulukan hal-hal yang kecil dalam prioritas waktumu, maka kamu hanya memenuhi hidupmu dengan hal-hal yang kecil, kamu tidak akan punya waktu untuk melakukan hal yang besar dan berharga dalam hidupmu".&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7377975272380358092-4877093925095509309?l=limferdixaverius.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://limferdixaverius.blogspot.com/feeds/4877093925095509309/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=7377975272380358092&amp;postID=4877093925095509309' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7377975272380358092/posts/default/4877093925095509309'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7377975272380358092/posts/default/4877093925095509309'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://limferdixaverius.blogspot.com/2008/04/suatu-hari-seorang-ahli-managemen-waktu.html' title=''/><author><name>Prepare for Glory</name><uri>http://www.blogger.com/profile/18190583836850142096</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7377975272380358092.post-7174774853206835888</id><published>2008-04-18T07:42:00.000-07:00</published><updated>2008-04-18T07:43:07.093-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Kepiting Marah'/><title type='text'></title><content type='html'>Beberapa tahun yang lalu, saat saya pulang ke kampung halaman, teman saya disana mengajak saya memancing Kepiting. Bagaimana cara memancing Kepiting?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kami menggunakan sebatang bambu, mengikatkan tali ke batang bambu itu, di ujung lain tali itu kami mengikat sebuah batu kecil. Lalu kami mengayun bambu agar batu di ujung tali terayun menuju Kepiting yang kami incar, kami mengganggu Kepiting itu dengan batu, menyentak dan menyentak agar Kepiting marah, dan kalau itu berhasil maka Kepiting itu akan 'menggigit' tali atau batu itu dengan geram, capitnya akan mencengkeram batu atau tali dengan kuat sehingga kami leluasa mengangkat bambu dengan ujung tali berisi seekor Kepiting gemuk yang sedang marah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kami tinggal mengayun perlahan bambu agar ujung talinya menuju sebuah wajan besar yang sudah kami isi dengan air mendidih karena di bawah wajan itu ada sebuah kompor dengan api yang sedang menyala. Kami celupkan Kepiting yang sedang murka itu ke dalam wajan tersebut, seketika Kepiting melepaskan gigitan dan tubuhnya menjadi merah, tak lama kemudian kami bisa menikmati Kepiting Rebus yang sangat lezat. Kepiting itu menjadi korban santapan kami karena kemarahannya, karena kegeramannya atas gangguan yang kami lakukan melalui sebatang bambu, seutas tali dan sebuah batu kecil.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kita sering sekali melihat banyak orang jatuh dalam kesulitan, menghadapi masalah, kehilangan peluang, kehilangan jabatan, bahkan kehilangan segalanya karena: MARAH. Jadi kalau anda menghadapi gangguan, baik itu batu kecil atau batu besar, hadapilah dengan bijak, redam kemarahan sebisa mungkin, lakukan penundaan dua tiga detik dengan menarik napas panjang, kalau perlu pergilah ke kamar kecil, cuci muka atau basuhlah tangan dengan air dingin, agar murka anda mereda dan anda terlepas dari ancaman wajan panas yang bisa menghancurkan masa depan anda.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ingatlah : Bahwa hari esok yang akan anda hadapi ditentukan dari sikap anda hari ini.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7377975272380358092-7174774853206835888?l=limferdixaverius.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://limferdixaverius.blogspot.com/feeds/7174774853206835888/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=7377975272380358092&amp;postID=7174774853206835888' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7377975272380358092/posts/default/7174774853206835888'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7377975272380358092/posts/default/7174774853206835888'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://limferdixaverius.blogspot.com/2008/04/beberapa-tahun-yang-lalu-saat-saya.html' title=''/><author><name>Prepare for Glory</name><uri>http://www.blogger.com/profile/18190583836850142096</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7377975272380358092.post-5470427793359065210</id><published>2008-04-18T07:41:00.002-07:00</published><updated>2008-04-18T07:42:03.753-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Elang dan Kalkun'/><title type='text'></title><content type='html'>Konon di satu saat yang telah lama berlalu, Elang dan Kalkun adalah burung yang menjadi teman yang baik. Dimanapun mereka berada, kedua teman selalu pergi bersama-sama. Tidak aneh bagi manusia untuk melihat Elang dan Kalkun terbang bersebelahan melintasi udara bebas.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Satu hari ketika mereka terbang, Kalkun berbicara pada Elang: "Mari kita turun dan mendapatkan sesuatu untuk dimakan. Perut saya sudah keroncongan nih!". Elang membalas: "Kedengarannya ide yang bagus". Jadi kedua burung melayang turun ke bumi, melihat beberapa binatang lain sedang makan dan memutuskan bergabung dengan mereka. Mereka mendarat dekat dengan seekor Sapi. Sapi ini tengah sibuk makan jagung, namun sewaktu memperhatikan bahwa ada Elang dan Kalkun sedang berdiri dekat dengannya, Sapi berkata: "Selamat datang, silakan cicipi jagung manis ini".&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ajakan ini membuat kedua burung ini terkejut. Mereka tidak biasa jika ada binatang lain berbagi soalmakanan mereka dengan mudahnya. Elang bertanya: "Mengapa kamu bersedia membagikan jagung milikmu bagi kami?". Sapi menjawab: "Oh, kami punya banyak makanan disini. Tuan Petani memberikan bagi kami apapun yang kami inginkan". Dengan undangan itu, Elang dan Kalkun menjadi terkejut dan menelan ludah. Sebelum selesai, Kalkun menanyakan lebih jauh tentang Tuan Petani. Sapi menjawab: "Yah, dia menumbuhkan sendiri semua makanan kami. Kami sama sekali tidak perlu bekerja untuk makanan".&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kalkun tambah bingung: "Maksud kamu, Tuan Petani itu memberikan padamu semua yang ingin kamu makan?". Sapi menjawab: "Tepat sekali!. Tidak hanya itu, dia juga memberikan pada kami tempat untuk tinggal." Elang dan Kalkun menjadi syok berat!. Mereka belum pernah mendengar hal seperti ini. Mereka selalu harus mencari makanan dan bekerja untuk mencari naungan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ketika datang waktunya untuk meninggalkan tempat itu, Kalkun dan Elang mulai berdiskusi lagi tentang situasi ini. Kalkun berkata pada Elang: "Mungkin kita harus tinggal di sini. Kita bisa mendapatkan semua makanan yang kita inginkan tanpa perlu bekerja. Dan gudang yang disana cocok dijadikan sarang seperti yang telah pernah bangun. Di samping itu saya telah lelah bila harus selalu bekerja untuk dapat hidup."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Elang juga goyah dengan pengalaman ini: "Saya tidak tahu tentang semua ini. Kedengarannya terlalu baik untuk diterima. Saya menemukan semua ini sulit untuk dipercaya bahwa ada pihak yang mendapat sesuatu tanpa imbalan. Disamping itu saya lebih suka terbang tinggi dan bebas mengarungi langit luas. Dan bekerja untuk menyediakan makanan dan tempat bernaung tidaklah terlalu buruk. Pada kenyataannya, saya menemukan hal itu sebagai tantangan menarik".&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Akhirnya, Kalkun memikirkan semuanya dan memutuskan untuk menetap di mana ada makanan gratis dan juga naungan. Namun Elang memutuskan bahwa ia amat mencintai kemerdekaannya dibanding menyerahkannya begitu saja. Ia menikmati tantangan rutin yang membuatnya hidup. Jadi setelah mengucapkan selamat berpisah untuk teman lamanya Si Kalkun, Elang menetapkan penerbangan untuk petualangan baru yang ia tidak ketahui bagaimana kedepannya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Semuanya berjalan baik bagi Si Kalkun. Dia makan semua yang ia inginkan. Dia tidak pernah bekerja. Dia bertumbuh menjadi burung gemuk dan malas. Namun lalu suatu hari dia mendengar istri Tuan Petani menyebutkan bahwa Hari raya Thanksgiving akan datang beberapa hari lagi dan alangkah indahnya jika ada hidangan Kalkun panggang untuk makan malam. Mendengar hal itu, Si Kalkun memutuskan sudah waktunya untuk minggat dari pertanian itu dan bergabung kembali dengan teman baiknya, si Elang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Namun ketika dia berusaha untuk terbang, dia menemukan bahwa ia telah tumbuh terlalu gemuk dan malas. Bukannya dapat terbang, dia justru hanya bisa mengepak-ngepakkan sayapnya. Akhirnya di Hari Thanksgiving keluarga Tuan Petani duduk bersama menghadapi panggang daging Kalkun besar yang sedap.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ketika anda menyerah pada tantangan hidup dalam pencarian keamanan, anda mungkin sedang menyerahkan kemerdekaan anda…&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7377975272380358092-5470427793359065210?l=limferdixaverius.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://limferdixaverius.blogspot.com/feeds/5470427793359065210/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=7377975272380358092&amp;postID=5470427793359065210' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7377975272380358092/posts/default/5470427793359065210'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7377975272380358092/posts/default/5470427793359065210'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://limferdixaverius.blogspot.com/2008/04/konon-di-satu-saat-yang-telah-lama.html' title=''/><author><name>Prepare for Glory</name><uri>http://www.blogger.com/profile/18190583836850142096</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7377975272380358092.post-877965111689486937</id><published>2008-04-18T07:41:00.001-07:00</published><updated>2008-04-18T07:41:38.630-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Menghargai Perbedaan'/><title type='text'></title><content type='html'>Pada suatu waktu, ada seorang mahaguru yang ingin mengambil break dari kehidupannya sehari-hari sebagai akademisi. Akhirnya dia memutuskan untuk pergi ke sebuah pantai dan meminta seorang nelayan untuk membawanya pergi melaut sampai ke horizon.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Seperempat perjalanan, mahaguru tersebut bertanya, "Wahai nelayan, apakah Anda mengenal ilmu geografi?". Sang nelayan menjawab, "Ilmu geografi yang saya ketahui adalah kalau di laut sudah mulai sering ombak pasang, maka musim hujan segera akan tiba."&lt;br /&gt;"Nelayan bodoh!", kata mahaguru tersebut. "Tahukah kamu bahwa dengan tidak menguasai ilmu geografi kamu sudah kehilangan seperempat kehidupanmu."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Seperempat perjalanan berikutnya, mahaguru tersebut bertanya pada nelayan apakah dia mempelajari ilmu biologi dan sains?. Sang nelayan menjawab bahwa ilmu biologi yang dia kenal hanyalah mengetahui jenis ikan apa saja yang dapat dimakan. Mahaguru itu berkata, "Nelayan bodoh, dengan tidak menguasai sains kamu sudah kehilangan seperempat kehidupanmu."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Selanjutnya mahaguru tersebut bertanya apakah nelayan tersebut mempelajari matematika?. Sang nelayan menjawab bahwa matematika yang dia ketahui hanyalah bagaimana cara menimbang hasil tangkapannya, menghitung biaya yang sudah dikeluarkannya, dan menjual hasil tangkapannya agar dapat menghasilkan keuntungan secukupnya. Lagi-lagi mahaguru tersebut mengatakan betapa bodohnya sang nelayan dan dia sudah kehilangan lagi seperempat kehidupannya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kemudian, di perjalanan setelah jauh dari pantai dan mendekati horizon, mahaguru tersebut bertanya, "Apa artinya awan hitam yang menggantung di langit?". Sang nelayan menjawab, "Topan badai akan segera datang, dan akan membuat lautan menjadi sangat berbahaya."&lt;br /&gt;"Apakah bapak bisa berenang?", tanya sang nelayan. Ternyata sang mahaguru tersebut tidak bisa berenang. Sang nelayan kemudian berkata, "Saya boleh saja kehilangan tiga-perempat kehidupan saya dengan tidak mempelajari tiga subyek yang tadi diutarakan oleh mahaguru, tetapi mahaguru akan kehilangan seluruh kehidupan yang dimiliki." Kemudian nelayan tersebut meloncat dari perahu dan berenang ke pantai sedangkan mahaguru tersebut tenggelam.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Demikian juga dalam kehidupan kita, baik dalam pekerjaan ataupun pergaulan sehari-hari. Kadang-kadang kita meremehkan teman, anak buah ataupun sesama rekan kerja. Kalimat "tahu apa kamu" atau "si anu tidak tahu apa-apa " mungkin secara tidak sadar sering kita ungkapkan ketika sedang membahas sebuah permasalahan. Padahal, ada kalanya orang lain lebih mengetahui dan mempunyai kemampuan spesifik yang dapat mengatasi masalah yang timbul.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Seorang operator color mixing di pabrik tekstil atau cat mungkin lebih mengetahui hal-hal yang bersifat teknis daripada atasannya. Intinya, orang yang menggeluti bidangnya sehari-hari bisa dibilang memahami secara detail apa yang dia kerjakan dibandingkan orang 'luar' yang hanya tahu 'kulitnya' saja. Mengenai kondisi dan kompetisi yang terjadi di pasar, pengetahuan seorang marketing manager mungkin akan kalah dibandingkan dengan seorang sales person atau orang yang bergerak langsung di lapangan. Atau sebaliknya, kita sering menganggap remeh orang baru. Kita menganggap orang baru tersebut tidak mengetahui secara mendalam mengenai bisnis yang kita geluti. Padahal, orang baru tersebut mungkin saja membawa ide-ide baru yang dapat memberikan terobosan untuk kemajuan perusahaan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sayangnya, kadang kita dibutakan oleh ego, pengalaman, pangkat dan jabatan kita sehingga mungkin akan menganggap remeh orang lain yang pengalaman, posisi atau pendidikannya di bawah kita. Kita jarang bertanya pada bawahan kita.Atau pun kalau bertanya, hanya sekedar basa-basi, pendapat dan masukannya sering dianggap sebagai angin lalu. Padahal, dalam aktivitas suatu organisasi, perusahaan maupun keluarga, kita membutuhkan dukungan kemampuan orang lain untuk mencapai tujuan organisasi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Keberhasilan kita secara individual dalam organisasi ditentukan oleh keberhasilan organisasi dalam mencapai tujuan organisasi, sedangkan keberhasilan organisasi ditentukan oleh keberhasilan sinergi antara kemampuan diri kita sendiri dan kemampuan orang lain.&lt;br /&gt;Dalam sebuah organisasi, begitu sebuah masalah muncul ke permukaan, kita tidak bisa mengatasinya dengan hanya mengandalkan kemampuan yang kita miliki. Kita harus mensinergikan kemampuan kita dengan orang lain. Sehingga bila perahu kita tenggelam, kita masih akan ditolong oleh orang lain yang kita hargai kemampuannya. Tidak seperti mahaguru yang akhirnya ditinggalkan di perahu yang sedang dilanda topan badai dan dibiarkan mati tenggelam karena tidak menghargai kemampuan nelayan yang membawanya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Yang jadi pertanyaan kita sekarang, apakah kita masih suka bertingkah laku seperti sang mahaguru? Bila ya, seberapa sering?&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7377975272380358092-877965111689486937?l=limferdixaverius.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://limferdixaverius.blogspot.com/feeds/877965111689486937/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=7377975272380358092&amp;postID=877965111689486937' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7377975272380358092/posts/default/877965111689486937'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7377975272380358092/posts/default/877965111689486937'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://limferdixaverius.blogspot.com/2008/04/pada-suatu-waktu-ada-seorang-mahaguru.html' title=''/><author><name>Prepare for Glory</name><uri>http://www.blogger.com/profile/18190583836850142096</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7377975272380358092.post-4227892490719531201</id><published>2008-04-18T07:38:00.002-07:00</published><updated>2008-04-18T07:39:39.264-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Berbuat Baiklah'/><title type='text'></title><content type='html'>Dani adalah seorang pemuda yang sangat ramah, ia juga ringan tangan dalam arti suka menolong orang lain yang sedang kesusahan, baik diminta maupun tidak. Tidak peduli masalah besar atau kecil, selama orang lain membutuhkan, ia pasti akan membantu sepenuh hati.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Suatu ketika, Dani pergi ke sebuah perusahaan untuk melamar pekerjaan, saat menunggu interview di kantor itu, kebetulan melihat seorang pekerja pada perusahaan tersebut sedang memindahkan setumpuk dokumen ke tempat lain, dikarenakan nalurinya yang merasa senang membantu orang, Dani segera berdiri membantunya membukakan pintu, pekerja itu merasa sangat berterima kasih dan tersenyum kepada Dani, menyatakan terima kasih.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ternyata hasil dari interview menunjukkan Dani tidak diterima karena tinggi badannya tidak mencukupi. Sudah pasti dari wajahnya ia terlihat kecewa, ketika akan pergi meninggalkan kantor tersebut, pekerja tadi yang memindahkan dokumen memanggilnya, setelah menanyakan keadaan yang sebenarnya, menyuruhnya menunggu sebentar, kemudian ia berjalan menuju ke ruang direktur.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tidak lama kemudian, pekerja itu keluar dari ruang direktur, dan dengan wajah berseri berkata kepada Dani: "Anda dipanggil direktur." Dani merasa bingung, tidak tahu rencana apa yang tersembunyi di dalam benak orang ini. Direktur memberi salam pada Dani dengan sangat antusias dan berkata: "Selamat, setelah melalui pertimbangan kembali, kami memutuskan menerimamu!"&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Belakangan, Dani baru tahu, pekerja itu adalah sekretaris direktur, waktu itu sedang menuju ke ruang arsip memindahkan dokumen, namun keluar-masuk beberapa kali, puluhan pelamar yang sedang menunggu di tempat itu, semuanya hanya memandangnya membuka dan menutup pintu dengan sukarnya, sampai-sampai tidak ada yang berinisiatif untuk bangkit berdiri membantunya. Hanya Dani yang datangnya paling akhir melihat keadaan yang demikian segera membantunya. Maka, begitu sekretaris melaporkan kepada direktur keadaan yang sebenarnya, direktur dengan cepat merasa sangat terkesan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sekarang ini merupakan sebuah zaman yang berdasarkan kemampuan dan persyaratan ketat untuk meraih sesuap nasi, namun ketekunan, budi pekerti yang baik untuk membantu orang lain dengan senang hati semuanya tidak boleh diabaikan sampai kapan pun. Di luar dugaan, dalam hal ini Dani telah melakukan sebuah pekerjaan yang baik, telah membuktikan pepatah: "Tidak boleh menganggap remeh hal yang sepele, pengorbanan pasti ada hikmahnya (balasan)."&lt;br /&gt;Sebuah hal, mungkin karena membantu tanpa disengaja, mungkin hanya karena jasa bantuan, namun siapa tahu dapat memberi Anda sebuah keberuntungan hidup.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7377975272380358092-4227892490719531201?l=limferdixaverius.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://limferdixaverius.blogspot.com/feeds/4227892490719531201/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=7377975272380358092&amp;postID=4227892490719531201' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7377975272380358092/posts/default/4227892490719531201'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7377975272380358092/posts/default/4227892490719531201'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://limferdixaverius.blogspot.com/2008/04/dani-adalah-seorang-pemuda-yang-sangat.html' title=''/><author><name>Prepare for Glory</name><uri>http://www.blogger.com/profile/18190583836850142096</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7377975272380358092.post-6622373372180846889</id><published>2008-04-18T07:38:00.001-07:00</published><updated>2008-04-18T07:38:27.140-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Sendok Kuah'/><title type='text'></title><content type='html'>John mengundang ibunya makan malam di apartemennya. Sewaktu makan, ibunya selalu memperhatikan betapa cantiknya teman seapartemen anaknya, John.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sang ibu malah sudah lama memendam kecurigaan adanya hubungan istimewa antara John dan teman seapartemennya. Oleh sebab itu menambah keinginantahuan sang ibu tentang hubungan anaknya itu. Hingga malam hari, sang ibu memperhatikan bagaimana kedua insan itu berinteraksi sang ibu mulai ber-tanya2 dalam hatinya, ada apa di balik hubungan John dan temannya itu yang tidak kasat mata. Membaca pikiran sang ibu, John berkata,"Saya tahu apa yang ada dalam pikiran ibu, tetapi saya jamin, Julie dan saya hanyalah TEMAN BIASA saja."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Satu minggu kemudian, Julie mengatakan pada John, "Sejak ibumu datang makan malam, saya tidak dapat lagi Menemukan sendok perak kuah itu. Kau tidak akan mengira Ibumu membawanya bukan." John berkata,"Aku meragukan hal itu, tetapi untuk memastikannya Aku akan menulis surat padanya.”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Lalu John menulis suratnya sebagai berikut :&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ibu yang tercinta, Saya tidak mengatakan ibu "mengambil" sendok kuah dari apartemenku, Dan saya juga tidak mengatakan ibu "tidak mengambil" sendok kuah itu. Tetapi faktanya adalah bahwa sendok kuah itu raib, sejak ibu datang makan malam di sini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Beberapa hari kemudian, John menerima surat dari ibunya yang berbunyi:&lt;br /&gt;Puteraku sayang. Ibu tidak mengatakan kau "tidur" dengan Julie, dan ibu juga tidak mengatakan kau "tidak tidur" dengannya. Tetapi faktanya adalah bila Julie tidur di tempat tidurnya sendiri, dia akan menemukan sendok kuah itu.&lt;br /&gt;Ibumu tercinta.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7377975272380358092-6622373372180846889?l=limferdixaverius.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://limferdixaverius.blogspot.com/feeds/6622373372180846889/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=7377975272380358092&amp;postID=6622373372180846889' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7377975272380358092/posts/default/6622373372180846889'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7377975272380358092/posts/default/6622373372180846889'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://limferdixaverius.blogspot.com/2008/04/john-mengundang-ibunya-makan-malam-di.html' title=''/><author><name>Prepare for Glory</name><uri>http://www.blogger.com/profile/18190583836850142096</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7377975272380358092.post-4325624787855415032</id><published>2008-04-18T07:36:00.003-07:00</published><updated>2008-04-18T07:36:59.590-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='S-H-M-I-L-Y'/><title type='text'></title><content type='html'>Kakek dan nenekku sudah lebih dari setengah abad menikah, namun tetap memainkan permainan istimewa itu sejak mereka bertemu pertama kali. Tujuan pemainan mereka adalah menulis kata "shmily" di tempat yang secara tak terduga akan ditemukan oleh yang lain.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mereka bergantian menulis "shmily" di mana saja di dalam rumah. Begitu yang lain menemukannya, maka yang menemukan sekali lagi mendapat giliran menulis kata itu di tempat tersembunyi. Dengan jari mereka menorehkan "shmily" di dalam wadah gula atau wadah tepung, untuk ditemukan oleh siapapun yang mendapat giliran menyiapkan makanan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mereka membuatnya dengan embun yang menempel pada jendela yang menghadap ke beranda belakang, tempat nenekku selalu selalu menyuguhkan puding warna biru yang hangat, buatannya sendiri. "Shmily" dituliskan pada uap yang menempel pada kaca kamar mandi setelah seseorang mandi air panas; kata itu akan muncul berulang-ulang setiap kali ada yang selesai mandi. Nenekku bahkan pernah membuka gulungan tisu toilet dan menulis "shmily" di ujung gulungan itu. "Shmily" bisa muncul di mana saja. Pesan - pesan singkat dengan "shmily" yang ditulis tergesa-gesa bisa ditemukan di dasbor atau jok mobil, atau direkatkan pada kemudi. Catatan-catatan kecil itu diselipkan ke dalam sepatu atau diletakkan di bawah bantal.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Shmily" digoreskan pada lapisan debu di atas penutup perapian atau pada timbunan abu di perapian. Di rumah kakek nenekku, kata yang misterius itu merupakan sesuatu yang penting, sama pentingnya dengan perabotan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Aku memerlukan waktu yang lama sekali sebelum benar-benar bisa memahami dan menghargai permainan kakek-nenekku. Sikap skeptis membuatku tidak percaya bahwa cinta sejati itu ada - cinta yang murni mengatasi segala suka dan duka. Meski begitu, aku tak pernah meragukan hubungan kakek-nenekku. Mereka sungguh saling mencintai. Dengan cinta yang lebih mendalam daripada kemesraan yang mereka tunjukkan; cinta adalah cara pedoman hidup mereka.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hubungan mereka didasarkan pada pengabdian dan kasih yang tulus, yang tidak semua orang cukup beruntung untuk mengalaminya. Kakek dan nenek selalu bergandengan tangan kapan saja kesempatan memungkinkan. Mereka berciuman sekilas bila bertabrakan di dapur mereka yang mungil. Mereka saling menyelesaikan kalimat pasangannya. Setiap hari mereka bersama-sama mengisi teka-teki silang atau permainan acak kata. Nenekku membisikkan kepadaku bahwa kakekku sangat menarik, dan bahwa semakin tua kakek semakin tampan. Menurut nenek, dia tahu "bagaimana membuat kakek bahagia." Sebelum makan mereka selalu menundukkan kepala dan mengucap syukur atas berkah yang mereka terima: keluarga yang bahagia, rezeki yang cukup, dan pasangan mereka.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tetapi, dalam kehidupan kakek-nenekku ada satu sisi kelam: nenekku menderita kanker payudara. Penyakit itu pertama kali diketahui sepuluh tahun sebelumnya. Seperti yang selalu dilakukannya, Kakek mendampingi Nenek menjalani setiap tahap pengobatan. Dia menghibur Nenek di kamar kuning mereka, yang sengaja dicat dengan warna itu agar Nenek selalu dikelilingi sinar matahari, bahkan ketika dia terlalu sakit untuk keluar rumah. Sekali lagi kanker menyerang tubuh Nenek. Dengan bantuan sebatang tongkat dan tangan kakekku yang kukuh, mereka tetap pergi jalan-jalan setiap pagi. Tetapi nenekku dengan cepat menjadi lemah sampai, akhirnya, dia tak bisa lagi keluar rumah. Suatu hari, apa yang kami takutkan terjadi. Nenek meninggal.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Shmily". Kata itu ditulis dengan tinta kuning pada pita-pita merah jambu yang menghias buket bunga duka untuk nenekku. Setelah para pelayat semakin berkurang dan yang terakhir beranjak pergi, para paman dan bibiku, sepupu-sepupuku, dan anggota keluarga lainnya maju mengelilingi nenek untuk terakhir kali. Kakek melangkah mendekati peti mati Nenekku lalu, dengan suara bergetar, dia menyanyi untuk nenek. Bersama airmata dan kesedihannya, lagu itu dia nyanyikan; lagu ninabobo dalam alunan suara yang dalam dan parau. Tergetar oleh kesedihanku sendiri, aku takkan pernah melupakan saat itu. Karena pada saat itulah, meskipun aku belum dapat mengukur dalamnya cinta mereka, aku mendapat kehormatan menjadi saksi keindahannya yang abadi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Aku melihat kakek menulis pesan di pusara nenekku. S-H-M-I-L-Y: See How Much I Love You.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7377975272380358092-4325624787855415032?l=limferdixaverius.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://limferdixaverius.blogspot.com/feeds/4325624787855415032/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=7377975272380358092&amp;postID=4325624787855415032' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7377975272380358092/posts/default/4325624787855415032'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7377975272380358092/posts/default/4325624787855415032'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://limferdixaverius.blogspot.com/2008/04/kakek-dan-nenekku-sudah-lebih-dari.html' title=''/><author><name>Prepare for Glory</name><uri>http://www.blogger.com/profile/18190583836850142096</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7377975272380358092.post-6168998115571986089</id><published>2008-04-18T07:36:00.001-07:00</published><updated>2008-04-18T07:36:35.903-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Si Cadel'/><title type='text'></title><content type='html'>Hari 1.&lt;br /&gt;Seorang cadel ingin membeli nasi goreng yang sering mangkal didekat rumahnya.&lt;br /&gt;cadel: "bang, beli nasi goleng satu"&lt;br /&gt;abang: "apa...?" (.....ngeledek.)&lt;br /&gt;cadel: "Nasi Goleng!&lt;br /&gt;abang: "Apaan...?” (.....Ngeledek lagi.)&lt;br /&gt;cadel: "Nasi Goleng!!!"&lt;br /&gt;abang: "ohh nasi goleng..."&lt;br /&gt;Sambil ditertawakan oleh pembeli yang lain dan pulanglah si cadel dengan sangat kesal, sesampainya di rumah dia bertekad untuk berlatih mengucapkan "nasi goreng" dengan benar. Hingga akhirnya dia mampu mengucapkan dengan baik dan benar.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hari 2.&lt;br /&gt;Dengan perasaan bangga, si cadel ingin menunjukkan bahwa dia bisa mengucapkan pesanan dengan tidak cadel lagi.&lt;br /&gt;cadel: "bang...,saya mau beli NASI GORENG, bungkus!!!"&lt;br /&gt;abang: "ohh...pake apa?"&lt;br /&gt;cadel: "...pake telol..." (Sambil sedih...)&lt;br /&gt;Akhirnya kembali dia berlatih mengucapkan kata "telor" sampai benar.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hari 3.&lt;br /&gt;Untuk menunjukkan bahwa dia mampu, dia rela 3 hari berturut-turut makan nasi goreng:&lt;br /&gt;cadel: "bang..., beli NASI GORENG, Pake TELOR!!! Bungkus!"&lt;br /&gt;abang: "ceplok atau dadar ?"&lt;br /&gt;cadel: "dadal..."&lt;br /&gt;Dengan spontan. Kembali dia berlatih dengan keras.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hari 4.&lt;br /&gt;Dengan modal 4 hari berlatih lidah hari ini dia yakin mampu memesan dengan tanpa ditertawakan.&lt;br /&gt;cadel: "bang...beli NASI GORENG, Pake TELOR, di DADAR!"&lt;br /&gt;abang: "hebat kamu 'del, udah nggak cadel lagi nich, harganya Rp.2500, del."&lt;br /&gt;si cadel menyerahkan uang Rp.3000 kepada si abang, namun si abang tidak memberikan kembaliannya, hingga si cadel bertanya:&lt;br /&gt;cadel: "bang.., kembaliannya?"&lt;br /&gt;abang: "oh iya, uang kamu Rp.3000, harganya Rp.2500, kembalinya berapa del?", sambil senyum ngeledek. Si cadel gugup juga untuk menjawabnya, dia membayangkan besok bakal makan nasi goreng lagi. Tapi akhirnya dia menjawab:"...GOPEK...!!!" Sambil tersenyum penuh kemenangan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Moral Cerita :&lt;br /&gt;INTI DALI CELITA INI ADALAH&lt;br /&gt;HIDUPLAH TELUS DENGAN PENUH PELJUANGAN !!&lt;br /&gt;JANGAN MENYELAH YACH !!&lt;br /&gt;MELDEKA !!&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7377975272380358092-6168998115571986089?l=limferdixaverius.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://limferdixaverius.blogspot.com/feeds/6168998115571986089/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=7377975272380358092&amp;postID=6168998115571986089' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7377975272380358092/posts/default/6168998115571986089'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7377975272380358092/posts/default/6168998115571986089'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://limferdixaverius.blogspot.com/2008/04/hari-1.html' title=''/><author><name>Prepare for Glory</name><uri>http://www.blogger.com/profile/18190583836850142096</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7377975272380358092.post-1259918224728510490</id><published>2008-04-18T07:35:00.000-07:00</published><updated>2008-04-18T07:36:16.297-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Telaga Cermin'/><title type='text'></title><content type='html'>Suatu ketika di sebuah sabana, berkumpullah kelompok harimau. Di kelompok itu, juga tinggal beberapa harimau muda yang baru mulai belajar berburu. Ada seekor harimau muda yang terlihat menjauh dari kelompok itu. Dia ingin mencari tantangan. Kaki-kaki mudanya melintasi rumput-rumput yang belum terjamah. Matanya terlihat waspada mengawasi sekitarnya. Tanpa disadari, kakinya menuju sebuah telaga yang menjorok ke dalam. Airnya begitu bening, memantulkan apa saja yang terlihat di atasnya. Sang harimau muda terkejut, ketika dilihatnya ada seekor harimau lain di sana. “Hei...ada harimau lain yang tinggal di dalam air.”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kucing besar itu masih tertegun ketika melihat harimau di telaga itu selalu mengikuti setiap gerak-geriknya. Ketika dia mundur menjauh, harimau dalam telaga itu pun ikut menghilang. Sesaat kemudian, harimau itu menyembulkan kepalanya, oh, ternyata harimau telaga itu masih ada. Dipasangnya senyum persahabatan, dan ada balasan senyum dari arah telaga. “Akan kuberitahu yang lain. Ada seekor harimau baik hati yang tinggal di tempat ini.”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kabar tentang harimau dalam telaga itu pun segera diberitahukannya. Ada seekor harimau lain yang tertarik, dan ingin membuktikan cerita itu. Setelah beberapa saat, sampailah dia di telaga itu. Dengan berhati-hati, hewan belang itu memperhatikan sekeliling. Ups.. kakinya hampir terperosok ke dalam telaga. Dia terlihat mengaum, seraya menyembulkan kepalanya ke arah lubang telaga. “Hei...ada harimau yang sedang marah di dalam sana,” begitu pikirnya dalam hati. Harimau itu kembali menyeringai, memamerkan seluruh taring miliknya. Dia menunjukkan muka marah. Ohho, ternyata harimau dalam telaga pun tak kalah, dan melakukan tindakan serupa.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Ah, temanku tadi pasti berbohong. Tak ada harimau baik dalam telaga itu. Aku hampir saja dimakannya. Lihat, wajahnya saja terlihat marah, dan selalu menggeram. Aku tak mau berteman dengan harimau dalam telaga itu.” Harimau yang masih marah itu segera bergegas pergi. Rupanya ia tidak menyadari bahwa harimau dalam telaga itu, sesungguhnya adalah pantulan dari dirinya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pandangan orang lain, sama halnya dengan cermin dan telaga, adalah pantulan dari sikap kita terhadap mereka. Dugaan dan sangkaan yang kerap muncul, bisa jadi adalah refleksi dari perlakuan kita terhadap mereka. Baik dan buruknya suatu tanggapan, tak lain merupakan balasan dari diri kita sendiri. Layaknya cermin dan air telaga, semuanya akan memantulkan bayangan yang serupa. Tak kurang dan tak lebih.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Agaknya kita perlu mencari sebuah cermin besar untuk berkaca. Menatap seluruh wajah kita, dan mengatakan kepada orang di dalam cermin itu. Tataplah dalam-dalam, seakan ingin menyelami seluruh wajah itu dan berkata, “Sudahkah saya menemukan wajah yang bersahabat di dalam sana?” Teman, cobalah menatap wajah kita dalam-dalam, dan cobalah jujur menjawabnya, “Sudahkah kutemukan wajah yang bersahabat di dalamnya?”&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7377975272380358092-1259918224728510490?l=limferdixaverius.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://limferdixaverius.blogspot.com/feeds/1259918224728510490/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=7377975272380358092&amp;postID=1259918224728510490' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7377975272380358092/posts/default/1259918224728510490'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7377975272380358092/posts/default/1259918224728510490'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://limferdixaverius.blogspot.com/2008/04/suatu-ketika-di-sebuah-sabana.html' title=''/><author><name>Prepare for Glory</name><uri>http://www.blogger.com/profile/18190583836850142096</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7377975272380358092.post-6280263085097510233</id><published>2008-04-18T07:34:00.001-07:00</published><updated>2008-04-18T07:34:56.330-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Telaga Hati'/><title type='text'></title><content type='html'>Suatu hari seorang tua bijak didatangi seorang pemuda yang sedang dirundung masalah. Tanpa membuang waktu pemuda itu langsung menceritakan semua masalahnya. Pak tua bijak hanya mendengarkan dgn seksama, lalu ia mengambil segenggam serbuk pahit dan meminta anak muda itu untuk mengambil segelas air. Ditaburkannya serbuk pahit itu ke dalam gelas, lalu diaduknya perlahan. "Coba minum ini dan katakan bagaimana rasanya", ujar pak tua. "Pahit, pahit sekali", jawab pemuda itu sambil meludah ke samping.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pak tua itu tersenyum, lalu mengajak tamunya ini untuk berjalan ke tepi telaga belakang rumahnya. Kedua orang itu berjalan berdampingan dan akhirnya sampai ke tepi telaga yg tenang itu. Sesampai disana, Pak tua itu kembali menaburkan serbuk pahit ke telaga itu, dan dgn sepotong kayu ia mengaduknya. "Coba ambil air dari telaga ini dan minumlah." Saat si pemuda mereguk air itu, Pak tua kembali bertanya lagi kepadanya, "Bagaimana rasanya?". "Segar", sahut si pemuda. "Apakah kamu merasakan pahit di dalam air itu ?" tanya pak tua. "Tidak," sahut pemuda itu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pak tua tertawa terbahak-bahak sambil berkata, "Anak muda, dengarkan baik-baik. Pahitnya kehidupan, adalah layaknya segenggam serbuk pahit ini, tak lebih tak kurang. Jumlah dan rasa pahitnyapun sama dan memang akan tetap sama. Tetapi kepahitan yg kita rasakan sangat tergantung dari wadah yang kita miliki. Kepahitan itu akan didasarkan dari perasaan tempat kita meletakkannya. Jadi saat kamu merasakan kepahitan dan kegagalan dalam hidup, hanya ada satu yg kamu dapat lakukan; lapangkanlah dadamu menerima semuanya itu, luaskanlah hatimu untuk menampung setiap kepahitan itu."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pak tua itu lalu kembali menasehatkan: "Hatimu adalah wadah itu. Perasaanmu adalah tempat itu. Kalbumu adalah tempat kamu menampung segalanya? Jadi jangan jadikan hatimu seperti gelas, buatlah laksana telaga yg mampu menampung setiap kepahitan itu, dan merubahnya menjadi kesegaran dan kedamaian."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Karena Hidup adalah sebuah pilihan...&lt;br /&gt;mampukah kita jalani kehidupan dengan baik sampai ajal kita menjelang?&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7377975272380358092-6280263085097510233?l=limferdixaverius.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://limferdixaverius.blogspot.com/feeds/6280263085097510233/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=7377975272380358092&amp;postID=6280263085097510233' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7377975272380358092/posts/default/6280263085097510233'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7377975272380358092/posts/default/6280263085097510233'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://limferdixaverius.blogspot.com/2008/04/suatu-hari-seorang-tua-bijak-didatangi.html' title=''/><author><name>Prepare for Glory</name><uri>http://www.blogger.com/profile/18190583836850142096</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7377975272380358092.post-7933206668230853159</id><published>2008-04-18T07:33:00.002-07:00</published><updated>2008-04-18T07:34:07.924-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Paling Kuat'/><title type='text'></title><content type='html'>Ada orang bertanya, apakah yang paling kuat di dunia ini?&lt;br /&gt;Besi dan baja paling kuat, namun api membara dapat melarutkannya.&lt;br /&gt;Api membara paling kuat, namun air dapat memadamkannya.&lt;br /&gt;Air bah paling kuat, namun matahari dapat menguapkannya.&lt;br /&gt;Matahari paling kuat, namun lapisan awan dapat menutupinya.&lt;br /&gt;Awan paling kuat, namun topan dapat mengembusnya.&lt;br /&gt;Badai angin paling kuat, namun gunung tinggi dapat menahannya.&lt;br /&gt;Gunung tinggi paling kuat, namun pendaki gunung dapat menaklukkannya.&lt;br /&gt;Singa dan harimau paling kuat, namun lalat atau semut dapat menggigitnya.&lt;br /&gt;Orang jahat paling kuat, namun ketakutan dapat mengejutkannya.&lt;br /&gt;Kematian paling kuat, namun orang yang memahami kebenaran mampu mengatasinya. Kalau begitu, apakah yang paling kuat?&lt;br /&gt;Orang yang mempunyai keyakinan paling kuat.&lt;br /&gt;Orang yang mempunyai keyakinan, dia bisa tidak takut pada langit dan bumi, tidak merasa gentar terhadap hidup maupun mati,&lt;br /&gt;Dia bisa bersandar pada faramita (kesempurnaan) di dalam hatinya, tidak kaget dengan kemuliaan dan kehinaan duniawi, benar-benar memahami akan hakikat dan arti kehidupan. Orang yang memiliki pandangan arif dan bijaksana paling kuat.&lt;br /&gt;Orang yang memiliki pandangan arif bijaksana, mengetahui mana yang benar atau salah, baik atau jahat, mengetahui karma sebab-akibat, mengetahui manfaat baik atau buruk, mengetahui baik, jahat, kesesatan dan kesadaran, tidak akan tersesat.Orang yang memiliki kearifan paling kuat.&lt;br /&gt;Orang yang memiliki kearifan mengerti tentang segala sesuatu, memahami kebajikan dan moralitas, mampu membuka pikirannya, rendah hati dan penuh perhatian, memahami segala sesuatu dengan mendalam, mengambil keputusan yang adil, jujur, dan rasional. Orang yang mempunyai belas kasih paling kuat.&lt;br /&gt;Kekuatan belas kasih, memperlakukan dengan baik terhadap segalanya. Kekuatan belas kasih, mengatasi keinginan irasional dan nafsu pribadi. Kekuatan belas kasih, membuat masalah menjadi lancar dan harmonis: kekuatan belas kasih, timbul dari hati yang lapang.Orang yang lemah lembut paling kuat.&lt;br /&gt;Kelembutan dapat mengatasi kekerasan. Gigi dan lidah, gigi lebih keras dibanding lidah, namun saat manusia mulai tua, gigi mulai tanggal, sedangkan lidah tetap utuh seperti semula. Maka dari itu sebagai manusia harus berdasarkan kelembutan bukan kekerasan, mengandalkan keteguhan dan tidak bermalas-malasan untuk memenangkan kesuksesan. Di atas dunia ini, pada umumnya orang pasti berharap diri sendiri menjadi seorang yang kuat, namun di antara orang yang kuat pasti masih ada yang lebih kuat, sebagaimana yang disebut bahwa di luar manusia masih ada manusia, di luar langit masih ada langitnya, kuda yang liar di tunggangi oleh orang yang sesuai, obat beracun pasti ada orang yang tahu penawarnya dengan cara racun dilawan dengan racun. Maka, di atas dunia ini tidak ada yang benar-benar paling besar dan kuat, yang ada hanya kebaikan paling besar, dan hanya sebab akibat yang paling kuat.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7377975272380358092-7933206668230853159?l=limferdixaverius.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://limferdixaverius.blogspot.com/feeds/7933206668230853159/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=7377975272380358092&amp;postID=7933206668230853159' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7377975272380358092/posts/default/7933206668230853159'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7377975272380358092/posts/default/7933206668230853159'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://limferdixaverius.blogspot.com/2008/04/ada-orang-bertanya-apakah-yang-paling.html' title=''/><author><name>Prepare for Glory</name><uri>http://www.blogger.com/profile/18190583836850142096</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7377975272380358092.post-2240179527842836101</id><published>2008-04-18T07:33:00.001-07:00</published><updated>2008-04-18T07:45:26.290-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Bao:Simbol Keadilan'/><title type='text'></title><content type='html'>Di antara pejabat dan politikus yang menjunjung kebenaran di Tiongkok, Hakim Bao pastilah yang paling terkenal, berpengaruh dan populer.&lt;br /&gt;Bao Zheng (tahun 999-1062 Sesudah Masehi) dari Dinasti Song Utara adalah dari Hefei di propinsi Anhui. Tidak ada pejabat pemerintah di dalam keluarganya, selain mereka yang bergelar sarjana. Ia adalah putra tunggal orang tua yang sudah paruh baya. Menaati ajaran Confucian untuk “tidak pergi jauh ketika orangtuamu masih hidup”, Bao pun bertekad menjadi putra yang patuh sebelum melayani negara. Maka baru setelah berusia 26 tahun, setelah menikah dan meninggalkan istrinya untuk merawat orangtuanya, ia berangkat untuk mengikuti ujian di ibukota kerajaan. Pada usia 28, Bao menjadi calon terkuat di dalam ujian itu. Ia segera pulang membawa berita gembira tersebut, namun ketika melihat orangtuanya yang sudah tua, ia berpikir: “Waktu yang tersisa untuk merawat mereka sudah tidak lama lagi, sedangkan waktu untuk melayani negara masih lama. Biarlah aku mengundurkan diri dari jabatan pengawas pajak dan tinggal di rumah merawat orangtuaku.”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ia berusia 39 tahun ketika orangtuanya meninggal 10 tahun kemudian. Bao bekerja sebagai hakim selama 26 tahun dan memimpin lebih dari 1000 kasus pengadilan. Ia teliti, berakal-budi, dan mampu membaca situasi dengan keakuratan ajaib. Dengan berani ia melawan pejabat-pejabat korup dan bersikeras membela rakyat biasa. Hal ini membuatnya dijuluki Bao Qingtian (Bao sang Langit Cerah).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Fakta bahwa rakyat memandangnya sebagai keturunan dewa menunjukkan betapa mereka menghormati dan membutuhkannya. Hal ini terjadi di kabupaten Duan, sebuah kota yang terkenal karena papa tintanya, di mana Bao, pada usia 42 tahun, menjabat sebagai hakim selama 3 tahun. Walaupun ia sendiri pecinta kaligrafi, Bao tidak membawa pulang satu pun papan tinta Duan itu setelah menyelesaikan masa tugasnya. Hal ini menunjukkan betapa ia menjunjung kebenaran.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sepuluh tahun kemudian, Bao dipromosikan menjadi penasihat sang kaisar setiap kali sang kaisar berbuat salah. Ketika itu, Kaisar Ren Zong sedang mabuk kepayang kepada selirnya, Zhang, dan mengangkat paman Zhang, yaitu Zhang Yaozuo sebagai menteri keuangan. Bao, yang telah lama mengamati sanak saudara kerajaan dengan jabatan-jabatan negara, menemukan Zhang tidak cukup kompeten untuk jabatan tersebut. Berkali-kali ia menegur sang kaisar, namun Ren Zong tidak mendengarkannya dan malah memberi Zhang empat jabatan lain yang lebih penting. Bao menegur sang kaisar dengan bahasa yang sangat keras, bahkan sampai wajah sang kaisar terkena ludahnya!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ketika Ren Zong kembali ke istana, selirnya, Zhang, muncul untuk mengucapkan terima kasih atas jabatan yang telah diberikannya kepada pamannya. Sambil menyeka wajahnya, sang kaisar mengamuk: “Xuanhuishi, Xuanhuishi (nama resmi paman Zhang). Kamu hanya mempedulikan Xuanhuishi! Apa kamu tidak tahu bahwa Bao Zheng itu penasihatku?”. Di kemudian hari, Zhang mau tidak mau mengundurkan diri dan barulah kasus ditutup. Bagaimanakah Bao demikian mujur di dalam hubungannya dengan sang kaisar? Sesungguhnya, itulah cara Ren Zong meraih popularitas dengan menunjukkan betapa dirinya berjiwa besar.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ketika Bao dipromosikan menjadi kepala pengawas di istana kerajaan pada usia 60 tahun, ia mencopot dua pejabat berpangkat tinggi, yaitu sansishi (yang bertanggung jawab atas urusan keuangan). Segeralah Ren Zong menginginkan Bao menjadi sansishi. Akan tetapi Ouyang Xiu yang bertanggung jawab atas dokumen-dokumen rahasia negara, menentang keputusannya. Ouyang, yang biasanya mendukung Bao, ingin melindungi reputasi Bao: sebab dalam hal ini, mungkin saja Bao dituduh mengingini jabatan sansishi. Ouyang berdebat bahwa walaupun Bao dikenal selalu menjunjung kebenaran, janganlah ia dikecualikan dari pengawasan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Demikianlah Bao untuk sementara waktu dibebas-tugaskan. Dan baru setelah Ren Zong mendesak, pada akhirnya ia menerima jabatan tersebut. Ia meninggal karena sakit pada usia 64 tahun.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sumber :&lt;br /&gt;Lin Shan (2006). DONGENG NAGA (DRAGON TALES): SEJARAH TIONGKOK DARI DINASTI TANG HINGGA DINASTI MING. Lucky Publishers. Batam Centre.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7377975272380358092-2240179527842836101?l=limferdixaverius.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://limferdixaverius.blogspot.com/feeds/2240179527842836101/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=7377975272380358092&amp;postID=2240179527842836101' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7377975272380358092/posts/default/2240179527842836101'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7377975272380358092/posts/default/2240179527842836101'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://limferdixaverius.blogspot.com/2008/04/di-antara-pejabat-dan-politikus-yang.html' title=''/><author><name>Prepare for Glory</name><uri>http://www.blogger.com/profile/18190583836850142096</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7377975272380358092.post-4361977547699323682</id><published>2008-04-18T07:31:00.003-07:00</published><updated>2008-04-18T07:31:50.592-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Kawanmu = Dirimu'/><title type='text'></title><content type='html'>Siapa bergaul dengan orang bijak menjadi bijak, tetapi siapa berteman&lt;br /&gt;dengan orang bebal menjadi malang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;     Karena tidak mampu berenang, seekor kalajengking suatu hari meminta&lt;br /&gt;seekor kura-kura agar memberinya tumpangan di punggung untuk menyeberangi&lt;br /&gt;sungai. "Apa kamu gila?" teriak kura-kura itu. "Kamu akan menyengatku pada&lt;br /&gt;saat aku berenang dan aku akan tenggelam".&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;  Kalajengking itu tertawa sambil menjawab, "Kura-kura yang baik, jika aku&lt;br /&gt;menyengatmu, engkau akan tenggelam dan aku akan ikut bersamamu. Kalau&lt;br /&gt;begitu, apa gunanya? Aku tidak akan menyengatmu karena ini berarti&lt;br /&gt;kematianku sendiri!"&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;  Untuk beberapa saat, kura-kura itu berpikir tentang logika dari jawaban&lt;br /&gt;tersebut. Akhirnya dia berkata, "Kamu benar. Naiklah!". Kalajengking itu&lt;br /&gt;naik ke punggung kura-kura tadi. Namun baru setengah jalan, dia menyengat&lt;br /&gt;kura-kura itu dengan sengit.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;  Sementara kura-kura mulai tenggelam perlahan-lahan menuju dasar sungai&lt;br /&gt;dengan kalajengking di atas punggungnya, dia mengerang dengan pedih, "Kamu&lt;br /&gt;sudah berjanji, namun sekarang engkau menggigitku! Mengapa? Sekarang kita&lt;br /&gt;sama-sama celaka."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;  Kalajengking yang tenggelam itu menjawab dengan sedih, "Aku tidak dapat&lt;br /&gt;menahan diri. Memang sudah tabiatku untuk menyengat."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;  Pelajari karakter seseorang sebelum menjadikannya sebagai kawan. Peran&lt;br /&gt;yang dia mainkan akan mempengaruhi kehidupan Anda!&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7377975272380358092-4361977547699323682?l=limferdixaverius.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://limferdixaverius.blogspot.com/feeds/4361977547699323682/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=7377975272380358092&amp;postID=4361977547699323682' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7377975272380358092/posts/default/4361977547699323682'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7377975272380358092/posts/default/4361977547699323682'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://limferdixaverius.blogspot.com/2008/04/siapa-bergaul-dengan-orang-bijak.html' title=''/><author><name>Prepare for Glory</name><uri>http://www.blogger.com/profile/18190583836850142096</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7377975272380358092.post-6880938159118568484</id><published>2008-04-18T07:31:00.001-07:00</published><updated>2008-04-18T07:31:26.482-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Lupakan Masalah Kecil'/><title type='text'></title><content type='html'>Disuatu desa yang dekat dengan pergunungan, tinggallah seorang&lt;br /&gt;nenek yang sebatang kara.&lt;br /&gt;Dia tinggal sendirian dan hanya ditemanin oleh seekor anjing kecil,&lt;br /&gt;sahabat sejatinya.&lt;br /&gt;Sehari-hari nenek tua tersebut bercocok tanam di halamannya yang kecil, menanam beraneka macam sayur-sayur sebagai sumber makanannya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dia telah lama ditinggal oleh keluarga tercintanya, suaminya telah&lt;br /&gt;lama meninggalkannya karena menikah lagi dengan seorang janda kaya.&lt;br /&gt;Sedangkan anak semata wayangnya meninggal pada saat berusia 5 tahun akibat terjatuh di sungai tak jauh dari tempat sang nenek tua tinggal.&lt;br /&gt;Namun walaupun hidup sebatang kara, nenek tersebut selalu bersikap riang dan tersenyum kepada siapa saja yang ditemuinya, sekalipun dengan anjing ataupun hewan-hewan yang dilihatnya. Dia selalu menyapa setiap orang yang dijumpainya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sikap riang dan ramah tersebut membuat semua orang menyukainya,&lt;br /&gt;dan memberinya julukan Si Nenek Bijaksana.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Suatu hari, tak jauh dari rumah si nenek bijaksana, terlihat seorang&lt;br /&gt;pemuda yang sedang patah hati sambil membawa sebilah pisau tajam yang ditancap2kan ke tanah.&lt;br /&gt;Sesekali pemuda itu terlihat duduk diam, dan tak lama kemudian terlihat wajahnya yang kusut memandang kosong ke suatu arah yang tidak jelas.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Melihat pemuda tadi, si nenek bijaksana tahu bahwa pemuda tersebut banyak memiliki masalah dan dia pun mendekatinya. Disapanya ramah si pemuda tersebut:&lt;br /&gt;"Wahai anak muda, kenapa engkau begitu kusut, apa yang menjadi masalah bagimu? mungkinkah aku dapat membantunya? ' tanya si nenek ramah&lt;br /&gt;Pemuda tadi memandang sang nenek dan seketika kembali memandang suatu arah dengan tatapan kosongnya tanpa menjawab perkataan nenek tersebut sedikit pun&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Melihat sikap pemuda tersebut yang tidak mengacuhkan kata-katanya, sang nenek pun tersenyum dan diambilnya pisau ditangan sang pemuda dan diukirnya satu kata ditanah tepat didepan sang pemuda.&lt;br /&gt;Satu kata tersebut adalah LEPASKANLAH.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Melihat kata tersebut sang pemuda menitikkan air mata, dan menatap sang nenek dengan berkata:&lt;br /&gt;"Saya telah memikirkan masalah ini sampai berapa minggu, dan aku pun berniat untuk bunuh diri karena selalu tidak berhasil mengikuti ujian menjadi seorang pejabat negara walaupun telah aku ikuti berulang-ulang kali, namun satu kata dari mu membuat aku mengerti arti hidup"&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Anak muda, apapun masalahmu, jangan menyiksa dirimu seperti ini. Karena ingatlah apapun masalahmu pasti ada pemecahannya, bila kamu mau berpikir untuk melepaskannya" sahut sang nenek "Jadikanlah masalah sebagai proses hidupmu, bukan sebagai beban dalam kehidupanmu, karena dengan begitu kita akan dapat menghargai hidup ini dengan sungguh-sungguh" lanjut sang nenek&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sang nenek bijaksana pun menceritakan hidupnya yang sebatang kara namun dapat menikmati hidup ini tanpa merasanya sebagai beban.&lt;br /&gt;Sang pemuda yang mendengarkan cerita sang nenek bijaksana pun menyadari masalah yang dihadapinya tidaklah sebesar masalah yang dihadapi sang nenek namun dirinya cepat menyerah dan mengambil jalan pintas untuk memecahkan masalah tersebut.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;~Jangan jadikan masalah "kecil" sebagai alasan kita untuk tidak&lt;br /&gt;bisa sukses.&lt;br /&gt;sering kali kita jumpai dikehidupan sehari-hari, anak muda yang&lt;br /&gt;tidak mau melanjutkan sekolah karena tidak lulus ujian disekolah&lt;br /&gt;favoritnya, karyawan yang berhenti kerja karena gagal menyesuaikan diri dengan lingkungan kerjanya, dan masalah-masalah "kecil" lainnya yang dijadikan tameng untuk tidak sukses dan putus asa.&lt;br /&gt;Ingatlah, "Masalah besar jadikanlah menjadi Masalah kecil, dan masalah kecil anggaplah hilang".&lt;br /&gt;Pola pikir demikianlah, yang menjadikan kita individu yang sukses&lt;br /&gt;dengan bijaksana.&lt;br /&gt;Jangan terpaku pada satu masalah "kecil".&lt;br /&gt;Lepaskanlah. .....masih banyak masalah dihidup kita.&lt;br /&gt;Jangan jadikan masalah "kecil" sebagai penghalang kesuksesan kita~&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7377975272380358092-6880938159118568484?l=limferdixaverius.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://limferdixaverius.blogspot.com/feeds/6880938159118568484/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=7377975272380358092&amp;postID=6880938159118568484' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7377975272380358092/posts/default/6880938159118568484'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7377975272380358092/posts/default/6880938159118568484'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://limferdixaverius.blogspot.com/2008/04/disuatu-desa-yang-dekat-dengan.html' title=''/><author><name>Prepare for Glory</name><uri>http://www.blogger.com/profile/18190583836850142096</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7377975272380358092.post-2164768777712545341</id><published>2008-04-18T07:30:00.001-07:00</published><updated>2008-04-18T07:30:44.409-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Lepaskan Masalah-mu'/><title type='text'></title><content type='html'>Saya pernah membaca artikel menarik tentang teknik berburu monyet di&lt;br /&gt;hutan-hutan Afrika. Caranya begitu unik. Sebab, teknik itu memungkinkan si&lt;br /&gt;pemburu menangkap monyet dalam keadaan hidup-hidup tanpa cedera sedikitpun.&lt;br /&gt;Maklum, ordernya memang begitu. Sebab, monyet-monyet itu akan digunakan sebagai&lt;br /&gt;hewan percobaan atau binatang sirkus di Amerika.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Cara menangkapnya sederhana saja. Sang pemburu hanya menggunakan toples&lt;br /&gt;berleher panjang dan sempit. Toples itu diisi kacang yang telah diberi aroma.&lt;br /&gt;Tujuannya,agar mengundang monyet-monyet datang. Setelah diisi kacang,&lt;br /&gt;toples-toples itu ditanam dalam tanah dengan menyisakan mulut toples dibiarkan&lt;br /&gt;tanpa tutup.&lt;br /&gt;Para pemburu melakukannya di sore hari. Besoknya, mereka tingal meringkus&lt;br /&gt;monyet-monyet yang tangannya terjebak di dalam botol tak bisa dikeluarkan. Kok,&lt;br /&gt;bisa? Tentu kita sudah tahu jawabnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Monyet-monyet itu tertarik pada aroma yang keluar dari setiap toples. Mereka&lt;br /&gt;mengamati lalu memasukkan tangan untuk mengambil kacang-kacang yang ada di&lt;br /&gt;dalam. Tapi karena menggenggam kacang, monyet-monyet itu tidak bisa menarik&lt;br /&gt;keluar tangannya Selama mempertahankan kacang-kacang itu, selama itu pula mereka&lt;br /&gt;terjebak. Toples itu terlalu berat untuk diangkat. Jadi, monyet-monyet itu tidak&lt;br /&gt;akan dapat pergi ke mana-mana !&lt;br /&gt;Mungkin kita akan tertawa melihat tingkah bodoh monyet-monyet itu. Tapi, tanpa&lt;br /&gt;sadar sebenamya kita mungkin sedang menertawakan diri sendiri. Ya, kadang kita&lt;br /&gt;bersikap seperti monyet-monyet itu. Kita mengenggam erat setiap permasalahan&lt;br /&gt;yang kita miliki layaknya monyet mengenggam kacang.&lt;br /&gt;Kita sering mendendam, tak mudah memberi maaf, tak mudah melepaskan maaf.&lt;br /&gt;Mulut mungkin berkata ikhlas, tapi bara amarah masih ada di dalam dada. Kita tak&lt;br /&gt;pernah bisa melepasnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bahkan, kita bertindak begitu bodoh, membawa "toples-toples" itu ke mana pun&lt;br /&gt;kita pergi. Dengan beban berat itu, kita berusaha untuk terus berjalan. Tanpa&lt;br /&gt;sadar, kita sebenamya sedang terperangkap penyakit hati yang akut.&lt;br /&gt;Teman, sebenarnya monyet-monyet itu bisa selamat jika mau membuka genggaman&lt;br /&gt;tangannya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dan, kita pun akan selamat dari penyakit hati jika sebelum tidur kita mau&lt;br /&gt;melepas semua "rasa tidak enak" terhadap siapapun yang berinteraksi dengan kita.&lt;br /&gt;Dengan begitu kita akan mendapati hari esok begitu cerah dan menghadapinya&lt;br /&gt;dengan senyum. Dan, kita pun tahu surga itu diperuntukkan bagi orang-orang yang&lt;br /&gt;hatinya bersih.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jadi, kenapa tetap kita genggam juga perasan tidak enak itu?&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7377975272380358092-2164768777712545341?l=limferdixaverius.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://limferdixaverius.blogspot.com/feeds/2164768777712545341/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=7377975272380358092&amp;postID=2164768777712545341' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7377975272380358092/posts/default/2164768777712545341'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7377975272380358092/posts/default/2164768777712545341'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://limferdixaverius.blogspot.com/2008/04/saya-pernah-membaca-artikel-menarik.html' title=''/><author><name>Prepare for Glory</name><uri>http://www.blogger.com/profile/18190583836850142096</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7377975272380358092.post-2477552528789146251</id><published>2008-04-18T07:29:00.001-07:00</published><updated>2008-04-18T07:29:24.115-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Niccolo Paganini'/><title type='text'></title><content type='html'>seorang pemain biola terkenal di abad 19 tengah memainkan konser tunggalnya yang dipadati oleh para penggemarnya. Di tengah suasana konser yang kian menghangat, celaka, tiba-tiba salah satu senar biolannya putus! Keringat dingin mulai membasahi dahi Paganini, tapi dia tetap meneruskan permainan lagunya dengan senar yang tersisa.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kejadian selanjutnya sangat mengejutkan. Senar biola yang lainnyapun mulai putus satu per satu, hingga hanya tertinggal satu senar… Ketika para penonton melihat dia tetap memainkan lagunya dengan satu senar, merekapun berdiri, bertepuk tangan, &amp;amp; berujar "hebat... hebat...".&lt;br /&gt;Namun para penonton menyadari bahwa tidak mungkin Paganini dapat memainkan bagian akhir lagunya hanya dengan satu senar yang tersisa. Dan Paganini pun tahu betul akan hal itu, namun senar-senar yang putus tadi tidak mungkin tersambung kembali.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Akhirnya Peganini menarik napas dalam-dalam, memberi hormat pada penonton dan memberi isyarat kepada dirigen orchestra. Ia telah memutuskan untuk memainkan bagian akhir lagunya hanya dengan satu senar! Dengan mata berbinar ia berteriak "Paganini dengan satu senar.!!!" Kemudian ia menaruh biola di dagunya, dan ….ia berhasil memainkan bagian akhir lagu tersebut dengan sangat indah…..&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hidup kita terkadang bagai senar yang putus, dipenuhi oleh persoalan, kekhawatiran, kekecewaan &amp;amp; kegagalan. Dan kita seringkali mencurahkan banyak waktu untuk memikirkan kembali senar yang putus tadi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Apakah Anda masih memikirkan "senar-senar" yang putus dalam hidup Anda? .&lt;br /&gt;Apakah senar terakhir nadanya tidak merdu lagi??&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Moral of thes story:&lt;br /&gt;&lt;i&gt;&lt;br /&gt;Jangan melihat ke belakang, majulah terus, mainkan senar satu-satunya tadi.&lt;br /&gt;Mainkanlah senar terakhir itu semerdu mungkin……&lt;/i&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7377975272380358092-2477552528789146251?l=limferdixaverius.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://limferdixaverius.blogspot.com/feeds/2477552528789146251/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=7377975272380358092&amp;postID=2477552528789146251' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7377975272380358092/posts/default/2477552528789146251'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7377975272380358092/posts/default/2477552528789146251'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://limferdixaverius.blogspot.com/2008/04/seorang-pemain-biola-terkenal-di-abad.html' title=''/><author><name>Prepare for Glory</name><uri>http://www.blogger.com/profile/18190583836850142096</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7377975272380358092.post-8762891590360578668</id><published>2008-04-18T07:28:00.001-07:00</published><updated>2008-04-18T07:28:47.610-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Katak dan Seember Susu'/><title type='text'></title><content type='html'>Dua ekor katak berlompatan dengan riangnya di sebuah halaman&lt;br /&gt;rerumputan sebuah peternakan sapi. Seorang ibu yang sedang&lt;br /&gt;membersihkan halaman kandang yang melihat kedua katak itu berusaha&lt;br /&gt;mengusir dengan sebuah gagang sapu dan membuat kedua katak itu lari&lt;br /&gt;ketakutan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Cepat, kearah sana", kata salah seekor katak itu "Saya melihat tempat&lt;br /&gt;persembunyian yang baik dan pasti sulit dijangkau oleh gagang sapu&lt;br /&gt;itu" kata si katak menunjuk arah kandang sapi perah yang ada didalam&lt;br /&gt;peternakan tsb.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Ayo, cepat" seru si katak pertama dan keduanya melompat-lompat&lt;br /&gt;melompat tinggi, lebih tinggi, semakin tinggi lompatannya dan sangat&lt;br /&gt;tinggi kearah pagar kandang menuju tempat dimana mereka akan bersembunyi.&lt;br /&gt;"Plung" pada lompatan terakhir, keduanya serentak mendarat di sebuah&lt;br /&gt;ember yang berisi susu segar dan segera mereka berenang ke tepi ember&lt;br /&gt;dan berusaha untuk naik keluar dari ember itu sambil sesekali&lt;br /&gt;melompat, tapi tidak berhasil. "Oh kawan, habislah kita kali ini,&lt;br /&gt;ember aluminium ini sungguh sangat licin, rasanya tidak mungkin&lt;br /&gt;memanjatnya, habislah kita kali ini, kita tak bisa kemana-mana lagi,&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;kita akan mati tenggelam disini" kata katak kedua.&lt;br /&gt;"Teruslah berusaha, teruslah berenang, teruslah mendayung" kata katak&lt;br /&gt;pertama, pasti ada cara untuk bisa keluar dari tempat ini, ayo kita&lt;br /&gt;pikirkan, jangan menyerah. Mereka berduapun mendayung dan berenang&lt;br /&gt;kesana kemari sambil sesekali melompat berusaha melewati bibir ember.&lt;br /&gt;Setelah sekian jam mereka mendayung katak kedua mulai mengeluh lagi:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Ugh, saya sungguh lelah sekali, saya benar-benar kehabisan tenaga,&lt;br /&gt;susu ini kental sekali dan dan terlalu licin untuk keluar dari tempat&lt;br /&gt;ini."&lt;br /&gt;"Ayo, teruslah berusaha, jangan menyerah" kata katak pertama memberi&lt;br /&gt;semangat.&lt;br /&gt;"Percuma saja, kita tidak akan pernah keluar hidup-hidup dari tempat&lt;br /&gt;ini, kita pasti mati disini keluhnya makin lemah" dan gerakan katak&lt;br /&gt;kedua itu makin lama makin lambat dan akhirnya tidak bergerak lagi, mati.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sementara itu katak pertama tidak putus asa, dengan sisa-sisa&lt;br /&gt;tenaganya masih berenang dan terus mengayunkan tangan dan kakinya&lt;br /&gt;sambil sesekali tetap membuat lompatan terus mencoba melewati ember&lt;br /&gt;yang mengurungnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saat malam menjelang pagi udara terasa sangat dingin, lamat-lamat&lt;br /&gt;terdengar ayam berkokok dan tanpa disadari kaki-kaki katak kedua itu&lt;br /&gt;serasa mendapat pijakan. Katak itu sudah tidak mendayung lagi karena&lt;br /&gt;kakinya terasa berdiri diatas setumpuk mentega hasil karyanya semalaman.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dan "Plop" katak itupun membuat lompatan terakhir untuk keluar dan&lt;br /&gt;bebas dari ember yang mengubur temannya.&lt;br /&gt;Ketika anda berpikir anda `bisa' atau ketika anda berpikir anda "tidak&lt;br /&gt;bisa", maka anda benar !!&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7377975272380358092-8762891590360578668?l=limferdixaverius.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://limferdixaverius.blogspot.com/feeds/8762891590360578668/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=7377975272380358092&amp;postID=8762891590360578668' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7377975272380358092/posts/default/8762891590360578668'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7377975272380358092/posts/default/8762891590360578668'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://limferdixaverius.blogspot.com/2008/04/dua-ekor-katak-berlompatan-dengan.html' title=''/><author><name>Prepare for Glory</name><uri>http://www.blogger.com/profile/18190583836850142096</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7377975272380358092.post-7832213619519745004</id><published>2008-04-18T07:26:00.003-07:00</published><updated>2008-04-18T07:26:44.288-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Tukang Ledeng'/><title type='text'></title><content type='html'>Suatu hari bos Mercedez Benz mempunyai masalah dengan kran air dirumahnya.&lt;br /&gt;Kran itu selalu bocor hingga dia kawatir anaknya terpeleset jatuh . Atas&lt;br /&gt;rekomendasi seorang temannya , Mr. Benz menelpon seorang tukang ledeng untuk memperbaiki kran miliknya . Perjanjian perbaikan ditentukan 2 hari kemudian karena si tukang ledeng rupanya cukup sibuk . Si tukang ledeng sama sekali tidak tahu bahwa si penelpon adalah bos pemilik perusahaan mobil terbesar di Jerman .&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Satu hari setelah ditelpon Mr.Benz , pak tukang ledeng menghubungi mr.Benz&lt;br /&gt;untuk menyampaikan&lt;br /&gt;terima kasih karena sudah bersedia menunggu satu hari lagi . Bos Mercy-pun&lt;br /&gt;kagum atas pelayanan&lt;br /&gt;dan cara berbicara pak tukang ledeng .&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pada hari yang telah disepakati , si tukang ledeng datang ke rumah Mr.Benz&lt;br /&gt;untuk memperbaiki&lt;br /&gt;kran yang bocor . Setelah kutak sana kutak sini , kranpun selesai&lt;br /&gt;diperbaiki dan pak tukang ledeng&lt;br /&gt;pulang setelah menerima pembayaran atas jasanya .&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sekitar 2 minggu setelah hari itu , si tukang ledeng menghubungi Mr.Benz&lt;br /&gt;untuk menanyakan apakah kran&lt;br /&gt;yang diperbaiki sudah benar-benar beres atau masih timbul masalah ? Mr.&lt;br /&gt;Benz berpikir pasti orang ini&lt;br /&gt;orang hebat walaupun cuma tukang ledeng . Mr. Benz menjawab di telepon&lt;br /&gt;bahwa kran dirumahnya sudah&lt;br /&gt;benar-benar beres dan mengucapkan terima kasih atas pelayanan pak tukang&lt;br /&gt;ledeng ..&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tahukah anda bahwa beberapa bulan kemudian mr. Benz merekrut si tukang&lt;br /&gt;ledeng untuk bekerja di&lt;br /&gt;perusahaannya ? Ya , namanya Christopher L.Jr . Saat ini beliau adalah&lt;br /&gt;General manager Customer Satisfaction&lt;br /&gt;and Public Relation di Mercedez Benz !&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jangan lupa dan aplikasikan dalam tingkah laku sehari hari :&lt;br /&gt;1. Masukkan hanya informasi dan nasehat bergizi untuk otak kita . Jangan&lt;br /&gt;pernah memberinya sampah .&lt;br /&gt;2. Jangan sampai rasa takut mengalahkan kita . Hadapi dia face to face !&lt;br /&gt;3. Tersenyumlah dengan tulus hingga gigi kita terlihat dan Jadilah orang&lt;br /&gt;yang menyenangkan .&lt;br /&gt;4. Selalu tambahkan keju dan pelayanan terbaik walaupun itu tidak diminta&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7377975272380358092-7832213619519745004?l=limferdixaverius.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://limferdixaverius.blogspot.com/feeds/7832213619519745004/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=7377975272380358092&amp;postID=7832213619519745004' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7377975272380358092/posts/default/7832213619519745004'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7377975272380358092/posts/default/7832213619519745004'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://limferdixaverius.blogspot.com/2008/04/suatu-hari-bos-mercedez-benz-mempunyai.html' title=''/><author><name>Prepare for Glory</name><uri>http://www.blogger.com/profile/18190583836850142096</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7377975272380358092.post-2628498498214028981</id><published>2008-04-18T07:26:00.001-07:00</published><updated>2008-04-18T07:26:15.777-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Petapa dan Kepiting'/><title type='text'></title><content type='html'>Suatu ketika di sore hari yang terasa teduh, tampak seorang pertapa muda sedang bermeditasi di bawah pohon, tidak jauh dari tepi sungai.&lt;br /&gt;Saat sedang berkonsentrasi memusatkan pikiran, tiba-tiba perhatian pertapa itu terpecah kala mendengarkan  gemericik air yang terdengar tidak beraturan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Perlahan-lahan, ia kemudian membuka matanya.&lt;br /&gt;Pertapa itu segera melihat ke arah tepi sungai di mana sumber suara tadi berasal.&lt;br /&gt;Ternyata, di sana tampak seekor kepiting yang sedang berusaha keras mengerahkan seluruh kemampuannya  untuk meraih tepian sungai sehingga tidak hanyut oleh&lt;br /&gt;arus sungai yang deras.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Melihat hal itu, sang pertapa merasa kasihan.&lt;br /&gt;Karena itu, ia segera mengulurkan tangannya ke arah kepiting untuk membantunya.&lt;br /&gt;Melihat tangan terjulur, dengan sigap kepiting menjepit jari si pertapa muda.&lt;br /&gt;Meskipun jarinya terluka karena jepitan capit kepiting, tetapi hati pertapa itu puas karena bisa menyelamatkan  si kepiting.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kemudian, dia pun melanjutkan kembali pertapaannya.&lt;br /&gt;Belum lama bersila dan mulai memejamkan mata, terdengar lagi bunyi suara yang sama dari arah tepi sungai.&lt;br /&gt;Ternyata kepiting tadi mengalami kejadian yang sama.&lt;br /&gt;Maka, si pertapa muda kembali mengulurkan tangannya dan membiarkan jarinya dicapit oleh kepiting demi  membantunya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Selesai membantu untuk kali kedua, ternyata kepiting terseret arus lagi.&lt;br /&gt;Maka, pertapa itu menolongnya kembali sehingga jari tangannya makin membengkak karena jepitan  capit kepiting.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Melihat kejadian itu, ada seorang tua yang kemudian datang menghampiri dan menegur si pertapa muda,&lt;br /&gt;"Anak muda, perbuatanmu menolong adalah cerminan hatimu yang baik.  Tetapi, mengapa demi menolong seekor kepiting engkau membiarkan capit kepiting melukaimu  hingga sobek seperti itu?"&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Paman, seekor kepiting memang menggunakan capitnya untuk memegang benda.&lt;br /&gt;Dan saya sedang melatih mengembangkan rasa belas kasih.&lt;br /&gt;Maka, saya tidak mempermasalahkan jari tangan ini terluka asalkan bisa menolong nyawa makhluk lain,&lt;br /&gt;walaupun itu hanya seekor kepiting," jawab si pertapa muda dengan kepuasan hati karena telah melatih sikap belas kasihnya dengan baik.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mendengar jawaban si pertapa muda, kemudian orang tua itu memungut sebuah ranting.&lt;br /&gt;Ia lantas mengulurkan ranting ke arah kepiting yang terlihat kembali melawan arus sungai.&lt;br /&gt;Segera, si kepiting menangkap ranting itu dengan capitnya.&lt;br /&gt;"Lihat Anak Muda. Melatih mengembangkan sikap belas kasih memang baik, tetapi harus pula disertai dengan kebijaksanaan.&lt;br /&gt;Bila tujuan kita baik, yakni untuk menolong makhluk lain, bukankah tidak harus dengan cara mengorbankan  diri sendiri. Ranting pun bisa kita manfaatkan, betul kan ?"&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Seketika itu, si pemuda tersadar.&lt;br /&gt;"Terima kasih, Paman. Hari ini saya belajar sesuatu. &lt;br /&gt;Mengembangkan cinta kasih harus disertai dengan kebijaksanaan.&lt;br /&gt;Di kemudian hari, saya akan selalu ingat kebijaksanaan yang Paman ajarkan."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pembaca yang budiman,&lt;br /&gt;Mempunyai sifat belas kasih, mau memerhatikan dan menolong orang lain adalah perbuatan mulia,&lt;br /&gt;entah perhatian itu kita berikan kepada anak kita, orangtua, sanak saudara, teman, atau kepada siapa pun.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tetapi, kalau cara kita salah, sering kali perhatian atau bantuan yang kita berikan bukannya memecahkan masalah, namun justru menjadi bumerang.  &lt;br /&gt;Kita yang tadinya tidak tahu apa-apa dan hanya sekadar berniat membantu, malah harus menanggung beban dan kerugian yang tidak perlu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Karena itu, adanya niat dan tindakan berbuat baik, seharusnya diberikan dengan cara yang tepat dan bijak.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dengan begitu, bantuan itu nantinya tidak hanya akan berdampak positif bagi yang dibantu, tetapi sekaligus membahagiakan dan membawa kebaikan&lt;br /&gt;pula bagi kita yang membantu.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7377975272380358092-2628498498214028981?l=limferdixaverius.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://limferdixaverius.blogspot.com/feeds/2628498498214028981/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=7377975272380358092&amp;postID=2628498498214028981' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7377975272380358092/posts/default/2628498498214028981'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7377975272380358092/posts/default/2628498498214028981'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://limferdixaverius.blogspot.com/2008/04/suatu-ketika-di-sore-hari-yang-terasa.html' title=''/><author><name>Prepare for Glory</name><uri>http://www.blogger.com/profile/18190583836850142096</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7377975272380358092.post-7087611893779436634</id><published>2008-04-18T07:25:00.001-07:00</published><updated>2008-04-18T07:25:30.561-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Ketulusan'/><title type='text'></title><content type='html'>Erabaru.or.id - Pada 30 tahun silam, seorang istri saudagar di&lt;br /&gt; Washington, AS, di mana pada suatu malam, tanpa sengaja kehilangan tas&lt;br /&gt; tangannya di sebuah rumah sakit. Saudagar itu begitu cemas, dan berusaha&lt;br /&gt; mencarinya sepanjang malam itu. Sebab di dalam tas tangan itu bukan saja&lt;br /&gt; berisi 100.000 dollar AS, tapi juga berisi sebuah informasi pasar yang&lt;br /&gt; sangat rahasia.    &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ketika pedagang tersebut tiba di rumah sakit, ia melihat seorang gadis&lt;br /&gt; lemah dan kurus yang dingin gemetaran berjongkok bersandaran tembok di&lt;br /&gt; koridor rumah sakit yang sunyi, dan yang dipeluknya dengan erat dalam&lt;br /&gt; dekapannya itu adalah tas tangan istrinya yang hilang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Gadis yang bernama Seada ini, datang ke rumah sakit itu menemani ibunya&lt;br /&gt; yang sedang dirawat. Kehidupan anak dan ibu yang saling bergantung&lt;br /&gt; hidup ini sangat miskin, barang-barang yang berharga telah habis terjual,&lt;br /&gt; dan uang&lt;br /&gt; yang terkumpul juga hanya cukup untuk membayar biaya semalam&lt;br /&gt; rumah sakit. Jika tidak ada uang maka besok akan diusir dari rumah&lt;br /&gt; sakit. Malam itu, Seada yang tak berdaya berjalan mondar-mandir di koridor&lt;br /&gt; rumah sakit, dengan polos ia memohon berkah dan perlindungan Tuhan, bisa&lt;br /&gt; bertemu dengan seorang yang baik hati menolong ibunya. Tiba-tiba,&lt;br /&gt; sebuah tas kulit seorang wanita yang baru turun dari loteng  terjatuh di&lt;br /&gt; atas lantai ketika melewati koridor itu, mungkin karena tergesa-gesa,&lt;br /&gt;  sehingga ia tidak menyadari sedikitpun kalau tas kulitnya terjatuh.&lt;br /&gt; Ketika itu di koridor hanya ada Seada seorang. Ia mengambil tas kulit itu,&lt;br /&gt; lalu bergegas mengejar wanita itu, tapi wanita itu sudah naik ke sebuah&lt;br /&gt; mobil dan pergi dengan angkuh. &lt;br /&gt;  &lt;br /&gt;Seada kembali ke kamar ibunya dirawat, dan ketika dia membuka tas kulit&lt;br /&gt; itu, ibu dan anak itu terkejut melihat segepok uang di dalamnya. Dan&lt;br /&gt; seketika itu, mereka pun sadar, bahwa dengan uang sebanyak itu bisa&lt;br /&gt; digunakan untuk mengobati penyakit ibunya. Namun ibunya menyuruh Seada&lt;br /&gt; mengembalikan tas kulit itu ke koridor, menunggu orang yang kehilangan tas&lt;br /&gt; kulit itu kembali mengambilnya. Yang harus dilakukan dalam sepanjang&lt;br /&gt; hidup manusia adalah membantu orang lain, membantu orang lain yang lagi&lt;br /&gt; kesulitan, yang tidak layak dilakukan adalah serakah dengan harta yang&lt;br /&gt; tidak halal, mengabaikan kebenaran begitu melihat uang orang lain.    &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tas dikembalikan ke pemiliknya. Kemudian pedagang itu berusaha sekuat&lt;br /&gt; tenaga untuk menolong ibu Seada, namun ibunya tetap menghembuskan nafas&lt;br /&gt; terakhir meninggalkan gadis yang sebatang kara itu. Kedua ibu dan&lt;br /&gt; anak&lt;br /&gt; itu bukan saja telah membantu mengembalikan kerugian 100.000 dolar AS&lt;br /&gt; itu kepada sang pedagang, yang lebih penting adalah informasi market&lt;br /&gt; yang didapatkan kembali dari kehilangan itu, membuat usaha pedagang itu&lt;br /&gt; maju, dan tidak lama kemudian menjadi hartawan besar.  &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Seada yang diadopsi sang pedagang, dimana setelah menyelesaikan&lt;br /&gt; kuliahnya kemudian membantu sang hartawan mengelola perdagangannya. Meski sang&lt;br /&gt; hartawan selama itu tidak mengangkatnya memangku jabatan apapun yang&lt;br /&gt; sesungguhnya. Namun selama dalam tempaan yang panjang, kecerdasan dan&lt;br /&gt; pengalaman sang hartawan memberi pengaruh halus dan tak terasa&lt;br /&gt; mempengaruhinya, sehingga membuatnya menjadi seorang pebisnis yang matang. Ketika&lt;br /&gt; memasuki usia senja, banyak sekali visi sang hartawan mesti meminta&lt;br /&gt; pendapat Seada.    &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ketika sang hartawan dalam masa kritis, ia meninggalkan sebuah surat&lt;br /&gt; wasiat yang mengejutkan:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Sebelum saya kenal dengan Seada&lt;br /&gt; dan ibunya saya sudah sangat kaya.&lt;br /&gt; Namun, ketika saya berdiri di hadapan anak dan ibu yang dirundungi&lt;br /&gt; kemiskinan dan penyakit tapi tidak berniat memiliki uang saya yang hilang&lt;br /&gt; itu, saya melihat merekalah yang paling kaya, sebab mereka mentati norma&lt;br /&gt; kehidupan yang mulia, dan justru inilah yang tidak ada pada diriku&lt;br /&gt; sebagai pedagang. Uang yang saya dapatkan adalah dari hasil tipu menipu,&lt;br /&gt; adalah mereka yang membuat saya menyadari bahwa modal terbesar dalam&lt;br /&gt; perjalanan hidup manusia adalah kepribadian. Saya mengadopsi Seada bukan&lt;br /&gt; karena balas budi, juga bukan simpati, melainkan mengundang teladan&lt;br /&gt; seseorang sebagai manusia. Dengan adanya dia di sisiku, dalam perdagangan,&lt;br /&gt; akan selau kuukir dalam hati,mana yang boleh dilakukan dan mana yang&lt;br /&gt; tidak. Ini adalah sebab hakiki makmurnya usaha saya di kemudian hari,&lt;br /&gt; hingga saya menjadi hartawan yang kaya raya. Setelah saya meninggal, harta&lt;br /&gt; kekayaan semuanya saya wariskan kepada&lt;br /&gt; Seada.&lt;br /&gt; Ini bukan menghadiahkan, melainkan agar supaya usaha saya bisa lebih&lt;br /&gt; cemerlang. Saya yakin, putera saya yang cerdas dapat memahami curahan&lt;br /&gt; perhatian ayahnya”.  &lt;br /&gt;     &lt;br /&gt;Ketika putera sang hartawan yang berada di luar negeri kembali, ia&lt;br /&gt; membaca dengan seksama isi surat wasiat ayahnya, kemudian tanpa ragu&lt;br /&gt; sedikitpun membubuhkan tanda tangan di atas surat warisan tersebut:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Saya setuju Seada meneruskan semua harta kekayaan ayah. Saya hanya&lt;br /&gt; berharap Seada bisa menjadi istri saya.”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Setelah melihat tanda tangan  putera sang hartawan, Seada sedikit agak&lt;br /&gt; ragu, lalu mengambil pena dan membubuhkan tanda tangannya:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Saya terima semua harta kekayaan yang ditinggalkannya termasuk&lt;br /&gt; puteranya.”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;(Sumber : Minghui-net)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; &lt;img src="http://dhammacitta.org/forum/Smileys/ym/namaste.gif" alt="Namaste" border="0" /&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7377975272380358092-7087611893779436634?l=limferdixaverius.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://limferdixaverius.blogspot.com/feeds/7087611893779436634/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=7377975272380358092&amp;postID=7087611893779436634' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7377975272380358092/posts/default/7087611893779436634'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7377975272380358092/posts/default/7087611893779436634'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://limferdixaverius.blogspot.com/2008/04/erabaru.html' title=''/><author><name>Prepare for Glory</name><uri>http://www.blogger.com/profile/18190583836850142096</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7377975272380358092.post-7778749839953456310</id><published>2008-04-18T07:22:00.001-07:00</published><updated>2008-04-18T07:22:50.836-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Berpikir Jernih'/><title type='text'></title><content type='html'>TERNYATA..........&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;A : “Tetangga baruku benar-benar keterlaluan. Kemarin tengah malam tiba-tiba menggedor pintu rumahku sambil berteriak-teriak.”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;B : “Wah, bener-bener keterlaluan!!! Apa sudah kamu laporkan polisi?”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;A : “Belum. Biarin saja, kuanggap dia orang sinting. Aku tetap terus meniup terompetku.”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;            Segala sesuatunya pasti memiliki sebab. Saat menghadapi pertentangan  ataupun konflik, tenangkan hati dan renungkan, adakah kita melakukan perbuatan yang kurang sesuai (tindakan jasmani, ucapan, pikiran) yang menyebabkan terjadinya konflik itu?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;SALAH PAHAM&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Suatu ketika Ali mengendarai mobil di jalan kecil perbukitan. Tiba-tiba dari arah depan melaju sebuah truk  yang sopirnya dengan suara keras meneriakinya:”Kambing!”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;            Ali menjadi sangat gusar. Segera membuka kaca jendela, menoleh ke belakang dan berteriak tak kalah kerasnya pada supir truk : ”Kamu yang kambing !!!!!!”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;            Baru saja habis memaki, di depannya terpampang pemandangan sekelompok kambing yang sedang menyeberangi jalan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jangan salah mengartikan maksud baik orang lain. Tidak saja merugikan diri sendiri, pun hal ini dapat merendahkan martabat orang lain.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sebelum sesuatunya jelas, kendalikan emosi kita, lakukan pengamatan, dengan demikian akan terhindar dari hal-hal yang dapat menyebabkan kita menyesal di belakang hari.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;SEBATANG KUNCI&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;            Sebuah gembok dengan kokoh mengunci pintu pagar. Sebatang tongkat besi yang gagah perkasa mengerahkan seluruh tenaganya, tetapi tetap saja tak mampu membuka gembok itu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;            Datanglah sebatang kunci yang kecil. Dengan ringan kunci itu berputar, satu suara ‘klik’ dan terbukalah gembok itu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;            Batang besi tak habis pikir bertanya, “ Mengapa aku yang setengah mati mengerahkan tenagaaa tak bisa membukannya, tetapi kamu dengan mudahnya berhasil ?”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;            Kunci menjawab,”Itu karena aku memahami hatinya.”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;            Hati setiap  manusia ibaratnya pintu yang tergembok, batangan besi yang paling kokoh pun tak bisa membukanya. Perhatian dan kasih sayang akan merubah kita menjadi sebatang kunci yang akan dapat memahami dan membuka pintu hati orang lain.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7377975272380358092-7778749839953456310?l=limferdixaverius.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://limferdixaverius.blogspot.com/feeds/7778749839953456310/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=7377975272380358092&amp;postID=7778749839953456310' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7377975272380358092/posts/default/7778749839953456310'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7377975272380358092/posts/default/7778749839953456310'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://limferdixaverius.blogspot.com/2008/04/ternyata.html' title=''/><author><name>Prepare for Glory</name><uri>http://www.blogger.com/profile/18190583836850142096</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7377975272380358092.post-4173256671575795454</id><published>2008-04-18T07:20:00.000-07:00</published><updated>2008-04-18T07:21:05.370-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Mulailah Sekarang'/><title type='text'></title><content type='html'>Seekor anak monyet bersiap-siap hendak melakukan perjalanan jauh.&lt;br /&gt;Ia merasa sudah bosan dengan hutan tempat hidupnya sekarang. Ia mendengar&lt;br /&gt;bahwa di bagian lain dunia ini ada tempat yang disebut "hutan" di mana&lt;br /&gt;ia berpikir akan mendapatkan tempat yang lebih "baik".&lt;br /&gt;"Aku akan mencari kehidupan yang lebih baik!" katanya.&lt;br /&gt;Orangtua si Monyet, meskipun bersedih, melepaskan kepergiannya.&lt;br /&gt;"Biarlah ia belajar untuk kehidupannya sendiri," kata sang Ayah kepada sang&lt;br /&gt;Ibu dengan bijak.&lt;br /&gt;Maka pergilah si Anak Monyet itu mencari "hutan" yang ia gambarkan&lt;br /&gt;sebagai tempat hidup kaum Monyet yang lebih baik. Sementara kedua&lt;br /&gt;orangtuanya tetap tinggal di hutan itu.&lt;br /&gt;Waktu terus berlalu, sampai suatu ketika, si Anak Monyet itu secara&lt;br /&gt;mengejutkan kembali ke orangtuanya. Tentu kedatangan anak semata wayang itu&lt;br /&gt;disambut gembira orangtuanya.&lt;br /&gt;Sambil berpelukan, si Anak Monyet berkata, "Ayah, Ibu, aku tidak menemukan&lt;br /&gt;hutan seperti yang aku angan-angankan. Semua binatang yang aku temui&lt;br /&gt;selalu keheranan setiap aku menceritakan bahwa aku akan bergi ke sebuah&lt;br /&gt;tempat yang lebih baik bagi semua binatang yang bernama hutan."&lt;br /&gt;"Malah, mereka mentertawakanku." sambungnya sedih.&lt;br /&gt;Sang Ayah dan Ibu hanya tersenyum mendengarkan si Anak Monyet itu.&lt;br /&gt;"Sampai aku bertemu dengan Gajah yang bijaksana," lanjutnya, "Ia mengatakan&lt;br /&gt;bahwa sebenarnya apa yang aku cari dan sebut sebagai hutan itu adalah&lt;br /&gt;hutan yang kita tinggali ini!.&lt;br /&gt;Kamu sudah mendapatkan dan tinggal di hutan itu!"&lt;br /&gt;Benar, anakku. Kadang-kadang kita memang berpikir tentang hal-hal yang&lt;br /&gt;jauh, padahal apa yang dimaksud itu sebenarnya sudah ada di depan mata."&lt;br /&gt;Kita semua adalah si Anak Monyet itu. Hal-hal sederhana, hal-hal ada di&lt;br /&gt;sekitar kita tidak kita perhatikan. Justru kita melihat hal yang "jauh-jauh"&lt;br /&gt;yang pada dasarnya sudah di depan mata. Kita gelisah dengan karir&lt;br /&gt;pekerjaan, kita gelisah dengan sekolah anak-anak, kita gelisah dengan segala&lt;br /&gt;rencana kehidupan kita. Padahal, yang pekerjaan kita sekarang adalah bagian&lt;br /&gt;dari karir kita. Padahal, anak-anak kita bersekolah sekarang adalah bagian&lt;br /&gt;dari proses pendidikan mereka dan hidup yang kita jalani adalah bagian dari&lt;br /&gt;rangkaian kehidupan kita ke masa yang akan datang.&lt;br /&gt;Tanpa mengecilkan arti masa depan dan sesuatu yang lebih baik, ada baiknya&lt;br /&gt;apabila kita fokus dengan apa yang ada di depan mata, apa yang kita kerjakan&lt;br /&gt;sekarang, karena hal ini akan berpengaruh terhadap masa depan Anda.&lt;br /&gt;Dia memandangku dan berkata, "Kamu belajar dengan cepat, tapi&lt;br /&gt;jawabanmu masih salah karena banyak orang yang buta."&lt;br /&gt;Gagal lagi, aku meneruskan usahaku mencari jawaban baru dan dari&lt;br /&gt;tahun ke tahun, Ibu terus bertanya padaku beberapa kali dan jawaban&lt;br /&gt;dia selalu, "Bukan. Tapi, kamu makin pandai dari tahun ke tahun,&lt;br /&gt;anakku."&lt;br /&gt;Akhirnya tahun lalu, kakekku meninggal. Semua keluarga sedih. Semua&lt;br /&gt;menangis. Bahkan, ayahku menangis. Aku sangat ingat itu karena itulah&lt;br /&gt;saat kedua kalinya aku melihatnya menangis. Ibuku memandangku ketika&lt;br /&gt;tiba giliranku untuk mengucapkan selamat tinggal pada kakek.&lt;br /&gt;Dia bertanya padaku, "Apakah kamu sudah tahu apa bagian tubuh yang&lt;br /&gt;paling penting, sayang?"&lt;br /&gt;Aku terkejut ketika Ibu bertanya pada saat seperti ini. Aku sering&lt;br /&gt;berpikir, ini hanyalah permainan antara Ibu dan aku.&lt;br /&gt;Ibu melihat kebingungan di wajahku dan memberitahuku, "Pertanyaan ini&lt;br /&gt;penting. Ini akan menunjukkan padamu apakah kamu sudah benar-&lt;br /&gt;benar"hidup". Untuk semua bagian tubuh yang kamu beritahu padaku&lt;br /&gt;dulu, aku selalu berkata kamu salah dan aku telah memberitahukan kamu&lt;br /&gt;kenapa. Tapi, hari ini adalah hari di mana kamu harus belajar&lt;br /&gt;pelajaran yang sangat penting."&lt;br /&gt;Dia memandangku dengan wajah keibuan. Aku melihat matanya penuh&lt;br /&gt;dengan air mata. Dia berkata, "Sayangku, bagian tubuh yang paling&lt;br /&gt;penting adalah bahumu."&lt;br /&gt;Aku bertanya, "Apakah karena fungsinya untuk menahan kepala?" Ibu&lt;br /&gt;membalas, "Bukan, tapi karena bahu dapat menahan kepala seorang teman&lt;br /&gt;atau orang yang kamu sayangin ketika mereka menangis. Kadang-kadang&lt;br /&gt;dalam hidup ini, semua orang perlu bahu untuk menangis. Aku cuma&lt;br /&gt;berharap, kamu punya cukup kasih sayang dan teman-teman agar kamu&lt;br /&gt;selalu punya bahu untuk menangis kapan pun kamu membutuhkannya."&lt;br /&gt;Akhirnya, aku tahu, bagian tubuh yang paling penting adalah tidak&lt;br /&gt;menjadi orang yang mementingkan diri sendiri. Tapi, simpati terhadap&lt;br /&gt;penderitaan yang dialamin oleh orang lain. Orang akan melupakan apa&lt;br /&gt;yang kamu katakan... Orang akan melupakan apa yang kamu lakukan...&lt;br /&gt;Tapi, orang TIDAK akan pernah lupa bagaimana kamu membuat mereka&lt;br /&gt;berarti.&lt;br /&gt;"Masa depan Anda, karir Anda, serta kehidupan Anda adalah yang Anda kerjakan&lt;br /&gt;hari ini."&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7377975272380358092-4173256671575795454?l=limferdixaverius.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://limferdixaverius.blogspot.com/feeds/4173256671575795454/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=7377975272380358092&amp;postID=4173256671575795454' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7377975272380358092/posts/default/4173256671575795454'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7377975272380358092/posts/default/4173256671575795454'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://limferdixaverius.blogspot.com/2008/04/seekor-anak-monyet-bersiap-siap-hendak.html' title=''/><author><name>Prepare for Glory</name><uri>http://www.blogger.com/profile/18190583836850142096</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7377975272380358092.post-2013482901896405957</id><published>2008-04-18T07:19:00.000-07:00</published><updated>2008-04-18T07:20:07.477-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Kekuatan Kata'/><title type='text'></title><content type='html'>Mark Twain mengungkapkannya dengan sangat indah ketika&lt;br /&gt;mengatakan "Udara sangat dingin, sehingga jika&lt;br /&gt;termometer ini lebih panjang satu inci saja, kita pasti&lt;br /&gt;akan mati membeku"&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kita memang akan mati beku dalam kata2. Yang menjadi&lt;br /&gt;persoalan bukanlah suhu dingin yang ada diluar, tetapi termometer.&lt;br /&gt;Yang menjadi persoalan bukanlah realitas, tetapi kata-kata yang anda ucapkan&lt;br /&gt;pada diri anda mengenai realitas itu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saya pernah mendengar cerita yang menarik mengenai seorang&lt;br /&gt;petani di Finlandia. Ketika garis batas antara Finlandia dan Rusia&lt;br /&gt;sedang ditentukan, petani itu harus memutuskan apakah dia ingin&lt;br /&gt;berada di Finlandia atau di Rusia. Setelah memikirkan cukup lama,&lt;br /&gt;dia memutuskan untuk berada di Finlandia, tetapi dia tidak ingin melukai&lt;br /&gt;perasaan pejabat Rusia. Pejabat Rusia itu datang kepadanya dan bertanya&lt;br /&gt;mengapa dia ingin berada di Finlandia.&lt;br /&gt;Petani itu menjawab,"Sudah merupakan kerinduanku sejak&lt;br /&gt;dulu untuk tinggal ditanah tumpah darahku Rusia, tetapi pada usiaku yang&lt;br /&gt;sudah lanjut seperti ini, aku tidak dapat bertahan menghadapi musim dingin di&lt;br /&gt;Rusia."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Rusia dan Finlandia hanyalah kata-kata, konsep, tetapi&lt;br /&gt;tidak demikian halnya bagi manusia, tidak bagi manusia yang gila, yang&lt;br /&gt;menganggap kata-kata dan konsep itu sama dengan realitas. Kita hampir tidak&lt;br /&gt;pernah melihat realitas.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Suatu saat seorang guru berusaha untuk menjelaskan kepada&lt;br /&gt;sekelompok orang bagaimana orang2 bereaksi terhadap kata2, menelan kata2,&lt;br /&gt;hidup dalam kata2  ketimbang dalam realitas.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Salah seorang dari kelompok itu berdiri dan mengajukan&lt;br /&gt;protes, dia berkata, "Saya tidak setuju dengan pendapat anda bahwa&lt;br /&gt;kata2 mempunyai efek yang begitu besar terhadap diri kita."&lt;br /&gt;Guru itu berkata," Duduklah, ANAK HARAM."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Muka orang itu menjadi pucat karena marah dan berkata,"&lt;br /&gt;Anda menyebut diri Anda sebagai orang yang sudah mengalami pencerahan,&lt;br /&gt;seorang guru, seorang yang bijaksana, tetapi seharusnya Anda malu dengan diri&lt;br /&gt;Anda sendiri."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kemudian Guru itu berkata, "Maafkan saya, saya terbawa&lt;br /&gt;perasaan. Saya benar2 mohon maaf, itu benar2 di luar kesadaran saya, saya mohon&lt;br /&gt;maaf." Orang itu akhirnya menjadi tenang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kemudian Guru berkata lagi,"HANYA DIPERLUKAN BEBERAPA KATA&lt;br /&gt;UNTUK MEMBANGKITKAN KEMARAHAN DALAM DIRI&lt;br /&gt;ANDA; DAN HANYA DIPERLUKAN BEBERAPA KATA UNTUK MENENANGKAN&lt;br /&gt;DIRI ANDA, BENAR BUKAN?"&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;By Anthony deMello&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7377975272380358092-2013482901896405957?l=limferdixaverius.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://limferdixaverius.blogspot.com/feeds/2013482901896405957/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=7377975272380358092&amp;postID=2013482901896405957' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7377975272380358092/posts/default/2013482901896405957'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7377975272380358092/posts/default/2013482901896405957'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://limferdixaverius.blogspot.com/2008/04/mark-twain-mengungkapkannya-dengan.html' title=''/><author><name>Prepare for Glory</name><uri>http://www.blogger.com/profile/18190583836850142096</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7377975272380358092.post-2740233948026458418</id><published>2008-04-18T07:18:00.001-07:00</published><updated>2008-04-18T07:18:49.293-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Maknai Pekerjaanmu'/><title type='text'></title><content type='html'>Beberapa waktu yang lalu saya memberikan pelatihan mengenai sikap kerja disebuah hotel berbintang lima di Singapura.&lt;br /&gt;Salah satu peserta pelatihan adalah Pak Lim, seorang pria berusia 60 tahunan yang bekerja di hotel tersebut.&lt;br /&gt;Bagi saya, pekerjaan sehari-hari Pak Lim sangatlah monoton dan membosankan. Setiap hari, dengan membawa sebuah daftar, dia mengecek engsel pintu setiap kamar hotel.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saya akan menceritakan sedikit bagaimana tugas Pak Lim sebenarnya. Pak Lim memulai rangkaian tugasnya dengan mengecek engsel pintu pintu kamar 1001 dan memastikan bahwa engsel dan fungsi kunci pintu berfungsi dengan baik. Pengecekan yang dilakukannya bukanlah pengecekan "seadanya", namun pengecekan yang saksama di setiap engsel dan memastikan bahwa setiap pintu bisa dibuka-tutup tanpa masalah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Untuk mengecek satu pintu saja, Pak Lim berulang kali membuka dan menutup pintu tersebut hanya untuk memastikan bahwa semuanya berfungsi dengan baik. Barulah setelah puas, dia memberi paraf pada daftar yang dibawanya dan mengecek pintu kamar berikutnya, kamar 1002, dia melakukan hal yang sama, begitu seterusnya. Dalam sehari, Pak Lim bisa mengecek pintu 30 kamar.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Anda tentu bertanya, berapa hari waktu yang dibutuhkan Pak Lim untuk mengecek pintu&lt;br /&gt;semua kamar di hotel itu. kurang lebih sebulan! Tidak mengejutkan sebenarnya karena hotel berbintang lima ini memiliki sekitar 600 kamar.  Tugas pengecekan Pak Lim dapat diibaratkan sebagai lingkaran. setelah pintu kamar terakhir selesai dicek, Pak Lim akan kembali lagi ke kamar pertama, kamar 1001.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Rangkaian tugas ini terus berjalan seperti itu, dari hari ke hari, bulan ke bulan, tahun demi tahun. Pekerjaan semaca ini jelas merupakan pekerjaan monoton, tanpa variasi dan membosankan! Saya sendiri tidak habis pikir, bagaimana mungkin Pak Lim masih bisa cermat dan teliti mengecek setiap engsel pintu dalam menjalani tugas yang membosankan ini. Saya membayangkan, seandainya saya sendiri yang diminta melakukan hal semacam ini, mungkin saya akan memeriksa setiap engsel sekedarnya saja.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Karena sangat penasaran, suatu hari saya bertanya kepada Pak Lim apa yang sebenarnya membuatnya begitu tekun menjalani pekerjaan rutin itu. Jawabannya sungguh diluar dugaan saya.&lt;br /&gt;Dia mengatakan, "James, dari pertanyaan Anda, saya bisa menyimpulkan bahwa Anda tidak mengerti pekerjaan saya. Pekerjaan saya bukan sekedar memeriksa engsel, tetapi lebih dari itu. Begini, tamu-tamu kami di hotel berbintang lima ini jelas bukan orang sembarangan. Mereka biasanya adalah Kepala Keluarga, CEO sebuah perusahaan, Direktur atau Manajer Senior. Dan saya tahu mereka semua jelas&lt;br /&gt;bertanggung jawab atas kehidupan keluarga mereka, dan juga banyak karyawan dibawahnya yang jumlahnya mungkin 20 orang, 100 atau bahkan ribuan orang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Nah, kalau sesuatu yang buruk terjadi di hotel ini, misalnya saja kebakaran dan&lt;br /&gt;pintu tidak bisa dibuka karena engselnya rusak, mereka bisa meninggal di dalam kamar. Akibatnya bisa Anda bayangkan, pasti sangat mengerikan, bukan hanya untuk reputasi hotel ini, tetapi juga bagi keluarga mereka, karyawan yang berada dibawah tanggungan mereka. Keluarga mereka akan kehilangan sosok Kepala Keluarga yang menafkahi mereka dan karyawan mereka akan kehilangan sorang pimpinan senior yang bisa jadi mengganggu kelancaran perusahaan. Sekarang Anda mungkin dapat mengerti bahwa tugas saya bukan sekedar memeriksa engsel, tapi menyelamatkan Kepala Keluarga dan Pimpinan unit bisnis sebuah perusahaan. Jadi, jangan meremehkan tugas saya."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saya benar-benar terperangah mendengar penjelasan panjang lebar Pak Lim. Dari situlah saya mengerti bahwa, jika seseorang tahu benar makna dibalik pekerjaannya, dia akan melakukan pekerjaannya dengan bangga, dengan senang hati, dengan penuh tanggung jawab. Sebaliknya, seandainya saja Pak Lim tidak mengerti makna pekerjaannya, dia akan mengatakan bahwa tugasnya hanya sebagai tukang periksa engsel.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sekarang, coba tanyakan pada diri sendiri. Apakah anda tahu benar makna dibalik pekerjaan Anda? Katakanlah Anda adalah seorang Staff, Kepala Bagian, Manajer unit bisnis, apakah Anda tahu makna dibalik pekerjaan anda sebagai seorang Staff, Kepala Bagian atau Manajer?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ingatlah bahwa jika seorang tahu makna pekerjaannya, dia pasti akan melakukan pekerjaan dengan rasa bangga, dan yang terpenting, dia akan membuat pekerjaannya penuh arti, bagi dirinya, bagi keluarganya dan bagi perusahaannya.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7377975272380358092-2740233948026458418?l=limferdixaverius.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://limferdixaverius.blogspot.com/feeds/2740233948026458418/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=7377975272380358092&amp;postID=2740233948026458418' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7377975272380358092/posts/default/2740233948026458418'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7377975272380358092/posts/default/2740233948026458418'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://limferdixaverius.blogspot.com/2008/04/beberapa-waktu-yang-lalu-saya.html' title=''/><author><name>Prepare for Glory</name><uri>http://www.blogger.com/profile/18190583836850142096</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7377975272380358092.post-8573505103780823465</id><published>2008-04-18T07:15:00.001-07:00</published><updated>2008-04-18T07:15:56.502-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Keledai Cerdik'/><title type='text'></title><content type='html'>Suatu hari keledai milik seorang petani jatuh ke dalam sumur. Hewan itu menangis dengan memilukan selama berjam-jam, semetara si petani memikirkan apa yang harus dilakukannya. Akhirnya, Ia memutuskan bahwa hewan itu sudah tua dan sumur juga perlu ditimbun (ditutup - karena berbahaya); jadi tidak berguna untuk menolong si keledai. Ia mengajak tetangga-tetangganya untuk datang membantunya. Mereka membawa sekop dan mulai menyekop tanah ke dalam sumur.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pada mulanya, ketika si keledai menyadari apa yang sedang terjadi, ia menangis penuh kengerian. Tetapi kemudian, semua orang takjub, karena si keledai menjadi diam.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Setelah beberapa sekop tanah lagi dituangkan ke dalam sumur, si petani melihat ke dalam sumur dan tercengang karena apa yang dilihatnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Walaupun punggungnya terus ditimpa oleh bersekop-sekop tanah dan kotoran, si keledai melakukan sesuatu yang menakjubkan. Ia mengguncang-guncangkan badannya agar tanah yang menimpa punggungnya turun ke bawah, lalu ia menaiki tanah itu. Sementara tetangga-tetangga si petani terus menuangkan tanah kotor ke atas punggung hewan itu, si keledai terus juga menguncangkan badannya dan melangkah naik. Segera saja, semua orang terpesona ketika si keledai meloncati tepi sumur dan melarikan diri! (NN)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kehidupan terus saja menuangkan tanah dan kotoran kepadamu, segala macam tanah dan kotoran. Cara untuk keluar dari ’sumur’ (kesedihan, masalah, dsb.) adalah dengan menguncangkan segala tanah dan kotoran dari diri&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;kita (pikiran, dan hati kita) dan melangkah naik dari ’sumur’ dengan menggunakan hal-hal tersebut sebagai pijakan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Setiap masalah-masalah yang datang pada kita merupakan satu batu pijakan untuk melangkah. Kita dapat keluar dari ’sumur’ yang terdalam dengan terus berjuang, jangan pernah menyerah !&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Guncangkanlah hal negatif yang menimpa dan melangkahlah naik!!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pada cerita tersebut tokoh utama dalam cerita tersebut adalah seekor keledai, mengapa di pakai seekor keledai ? di cerita ini sebenarnya ini menunjukkan pada kita bahwa seekor keledai yang secara umum kita tahu merupakan binatang yang paling rendah kemampuannya dan paling bodoh,  saat memutuskan untuk bangkit bisa berhasil selamat dari tragedi. Bukankah kita manusia akan lebih lagi. Keberhasilan yang di peroleh tidak terlepas dari kemampuan mengendalikan pikiran untuk berhasil. Pikiran kita yang membuat kita bisa atau tidak.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7377975272380358092-8573505103780823465?l=limferdixaverius.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://limferdixaverius.blogspot.com/feeds/8573505103780823465/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=7377975272380358092&amp;postID=8573505103780823465' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7377975272380358092/posts/default/8573505103780823465'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7377975272380358092/posts/default/8573505103780823465'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://limferdixaverius.blogspot.com/2008/04/suatu-hari-keledai-milik-seorang-petani.html' title=''/><author><name>Prepare for Glory</name><uri>http://www.blogger.com/profile/18190583836850142096</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7377975272380358092.post-5632492659048990838</id><published>2008-04-18T07:14:00.001-07:00</published><updated>2008-04-18T07:14:26.007-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Letakkan Sejenak Bebanmu'/><title type='text'></title><content type='html'>Bukan berat Beban yang membuat kita Stress, tetapi lamanya kita memikul beban tersebut. Pada saat memberikan kuliah tentang Manajemen Stress, Stephen Covey mengangkat segelas air dan bertanya kepada para siswanya: "Seberapa berat menurut anda kira segelas air ini?" Para siswa menjawab mulai dari 200 gr sampai 500 gr."Ini bukanlah masalah berat absolutnya, tapi tergantung berapa lama anda memegangnya." kata Covey. "Jika saya memegangnya selama 1 menit, tidak ada masalah. Jika saya memegangnya selama 1 jam, lengan kanan saya akan sakit. Dan jika saya memegangnya selama 1 hari penuh, mungkin anda harus memanggilkan ambulans untuk saya.Beratnya sebenarnya sama, tapi semakin lama saya memegangnya, maka bebannya akan semakin berat." "Jika kita membawa beban kita terus menerus, lambat laun kita tidak akan mampu membawanya lagi. Beban itu akan meningkat beratnya." lanjut Covey. "Apa yang harus kita lakukan adalah meletakkan gelas tersebut, istirahat sejenak sebelum mengangkatnya lagi". Kita harus meninggalkan beban kita secara periodik, agar kita dapat lebih segar dan mampu membawanya lagi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jadi sebelum pulang ke rumah dari pekerjaan sore ini, tinggalkan beban pekerjaan. Jangan bawa pulang. Beban itu dapat diambil lagi besok. Apapun beban yang ada dipundak anda hari ini, coba tinggalkan sejenak jika bisa. Setelah beristirahat nanti dapat diambil lagi. Hidup ini singkat, jadi cobalah menikmatinya dan memanfaatkannya...!! Hal terindah dan terbaik di dunia ini tak dapat dilihat, atau disentuh, tapi dapat dirasakan jauh di relung hati kita.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Start the day with smile and have a good day.....&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;- Stephen R Covey&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7377975272380358092-5632492659048990838?l=limferdixaverius.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://limferdixaverius.blogspot.com/feeds/5632492659048990838/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=7377975272380358092&amp;postID=5632492659048990838' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7377975272380358092/posts/default/5632492659048990838'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7377975272380358092/posts/default/5632492659048990838'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://limferdixaverius.blogspot.com/2008/04/bukan-berat-beban-yang-membuat-kita.html' title=''/><author><name>Prepare for Glory</name><uri>http://www.blogger.com/profile/18190583836850142096</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7377975272380358092.post-1539564593679971003</id><published>2008-04-18T07:12:00.000-07:00</published><updated>2008-04-18T07:13:45.298-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Lollipop Bib dan Bob'/><title type='text'></title><content type='html'>Alkisah ada dua orang anak laki-laki, Bob dan Bib, yang sedang melewati lembah&lt;br /&gt;permen lolipop. Di tengah lembah itu terdapat jalan setapak yang beraspal. Di&lt;br /&gt;jalan itulah Bob dan Bib berjalan kaki bersama. Uniknya, di kiri-kanan jalan&lt;br /&gt;lembah itu terdapat banyak permen lolipop yang berwarni-warni dengan aneka rasa.&lt;br /&gt;Permen-permen yang terlihat seperti berbaris itu seakan menunggu tangan-tangan&lt;br /&gt;kecil Bob dan Bib untuk mengambil dan menikmati kelezatan mereka.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bob sangat kegirangan melihat banyaknya permen lolipop yang bisa diambil. Maka&lt;br /&gt;ia pun sibuk mengumpulkan permen-permen tersebut. Ia mempercepat jalannya supaya&lt;br /&gt;bisa mengambil permen lolipop lainnya yang terlihat sangat banyak didepannya.&lt;br /&gt;Bob mengumpulkan sangat banyak permen lolipop yang ia simpan di dalam tas&lt;br /&gt;karungnya. Ia sibuk mengumpulkan permen-permen tersebut tapi sepertinya&lt;br /&gt;permen-permen tersebut tidak pernah habis maka ia memacu langkahnya supaya bisa&lt;br /&gt;mengambil semua permen yang dilihatnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tanpa terasa Bob sampai di ujung jalan lembah permen lolipop. Dia melihat&lt;br /&gt;gerbang bertuliskan "Selamat Jalan". Itulah batas akhir lembah permen lolipop.&lt;br /&gt;Di ujung jalan, Bob bertemu seorang lelaki penduduk sekitar. Lelaki itu bertanya&lt;br /&gt;kepada Bob, "Bagaimana perjalanan kamu di lembah permen lolipop? Apakah&lt;br /&gt;permen-permennya lezat? Apakah kamu mencoba yang rasa jeruk? Itu rasa yang&lt;br /&gt;paling disenangi. Atau kamu lebih menyukai rasa mangga? Itu juga sangat lezat."&lt;br /&gt;Bob terdiam mendengar pertanyaan lelaki tadi. Ia merasa sangat lelah dan&lt;br /&gt;kehilangan tenaga. Ia telah berjalan sangat cepat dan membawa begitu banyak&lt;br /&gt;permen lolipop yang terasa berat di dalam tas karungnya. Tapi ada satu hal yang&lt;br /&gt;membuatnya merasa terkejut dan ia pun menjawab pertanyaan lelaki itu, "Permennya&lt;br /&gt;saya lupa makan!"&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tak berapa lama kemudian, Bib sampai di ujung jalan lembah permen lolipop. "Hai,&lt;br /&gt;Bob! Kamu berjalan cepat sekali. Saya memanggil-manggil kamu tapi kamu sudah&lt;br /&gt;sangat jauh di depan saya." "Kenapa kamu memanggil saya?" tanya Bob. "Saya ingin&lt;br /&gt;mengajak kamu duduk dan makan permen anggur bersama. Rasanya lezat sekali. Juga&lt;br /&gt;saya menikmati pemandangan lembah, indah sekali!" Bib bercerita panjang lebar&lt;br /&gt;kepada Bob. "Lalu tadi ada seorang kakek tua yang sangat kelelahan. Saya temani&lt;br /&gt;dia berjalan. Saya beri dia beberapa permen yang ada di tas saya. Kami makan&lt;br /&gt;bersama dan dia banyak menceritakan hal-hal yang lucu. Kami tertawa bersama."&lt;br /&gt;Bib menambahkan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mendengar cerita Bib, Bob menyadari betapa banyak hal yang telah ia lewatkan&lt;br /&gt;dari lembah permen lolipop yang sangat indah. Ia terlalu sibuk mengumpulkan&lt;br /&gt;permen-permen itu. Tapi pun ia sampai lupa memakannya dan tidak punya waktu&lt;br /&gt;untuk menikmati kelezatannya karena ia begitu sibuk memasukkan semua permen itu&lt;br /&gt;ke dalam tas karungnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Di akhir perjalanannya di lembah permen lolipop, Bob menyadari suatu hal dan ia&lt;br /&gt;bergumam kepada dirinya sendiri, "Perjalanan ini bukan tentang berapa banyak&lt;br /&gt;permen yang telah saya kumpulkan. Tapi tentang bagaimana saya menikmatinya&lt;br /&gt;dengan berbagi dan berbahagia." Ia pun berkata dalam hati, "Waktu tidak bisa&lt;br /&gt;diputar kembali." Perjalanan di lembah lolipop sudah berlalu dan Bob pun harus&lt;br /&gt;melanjutkan kembali perjalanannya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam kehidupan kita, banyak hal yang ternyata kita lewati begitu saja. Kita&lt;br /&gt;lupa untuk berhenti sejenak dan menikmati kebahagiaan hidup. Kita menjadi Bob di&lt;br /&gt;lembah permen lolipop yang sibuk mengumpulkan permen tapi lupa untuk&lt;br /&gt;menikmatinya dan menjadi bahagia.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pernahkan Anda bertanya kapan waktunya untuk merasakan bahagia? Jika saya&lt;br /&gt;tanyakan pertanyaan tersebut kepada para klien saya, biasanya mereka menjawab,&lt;br /&gt;"Saya akan bahagia nanti... nanti pada waktu saya sudah menikah... nanti pada&lt;br /&gt;waktu saya memiliki rumah sendiri... nanti pada saat suami saya lebih mencintai&lt;br /&gt;saya... nanti pada saat saya telah meraih semua impian saya... nanti pada saat&lt;br /&gt;penghasilan sudah sangat besar... "&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pemikiran 'nanti' itu membuat kita bekerja sangat keras di saat 'sekarang'.&lt;br /&gt;Semuanya itu supaya kita bisa mencapai apa yang kita konsepkan tentang masa&lt;br /&gt;'nanti' bahagia. Terkadang jika saya renungkan hal tersebut, ternyata kita telah&lt;br /&gt;mengorbankan begitu banyak hal dalam hidup ini untuk masa 'nanti' bahagia. Ritme&lt;br /&gt;kehidupan kita menjadi sangat cepat tapi rasanya tidak pernah sampai di masa&lt;br /&gt;'nanti' bahagia itu. Ritme hidup yang sangat cepat... target-target tinggi yang&lt;br /&gt;harus kita capai, yang anehnya kita sendirilah yang membuat semua target itu...&lt;br /&gt;tetap semuanya itu tidak pernah terasa memuaskan dan membahagiakan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Uniknya, pada saat kita memelankan ritme kehidupan kita; pada saat kita duduk&lt;br /&gt;menikmati keindahan pohon bonsai di beranda depan, pada saat kita mendengarkan&lt;br /&gt;cerita lucu anak-anak kita, pada saat makan malam bersama keluarga, pada saat&lt;br /&gt;kita duduk bermeditasi atau pada saat membagikan beras dalam acara bakti sosial&lt;br /&gt;tanggap banjir; terasa hidup menjadi lebih indah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jika saja kita mau memelankan ritme hidup kita dengan penuh kesadaran;&lt;br /&gt;memelankan ritme makan kita, memelankan ritme jalan kita dan menyadari setiap&lt;br /&gt;gerak tubuh kita, berhenti sejenak dan memperhatikan tawa indah anak-anak bahkan&lt;br /&gt;menyadari setiap hembusan nafas maka kita akan menyadari begitu banyak detil&lt;br /&gt;kehidupan yang begitu indah dan bisa disyukuri. Kita akan merasakan ritme yang&lt;br /&gt;berbeda dari kehidupan yang ternyata jauh lebih damai dan tenang. Dan pada&lt;br /&gt;akhirnya akan membawa kita menjadi lebih bahagia dan bersyukur seperti Bib yang&lt;br /&gt;melewati perjalanannya di lembah permen lolipop&lt;br /&gt;____________ _________ _________ _________ _________ _________ __&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sumber :&lt;br /&gt;Elany Tambara&lt;br /&gt;Case Team Assistant&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7377975272380358092-1539564593679971003?l=limferdixaverius.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://limferdixaverius.blogspot.com/feeds/1539564593679971003/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=7377975272380358092&amp;postID=1539564593679971003' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7377975272380358092/posts/default/1539564593679971003'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7377975272380358092/posts/default/1539564593679971003'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://limferdixaverius.blogspot.com/2008/04/alkisah-ada-dua-orang-anak-laki-laki.html' title=''/><author><name>Prepare for Glory</name><uri>http://www.blogger.com/profile/18190583836850142096</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7377975272380358092.post-1459589175434025474</id><published>2008-04-18T07:11:00.000-07:00</published><updated>2008-04-18T07:12:11.536-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Nikmatilah hidup (90/10)'/><title type='text'></title><content type='html'>Bagaimana prinsip 90/10 itu ?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;- 10% dari hidup anda terjadi karena apa yang langsung anda alami.&lt;br /&gt;- 90% dari hidup anda ditentukan dari cara anda bereaksi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Apa maksudnya ?&lt;br /&gt;Anda tidak dapat mengendalikan 10% dari kondisi yang terjadi pada diri anda.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Contohnya :&lt;br /&gt;Anda tidak dapat menghindar dari kemacetan. Pesawat terlambat datang dan hal ini&lt;br /&gt;akan membuang seluruh schedule anda. Kemacetan telah menghambat seluruh rencana&lt;br /&gt;anda. Anda tidak dapat mengontrol kondisi 10% ini.&lt;br /&gt;Tetapi beda dengan 90% lainnya. Anda dapat mengontrol yang 90% ini.&lt;br /&gt;Bagaimana caranya ? â€¦. Dari cara reaksi anda !!&lt;br /&gt;Anda tidak dapat mengontrol lampu merah, tetapi anda dapat mengontrol reaksi&lt;br /&gt;anda.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Marilah kita lihat contoh dibawah ini :&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kondisi 1&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Anda makan pagi dengan keluarga anda. Anak anda secara tidak sengaja menyenggol&lt;br /&gt;cangkir kopi minuman anda sehingga pakaian kerja anda tersiram kotor. Anda tidak&lt;br /&gt;dapat mengendalikan apa yang baru saja terjadi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Reaksi anda :&lt;br /&gt;Anda bentak anak anda karena telah menjatuhkan kopi ke pakaian anda. Anak anda&lt;br /&gt;akhirnya menangis. Setelah membentak, anda menoleh ke istri anda dan mengkritik&lt;br /&gt;karena telah menaruh cangkir pada posisi terlalu pinggir diujung meja.&lt;br /&gt;Akhirnya terjadi pertengkaran mulut. Anda lari ke kamar dan cepat-cepat ganti&lt;br /&gt;baju. Kembali ke ruang makan, anak anda masih menangis sambil menghabiskan makan&lt;br /&gt;paginya. Akhirnya anak anda ketinggalan bis.&lt;br /&gt;Istri anda harus secepatnya pergi kerja. Anda buru-buru ke mobil dan mengantar&lt;br /&gt;anak anda ke sekolah. Karena anda telat, anda laju mobil dengan kecepatan 70&lt;br /&gt;km/jam padahal batas kecepatan hanya boleh 60 km/jam.&lt;br /&gt;Setelah terlambat 15 menit dan terpaksa mengeluarkan kocek Rp 600.000,- karena&lt;br /&gt;melanggar lalu lintas, akhirnya anda sampai di sekolah. Anak anda secepatnya&lt;br /&gt;keluar dari mobil tanpa pamit.&lt;br /&gt;Setelah tiba di kantor dimana anda telat 20 menit, anda baru ingat kalau tas&lt;br /&gt;anda tertinggal di rumah.&lt;br /&gt;Hari kerja anda dimulai dengan situasi buruk. Jika diteruskan maka akan semakin&lt;br /&gt;buruk. Pikiran anda terganggu karena kondisi di rumah.&lt;br /&gt;Pada saat tiba di rumah, anda menjumpai beberapa gangguan hubungan dengan istri&lt;br /&gt;dan anak anda.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mengapa ? â€¦ Karena cara anda bereaksi pada pagi hari.&lt;br /&gt;Mengapa anda mengalami hari yang buruk ?*&lt;br /&gt;1. Apakah penyebabnya karena kejatuhan kopi ?&lt;br /&gt;2. Apakah penyebabnya karena anak anda ?&lt;br /&gt;3. Apakah penyebabnya karena polisi lalu lintas ?&lt;br /&gt;4. Apakah anda penyebabnya ?&lt;br /&gt;Jawabannya adalah No. 4 yaitu penyebabnya adalah anda sendiri !!&lt;br /&gt;Anda tidak dapat mengendalikan diri setelah apa yang terjadi pada cangkir kopi.&lt;br /&gt;Cara anda bereaksi dalam 5 detik tersebut ternyata adalah penyebab hari buruk&lt;br /&gt;anda.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Berikut adalah contoh yang sebaiknya atau seharusnya anda sikapi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kondisi 2&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Cairan kopi menyiram baju anda. Begitu anak anda akan menangis, anda berkata&lt;br /&gt;lembut : "Tidak apa-apa sayang, lain kali hati-hati ya." Anda ambil handuk kecil&lt;br /&gt;dan lari ke kamar. Setelah mengganti pakaian dan mengambil tas, secepatnya anda&lt;br /&gt;menuju jendela ruang depan dan melihat anak anda sedang naik bis sambil&lt;br /&gt;melambaikan tangan ke anda. Anda kemudian mengecup lembut pipi istri anda dan&lt;br /&gt;mengatakan : "Sampai jumpa makan malam nanti."&lt;br /&gt;Anda datang ke kantor 5 menit lebih cepat dan dengan muka cerah menegur staff&lt;br /&gt;anda. Bos anda mengomentari semangat dan kecerahan hari anda di kantor.&lt;br /&gt;Apakah anda melihat perbedaan kedua kondisi tersebut ?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;2 (dua) skenario berbeda, dimulai dengan kondisi yang sama, diakhiri dengan&lt;br /&gt;kondisi berbeda.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mengapa ?&lt;br /&gt;Ternyata penyebabnya adalah dari cara anda bereaksi !&lt;br /&gt;Anda tidak dapat mengendalikan 10% dari yang sudah terjadi. Tetapi yang 90%&lt;br /&gt;tergantung dari reaksi anda sendiri.&lt;br /&gt;Ini adalah cara untuk menerapkan prinsip 90/10. Jika ada orang yang mengatakan&lt;br /&gt;hal buruk tentang anda, jangan cepat terpancing. Biarkan serangan tersebut&lt;br /&gt;mengalir seperti air di gelas. Anda jangan membiarkan komentar buruk tersebut&lt;br /&gt;mempengaruhi anda.&lt;br /&gt;Jika beraksi seadanya atau salah reaksi maka akan menyebabkan anda: kehilangan&lt;br /&gt;teman, dipecat, stress dan lain-lain yang merugikan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bagaimana reaksi anda jika mobil anda mengalami kemacetan dan terlambat masuk&lt;br /&gt;kantor ? Apakah anda akan marah ? Memukul stir mobil ? Memaki-maki ? Apakah&lt;br /&gt;tekanan darah anda akan naik cepat ?&lt;br /&gt;Siapa yang peduli jika anda datang telat 10 detik ? Kenapa anda biarkan kondisi&lt;br /&gt;tersebut merusak hari anda ?&lt;br /&gt;Cobalah ingat prinsip 90/10 dan jangan khawatir, masalah anda akan cepat&lt;br /&gt;terselesaikan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Contoh lain :&lt;br /&gt;- Anda dipecat.&lt;br /&gt;Mengapa anda sampai tidak bisa tidur dan khawatir ?&lt;br /&gt;Suatu waktu akan ada jalan keluar. Gunakan energi dan waktu yang hilang karena&lt;br /&gt;kekhawatiran tersebut untuk mencari pekerjaan yang lain.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;- Pesawat terlambat.&lt;br /&gt;Kondisi ini merusak seluruh schedule anda. Kenapa anda marah-marah kepada&lt;br /&gt;petugas tiket di bandara ? Mereka tidak dapat mengendalikan terhadap apa yang&lt;br /&gt;terjadi. Kenapa harus stress ? Kondisi ini justru akan memperburuk kondisi anda.&lt;br /&gt;Gunakan waktu anda untuk mempelajari situasi, membaca buku yang anda bawa, atau&lt;br /&gt;mengenali penumpang lain.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sekarang anda sudah tahu prinsip 90/10. Gunakanlah dalam aktivitas harian anda&lt;br /&gt;dan anda akan kagum atas hasilnya. Tidak ada yang hilang dan hasilnya sangat&lt;br /&gt;menakjubkan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sudah berjuta-juta orang menderita akibat stress, masalah berat, cobaan hidup&lt;br /&gt;dan sakit hati yang sebenarnya hal ini dapat diatasi jika kita mengerti cara&lt;br /&gt;menggunakan prinsip 90/10.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;NIKMATILAH HIDUP INI !!&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7377975272380358092-1459589175434025474?l=limferdixaverius.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://limferdixaverius.blogspot.com/feeds/1459589175434025474/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=7377975272380358092&amp;postID=1459589175434025474' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7377975272380358092/posts/default/1459589175434025474'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7377975272380358092/posts/default/1459589175434025474'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://limferdixaverius.blogspot.com/2008/04/bagaimana-prinsip-9010-itu-10-dari.html' title=''/><author><name>Prepare for Glory</name><uri>http://www.blogger.com/profile/18190583836850142096</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7377975272380358092.post-8837605754687674197</id><published>2008-04-18T07:10:00.000-07:00</published><updated>2008-04-18T07:11:18.737-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Berani mencoba'/><title type='text'></title><content type='html'>Alkisah di suatu negeri burung, tinggallah bermacam-macam keluarga&lt;br /&gt;burung. Mulai dari yang kecil hingga yang besar. Mulai dari yang bersuara&lt;br /&gt;lembut hingga yang bersuara menggelegar. Mereka tinggal di suatu pulau nun&lt;br /&gt;jauh di balik bukit pegunungan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sebenarnya selain jenis burung masih ada hewan lain yang hidup di sana.&lt;br /&gt;Namun sesuai namanya negeri burung, yang berkuasa dari kelompok burung.&lt;br /&gt;Semua jenis burung ganas, seperti, burung pemakan bangkai, burung Kondor,&lt;br /&gt;burung elang dan rajawali adalah para penjaga yang bertugas melindungi dan&lt;br /&gt;menjaga keselamatan penghung negeri burung.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Burung-burung kecil bersuara merdu, bertugas sebagai penghibur. Kicau&lt;br /&gt;mereka selalu terdengar sepanjang hari, selaras dengan desau angin dan&lt;br /&gt;gesekan daun. Burung-burung berbulu warna warni, pemberi keindahan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mereka bertugas bekeliling negri melebarkan sayapnya, agar warna-warni&lt;br /&gt;bulunya terlihat semua penghuni. Keindahan warnanya menimbulkan kegembiraan.&lt;br /&gt;Dan rasa gembira bisa menular bagai virus, sehingga semua penghuni merasa&lt;br /&gt;senang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pada suatu ketika, seekor induk elang tengah mengerami telur-telurnya.&lt;br /&gt;Setiap pagi elang jantan datang membawa makanan untuk induk elang. Akhirnya,&lt;br /&gt;di satu pagi musim dingin telur-telur mulai menetas. Ada 3 anak elang yang&lt;br /&gt;nampak kuat berdiri. Dua anak elang hanya mampu mengeluarkan kepalanya dari&lt;br /&gt;cangkang telur harus berakhir dalam paruh sang ayah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dengan tangkas, elang jantan mengoyak cangkang telur lalu mematuk-matuk&lt;br /&gt;calon anak yang tak jadi. Perlahan-lahan sang induk memberikan&lt;br /&gt;potongan-potongan tubuh anaknya ke dalam paruh mungil anak-anak elang.&lt;br /&gt;Kejam...? Ini hanya masalah kepraktisan. Untuk apa terbang dan mencari makan&lt;br /&gt;jauh-jauh jika ada daging bangkai di dalam sarang. Sebagai hewan, elang&lt;br /&gt;hanya mempunyai naluri dan akal tanpa nurani. Inilah yang membedakan manusia&lt;br /&gt;dan hewan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Waktu berjalan terus, hari berganti hari. Anak-anak elang yang berbentuk&lt;br /&gt;jelek karena tak berbulu, kini mulai menampakkan keasliannya. Bulu-bulu&lt;br /&gt;halus mulai menutupi daging di tubuh masing-masing. Kaki kecil anak-anak&lt;br /&gt;elang sudah mampu berdiri tegak. Walau kedua sayapnya belum tumbuh sempurna.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Induk elang dan elang jantan, bergantian menjaga sarang. Memastikan tak&lt;br /&gt;ada ular yang mengincar anak-anak elang dan memastikan anak-anak elang tak&lt;br /&gt;jatuh dari sarang yang berada di ketinggian pohon.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Suatu pagi, saat induk elang akan mencari makan dan bergantian dengan&lt;br /&gt;elang jantan menjaga sarang. Salah seekor anak elang bertanya:&lt;br /&gt;"Kapankah aku bisa terbang seperti ayah dan ibu?"&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Induk elang dan elang jantan tersenyum, bertukar pandang lalu elang&lt;br /&gt;jantan berkata: "Waktunya akan tiba, anakku. Jadi sebelum waktu itu tiba,&lt;br /&gt;makanlah yang banyak dan pastikan tubuhmu sehat serta kuat". Usai sang elang&lt;br /&gt;jantan berkata, induk elang merentangkan sayapnya lalu mengepakkan&lt;br /&gt;kuat-kuat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hanya dalam hitungan yang cepat, induk elang tampak menjauhi sarang.&lt;br /&gt;Terlihat bagai sebilah papan berawarna coklat melayang di awan. Anak-anak&lt;br /&gt;elang, masuk di bawah sayap elang jantan. Mencari kehangatan kasih sang&lt;br /&gt;jantan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Waktu berjalan terus, musim telah berganti dari musim dingin ke musim&lt;br /&gt;semi. Seluruh permukaan pulau mulai menampakan warna-warni dedaunan. Bahkan&lt;br /&gt;sinar mentari memberi sentuhan warna yang indah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Anak-anak elang pun sudah semakin besar dan sayapnya mulai ditumbuhi&lt;br /&gt;bulu-bulu kasar. Suatu ketika seeor anak elang berdiri di tepi sarang,&lt;br /&gt;ketika ada angin kencang, kakinya tak kuat mencengkram tepi sarang sehingga&lt;br /&gt;ia meluncur ke bawah. Induk elang langsung merentangkan sayang dan mendekati&lt;br /&gt;sang anak seraya berkata: "Rentangkan dan kepakan sayapmu kuat-kuat!"&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tapi rasa takut dan panik menguasai si anak elang karenanya ia tak&lt;br /&gt;mendengar apa yang dikatakan ibunya. Elang jantan menukik cepat dari jauh&lt;br /&gt;dan membiarkan sayapnya terentang tepat sebelum si anak mendarat di tanah.&lt;br /&gt;Sayap elang jantan menjadi alas pendaratan darurat si anak elang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Si anak elang yang masih diliputi rasa panik dan takut tak mampu&lt;br /&gt;bergerak. Tubuhnya bergetar hebat. Induk elang, dengan kasih memeluk sang&lt;br /&gt;anak. Menyelipkan di bawah sayapnya dan memberikan kehangatan. Sesudah si&lt;br /&gt;anak tenang dan tak gemetar, induk elang dan elang jantan membawa si anak&lt;br /&gt;kembali ke sarang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Peristiwa itu menimbulkan rasa trauma pada si anak elang. Jangankan&lt;br /&gt;berlatih terbang dengan merentangkan dan mengepakkan sayap. Berdiri di tepi&lt;br /&gt;sarang saja ia sangat takut. Kedua saudaranya sudah mulai terbang dalam&lt;br /&gt;jarak pendek. Hal pertama yang diajarkan induk dan elang dan elang jantan&lt;br /&gt;adalah berusaha agar tidak mendarat keras di dataran.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Lama berselang setelah melihat e dua saudaranya berlatih, si elang yang&lt;br /&gt;pernah jatuh bertanya pada ibunya:&lt;br /&gt;"Adakah jaminan aku tidak akan jatuh lagi?"&lt;br /&gt;"Selama aku dan ayahmu ada, kamilah jaminanmu!" jawab si induk elang&lt;br /&gt;dengan penuh kasih.&lt;br /&gt;"Tapi aku takut!' ujar si anak&lt;br /&gt;"Kami tahu, karenanya kami ta memaksa." Jawab si induk elang lagi.&lt;br /&gt;"Lalu apa yang harus kulakukan agar aku beraai?" tanya si anak&lt;br /&gt;"Untuk berani, kamu harus menghilangkan rasa takut!"&lt;br /&gt;"Bagaimana caranya?"&lt;br /&gt;"Percayalah pada kami!" Ujar elang jantan yang tiba-tiba sudah berada di&lt;br /&gt;tepi sarang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Si anak diam dan hanya memandang jauh ke tengah lautan. Tiba-tiba si&lt;br /&gt;anak elang bertanya lagi.&lt;br /&gt;"Menurut ibu dan ayah, apakah aku mampu terbang keseberang lautan?"&lt;br /&gt;Dengan tenang si elang jantan berkata: "Anakku kalau kau tak pernah&lt;br /&gt;merentangkan dan mengepakkan sayapmu, kami tidak pernah tahu, apakah kamu&lt;br /&gt;mampu atau tidak. Karena yang tahu hanya dirimu sendiri!"&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Lalu si induk elang menambahkan: "Mulailah dari sekarang, karena langkah&lt;br /&gt;kecilmu akan menjadi awal perubahan hidupmu. Semua perubahan di mulai dari&lt;br /&gt;langkah awal, anakku!"&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Si anak elang diam tertegun, memandang takjub pada induk elang dan elang&lt;br /&gt;jantan. Kini ia sadar, tak ada yang tahu kemampuan dirinya selain dirinya&lt;br /&gt;sendiri. Kedua orang tuanya hanya memberikan jaminan mereka ada dan selalu&lt;br /&gt;ada, jika si anak memerlukan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Didorong rasa bahagia akan cinta kasih orang tuanya, si elang kecil&lt;br /&gt;berjanji akan berlatih dan mencoba. Ketika akhirnya ia menggantikan elang&lt;br /&gt;jantan menjadi pemimpin keselamatan para penghuni negeri burung, maka&lt;br /&gt;tahulah ia, bahwa kesuksesan yang diraihnya adalah di mulai saat tekad&lt;br /&gt;terbangun untuk melangkah. Sukses itu tak pernah ada kalau hanya sebatas&lt;br /&gt;tekad. Tapi tekad itu harus diwujudan dengan tindakan nyata walau di mulai&lt;br /&gt;dari langkah yang kecil.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mulailah rentangkan dan kepakkan sayap kemampuanmu, maka dunia ada&lt;br /&gt;digenggamanmu! (Senyum_ibu, 14 Des 2006)&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7377975272380358092-8837605754687674197?l=limferdixaverius.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://limferdixaverius.blogspot.com/feeds/8837605754687674197/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=7377975272380358092&amp;postID=8837605754687674197' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7377975272380358092/posts/default/8837605754687674197'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7377975272380358092/posts/default/8837605754687674197'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://limferdixaverius.blogspot.com/2008/04/alkisah-di-suatu-negeri-burung.html' title=''/><author><name>Prepare for Glory</name><uri>http://www.blogger.com/profile/18190583836850142096</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7377975272380358092.post-6015175084016633408</id><published>2008-04-18T07:07:00.000-07:00</published><updated>2008-04-18T07:09:02.476-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Love your family'/><title type='text'></title><content type='html'>Saya menabrak seorang yang tidak dikenal ketika ia lewat. “Oh, maafkan saya”&lt;br /&gt;adalah reaksi saya. Ia berkata, “Maafkan saya juga; Saya tidak melihat&lt;br /&gt;Anda.” Orang tidak dikenal itu, juga saya, berlaku sangat sopan.&lt;br /&gt;Akhirnya kami berpisah dan mengucapkan selamat tinggal.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Namun cerita lainnya terjadi di rumah, lihat bagaimana kita memperlakukan&lt;br /&gt;orang-orang yang kita kasihi, tua dan muda. Pada hari itu juga, saat saya tengah&lt;br /&gt;memasak makan malam, anak lelaki saya berdiri diam-diam di samping saya. Ketika&lt;br /&gt;saya berbalik, hampir saja saya membuatnya jatuh. “Minggir,” kata saya&lt;br /&gt;dengan marah.&lt;br /&gt;Ia pergi, hati kecilnya hancur. Saya tidak menyadari betapa kasarnya kata-kata&lt;br /&gt;saya kepadanya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ketika saya berbaring di tempat tidur, dengan halus Tuhan berbicara padaku,&lt;br /&gt;“Sewaktu kamu berurusan dengan orang yang tidak kau kenal, kesopanan kamu&lt;br /&gt;gunakan, tetapi anak-anak yang engkau kasihi, sepertinya engkau perlakukan&lt;br /&gt;dengan sewenang-wenang. Coba lihat ke lantai dapur, engkau akan menemukan&lt;br /&gt;beberapa kuntum bunga dekat pintu.”&lt;br /&gt;“Bunga-bunga tersebut telah dipetik sendiri oleh anakmu; merah muda, kuning&lt;br /&gt;dan biru. Anakmu berdiri tanpa suara supaya tidak menggagalkan kejutan yang akan&lt;br /&gt;ia buat bagimu, dan kamu bahkan tidak melihat matanya yang basah saat itu.”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Seketika aku merasa malu, dan sekarang air mataku mulai menetes. Saya&lt;br /&gt;pelan-pelan pergi ke kamar anakku dan berlutut di dekat tempat tidurnya,&lt;br /&gt;“Bangun, nak, bangun,” kataku. “Apakah bunga-bunga ini engkau petik&lt;br /&gt;untukku?” Ia tersenyum, ” Aku menemukannya jatuh dari pohon. “Aku&lt;br /&gt;mengambil bunga-bunga ini karena mereka cantik seperti Ibu. Aku tahu Ibu akan&lt;br /&gt;menyukainya, terutama yang berwarna biru.”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Aku berkata, “Anakku, Ibu sangat menyesal karena telah kasar padamu; Ibu&lt;br /&gt;seharusnya tidak membentakmu seperti tadi.”&lt;br /&gt;Si kecilku berkata, “Oh, Ibu, tidak apa-apa. Aku tetap mencintaimu.”&lt;br /&gt;Aku pun membalas, “Anakku, aku mencintaimu juga, dan aku benar-benar menyukai&lt;br /&gt;bunga-bunga ini, apalagi yang biru.”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Apakah anda menyadari bahwa jika kita mati besok, perusahaan di mana kita&lt;br /&gt;bekerja sekarang bisa saja dengan mudahnya mencari pengganti kita dalam hitungan&lt;br /&gt;hari? Tetapi keluarga yang kita tinggalkan akan merasakan kehilangan selama sisa&lt;br /&gt;hidup mereka.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mari kita renungkan, kita melibatkan diri lebih dalam kepada pekerjaan kita&lt;br /&gt;ketimbang keluarga kita sendiri, suatu investasi yang tentunya kurang bijaksana,&lt;br /&gt;bukan?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jadi apakah anda telah memahami apa tujuan cerita di atas?&lt;br /&gt;Apakah anda tahu apa arti kata KELUARGA?&lt;br /&gt;Dalam bahasa Inggris, KELUARGA = FAMILY.&lt;br /&gt;FAMILY = (F)ATHER (A)ND (M)OTHER, (I), (L)OVE, (Y)&lt;br /&gt;Teruskan cerita ini kepada orang-orang yang kau pedulikan. Saya telah&lt;br /&gt;melakukannya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Diterjemahkan dari : HARSH WORDS&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7377975272380358092-6015175084016633408?l=limferdixaverius.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://limferdixaverius.blogspot.com/feeds/6015175084016633408/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=7377975272380358092&amp;postID=6015175084016633408' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7377975272380358092/posts/default/6015175084016633408'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7377975272380358092/posts/default/6015175084016633408'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://limferdixaverius.blogspot.com/2008/04/saya-menabrak-seorang-yang-tidak.html' title=''/><author><name>Prepare for Glory</name><uri>http://www.blogger.com/profile/18190583836850142096</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7377975272380358092.post-8598651600069825757</id><published>2008-04-18T07:06:00.000-07:00</published><updated>2008-04-18T07:07:10.102-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Cintailah apa yang ada'/><title type='text'></title><content type='html'>Dua puluh tahun yang lalu saya melahirkan seorang anak laki-laki,&lt;br /&gt;wajahnya lumayan tampan namun terlihat agak bodoh. Sam, suamiku,&lt;br /&gt;memberinya nama Eric. Semakin lama semakin nampak jelas bahwa anak&lt;br /&gt;ini memang agak terbelakang. Saya berniat memberikannya kepada orang&lt;br /&gt;lain saja untuk dijadikan budak atau pelayan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Namun Sam mencegah niat buruk itu. Akhirnya terpaksa saya&lt;br /&gt;membesarkannya juga. Di tahun kedua setelah Eric dilahirkan saya pun&lt;br /&gt;melahirkan kembali seorang anak perempuan yang cantik mungil. Saya&lt;br /&gt;menamainya Angelica. Saya sangat menyayangi Angelica, demikian juga&lt;br /&gt;Sam.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Seringkali kami mengajaknya pergi ke taman hiburan dan membelikannya&lt;br /&gt;pakaian anak-anak yang indah-indah. Namun tidak demikian halnya&lt;br /&gt;dengan Eric. Ia hanya memiliki beberapa stel pakaian butut. Sam&lt;br /&gt;berniat membelikannya, namun saya selalu melarangnya dengan dalih&lt;br /&gt;penghematan uang keluarga. Sam selalu menuruti perkataan saya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saat usia Angelica 2 tahun Sam meninggal dunia. Eric sudah berumur 4&lt;br /&gt;tahun kala itu. Keluarga kami menjadi semakin miskin dengan hutang&lt;br /&gt;yang semakin menumpuk. Akhirnya saya mengambil tindakan yang akan&lt;br /&gt;membuat saya menyesal seumur hidup. Saya pergi meninggalkan kampung&lt;br /&gt;kelahiran saya beserta Angelica. Eric yang sedang tertidur lelap saya&lt;br /&gt;tinggalkan begitu saja. Kemudian saya tinggal di sebuah gubuk setelah&lt;br /&gt;rumah kami laku terjual untuk membayar hutang. Setahun, 2 tahun, 5&lt;br /&gt;tahun, 10 tahun.. telah berlalu sejak kejadian itu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saya telah menikah kembali dengan Brad, seorang pria dewasa. Usia&lt;br /&gt;Pernikahan kami telah menginjak tahun kelima. Berkat Brad, sifat-&lt;br /&gt;sifat buruk saya yang semula pemarah, egois, dan tinggi hati, berubah&lt;br /&gt;sedikit demi sedikit menjadi lebih sabar dan penyayang. Angelica&lt;br /&gt;telah berumur 12 tahun dan kami menyekolahkan dia di asrama putri&lt;br /&gt;sekolah perawatan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tidak ada lagi yang ingat tentang Eric dan tidak ada lagi yang&lt;br /&gt;mengingatnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sampai suatu malam. Malam di mana saya bermimpi tentang seorang anak.&lt;br /&gt;Wajahnya agak tampan namun tampak pucat sekali. Ia melihat ke arah&lt;br /&gt;saya. Sambil tersenyum ia berkata, "Tante, Tante kenal mama saya?&lt;br /&gt;Saya lindu cekali pada Mommy!"&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Setelah berkata demikian ia mulai beranjak pergi, namun saya&lt;br /&gt;menahannya, "Tunggu..., sepertinya saya mengenalmu. Siapa namamu anak&lt;br /&gt;manis?"&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Nama saya Elic, Tante."&lt;br /&gt;"Eric? Eric... Ya Tuhan! Kau benar-benar Eric?"&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saya langsung tersentak dan bangun. Rasa bersalah, sesal dan berbagai&lt;br /&gt;perasaan aneh lainnya menerpa diri saya saat itu juga. Tiba-tiba&lt;br /&gt;terlintas kembali kisah ironis yang terjadi dulu seperti sebuah film&lt;br /&gt;yang diputar dikepala saya. Baru sekarang saya menyadari betapa&lt;br /&gt;jahatnya perbuatan saya dulu.Rasanya seperti mau mati saja saat itu.&lt;br /&gt;Ya, saya harus mati..., mati..., mati... Ketika tinggal seinchi jarak&lt;br /&gt;pisau yang akan saya goreskan ke pergelangan tangan, tiba-tiba&lt;br /&gt;bayangan Eric melintas kembali di pikiran saya. Ya Eric, Mommy akan&lt;br /&gt;menjemputmu Eric...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sore itu saya memarkir mobil biru saya di samping sebuah gubuk, dan&lt;br /&gt;Brad dengan pandangan heran menatap saya dari samping. "Mary, apa&lt;br /&gt;yang sebenarnya terjadi?"&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Oh, Brad, kau pasti akan membenciku setelah saya menceritakan hal&lt;br /&gt;yang telah saya lakukan dulu." Tapi aku menceritakannya juga dengan&lt;br /&gt;terisak-isak. ..&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ternyata Tuhan sungguh baik kepada saya. Ia telah memberikan suami&lt;br /&gt;yang begitu baik dan penuh pengertian. Setelah tangis saya reda, saya&lt;br /&gt;keluar dari mobil diikuti oleh Brad dari belakang. Mata saya menatap&lt;br /&gt;lekat pada gubuk yang terbentang dua meter dari hadapan saya. Saya&lt;br /&gt;mulai teringat betapa gubuk itu pernah saya tinggali beberapa bulan&lt;br /&gt;lamanya dan Eric.. Eric...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saya meninggalkan Eric di sana 10 tahun yang lalu. Dengan perasaan&lt;br /&gt;sedih saya berlari menghampiri gubuk tersebut dan membuka pintu yang&lt;br /&gt;terbuat dari bambu itu. Gelap sekali... Tidak terlihat sesuatu apa&lt;br /&gt;pun!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Perlahan mata saya mulai terbiasa dengan kegelapan dalam ruangan&lt;br /&gt;kecil itu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Namun saya tidak menemukan siapapun juga di dalamnya. Hanya ada&lt;br /&gt;sepotong kain butut tergeletak di lantai tanah. Saya mengambil seraya&lt;br /&gt;mengamatinya dengan seksama... Mata mulai berkaca-kaca, saya&lt;br /&gt;mengenali potongan kain tersebut sebagai bekas baju butut yang dulu&lt;br /&gt;dikenakan Eric sehari-harinya. ..&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Beberapa saat kemudian, dengan perasaan yang sulit dilukiskan, saya&lt;br /&gt;pun keluar dari ruangan itu... Air mata saya mengalir dengan deras.&lt;br /&gt;Saat itu saya hanya diam saja. Sesaat kemudian saya dan Brad mulai&lt;br /&gt;menaiki mobil untuk meninggalkan tempat tersebut. Namun, saya melihat&lt;br /&gt;seseorang di belakang mobil kami. Saya sempat kaget sebab suasana&lt;br /&gt;saat itu gelap sekali. Kemudian terlihatlah wajah orang itu yang&lt;br /&gt;demikian kotor.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ternyata ia seorang wanita tua. Kembali saya tersentak kaget manakala&lt;br /&gt;ia tiba-tiba menegur saya dengan suaranya yang parau.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Heii...! Siapa kamu?! Mau apa kau kemari?!"&lt;br /&gt;Dengan memberanikan diri, saya pun bertanya, "Ibu, apa ibu kenal&lt;br /&gt;dengan seorang anak bernama Eric yang dulu tinggal di sini?"&lt;br /&gt;Ia menjawab, "Kalau kamu ibunya, kamu sungguh perempuan terkutuk!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tahukah kamu, 10 tahun yang lalu sejak kamu meninggalkannya disini,&lt;br /&gt;Eric terus menunggu ibunya dan memanggil, 'Mommy..., mommy!' Karena&lt;br /&gt;tidak tega, saya terkadang memberinya makan dan mengajaknya tinggal&lt;br /&gt;bersama saya. Walaupun saya orang miskin dan hanya bekerja sebagai&lt;br /&gt;pemulung sampah, namun saya tidak akan meninggalkan anak saya seperti&lt;br /&gt;itu! Tiga bulan yang lalu Eric meninggalkan secarik kertas ini. Ia&lt;br /&gt;belajar menulis setiap hari selama bertahun-tahun hanya untuk menulis&lt;br /&gt;ini untukmu..."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saya pun membaca tulisan di kertas itu...&lt;br /&gt;"Mommy, mengapa Mommy tidak pernah kembali lagi...? Mommy marah sama&lt;br /&gt;Eric, ya? Mom, biarlah Eric yang pergi saja, tapi Mommy harus&lt;br /&gt;berjanji kalau Mommy tidak akan marah lagi sama Eric. Bye, Mom..."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saya menjerit histeris membaca surat itu. "Bu, tolong katakan...&lt;br /&gt;katakan di mana ia sekarang? Saya berjanji akan meyayanginya&lt;br /&gt;sekarang! Saya tidak akan meninggalkannya lagi, Bu! Tolong&lt;br /&gt;katakan..!!"&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Brad memeluk tubuh saya yang bergetar keras.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Nyonya, semua sudah terlambat. Sehari sebelum nyonya datang, Eric&lt;br /&gt;telah meninggal dunia. Ia meninggal di belakang gubuk ini. Tubuhnya&lt;br /&gt;sangat kurus, ia sangat lemah. Hanya demi menunggumu ia rela bertahan&lt;br /&gt;di belakang gubuk ini tanpa ia berani masuk ke dalamnya. Ia takut&lt;br /&gt;apabila Mommy-nya datang, Mommy-nya akan pergi lagi bila melihatnya&lt;br /&gt;ada di dalam sana ... Ia hanya berharap dapat melihat Mommy-nya dari&lt;br /&gt;belakang gubuk ini... Meskipun hujan deras, dengan kondisinya yang&lt;br /&gt;lemah ia terus bersikeras menunggu Nyonya di sana . Nyonya,dosa anda&lt;br /&gt;tidak terampuni!"&lt;br /&gt;Saya kemudian pingsan dan tidak ingat apa-apa lagi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;(kisah nyata di Irlandia utara).&lt;/b&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7377975272380358092-8598651600069825757?l=limferdixaverius.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://limferdixaverius.blogspot.com/feeds/8598651600069825757/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=7377975272380358092&amp;postID=8598651600069825757' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7377975272380358092/posts/default/8598651600069825757'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7377975272380358092/posts/default/8598651600069825757'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://limferdixaverius.blogspot.com/2008/04/dua-puluh-tahun-yang-lalu-saya.html' title=''/><author><name>Prepare for Glory</name><uri>http://www.blogger.com/profile/18190583836850142096</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7377975272380358092.post-1756129841546500217</id><published>2008-04-18T07:00:00.000-07:00</published><updated>2008-04-18T07:02:15.644-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Berpikir Positif'/><title type='text'></title><content type='html'>Jerry adalah seorang manager restoran di Amerika. Dia selalu dalam&lt;br /&gt;semangat&lt;br /&gt;yang baik dan selalu punya hal positif untuk dikatakan. Jika seseorang&lt;br /&gt;bertanya kepadanya tentang apa yang sedang dia kerjakan, dia akan selalu&lt;br /&gt;menjawab, " Jika aku dapat yang lebih baik, aku lebih suka menjadi orang&lt;br /&gt;kembar!"&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Banyak pelayan di restorannya keluar jika Jerry pindah kerja, sehingga&lt;br /&gt;mereka dapat tetap mengikutinya dari satu restoran ke restoran yang&lt;br /&gt;lain.&lt;br /&gt;Alasan mengapa para pelayan restoran tersebut keluar mengikuti Jerry&lt;br /&gt;adalah&lt;br /&gt;karena sikapnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jerry adalah seorang motivator alami. jika karyawannya sedang mengalami&lt;br /&gt;hari yang buruk, dia selalu ada di sana , memberitahu karyawan tersebut&lt;br /&gt;bagaimana melihat sisi positif dari situasi yang tengah dialaminya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Melihat gaya tersebut benar-benar membuat aku penasaran, jadi suatu hari&lt;br /&gt;aku temui Jerry dan bertanya padanya, "Aku tidak mengerti! Tidak mungkin&lt;br /&gt;seseorang menjadi orang yang berpikiran positif sepanjang waktu.&lt;br /&gt;Bagaimana&lt;br /&gt;kamu dapat melakukannya?" Jerry menjawab, "Tiap pagi aku bangun dan&lt;br /&gt;berkata&lt;br /&gt;pada diriku, aku punya dua pilihan hari ini. Aku dapat memilih untuk ada&lt;br /&gt;di&lt;br /&gt;dalam suasana yang baik atau memilih dalam suasana yang jelek. Aku&lt;br /&gt;selalu&lt;br /&gt;memilih dalam suasana yang baik. Tiap kali sesuatu terjadi, aku dapat&lt;br /&gt;memilih untuk menjadi korban atau aku belajar dari kejadian itu. Aku&lt;br /&gt;selalu&lt;br /&gt;memilih belajar dari hal itu. Setiap ada sesorang menyampaikan keluhan,&lt;br /&gt;aku&lt;br /&gt;dapat memilih untuk menerima keluhan mereka atau aku dapat mengambil&lt;br /&gt;sisi&lt;br /&gt;positifnya. Aku selalu memilih sisi positifnya."&lt;br /&gt;"Tetapi tidak selalu semudah itu," protesku. "Ya, memang begitu," kata&lt;br /&gt;Jerry, " Hidup adalah sebuah pilihan. Saat kamu membuang seluruh&lt;br /&gt;masalah,&lt;br /&gt;setiap keadaan adalah sebuah pilihan. Kamu memilih bagaimana bereaksi&lt;br /&gt;terhadap semua keadaan. Kamu memilih bagaimana orang-orang&lt;br /&gt;disekelilingmu&lt;br /&gt;terpengaruh oleh keadaanmu. Kamu memilih untuk ada dalam keadaan yang&lt;br /&gt;baik&lt;br /&gt;atau buruk. Itu adalah pilihanmu, bagaimana kamu hidup."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Beberapa tahun kemudian, aku dengar Jerry mengalami musibah yang tak&lt;br /&gt;pernah&lt;br /&gt;terpikirkan terjadi dalam bisnis restoran: membiarkan pintu belakang&lt;br /&gt;tidak&lt;br /&gt;terkunci pada suatu pagi dan dirampok oleh tiga orang bersenjata. Saat&lt;br /&gt;mencoba membuka brankas, tangannya gemetaran karena gugup dan salah&lt;br /&gt;memutar&lt;br /&gt;nomor kombinasi. Para perampok panik dan menembaknya. Untungnya, Jerry&lt;br /&gt;cepat ditemukan dan segera dibawa ke rumah sakit.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Setelah menjalani operasi selama 18 jam dan seminggu perawatan&lt;br /&gt;intensif,Jerry dapat meninggalkan rumah sakit dengan beberapa bagian&lt;br /&gt;peluru&lt;br /&gt;masih berada di dalam tubuhnya. Aku melihat Jerry enam bulan setelah&lt;br /&gt;musibah tersebut. Saat aku tanya Jerry bagaimana keadaannya, dia&lt;br /&gt;menjawab,&lt;br /&gt;"Jika aku dapat yang lebih baik, aku lebih suka menjadi orang kembar.&lt;br /&gt;Mau&lt;br /&gt;melihat bekas luka-lukaku?" Aku menunduk untuk melihat luka-lukanya,&lt;br /&gt;tetapi&lt;br /&gt;aku masih juga bertanya apa yang dia pikirkan saat terjadinya&lt;br /&gt;perampokan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Hal pertama yang terlintas dalam pikiranku adalah bahwa aku harus&lt;br /&gt;mengunci&lt;br /&gt;pintu belakang," jawab Jerry. "Kemudian setelah mereka menembak dan aku&lt;br /&gt;tergeletak di lantai, aku ingat bahwa aku punya dua pilihan: aku dapat&lt;br /&gt;memilih untuk hidup atau mati. Aku memilih untuk hidup."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Apakah kamu tidak takut?" tanyaku. Jerry melanjutkan, "Para ahli&lt;br /&gt;medisnya&lt;br /&gt;hebat. Mereka terus berkata bahwa aku akan sembuh. Tapi saat mereka&lt;br /&gt;mendorongku ke ruang gawat darurat dan melihat ekspresi wajah para&lt;br /&gt;dokter&lt;br /&gt;dan suster aku jadi takut. Mata mereka berkata 'Orang ini akan mati'.&lt;br /&gt;Aku&lt;br /&gt;tahu aku harus mengambil tindakan."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Apa yang kamu lakukan?" tanya saya. "Disana ada suster gemuk yang&lt;br /&gt;bertanya&lt;br /&gt;padaku," kata Jerry. "Dia bertanya apakah aku punya alergi. 'Ya'&lt;br /&gt;jawabku.&lt;br /&gt;Para dokter dan suster berhenti bekerja dan mereka menunggu jawabanku.&lt;br /&gt;Aku&lt;br /&gt;menarik nafas dalam-dalam dan berteriak, 'Peluru!' Ditengah tertawa&lt;br /&gt;mereka&lt;br /&gt;aku katakan, ' Aku memilih untuk hidup. Tolong aku dioperasi sebagai&lt;br /&gt;orang&lt;br /&gt;hidup, bukan orang mati'."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jerry dapat hidup karena keahlian para dokter, tetapi juga karena&lt;br /&gt;sikapnya&lt;br /&gt;hidupnya yang mengagumkan. Aku belajar dari dia bahwa tiap hari kamu&lt;br /&gt;dapat&lt;br /&gt;memilih apakah kamu akan menikmati hidupmu atau membencinya. Satu hal&lt;br /&gt;yang&lt;br /&gt;benar-benar milikmu yang tidak bisa dikontrol oleh orang lain adalah&lt;br /&gt;sikap&lt;br /&gt;hidupmu, sehingga jika kamu bisa mengendalikannya dan segala hal dalam&lt;br /&gt;hidup akan jadi lebih mudah.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7377975272380358092-1756129841546500217?l=limferdixaverius.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://limferdixaverius.blogspot.com/feeds/1756129841546500217/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=7377975272380358092&amp;postID=1756129841546500217' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7377975272380358092/posts/default/1756129841546500217'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7377975272380358092/posts/default/1756129841546500217'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://limferdixaverius.blogspot.com/2008/04/jerry-adalah-seorang-manager-restoran.html' title=''/><author><name>Prepare for Glory</name><uri>http://www.blogger.com/profile/18190583836850142096</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7377975272380358092.post-7913663652617851026</id><published>2008-04-14T21:19:00.000-07:00</published><updated>2008-04-15T02:23:27.678-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Kisah SoiChiro Honda'/><title type='text'></title><content type='html'>Saat merintis bisnisnya Soichiro Honda selalu diliputi kegagalan. Ia sempat jatuh sakit, kehabisan uang, dikeluarkan dari kuliah. Namun ia terus bermimpi dan bermimpi...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Cobalah amati kendaraan yang melintasi jalan raya. Pasti, mata Anda selalu terbentur pada Honda, baik berupa mobil maupun motor. Merk kendaraan ini menyesaki padatnya lalu lintas, sehingga layak dijuluki "raja jalanan".&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Namun, pernahkah anda tahu, sang pendiri "kerajaan" Honda – Soichiro Honda - diliputi kegagalan? Ia bukan siswa yang memiliki otak cemerlang. Di kelas, duduknya tidak pernah di depan, selalu menjauh dari pandangan guru.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Nilaiku jelek di sekolah. Tapi saya tidak bersedih, karena dunia saya di sekitar mesin, motor dan sepeda," tutur tokoh ini, yang meninggal pada usia 84 tahun, setelah dirawat di RS Juntendo, Tokyo, akibat mengindap lever.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kecintaannya kepada mesin, mungkin 'warisan' dari ayahnya yang membuka bengkel reparasi pertanian, di dusun Kamyo, distrik Shizuko, Jepang Tengah, tempat kelahiran Soichiro Honda. Di bengkel, ayahnya memberi catut (kakak tua) untuk mencabut paku. Ia juga sering bermain di tempat penggilingan padi melihat mesin diesel yang menjadi motor penggeraknya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Di situ, lelaki kelahiran 17 November 1906, ini dapat berdiam diri berjam-jam. Di usia 8 tahun, ia mengayuh sepeda sejauh 10 mil, hanya ingin menyaksikan pesawat terbang.Ternyata, minatnya pada mesin, tidak sia-sia. Ketika usianya 12 tahun, Honda berhasil menciptakan sebuah sepeda pancal dengan model rem kaki. Tapi, benaknya tidak bermimpi menjadi usahawan otomotif. Ia sadar berasal dari keluarga miskin. Apalagi fisiknya lemah, tidak tampan, sehingga membuatnya rendah diri.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Di usia 15 tahun, Honda hijrah ke Jepang, bekerja Hart Shokai Company. Bosnya, Saka Kibara, sangat senang melihat cara kerjanya. Honda teliti dan cekatan dalam soal mesin.Setiap suara yang mencurigakan, setiap oli yang bocor, tidak luput dari perhatiannya. Enam tahun bekerja disitu, menambah wawasannya tentang permesinan. Akhirnya, pada usia 21 tahun, bosnya mengusulkan membuka suatu kantor cabang di Hamamatsu. Tawaran ini tidak ditampiknya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Di Hamamatsu prestasi kerjanya tetap membaik. Ia selalu menerima reparasi yang ditolak oleh bengkel lain. Kerjanya pun cepat memperbaiki mobil pelanggan sehingga berjalan kembali. Karena itu, jam kerjanya larut malam, dan terkadang sampai subuh. Otak jeniusnya tetap kreatif. Pada zaman itu, jari-jari mobil terbuat dari kayu, hingga tidak baik meredam goncangan. Ia punya gagasan untuk menggantikan ruji-ruji itu dengan logam. Hasilnya luarbiasa. Ruji-ruji logamnya laku keras, dan diekspor ke seluruh dunia. Di usia 30, Honda menandatangani patennya yang pertama.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Setelah menciptakan ruji, Honda ingin melepaskan diri dari bosnya, membuat usaha bengkel sendiri. Ia mulai berpikir, spesialis apa yang dipilih?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Otaknya tertuju kepada pembuatan Ring Pinston, yang dihasilkan oleh bengkelnya sendiri pada tahun 1938. Sayang, karyanya itu ditolak oleh Toyota, karena dianggap tidak memenuhi standar. Ring buatannya tidak lentur, dan tidak laku dijual. Ia ingat reaksi teman-temannya terhadap kegagalan itu. Mereka menyesalkan dirinya keluar dari bengkel.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kuliah&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Karena kegagalan itu, Honda jatuh sakit cukup serius. Dua bulan kemudian, kesehatannya pulih kembali. Ia kembali memimpin bengkelnya. Tapi, soal Ring Pinston itu, belum juga ada solusinya. Demi mencari jawaban, ia kuliah lagi untuk menambah pengetahuannya tentang mesin. Siang hari, setelah pulang kuliah - pagi hari, ia langsung ke bengkel, mempraktekan pengetahuan yang baru diperoleh. Setelah dua tahun menjadi mahasiswa, ia akhirnya dikeluarkan karena jarang mengikuti kuliah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Saya merasa sekarat, karena ketika lapar tidak diberi makan, melainkan dijejali penjelasan bertele-tele tentang hukum makanan dan pengaruhnya," ujar Honda, yang gandrung balap mobil. Kepada Rektornya, ia jelaskan maksudnya kuliah bukan mencari ijasah melainkan pengetahuan. Penjelasan ini justru dianggap penghinaan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Berkat kerja kerasnya, desain Ring Pinston-nya diterima. Pihak Toyota memberikan kontrak, sehingga Honda berniat mendirikan pabrik. Eh malangnya, niatan itu kandas. Jepang, karena sedang siap perang, tidak memberikan dana.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ia pun tidak kehabisan akal dan mengumpulkan modal dari sekelompok orang untuk mendirikan pabrik. Lagi-lagi musibah datang. Setelah perang meletus, pabriknya terbakar dua kali.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Namun, Honda tidak patah semangat. Ia bergegas mengumpulkan karyawannya. Mereka diperintahkan mengambil sisa kaleng bensol yang dibuang oleh kapal Amerika Serikat untuk digunakan sebagai bahan mendirikan pabrik. Tanpa diduga, gempa bumi meletus menghancurkan pabriknya, sehingga diputuskan menjual pabrik Ring Pinstonnya ke Toyota. Setelah itu, Honda mencoba beberapa usaha lain. Sayang semuanya gagal.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Akhirnya, tahun 1947, setelah perang Jepang kekurangan bensin. Di sini kondisi ekonomi Jepang porak-poranda. Sampai-sampai Honda tidak dapat menjual mobilnya untuk membeli makanan bagi keluarganya. Dalam keadaan terdesak, ia memasang motor kecil pada sepeda.&lt;br /&gt;Siapa sangka, "sepeda motor" - cikal bakal lahirnya mobil Honda – itu diminati oleh para tetangga. Mereka berbondong-bondong memesan, sehingga Honda kehabisan stok. Disinilah, Honda kembali mendirikan pabrik motor.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sejak itu, kesuksesan tak pernah lepas dari tangannya. Motor Honda berikut mobilnya, menjadi "raja" jalanan dunia, termasuk Indonesia.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bagi Honda, janganlah melihat keberhasilan dalam menggeluti industri otomotif. Tapi lihatlah kegagalan-kegagalan yang dialaminya. "Orang melihat kesuksesan saya hanya satu persen. Tapi, mereka tidak melihat 99% kegagalan-kegagalan saya", tuturnya. Ia memberikan petuah ketika Anda mengalami kegagalan, yaitu mulailah bermimpi, mimpikanlah mimpi baru.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kisah Honda ini, adalah contoh bahwa suskes itu bisa diraih seseorang dengan modal seadanya, tidak pintar di sekolah, ataupun berasal dari keluarga miskin.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;= = = = = = = = = = =&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;5 Resep keberhasilan Honda :&lt;br /&gt;1. Selalulah berambisi dan berjiwa muda.&lt;br /&gt;2. Hargailah teori yang sehat, temukan gagasan baru, khususkan waktu memperbaiki produksi.&lt;br /&gt;3. Senangilah pekerjaan Anda dan usahakan buat kondisi kerja Anda senyaman mungkin.&lt;br /&gt;4. Carilah irama kerja yang lancar dan harmonis.&lt;br /&gt;5. Selalu ingat pentingnya penelitian dan kerja sama.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7377975272380358092-7913663652617851026?l=limferdixaverius.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://limferdixaverius.blogspot.com/feeds/7913663652617851026/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=7377975272380358092&amp;postID=7913663652617851026' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7377975272380358092/posts/default/7913663652617851026'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7377975272380358092/posts/default/7913663652617851026'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://limferdixaverius.blogspot.com/2008/04/saat-merintis-bisnisnya-soichiro-honda.html' title=''/><author><name>Prepare for Glory</name><uri>http://www.blogger.com/profile/18190583836850142096</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7377975272380358092.post-5972449807499705114</id><published>2008-04-14T21:18:00.000-07:00</published><updated>2008-04-14T21:19:14.344-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Seseorang Menarik?'/><title type='text'></title><content type='html'>Sejak lama para peneliti berusaha mencari tahu hal-hal apa saja yang membuat seseorang tertarik pada yang lain. Mereka mengukur tiap bentuk dan sudut wajah manusia, mempelajari tubuh simetri para penari, meneliti perbandingan ukuran bagian-bagian tubuh model Playboy yang paling digemari lelaki, bahkan melakukan pengujian terhadap bau keringat untuk mencari tahu seberapa jauh hal itu mempengaruhi ketertarikan seseorang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Namun semua itu masih belum bisa membuka tabir rahasia mengenai apa yang membuat orang saling tertarik. Dan bagaimana faktor-faktor tersebut membuat orang saling jatuh cinta, adalah sesuatu yang lebih misterius lagi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tapi setidaknya ada beberapa daftar ilmiah mengenai penentu ketertarikan yang diperoleh. Beberapa di antaranya mudah dideskripsikan, seperti mata indah dan feminin. supermodel, serta pinggul menarik dari lelaki tegap. Namun hal lainnya berada dalam tataran bawah sadar, sehingga memotivasi para peneliti untuk mencari jawabannya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pada akhirnya ditemukan bahwa cinta yang langgeng lebih tergantung pada perilaku dibandingkan masalah biologi. Meski hal-hal tertentu sudah menjadi bawaan sejak seseorang belum lahir.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Simetri tubuh&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Berdasarkan konsepnya, tubuh manusia berkembang dari sel-sel yang membelah. Bila masing-masing divisi tumbuh sempurna, hasilnya adalah bayi yang bagian kanan dan kiri tubuhnya simetri. Namun alam tidak selamanya bekerja seperti itu. Mutasi genetis dan pengaruh lingkungan sering mengubahnya, dan hasilnya berdampak seumur hidup.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tubuh yang simetris menunjukkan bahwa seseorang memiliki dasar genetis yang bagus untuk tumbuh baik, seimbang, sehat, subur, sehingga menjadi pilihan baik untuk meneruskan keturunan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Masuk akal bila seseorang menjadikan ukuran simetri sebagai dasar memilih pasangan," kata ahli biologi evolusioner Randy Thornhill dari University of New Mexico. "Bila Anda memilih pasangan yang tubuhnya simetri, maka keturunan Anda cenderung akan tumbuh seimbang juga."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Thornhill telah meneliti masalah simetri selama 15 tahun. Ia memindai wajah dan tubuh ke dalam komputer untuk mendeskripsikan apa yang disebut rasio simetri. Baik lelaki maupun wanita memberi nilai tinggi pada orang dengan tubuh simetris, yang dianggap lebih menarik dan lebih sehat dibanding mereka yang tubuhnya tidak simetris.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Berdasarkan wawancara, Thornhill juga menemukan bahwa lelaki dengan derajat simetri tinggi, memiliki lebih banyak pasangan seksual dibanding lelaki yang derajat simetrinya rendah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bentuk tubuh yang sexy&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bentuk tubuh seseorang tentu saja merupakan faktor penting juga. Dan para ilmuwan memiliki banyak bukti mengenai hal itu. Salah satunya adalah psikolog Devendra Singh dari University of Texas yang meneliti rasio pinggang ke pinggul (waist-to-hip ratio atau WHR).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Perempuan dengan WHR 0,7 - atau memiliki pinggul yang jaraknya cukup rendah dari pinggang - adalah kelompok yang dianggap lebih menarik bagi para pria.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Analisa terhadap model-model Playboy dan peserta Miss Amerika menunjukkan bahwa sebagian besar dari mereka memiliki WHR 0,7 atau lebih rendah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Berdasar penelitian Singh, secara umum, wanita dengan WHR 0,67 hingga 1,18 dipandang lebih menarik. Sedangkan WHR 0,8 hingga 1,0 pada pria dianggap lebih seksi di mata wanita, meskipun bahu yang lebar memiliki nilai lebih.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7377975272380358092-5972449807499705114?l=limferdixaverius.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://limferdixaverius.blogspot.com/feeds/5972449807499705114/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=7377975272380358092&amp;postID=5972449807499705114' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7377975272380358092/posts/default/5972449807499705114'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7377975272380358092/posts/default/5972449807499705114'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://limferdixaverius.blogspot.com/2008/04/sejak-lama-para-peneliti-berusaha.html' title=''/><author><name>Prepare for Glory</name><uri>http://www.blogger.com/profile/18190583836850142096</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7377975272380358092.post-1493727197948843507</id><published>2008-04-14T21:17:00.001-07:00</published><updated>2008-04-14T21:17:52.104-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Baju yang Menipu'/><title type='text'></title><content type='html'>Seorang wanita yang mengenakan gaun pudar menggandeng suaminya yang berpakaian sederhana dan usang, turun dari kereta api di Boston, dan berjalan dengan malu-malu menuju kantor Pimpinan Harvard University. Mereka meminta janji.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sang sekretaris Universitas langsung mendapat kesan bahwa mereka adalah orang kampung, udik, sehingga tidak mungkin ada urusan di Harvard dan bahkan mungkin tidak pantas berada di Cambridge."Kami ingin bertemu Pimpinan Harvard", kata sang pria lembut."Beliau hari ini sibuk," sahut sang Sekretaris cepat."Kami akan menunggu," jawab sang Wanita.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Selama 4 jam sekretaris itu mengabaikan mereka, dengan harapan bahwa pasangan tersebut akhirnya akan patah semangat dan pergi. Tetapi nyatanya tidak. Sang sekretaris mulai frustrasi, dan akhirnya memutuskan untuk melaporkan kepada sang pemimpinnya."Mungkin jika Anda menemui mereka selama beberapa menit, mereka akan pergi," katanya pada sang Pimpinan Harvard.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sang pimpinan menghela nafas dengan geram dan mengangguk. Orang sepenting dia pasti tidak punya waktu untuk mereka. Dan ketika dia melihat dua orang yang mengenakan baju pudar dan pakaian usang di luar kantornya, rasa tidak senangnya sudah muncul. Sang Pemimpin Harvard, dengan wajah galak menuju pasangan tersebut.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sang wanita berkata padanya, "Kami memiliki seorang putra yang kuliah tahun pertama di Harvard. Dia sangat menyukai Harvard dan bahagia di sini. Tetapi setahun yang lalu, dia meninggal karena kecelakaan. Kami ingin mendirikan peringatan untuknya, di suatu tempat di kampus ini, bolehkan?" tanyanya, dengan mata yang menjeritkan harap.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sang Pemimpin Harvard tidak tersentuh, wajahnya bahkan memerah. Dia tampak terkejut. "Nyonya," katanya dengan kasar, "Kita tidak bisa mendirikan tugu untuk setiap orang yang masuk Harvard dan meninggal. Kalau kita lakukan itu, tempat ini sudah akan seperti kuburan."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Oh, bukan," Sang wanita menjelaskan dengan cepat, "Kami tidak ingin mendirikan tugu peringatan. Kami ingin memberikan sebuah gedung untuk Harvard."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sang Pemimpin Harvard memutar matanya. Dia menatap sekilas pada baju pudar dan pakaian usang yang mereka kenakan dan berteriak, "Sebuah gedung?! Apakah kalian tahu berapa harga sebuah gedung ?! Kami memiliki lebih dari 7,5 juta dolar hanya untuk bangunan fisik Harvard.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Untuk beberapa saat sang wanita terdiam. Sang Pemimpin Harvard senang. Mungkin dia bisa terbebas dari mereka sekarang. Sang wanita menoleh pada suaminya dan berkata pelan, "Kalau hanya sebesar itu biaya untuk memulai sebuah universitas, mengapa tidak kita buat sendiri saja?" Suaminya mengangguk. Wajah sang Pemimpin Harvard menampakkan kebingungan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mr. dan Mrs. Leland Stanford bangkit dan berjalan pergi, melakukan perjalanan ke Palo Alto, California, di sana mereka mendirikan sebuah Universitas yang menyandang nama mereka, sebuah peringatan untuk seorang anak yang tidak lagi diperdulikan oleh Harvard.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Universitas tersebut adalah Stanford University, salah satu universitas favorit kelas atas di AS.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kita, seperti pimpinan Harvard itu, acap silau oleh baju, dan lalai.&lt;br /&gt;Padahal, baju hanya bungkus, apa yang disembunyikannya, kadang sangat tak ternilai.&lt;br /&gt;Jadi, janganlah kita selalu abai, karena baju-baju, acap menipu.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7377975272380358092-1493727197948843507?l=limferdixaverius.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://limferdixaverius.blogspot.com/feeds/1493727197948843507/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=7377975272380358092&amp;postID=1493727197948843507' title='1 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7377975272380358092/posts/default/1493727197948843507'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7377975272380358092/posts/default/1493727197948843507'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://limferdixaverius.blogspot.com/2008/04/seorang-wanita-yang-mengenakan-gaun.html' title=''/><author><name>Prepare for Glory</name><uri>http://www.blogger.com/profile/18190583836850142096</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7377975272380358092.post-7674216627730521314</id><published>2008-04-14T21:15:00.001-07:00</published><updated>2008-04-14T21:15:54.432-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Formula Karir'/><title type='text'></title><content type='html'>Paling tidak, bila Anda ingin pindah kerja, minimal 1 tahun Anda berada dalam kantor itu. Namun bagaimana Anda membuat pilihan karir Anda ?&lt;br /&gt;Jangan khawatir, Richard Leider, seorang Career Consultant dari Amerika Serikat mempunyai formula yang dapat membantu Anda mewujudkan rencana Anda.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;T + 2P + E + V&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Artinya :&lt;br /&gt;T = Talent atau bakat&lt;br /&gt;Untuk mengetahui bakat Anda mudah saja, tanyakan diri Anda apa kelebihan dan&lt;br /&gt;kelemahan Anda ? Bagaimana Anda memfokuskan kelebihan Anda dan mengatur kelemahan Anda ?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Percayakah Anda bahwa mayoritas orang tidak memanfaatkan bakat mereka.&lt;br /&gt;Mereka tidak memilih karir, karir yang memilih mereka.&lt;br /&gt;Mereka tenggelam dalam setumpuk pekerjaan tertentu karena memang mereka&lt;br /&gt;harus bekerja, atau seseorang bilang mereka bagus dalam pekerjaan itu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Orang muda cenderung memulai karir dari jalan yang terbuka, terlepas karir itu cocok dan sesuai dengan bakatnya ataupun tidak. Memang tidak bisa disalahkan karena tuntutan jaman telah membuat orang mengambil kesempatan yang belum tentu sesuai bakatnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kemudian sebelum disadari, pekerjaan tersebut sudah mengambil setengah dari hidup mereka. Lalu muncul pertanyaan, " Mengapa saya melakukan pekerjaan ini ? Mengapa saya memulai jalan karir ini, mengapa saya tidak mengikuti bakat saya ?"&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Penyesalan tiada berarti. Anda menyesal berarti Anda rugi 2 kali, pertama karena salah jalan dan yang kedua karena Anda menyesali. Lebih baik, sejak awal Anda pertanyakan kembali apa bakat Anda dan cari pekerjaan yang sesuai.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;2P = Passion dan Purpose, artinya Gairah dan Tujuan&lt;br /&gt;Aristoteles pernah berkata, " Di mana kebutuhan duniamu dan bakatmu bertemu, terletaklah panggilan hidup Anda !". Wah ini berarti Anda perlu juga bertanya ke diri Anda tentang apa yang perlu dilakukan dalam organisasi Anda.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Apa yang Anda tuju adalah tujuan dimana semua keinginan itu berkumpul dan Anda memiliki gairah untuk mencapainya. Tentu saja gairah atau pun minat Anda akan lebih cepat sampai ke tujuan bila bergabung dengan bakat yang dimiliki.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tempatkan bakat Anda untuk bekerja pada area dari kebutuhan yang Anda percaya.&lt;br /&gt;Memilih pekerjaan bagi Anda tentu merupakan kesempatan yang lebih bermakna&lt;br /&gt;dari sekedar bangun pagi dan membayar tagihan handphone.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;E = Environment berarti lingkungan&lt;br /&gt;Ternyata lingkungan kerja juga mempengaruhi pengembangan karir Anda. Apa yang akan terjadi bila Anda bekerja di tempat yang tidak sesuai dengan gaya kerja dan temperamen Anda ? Bisa-bisa kemampuan Anda yang seharusnya berada di atas rata-rata tidak muncul dan bahkan dapat membuat Anda kehilangan energi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kecocokan antara bakat, gairah kerja dan tujuan didukung dengan lingkungan kerja yang sesuai mampu meningkatkan energi bekerja yang hebat dan karir Anda pun dapat melejit.&lt;br /&gt;Lingkungan yang mendukung seseorang mengekspresikan diri dapat memberi suntikan energi dalam melakukan pekerjaan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;V = Vision atau pandangan&lt;br /&gt;Ini adalah elemen terakhir yang dapat mendongkrak karir Anda. Dengan melakukan visioning atau mencoba memandang masa depan, berarti melihat karir Anda di masa mendatang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bakat, tujuan, gairah kerja dan lingkungan adalah semua tentang gaya bekerja dan pilihan pekerjaan. Dengan kata lain, Visi menggambarkan bagaimana pekerjaan cocok untuk Anda sepanjang hidup Anda. Memang tidak mudah untuk mencapai Visi yang jelas dari tiap-tiap orang, tetapi ini bukan berarti tidak layak untuk di coba bukan ?&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7377975272380358092-7674216627730521314?l=limferdixaverius.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://limferdixaverius.blogspot.com/feeds/7674216627730521314/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=7377975272380358092&amp;postID=7674216627730521314' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7377975272380358092/posts/default/7674216627730521314'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7377975272380358092/posts/default/7674216627730521314'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://limferdixaverius.blogspot.com/2008/04/paling-tidak-bila-anda-ingin-pindah.html' title=''/><author><name>Prepare for Glory</name><uri>http://www.blogger.com/profile/18190583836850142096</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7377975272380358092.post-2763886250979872733</id><published>2008-04-14T21:14:00.002-07:00</published><updated>2008-04-14T21:15:13.522-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Titik Es Dalam Hati'/><title type='text'></title><content type='html'>Di sebuah perusahaan rel kereta api ada seorang pegawai, namanya Nick. Dia sangat rajin bekerja, dan sangat bertanggung-jawab, tetapi dia mempunyai satu kekurangan, yaitu dia tidak mempunyai harapan apapun terhadap hidupnya, dia melihat dunia ini dengan pandangan tanpa harapan sama sekali.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pada suatu hari semua karyawan bergegas untuk merayakan ulang tahun boss mereka, semuanya pergi dengan cepat sekali. Yang paling tidak sengaja adalah, Nick terkunci di sebuah mobil pengangkut es yang belum sempat dibetulkan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Nick berteriak, memukul pintu dengan keras, semua orang di kantor sudah pergi merayakan ulang tahun bosnya, maka tidak ada yang mendengarnya. Tangannya sudah merah kebengkak2an memukul pintu mobil itu, suaranya sudah serak akibat berteriak terus, tetapi tetap tidak ada orang yang mempedulikannya, akhirnya dia duduk di dalam sambil menghelakan nafas yang panjang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Semakin dia berpikir semakin dia merasa takut, dalam hatinya dia berpikir dalam mobil pengangkut es suhunya pasti di bawah 0 derajat, kalau dia tidak segera keluar dari situ, pasti akan mati kedinginan. Dia terpaksa dengan tangan yang gemetar, mencari secarik kertas dan sebuah bolpen, menuliskan surat wasiatnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Keesokkan harinya, semua karyawan pun datang bekerja. mereka membuka pintu mobil pengangkut es tersebut, dan sangat terkejut menemukan Nick yang terbaring di dalam. Mereka segera mengantarkan Nick untuk di tolong, tetapi dia sudah tidak bernyawa lagi. Tetapi yang paling mereka kagetkan adalah, listrik mobil untuk menghidupkan mesin itu tidak dibuka, dalam mobil yang besar itu juga ada cukup oksigen untuknya, yang paling mereka herankan adalah suhu dalam mobil itu hanya 28 derajat saja.Tetapi Nick malah mati "kedinginan"!!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Nick bukanlah mati karena suhu dalam mobil terlalu rendah, dia mati dalam titik es di dalam hatinya. Dia sudah menghakimi dirinya sebuah hukuman mati, bagaimana dapat hidup terus?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Percaya pada diri sendiri adalah sebuah perasaan hati. Orang yang mempunyai rasa percaya diri tidak akan langsung putus asa begitu saja, dia tidak akan langsung berubah sedih terhadap keadaan hidupnya yang jalan kurang lancar. Tanyalah pada diri kita sendiri, apakah kita sendiri sering langsung memutuskan bahwa kita tidak mampu untuk mengerjakan suatu hal, sehingga kita kehilangan banyak kesempatan untuk menjadi sukses? Kehilangan banyak kesempatan untuk belajar mandiri? untuk jadi lebih mengerti kehidupan ini? Yang mempengaruhi semangat kamu bukanlah faktor-faktor dari luar, melainkan hatimu sendiri. Sebelum berusaha sudah dikalahkan oleh diri kita sendiri, biarpun ada banyak bantuan yang tertuju pada dirimu tetap tidak akan membantu...&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7377975272380358092-2763886250979872733?l=limferdixaverius.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://limferdixaverius.blogspot.com/feeds/2763886250979872733/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=7377975272380358092&amp;postID=2763886250979872733' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7377975272380358092/posts/default/2763886250979872733'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7377975272380358092/posts/default/2763886250979872733'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://limferdixaverius.blogspot.com/2008/04/di-sebuah-perusahaan-rel-kereta-api-ada.html' title=''/><author><name>Prepare for Glory</name><uri>http://www.blogger.com/profile/18190583836850142096</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7377975272380358092.post-7800737517629391401</id><published>2008-04-14T21:14:00.001-07:00</published><updated>2008-04-14T21:25:44.483-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Kearifan Emas'/><title type='text'></title><content type='html'>Seorang pemuda mendatangi Zen-sei dan bertanya, "Guru, saya tak mengerti mengapa orang seperti Anda mesti berpakaian apa adanya, amat sangat sederhana. Bukankah di masa seperti ini berpakaian sebaik-baiknya amat perlu, bukan hanya untuk penampilan melainkan juga untuk banyak tujuan lain."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sang Guru hanya tersenyum. Ia lalu melepaskan cincin dari salah satu jarinya, lalu berkata, "Sobat muda, akan kujawab pertanyaanmu, tetapi lebih dahulu lakukan satu hal untukku. Ambillah cincin ini dan bawalah ke pasar di seberang sana. Bisakah kamu menjualnya seharga satu keping emas?"&lt;br /&gt;Melihat cincin Zen-sei yang kotor, pemuda tadi merasa ragu, "Satu keping emas? Saya tidak yakin cincin ini bisa dijual seharga itu."&lt;br /&gt;"Cobalah dulu, sobat muda. Siapa tahu kamu berhasil."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pemuda itu pun bergegas ke pasar. Ia menawarkan cincin itu kepada pedagang kain, pedagang sayur, penjual daging dan ikan, serta kepada yang lainnya.&lt;br /&gt;Ternyata, tak seorang pun berani membeli seharga satu keping emas. Mereka menawarnya hanya satu keping perak.&lt;br /&gt;Tentu saja, pemuda itu tak berani menjualnya dengan harga satu keping perak.&lt;br /&gt;Ia kembali ke padepokan Zen-sei dan melapor, "Guru, tak seorang pun berani menawar lebih dari satu keping perak."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Zen-sei, sambil tetap tersenyum arif, berkata,"Sekarang pergilah kamu ke toko emas di belakang jalan ini. Coba perlihatkan kepada pemilik toko atau tukang emas di sana. Jangan buka harga, dengarkan saja bagaimana ia memberikan penilaian."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pemuda itu pun pergi ke toko emas yang dimaksud.Ia kembali kepada Zen-sei dengan raut wajah yang lain.Ia kemudian melapor, "Guru, ternyata para pedagang di pasar tidak tahu nilai sesungguhnya dari cincin ini. Pedagang emas menawarnya dengan harga seribu keping emas. Rupanya nilai cincin ini seribu kali lebih tinggi daripada yang ditawar oleh para pedagang di pasar."&lt;br /&gt;Zen-sei tersenyum simpul sambil berujar lirih,"Itulah jawaban atas pertanyaanmu tadi sobat muda. Seseorang tak bisa dinilai dari pakaiannya. Hanya "para pedagang sayur, ikan dan daging di pasar" yang menilai demikian. Namun tidak bagi "pedagang emas".&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;" Emas dan permata yang ada dalam diri seseorang, hanya bisa dilihat dan dinilai jika kita mampu melihat ke kedalaman jiwa. Diperlukan kearifan untuk menjenguknya. Dan itu butuh proses. Kita tak bisa menilainya hanya dengan tutur kata dan sikap yang kita dengar dan lihat sekilas. Seringkali yang disangka emas ternyata loyang dan yang kita lihat sebagai loyang ternyata emas "&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://www.sahabatsurgawi.net/renungan_bermakna/makna_maret0406.html" target="_blank"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/a&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7377975272380358092-7800737517629391401?l=limferdixaverius.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://limferdixaverius.blogspot.com/feeds/7800737517629391401/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=7377975272380358092&amp;postID=7800737517629391401' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7377975272380358092/posts/default/7800737517629391401'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7377975272380358092/posts/default/7800737517629391401'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://limferdixaverius.blogspot.com/2008/04/seorang-pemuda-mendatangi-zen-sei-dan.html' title=''/><author><name>Prepare for Glory</name><uri>http://www.blogger.com/profile/18190583836850142096</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7377975272380358092.post-4939228000120929923</id><published>2008-04-14T21:13:00.001-07:00</published><updated>2008-04-14T21:13:47.553-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Kepingan Uang Yen'/><title type='text'></title><content type='html'>Sebuah kisah yang amat menggugah hati orang terjadi di propinsi Ciang Si kota Nan Chang. Pada tahun 1938 bertepatan masa peperangan dimana Presiden Ciang Kai Sek yang saat itu masih menjabat sebagai komandan laskar yang bertempat di Nan Chang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saat waktu luang, banyak tentara pergi berbelanja keperluan sehari-hari. Saat itu mata uang yang digunakan adalah Yen. Kaum wanita yang sudah berusia lanjut dan lemah tampak berjajaran di sepanjang jalan menjual handuk dan kaos kaki bagi keperluan tentara.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Suatu hari, seorang nenek tua menangis terisak-isak di sebuah jalan. Orang yang lewat menanyai sebabnya, rupanya seseorang telah membeli banyak sekali dagangannya dengan uang Yen palsu. Ketika sadar uang itu palsu, si pembeli sudah lenyap entah kemana.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kebetulan lewat seorang tentara yang baru mendapat gajian dan berbelanja di sekitar jalan itu. Melihat sang nenek sangat sedih, maka dia menghiburnya, "Tak usah sedih Nek, gaji saya cukup. Tukarkan uang palsumu kepada saya sebagai kenang-kenangan. Nah, ini ambillah. Semoga dapat menjadi modal usahamu kelak".&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Mana boleh? Mana mungkin saya menerima sementara anda yang mengorbankan uangmu". Si Nenek terus bersikeras tidak mau menerima tawaran si tentara tapi karena tak tega menolak ketulusannya, akhirnya menerima juga dengan ucapan terima kasih yang mendalam.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Selang beberapa bulan si Tentara berdinas kembali ke kota Nan Chang dan mencari Nenek yang malang itu. Dia berkata bahwa kepingan Yen palsu itu telah menyelamatkan nyawanya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ceritanya ketika dia berada di barisan depan dalam medan pertempuran, tiba-tiba sebuah peluru menghantam ke dadanya. Tamat sudah kali ini, pikirnya hingga pingsan karena ketakutan. Tapi begitu mata di buka, sakitnya tidak terasa. Dirabanya bagian dada tapi tak ada darah sedikitpun. Waktu menyentuh kepingan logam yang berada di kantong kirinya ternyata uang Yen palsu itu sudah cekung karena peluru itu. Rekan seperjuangannya menjadi tak habis berpikir, bagaimana mungkin peristiwa tersebut dapat terjadi. Berita itu meluas ke seluruh kota Nan Chang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;~~~&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Siapa bilang perbuatan baik dan jahat tiada balasannya? Cuma karena waktu yang belum matang, hingga pembalasan karma belum tampak. Inilah salah satu kesaksian betapa pentingnya memupuk jasa pahala dan kebajikan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Karena itu, menegakkan jasa kebajikan secara samar (tanpa diketahui orang) akan mendatangkan anugerah yang tak disangka. Demikianlah Hukum Karma itu.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7377975272380358092-4939228000120929923?l=limferdixaverius.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://limferdixaverius.blogspot.com/feeds/4939228000120929923/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=7377975272380358092&amp;postID=4939228000120929923' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7377975272380358092/posts/default/4939228000120929923'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7377975272380358092/posts/default/4939228000120929923'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://limferdixaverius.blogspot.com/2008/04/sebuah-kisah-yang-amat-menggugah-hati.html' title=''/><author><name>Prepare for Glory</name><uri>http://www.blogger.com/profile/18190583836850142096</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7377975272380358092.post-3543672844564458165</id><published>2008-04-14T21:12:00.000-07:00</published><updated>2008-04-14T21:13:12.053-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Hukum 72'/><title type='text'></title><content type='html'>Kalau Anda melakukan investasi sekali saja, maka ada saatnya dimana jumlah investasi Anda akan berlipat dua. Sebagai contoh, bila Anda menginvestasikan Rp 1 juta pada deposito yang memberikan suku bunga 12% per tahun (di roll over setiap tahun), maka uang Rp 1 juta Anda akan berlipat dua dalam waktu enam tahun.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Cara menghitungnya adalah dengan menggunakan Hukum 72. Bagi angka 72 dengan suku bunga dari produk investasi Anda. Ini berarti:&lt;br /&gt;= 72 : 12 = 6 tahun.&lt;br /&gt;Itulah jangka waktu yang dibutuhkan agar investasi Anda bisa berlipat dua.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tentunya, semakin tinggi hasil investasi Anda, maka akan semakin cepat juga investasi Anda berlipat dua. Sebagai contoh, kalau suku bunga deposito Anda adalah 24% per tahun (di roll over setiap tahun), maka uang Rp 1 juta Anda akan berlipat dua dalam waktu 3 tahun (72 : 24 = 3). Bandingkan apabila suku bunga deposito Anda cuma 12%, dimana butuh 6 tahun agar uang Rp 1 juta Anda menjadi berlipat dua.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;sumber : &lt;a href="http://www.perencanakeuangan.com/" target="_blank"&gt;www.perencanakeuangan.com&lt;/a&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7377975272380358092-3543672844564458165?l=limferdixaverius.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://limferdixaverius.blogspot.com/feeds/3543672844564458165/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=7377975272380358092&amp;postID=3543672844564458165' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7377975272380358092/posts/default/3543672844564458165'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7377975272380358092/posts/default/3543672844564458165'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://limferdixaverius.blogspot.com/2008/04/kalau-anda-melakukan-investasi-sekali.html' title=''/><author><name>Prepare for Glory</name><uri>http://www.blogger.com/profile/18190583836850142096</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7377975272380358092.post-9220639239598693198</id><published>2008-04-14T21:11:00.001-07:00</published><updated>2008-04-14T21:11:54.424-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Dimanakah Kebahagiaan?'/><title type='text'></title><content type='html'>Ada dua ekor anjing yang bersahabat. Anjing yang besar dan anjing yang kecil. Anjing yang kecil selalu mengeluh tentang penderitaan hidupnya dan selalu berharap kapan kiranya dewa keberuntungan akan datang untuk menolongnya agar terlepas dari penderitaan dunia.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Anjing yang tua selalu menasehati anjing yang kecil dan berkata, "Meskipun tak punya rumah tetapi kita bisa tinggal di manapun. Hidup di dunia ini asal tidak mengalami kelaparan dan kedinginan sudah cukup. Jika dipelihara oleh manusia dan menjadi seekor anjing yang meminta belas kasihan majikan, maka akan kehilangan kebebasan dan kehormatan."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Anjing kecil tersebut tidak mau mendengar nasehat anjing tua, selalu bermimpi bahwa dirinya --dari anjing yang bebas mengembara—menjadi anjing yang dipelihara manusia.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pada suatu hari, anjing kecil tersebut pergi ke tempat peramal dan bertanya,&lt;br /&gt;"Dimanakah kebahagiaan itu berada?"&lt;br /&gt;"Kebahagiaan itu berada pada ekor kamu!"&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Setelah mendengar kata-kata tersebut, anjing kecil tersebut mati-matian berputar ingin menggigit ekornya untuk menangkap kebahagiaan. Dia lari sekuat-kuatnya hingga berkeringat, tetapi tetap tidak dapat menggigit ekornya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Akhirnya dengan letih dia berkata kepada anjing tua, "Menurut ramalan, kebahagiaan saya berada pada ekor saya. Tetapi saya tidak dapat menangkap kebahagiaan. Tolong beritahu, bagaimana caranya untuk bisa mendapatkan kebahagiaan?"&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Anjing tua dengan tersenyum berkata, "Saya mencari kebahagiaan dengan berjalan menuju ke depan. Tidak pernah berkeluh kesah tentang masa lampau, tidak pernah kuatir dan takut tentang keadaan sekarang dan juga tidak pernah kuatir tentang masa yang akan datang. Asalkan kaki saya melangkah ke depan maka kebahagiaan yang berada di ekor saya pasti mengikuti saya."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dimanakah sesungguhnya kebahagiaan berada? Rasa curiga sering membuat kita jauh dari pandangan kebahagiaan. Keragu-raguan sering membuat kita kehilangan kesempatan untuk memperoleh kebahagiaan. Demikian pula rasa iri hati membuat pandangan kita kabur terhadap kebahagiaan, dan melamun membuat kita lepas dari pelukan kebahagiaan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jangan mencari kebahagiaan di luar diri, jangan mengemis kepada siapapun.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kebahagiaan berada di dalam batin kita sendiri.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Disadur oleh : Tan Chau Ming dari bukunya Maha Bhiksu Shing Yun "I Zhe Lu Hwa Liang Yang Ching"&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Buletin Maya Indonesia, Dharma Mangala.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7377975272380358092-9220639239598693198?l=limferdixaverius.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://limferdixaverius.blogspot.com/feeds/9220639239598693198/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=7377975272380358092&amp;postID=9220639239598693198' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7377975272380358092/posts/default/9220639239598693198'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7377975272380358092/posts/default/9220639239598693198'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://limferdixaverius.blogspot.com/2008/04/ada-dua-ekor-anjing-yang-bersahabat.html' title=''/><author><name>Prepare for Glory</name><uri>http://www.blogger.com/profile/18190583836850142096</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7377975272380358092.post-1490243632365146543</id><published>2008-04-14T21:10:00.001-07:00</published><updated>2008-04-14T21:10:56.262-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Perbedaan Pria dan Cowok'/><title type='text'></title><content type='html'>Tidak semua pria dewasa menjadi 'pria', ada juga yang masih begitu kekanakan setelah umurnya mencapai 40. Tenaaaang, jangan keburu marah dulu dengan kenyataan ini, mungkin memang sebagian orang dilahirkan untuk jadi 'pria', tapi memang ada juga yang cukup menjadi 'cowok' saja. Sekali lagi, jangan kawatir, terima saja diri Anda sebagai pria (P) atau sebagai cowok (C), toh semua punya nilai lebih dan kurang tersendiri. Dan yang tak kalah penting, percayalah kadang wanita tidak peduli.  &lt;img src="http://dhammacitta.org/forum/Smileys/ym/smiley.gif" alt="Smiley" border="0" /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Inilah Perbedaan mendasar antara seorang PRIA dan COWOK&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;P : Tahu jelas lima tahun lagi ia mau jadi apa&lt;br /&gt;C : Tidak jelas lima menit lagi ia mau berbuat apa&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;P : Jago membuat wanita merasa tenang&lt;br /&gt;C : Jago membuat cewek merasa senang&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;P : Bacaannya Jhon Grisham, mainannya golf, tontonannya CNN&lt;br /&gt;C : Bacaannya Harry Potter, mainannya bilyar, tontonannya MTV&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;P : Sebelum umur 30 sudah banyak uang&lt;br /&gt;C : Sebelum umur 30 sudah banyak dosa&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;P : Seimbang antara penghasilan dan pemasukan&lt;br /&gt;C : Seimbang antara hutang dan pembayaran minimum&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;P : Mendukung emansipasi wanita, tapi tetap membayari bon makan wanita&lt;br /&gt;C: Mendukung emansipasi wanita dengan membiarkan wanita bayar sendiri&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;P : Punya akuntan, penjahit dan dokter langganan&lt;br /&gt;C : Punya salon, kafe dan bengkel langganan&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;P : Meminta Anda nimbrung ngobrol kalau mamanya menelepon&lt;br /&gt;C : Pura-pura Anda tidak bersamanya jika mamanya menelepon&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;P : Putus dengan pasangannya sambil berjabatan tangan dan mengakui sulitnya menjembatani perbedaan antar mereka berdua, diiringi ucapan, "Kita tetap bisa berteman selamanya."&lt;br /&gt;C : Putus dengan pasangannya sambil kabur dari rumah, merokok berbatang-batang, plus ucapan, "Jangan undang aku ke pernikahanmu nanti!"&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;P : Mencintai wanita 10 % pada pertemuan awal dan meningkat terus&lt;br /&gt;C : Mencintai wanita 100 % pada pertemuan awal dan menurun terus&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;P : Berpikir dewasa seperti orang usia 40 tahun saat berusia 17 tahun&lt;br /&gt;C : Berpikir kekanakan seperti orang usia 17 tahun saat berusia 40 tahun&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;P: Bisa menang hanya dengan otak dalam konflik&lt;br /&gt;C: Cuma bisa ngamuk, adu mulut, n adu otot kalo konflik&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;P : Mikirnya "Aku masih kurang pengetahuan, harus belajar lebih banyak"&lt;br /&gt;C : Mikirnya "Aku yang terhebat di muka bumi, siapapun aku hadapin !!!"&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;P: Otak no 1, digabungin otot kalo kepaksa&lt;br /&gt;C: Otot no 1, ditambah otak kalo punya&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7377975272380358092-1490243632365146543?l=limferdixaverius.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://limferdixaverius.blogspot.com/feeds/1490243632365146543/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=7377975272380358092&amp;postID=1490243632365146543' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7377975272380358092/posts/default/1490243632365146543'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7377975272380358092/posts/default/1490243632365146543'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://limferdixaverius.blogspot.com/2008/04/tidak-semua-pria-dewasa-menjadi-pria.html' title=''/><author><name>Prepare for Glory</name><uri>http://www.blogger.com/profile/18190583836850142096</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7377975272380358092.post-4537889864306698322</id><published>2008-04-14T21:09:00.000-07:00</published><updated>2008-04-16T21:28:25.757-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Empat orang buta'/><title type='text'></title><content type='html'>Oleh Shian (NamoAmitofuo), The Daily Enlightenment, disebar luaskan di the Buddhist Channel, 11 Januari 2005&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Singapura - Seorang buta akan meninggalkan rumah temannya dimalam hari ketika dia disarankan untuk membawa sebuah lentera. Tertawa terbahak-bahak, orang buta itu menukas, "Apa gunanya lampu bagi saya? Saya tahu jalan kerumah saya!" Temannya dengan sabar menjawab, "Lampu itu untuk orang-orang lain supaya bisa melihat - sehingga mereka tidak akan menabrak anda." Sambil mencibir, orang buta itu setuju untuk menggunakannya. Belum terlalu jauh diperjalanan, seseorang tidak sengaja menabrak orang buta itu, mengagetkannya. Sambil menahan amarah, dia berteriak, "Hey! Kamu kan tidak buta! Jadi beri jalan kepada orang buta!"&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Setelah berjalan beberapa lama lagi, orang lain menabrak dia. Kali ini, orang buta itu bertambah marah, dan berteriak, "Apa kamu buta? Apa kamu tidak bisa melihat lentera ini? Saya menentengnya untuk kamu! (supaya bisa melihat si orang buta datang). Sipenabrak menjawab, "Kamulah yang buta! Tidak bisakah kamu melihat lenteramu itu sudah padam?" si orang buta tertegun. Setelah melihat dengan lebih jelas, si penabrak meminta maaf, "Mohon maaf, sayalah yang 'buta'. Saya tidak melihat bahwa anda memang buta!" Si orang buta menjawab, "Tidak tidak, sayalah yang seharusnya minta maaf atas kekasaran saya." Keduanya merasa sangat malu, ketika si penabrak membantu si orang buta untuk menyalakan lenteranya kembali.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Beberapa lama lagi berjalan, lagi-lagi ada orang yang menabrak orang buta itu. Si orang buta kali ini lebih berhati-hati, dengan sopan bertanya, "Maaf, apakah lentera saya padam?" Lawan bicaranya kali ini menjawab, "Aneh! Saya baru saja akan menanyakan hal itu pada anda! Apakah lentera saya padam?" Keduanya terdiam sesaat... sebelum keduanya saling bertanya, "Apakah kamu buta?" "Ya!" mereka bersamaan menjawab, sambil mentertawakan kecanggungan mereka, sambil mengotak-atik lentera mereka, sambil berusaha saling menolong menyalakan lentera masing-masing.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pada saat itu, seseorang melewati mereka. Dia melihat kilatan pemantik api mereka tepat pada waktunya, dan dapat menghindari tabrakan pada saat-saat terakhir. Dia tidak tahu bahwa mereka buta, kalau tidak dia sudah menolong mereka. Sambil melewati mereka, dia berpikir, "Mungkin saya perlu membawa sebuah lentera juga, sehingga saya dapat melihat jalanku dengan lebih jelas, sehingga orang lain juga dapat melihatnya juga." Tanpa diketahui oleh semua orang, sahabat orang buta itu sebenarnya mengikuti dengan diam-diam dengan membawa sebuah lentera, sambil tersenyum, memastikan bahwa si orang buta itu sampai di rumahnya dengan selamat, berharap bahwa dia akan belajar lebih banyak tentang dirinya sendiri diperjalanan itu. -&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Paling tidak ada sepuluh nasehat Kebaikan dalam cerita ini. Apakah anda dapat melihatnya? Bacalah terus untuk mengetahuinya.&lt;br /&gt;--------------------------------------------------------------------------------&lt;br /&gt;10 nasehat dari cerita iniSebuah versi non-konvensional yang panjang dari sebuah cerita Zen klasik.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;1. Sahabat baik itu seperti halnya Tuhan, yang dengan bebas dan berbelas kasih menawarkan cahaya kebijaksanaan, yang dilambangkan dengan lentera, untuk menuntun semua mahluk di perjalanan "pulang kerumah", yang melambangkan Penerangan Sempurna.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;2. Menggunakan lentera itu melambangkan mempraktekkan Kebaikan (ajaran Tuhan yang membawa kearah Kebahagiaan Sejati), tidak hanya untuk orang itu, tetapi juga untuk orang-orang lain. Tuhan hanya dapat menawarkan kepada kita cahaya kebijaksanaan. Kitalah yang harus membawa dan menggunakan lentera itu, dan membuatnya menyala lebih terang dan lebih terang lagi. Sama seperti lentera itu melindungi orang-orang lain dan sipembawanya dari bahaya, seperti itu juga sifat praktek Kebaikan. Cahaya Kebaikan menunjukkan jalan ke Penerangan Sempurna dan menghindarkan kita dari rintangan-rintangan dijalan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;3. Orang buta yang pertama melambangkan orang-orang yang tertutupi oleh kegelapan dari pandangan salah, berpuas diri, kesombongan, kekerasan hati, sikap mementingkan diri sendiri, kesembronoan dan kemarahan. Dengan semangat menuduh orang lain dan tidak mau melihat dirinya sendiri, dia buta terhadap kesalahan-kesalahannya sendiri sementara dia berpikir bahwa semua orang yang ditemuinya adalah salah. Di perjalanan "pulang ke rumah"nya, dia mempelajari Kebaikan melalui peristiwa-peristiwa yang dialaminya dan mengubah dirinya secara spiritual, menjadi rendah hati oleh kebutaanya serta kasih saying yang tulus dari orang-orang lain. Dia juga belajar untuk lebih bisa memaafkan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;4. Orang yang lewat pertama kali melambangkan orang-orang yang mempunyai kapasitas spiritual rata-rata, yang tidak cukup rajin melatih kesadarannya, yang tidak memperhatikan Kebaikan secara bersungguh-sungguh. Kadang-kadang, mereka memilih untuk menjadi "buta" meskipun mereka sebenarnya bisa melihat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;5. Orang kedua yang melintas melambangkan orang-orang yang seolah-olah menentang kita, yang sebenarnya menunjukkan kepada kita kesalahan-kesalahan kita sendiri, disengaja ataupun tidak. Seringkali mereka adalah guru-guru kita yang terbaik. Dia menyadari bahwa tidak ada gunanya menyalahkan orang-orang yang buta terhadap kesalahan-kesalahan mereka sendiri. Tidak ada orang yang ingin menjadi buta. Mari kita memaafkan orang-orang yang buta dan membantu mereka untuk melihat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;6. Orang buta yang kedua melambangkan orang-orang yang mencerminkan kegelapan batin kita sendiri. Mereka memungkinkan kita untuk melihat dengan jelas bayangan diri kita sendiri. Sulit untuk menyalakan sebuah lentera ketika anda bahkan tidak bisa melihat lentera itu atau cahaya. Orang buta tidak bisa membimbing orang buta lain dengan baik. Oleh karena itu penting bagi kita untuk selalu mempraktekkan Kebaikan untuk melihat Kebenaran dengan makin dan makin jernih lagi, dan tidak berpuas diri dalam mempraktekkannya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;7. Orang yang terakhir lewat melambangkan mereka yang telah mencapai pencerahan dalam hal perlunya mempunyai cahaya kebijaksanaan. Dia juga mengerti nilai universal belas kasih untuk dirinya dan semua mahluk.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;8. Kehadiran si sahabat baik sepanjang perjalanan si orang buta mengingatkan pada kita bahwa Tuhan selalu mendampingi kita dengan belas kasih dan kebijaksanaan yang tak terbatas. Dia selalu mendampingi bahwa untuk mahluk-mahluk menderita yang paling "buruk." Kita hanya perlu membuka perasaan dan pikiran kita dan mempraktekkan Kebaikan yang telah diajarkanNya untuk mendapatkan manfaat dari Dia.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;9. Peristiwa tabrakan antara orang buta dan orang-orang lain melambangkan saat kita menabrak rintangan dalam perjalanan mempraktekkan Kebaikan. Tetapi setiap dan semua rintangan tidak perlu dilihat sebagai rintangan melainkan sebagai sebuah kesempatan atau batu pijakan berharga untuk belajar lebih banyak lagi tentang diri sendiri, sebuah kesempatan untuk menjadi lebih bijaksana dan baik hati.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;10. Jika anda memikirkannya dengan cermat, selain sahabat orang buta itu, semua tokoh-tokoh dalam cerita ini buta secara spiritual dalam tingkatan-tingkatan yang berbeda. Tokoh mana yang mewakili anda? Apakah anda sudah menyalakan lentera anda? Jika sudah, apakah lentera itu menyala dengan stabil, atau apakah lentera itu telah padam? Anda yakin?&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7377975272380358092-4537889864306698322?l=limferdixaverius.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://limferdixaverius.blogspot.com/feeds/4537889864306698322/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=7377975272380358092&amp;postID=4537889864306698322' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7377975272380358092/posts/default/4537889864306698322'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7377975272380358092/posts/default/4537889864306698322'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://limferdixaverius.blogspot.com/2008/04/oleh-shian-namoamitofuo-daily.html' title=''/><author><name>Prepare for Glory</name><uri>http://www.blogger.com/profile/18190583836850142096</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7377975272380358092.post-2108521507489472154</id><published>2008-04-14T21:08:00.000-07:00</published><updated>2008-04-14T21:09:27.376-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Raja dan 4 Istrinya'/><title type='text'></title><content type='html'>Dahulu kala …&lt;br /&gt;Ada seorang raja yang mempunyai 4 isteri.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Raja ini sangat mencintai istri keempatnya dan selalu menghadiahkannya pakaian-pakaian yang mahal dan memberinya makanan yang paling enak.&lt;br /&gt;Hanya yang terbaik yang akan diberikan kepada sang isteri.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dia juga sangat memuja isteri ketiganya dan selalu memamerkannya ke pejabat-pejabat kerajaan tetangga.&lt;br /&gt;Itu karena dia takut suatu saat nanti, isteri ketiganya ini akan meninggalkannya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sang raja juga menyayangi isteri keduanya. Karena isterinya yang satu ini merupakan tempat curahan hatinya, yang akan selalu ramah, peduli, dan sabar terhadapnya.&lt;br /&gt;Pada saat sang raja menghadapi suatu masalah, dia akan mengungkapkan isi hatinya hanya pada isteri kedua karena dia bisa membantunya melalui masa-masa sulit itu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Isteri pertama raja adalah pasangan yang sangat setia dan telah memberikan kontribusi yang besar dalam pemeliharaan kekayaannya maupun untuk kerajaannya.&lt;br /&gt;Akan tetapi, si raja tidak peduli terhadap isteri pertamanya ini, meskipun sang isteri begitu mencintainya, tetap saja sulit bagi sang raja untuk memperhatikan isterinya itu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hingga suatu hari, sang raja jatuh sakit dan dia sadar bahwa kematiannya sudah dekat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sambil merenungi kehidupannya yang sangat mewah itu, sang raja lalu berpikir,&lt;br /&gt;“Saat ini aku memiliki 4 isteri di sampingku, tapi ketika aku pergi, mungkin aku akan sendiri.”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Lalu bertanyalah ia pada isteri keempatnya, “Sampai saat ini, aku paling mencintaimu, aku sudah menghadiahkanmu pakaian-pakaian yang paling indah dan memberi perhatian yang sangat besar hanya untukmu. Sekarang aku sekarat, apakah kau akan mengikuti dan tetap menemaniku?”.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Tidak akan!”, balas si isteri keempatnya itu, ia pun pergi tanpa mengatakan apapun lagi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jawaban isterinya itu bagaikan pisau yang begitu tepat menusuk jantungnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Raja yang sedih itu kemudian bertanya pada isteri ketiganya, “Aku sangat memujamu dengan seluruh jiwaku. Sekarang aku sekarat, apakah kau tetap mengikuti dan selalu bersamaku?”.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Tidak!”, sahut sang isteri. “Hidup ini begitu indah! Saat kau meninggal, akupun akan menikah kembali!”.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Perasaan sang rajapun hampa dan membeku.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Beberapa saat kemudian, sang raja bertanya pada isteri keduanya, “Selama ini, bila aku membutuhkanmu, kau selalu ada untukku. Jika nanti aku akan meninggal, apakah kau akan mengikuti dan terus di sampingku?”.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Maafkan aku, untuk kali ini aku tidak bisa memenuhi permintaanmu!”, jawab isteri keduanya. “Yang bisa aku lakukan, hanyalah ikut menemanimu menuju pemakamanmu.”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Lagi-lagi, jawaban si isteri bagaikan petir menyambar dan menghancurkan hatinya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tiba-tiba, sebuah suara berkata,&lt;br /&gt;“Aku akan bersamamu dan menemanimu kemanapun kau pergi.”&lt;br /&gt;Sang raja menolehkan kepalanya mencari siapa yang berbicara,&lt;br /&gt;dan terlihatlah olehnya isteri pertamanya.&lt;br /&gt;Dia kelihatan begitu kurus, seperti menderita kekurangan gizi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dengan penyesalan yang sangat mendalam dan kesedihan yang amat sangat,&lt;br /&gt;sang raja berkata sendu, “Seharusnya aku lebih memperhatikanmu saat aku masih punya banyak kesempatan.”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam realitanya, sesungguhnya kita semua mempunyai ‘4 isteri’ dalam hidup kita …&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;‘Isteri keempat’ kita adalah tubuh kita. Tidak peduli berapa banyak waktu dan usaha yang kita habiskan untuk membuatnya terlihat bagus, tetap saja dia akan meninggalkan kita saat kita meninggal.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kemudian ‘Isteri ketiga’ kita adalah ambisi, kedudukan, dan kekayaan kita.&lt;br /&gt;Saat kita meninggal, semua itu pasti akan jatuh ke tangan orang lain.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sedangkan ‘Isteri kedua’ kita adalah keluarga dan teman-teman kita.&lt;br /&gt;Tak peduli berapa lama waktu yang sudah dihabiskan bersama kita, tetap saja mereka hanya bisa menemani dan mengiringi kita hingga ke pemakaman.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dan akhirnya ‘Isteri pertama’ kita adalah kesadaran atau nilai spiritual kita,&lt;br /&gt;Yang telah sering terabaikan oleh kita karena sibuk memburu kekayaan, kekuasaan, dan kepuasan nafsu. Padahal justru kesadaran atau nilai spiritual inilah yang akan mengikuti kita terus kemanapun kita pergi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jadi perhatikan, tanamkan dan simpan baik-baik dalam hatimu sekarang!&lt;br /&gt;Hanya inilah hal terbaik yang bisa kau tunjukkan pada dunia.&lt;br /&gt;Let it Shine!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sumber : Buletin Gema Dharmakirti. Edisi no.15/2006.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7377975272380358092-2108521507489472154?l=limferdixaverius.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://limferdixaverius.blogspot.com/feeds/2108521507489472154/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=7377975272380358092&amp;postID=2108521507489472154' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7377975272380358092/posts/default/2108521507489472154'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7377975272380358092/posts/default/2108521507489472154'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://limferdixaverius.blogspot.com/2008/04/dahulu-kala-ada-seorang-raja-yang.html' title=''/><author><name>Prepare for Glory</name><uri>http://www.blogger.com/profile/18190583836850142096</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7377975272380358092.post-8129123759643446185</id><published>2008-04-14T21:07:00.001-07:00</published><updated>2008-04-14T21:07:59.428-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Biografi Kong Hu Chu'/><title type='text'></title><content type='html'>Sekilas Kehidupannya&lt;br /&gt;Konghucu dilahirkan 551 SM, pada masa pemerintahan Raja Ling dari Dinasti Zhou di Desa Chang Ping negara bagian Lu (sekarang Chu-fu, Provinsi Shandong). Kelahirannya ditandai dengan penampakan qilin, binatang sejenis kuda yang bertanduk. Leluhurnya merupakan anggota wangsa bangsawan penguasa negara Sung yang termasuk dalam wangsa raja-raja Shang, yakni dinasti yang berkuasa sebelum berkuasanya Dinasti Zhou. Akibat kekacauan politik menyebabkan orang tuanya kehilangan kebangsawanannya dan pindah ke negara Lu, hingga ia dilahirkan. Nama keluarganya adalah K'ung dan nama kecilnya adalah Khung Chiu atau Zhong Ni. Ketika berumur tiga tahun, ayahnya meninggal dunia, ia dibesarkan ibunya dalam keadaan melarat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sejak masa kecil anak itu telah memperlihatkan kebijaksanaan yang luar biasa dalam pergaulan sehari-hari. Pada usia 17 tahun ibunya meninggal. Menginjak usia 19 tahun, ia menikahi gadis dari negara bagian Song bernama Yuan Guan. Setahun kemudian ia mempunyai anak yang diberi nama Khung Li. Kehidupannya berubah setelah ia berhasil menjadi pegawai pemerintahan di negara Lu yang dijalaninya sejak usia 35 hingga 60 tahun.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Namun akibat adanya konspirasi politik mengharuskannya meletakkan jabatan dan hidup dalam pembuangan. Hampir selama 13 tahun ia hidup mengembara ke setiap wilayah, dengan satu harapan dan cita-cita untuk dapat melakukan perombakan di bidang politik dan kemasyarakatan, sampai-sampai ia mendapat julukan "raja tanpa takhta".Akhirnya ia memutuskan untuk menjadi seorang guru keliling, berjalan kaki mengajar kebaikan kepada semua orang yang sudi menerima buah pikirannya. Karena profesi inilah, ia sampai sekarang dihormati sebagai "guru teladan sepuluh ribu generasi."&lt;br /&gt;Kegagalan mewujudkan impiannya, mengantarkannya kembali ke tanah kelahiran untuk mengajar dan mengabadikan karya-karya tradisi klasik. Ia menuliskan satu-satunya kitab yang disusunnya sendiri, yakni Kitab Rangkaian Ch'un Ch'iu (Spring and Autums Annals). Kitab tersebut mencatat berbagai kejadian dalam sejarah Tiongkok pada era Ch'un Ch'iu hingga ia wafat pada 479 SM, bulan ke-4 tahun ke-16 dalam masa pemerintahan bangsawan Ai, atau sekitar permulaan abad ke-5 SM.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bunga Rampai Ajaran Konghucu&lt;br /&gt;Selama dua ribu lima ratus tahun, ajaran Konghucu menjadi tata susila (ethics), dasar pendidikan, dasar tradisi sosial rakyat Chungkuo (Negara Tengah), yaitu nama yang diberikan orang China kepada kerajaan mereka. Gagasan-gagasannya dapat diketahui dalam Lun Yu (Bunga Rampai Ajaran Konfusius), yakni kumpulan ucapan-ucapannya yang dihimpun oleh sejumlah cantriknya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Menurut Konghucu, alam semesta berjalan atas peraturan tertentu. Agar kehidupan manusia selaras dengan alam semesta, maka memerlukan tata tertib. Tata tertib itu berdasar pada "pembenaran nama." Segala sesuatu di dunia ini punya nama. Di dalam nama terkandung fungsinya. Begitu pula di dalam masyarakat, setiap orang punya nama. Di dalamnya terkandung tanggung jawab dan kewajiban masing-masing. Jika setiap orang membenarkan dan tidak memalsukan namanya, pergaulan sosial akan berjalan baik.&lt;br /&gt;Seperti yang dikatakan Konghucu dalam Bunga Rampai, "hendaknya seorang penguasa bersikap sebagai penguasa, seorang ayah menjadi seorang ayah, seorang anak lelaki menjadi seorang anak lelaki, seorang menteri menjadi seorang menteri." Selain pembenaran nama, konfusius menyatakan bahwa dalam pergaulan tindakan seseorang selalu berhubungan dengan orang lain. Hubungan ini dapat dikelompokkan menjadi lima pertalian pokok, yaitu antara ayah dan anak, saudara dan saudara, suami dan istri, sahabat dan sahabat, serta yang berkuasa dan yang dikuasai.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Berhubungan dengan hal tersebut, setiap pihak berkelakuan sesuai dengan kedudukannya. Ayah mencintai anak, anak menghormati. Kakak berbaik hati, adik menjunjung. Suami tulus, istri patuh. Sahabat lebih tua peka, sahabat muda hormat. Yang berkuasa murah hati, yang dikuasai setia. Tiga dari lima pertalian itu merupakan hubungan keluarga, memang keluarga dapat dianggap sebagai dasar masyarakat. Dalam lembaga sosial inilah, manusia dididik, diajar kebajikan, dan dibentuk tabiatnya. Kalau manusia dibesarkan secara tepat maka dunia akan damai. Konghucu berkata, "Jika ada kebenaran di hati, ada keindahan di watak. Jika ada keindahan di watak, ada harmoni di rumah. Jika ada harmoni di rumah, ada tata tertib di negara. Jika ada tata tertib di negara, ada damai di dunia." Perlu ditambahkan bahwa dalam keluarga kewajiban anak terhadap orang tua sangat dititikberatkan. Anak harus taat atau berbakti kepada orang tua.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Lima Kebajikan&lt;br /&gt;Ada lima kebajikan yang diutarakan Konghucu yang kesemuanya bertujuan sosial. Yang pertama dan paling luhur ialah jen, artinya perikemanusiaan, murah hati, kecintaan. Jen merupakan perwujudan akal budi luhur dari seseorang. Dalam hubungan antarmanusia, jen diwujudkan dalam cung, atau sikap menghormati terhadap seseorang (tertentu) ataupun orang lain (pada umumnya), dan shu, atau sikap mementingkan orang lain (altruisme).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Seperti ucapan Konfusius, "Janganlah engkau lakukan kepada orang lain apa yang tidak ingin engkau lakukan terhadap dirimu sendiri." Kata jen tidak hanya untuk menyebut satu jenis kebajikan tertentu, melainkan juga untuk menyebut segenap kebajikan secara keseluruhan, sehingga istilah 'manusia jen' menjadi searti dengan manusia serba bajik. Dalam hubungan demikian, jen dapat diterjemahkan sebagai 'kebajikan sempurna.'&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kebajikan yang kedua disebut yi, keadilan atau kebenaran. Yi berarti keadaan "yang seharusnya" terjadi. Ini merupakan amar tanpa syarat (categorical imperative). Setiap orang memperlakukan sesama manusia sesuai dengan kesusilaan dan bukan karena pertimbangan lain, "jangan perlakukan orang lain dengan cara yang kita sendiri tidak ingin diperlakukan seperti itu walaupun cara itu digunakan terhadap kita". Inilah tindakan yi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Yang ketiga ialah li, yakni tindakan yang pantas, sopan santun, sesuai dengan keadaan. Konfusius menyelaraskan kelakuan lahir dengan keluhuran batin. Biar haus sekali, tidak pantas minum langsung dari teko, itu wu li (tidak ada li). Wu li juga kelakuan yang mengakibatkan rasa kurang enak bagi orang lain. Diceritakan bahwa kalau di kalangan orang dusun, Konghucu itu sederhana dan ikhlas, kalau di keraton kata-katanya teliti dan diucapkan dengan penuh perhatian. Tindakan lahir harus dilakukan dalam harmoni dan keseimbangan. Seorang luhur, mengetahui istilah-istilah yang patut dipakai dan tingkah lakunya sesuai dengan maknanya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kebajikan keempat disebut zhi, "kebijaksanaan". Pengetahuan diperoleh dengan mempelajari fakta-fakta luar, tetapi kebijaksanaan berkembang dari pengalaman batin. Dalam hidup, aspek yang kedua lebih bermutu. Kebajikan kelima ialah hsin, yang mengandung pengertian 'percaya terhadap orang lain'. Seperti yang dikatakan Konghucu, "Dalam pergaulan terlebih dahulu saya mendengarkan apa yang dilakukan orang dan mempercayai kelakuannya, sesudah itu baru saya dengar lagi perkataannya dan mengamati kelakuannya."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Konghucu yakin bahwa keluhuran hati serta kebajikan dapat diperoleh karena ia percaya manusia dapat dididik. Ia mengajarkan bahwa Tao, yakni 'jalan' sebagai prinsip utama dari kenyataan, merupakan "jalan manusia." Artinya bahwa manusia sendirilah yang dapat menjadikan Tao luhur dan mulia, kalau ia hidup dengan baik. Bagi Konghucu keutamaan merupakan jalan yang dibutuhkan. Kebaikan hidup dapat dicapai melalui perikemanusiaan (jen), yang merupakan model untuk semua orang. Secara hakiki semua orang sama walaupun tindakan mereka berbeda.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7377975272380358092-8129123759643446185?l=limferdixaverius.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://limferdixaverius.blogspot.com/feeds/8129123759643446185/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=7377975272380358092&amp;postID=8129123759643446185' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7377975272380358092/posts/default/8129123759643446185'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7377975272380358092/posts/default/8129123759643446185'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://limferdixaverius.blogspot.com/2008/04/sekilas-kehidupannya-konghucu.html' title=''/><author><name>Prepare for Glory</name><uri>http://www.blogger.com/profile/18190583836850142096</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7377975272380358092.post-9091333157484483157</id><published>2008-04-14T21:04:00.000-07:00</published><updated>2008-04-14T21:24:57.301-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Kisah Táng-sānzàng'/><title type='text'></title><content type='html'>Tong Sam Cong pernah hidup di zaman Dinasti Tang (diperkirakan pada tahun 602 AD - 664 AD pada jaman dinasti Tang.&lt;br /&gt;Tong Sam Cong dikenal sebagai Táng-sānzàng (唐三藏), yang memiliki arti Tang menunjukan identitas dirinya berasal dari negeri tang,&lt;br /&gt;sānzàng (三藏) artinya 3 Ajaran Tripitaka.&lt;br /&gt;Lahir di provinsi Henan Nama Aslinya adalah Chen Hui sebelum menjadi biksu, Anak ke 4 dari 4 bersaudara. Pada Tahun 611 AD ia bergabung dalam lingkungan Sangha, ia mempelajari aliran Theravada Mahayana. Pada Tahun 618 AD Pada saat Dinasti Sui runtuh Ia bergabung kedalam lingkungan Pemerintahan Dinasti Tang.&lt;br /&gt;Xuanzang akhirnya melakukan perjalanan ke barat dengan seorang diri pada tahun 622 AD , pada waktu itu masa pemerintahan Kaisar Tang Tai zong (599–649 AD).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ia memang pernah ke India, namun ia sendirian ke sana lewat jalan darat, jalan sutra yang&lt;br /&gt;waktu itu telah mulai sepi karena digantikan oleh jalan sutra laut lewat&lt;br /&gt;Selat Malaka. Pernah ditemani oleh seorang biksu lainnya, namun waktu&lt;br /&gt;bertemu kawanan penjahat sekali waktu (Tong Sam Cong sering bertemu&lt;br /&gt;kawanan penjahat), ia lari meninggalkan Tong Sam Cong sendirian&lt;br /&gt;melanjutkan perjalanan ke India.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tong Sam Cong bukan hanya seorang biksu, ia juga seorang pengelana yang&lt;br /&gt;tidak kalah mashyurnya dari Marcopolo atau Cheng Ho. Juga seorang&lt;br /&gt;sejarahwan yang tidak kalah pamor daripada Sima Qian. Begitulah kira2&lt;br /&gt;pandangan orang Barat terhadap Tong Sam Cong.&lt;br /&gt;Catatan sejarah harus dibedakan dengan novel fiksi. Catatan sejarah&lt;br /&gt;Pada Tahun 626 AD. Xuan Zhang menyelesaikan bukunya yang berjudul "Catatan Perjalanan ke Barat Zaman Tang Raya" (Ta Tang Xi Yu Ji 大唐西域記), dalam buku ini mengambarkan keindahan jalur sutra, buku ini kemudian di terjemahkan dalam bahasa barat tahun 1857.&lt;br /&gt;Xuan zhang Sendiri berhasil menerjemahkan dan membawa 657 Sanskrit text agama Buddha dari India. Dan menerjemahkan sekitar 1330 darma ke dalam bahasa mandarin.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ini ditulis oleh biksu terpelajar (tidak banyak biksu yang mengecap&lt;br /&gt;pendidikan di zaman itu) berdasarkan penjabaran lisan dari Tong Sam Cong&lt;br /&gt;sendiri. Catatan ini kemudian dipersembahkan sebagai hadiah kepada&lt;br /&gt;Kaisar Tang Taizong (Li Shimin).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Catatan sejarah ini berisikan 139 negara kecil-kecil yang disinggahi&lt;br /&gt;oleh Tong Sam Cong dalam perjalanannya ke India, merupakan catatan&lt;br /&gt;lengkap menuliskan tentang keadaan politik, geografi, masyarakat masing2&lt;br /&gt;negara. Catatan ini sudah diterjemahkan ke dalam bahasa Perancis pada&lt;br /&gt;tahun 1857, bahasa Inggris pada tahun 1884 dan berbagai bahasa lainnya.&lt;br /&gt;India mengambil catatan ini sebagai acuan akademis mendalami sejarah&lt;br /&gt;kuno di India di zaman Tang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dari segi novel Wu Cheng-en&lt;br /&gt;Dalam Karakter Tong San Chong dalam novel ini ia di temani oleh 3 orang siluman dan sangat lemah, juga incaran bagi siluman lainya untuk memakan dagingnya untuk hidup abadi, dalam novel juga ia melakukan perjalanan ke barat. Dan setiap kali ia dapat masalah dan sering meminta bantuan Dewi Kwan Im atau Bodhisatva Avalokitesvara. Terutama masalah mengatur tingkah laku Sun Go Kong.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Nah, mengenai Sun Go Kong, Tie Pat Kay dan Sam Cheng, bertiga ini murni&lt;br /&gt;fiksi ciptaan Wu Cheng-en. Ketiganya diciptakan sebenarnya untuk&lt;br /&gt;mengkritik keadaan masyarakat pada zaman Ming, zaman Wu Cheng-en hidup.&lt;br /&gt;Sun Go Kong melambangkan kesombongan, Tie Pat Kay kemalasan, tak dapat&lt;br /&gt;menahan nafsu dan Sam Cheng kebodohan. Ada pula yang berpendapat bahwa&lt;br /&gt;Wu Cheng-en menciptakan 3 karakter itu sebagai lambang gontok-gontokan&lt;br /&gt;persaingan antara Taoisme, Konfusianisme dan Buddhisme di zaman Yuan dan&lt;br /&gt;Ming. Sebagaimana diketahui, orang Mongol (Yuan) memanfaatkan persaingan&lt;br /&gt;antara kelompok2 religius di Tiongkok untuk melanggengkan kekuasaan mereka.&lt;div style="font-weight: bold;" id="subject_30472"&gt;          &lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7377975272380358092-9091333157484483157?l=limferdixaverius.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://limferdixaverius.blogspot.com/feeds/9091333157484483157/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=7377975272380358092&amp;postID=9091333157484483157' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7377975272380358092/posts/default/9091333157484483157'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7377975272380358092/posts/default/9091333157484483157'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://limferdixaverius.blogspot.com/2008/04/tong-sam-cong-pernah-hidup-di-zaman.html' title=''/><author><name>Prepare for Glory</name><uri>http://www.blogger.com/profile/18190583836850142096</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7377975272380358092.post-901192496195822836</id><published>2008-04-14T21:01:00.000-07:00</published><updated>2008-04-14T21:02:24.023-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Lihatlah dari sisi lain'/><title type='text'></title><content type='html'>Suatu sore, seorang pemuda datang ke sebuah restoran yang menjual ayam goreng dan membeli 9 potong ayam. Ia membawa ayam gorengnya ke taman, untuk dinikmati bersama kekasihnya di bawah sinar rembulan yang romantis.&lt;br /&gt;Ketika membuka bungkusan ayam goreng itu, pemuda itu terkejut. Bukan ayam yang didapatinya, melainkan uang hasil penjualan restoran  itu sebanyak 10jt rupiah. Pemuda itu kemudian mengembalikan uang itu dan meminta ayam goreng sebagai gantinya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pemilik restoran, merasa kagum atas kejujuran si pemuda, menanyakan namanya dan mengatakan hendak menelpon wartawan surat kabar dan stasiun televisi agar membuat cerita tentang si pemuda. Ia akan menjadi pahlawan, sebuah contoh nilai  kejujuran dan moral yang akan mengilhami yang lain!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Namun pemuda yang sedang lapar itu menolaknya. "Kekasihku sedang menunggu. Aku hanya ingin ayam gorengku."&lt;br /&gt;Pemilik restoran menjadi semakin kagum atas sikap si pemuda yang begitu rendah hati. Ia memohon agar diijinkan menceritakan kejadian itu kepada wartawan. Pada saat itulah si pemuda jujur menjadi marah dan meminta ayam gorengnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Aku tidak mengerti" kata pemilik restoran. "Anda adalah satu-satunya pemuda jujur di tengah dunia yang tidak jujur! Ini merupakan suatu  kesempatan yang baik untuk mengatakan kepada dunia bahwa masih ada orang-orang jujur yang mau bertindak benar. Saya mohon, beritahukan nama Anda dan juga nama wanita itu. Apakah ia istrimu?"&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Itulah masalahnya," kata si pemuda. "Istriku ada di rumah. Wanita  di dalam mobil itu adalah kekasihku. Sekarang berikan ayamku agar aku  dapat pergi dari sini."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Moral of the story :&lt;br /&gt;Mudah untuk terlihat baik di depan orang-orang yang tidak mengenalmu. Banyak di antara kita yang melakukan perbuatan baik di sana sini,  pergi ke tempat ibadah, berkata benar, dan semua orang mengira kita  adalah sosok  ideal yang sebenarnya tidak demikian.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Yang terpenting adalah apa yang ada di dalam hatimu. Tidaklah Penting berapa banyak hal yang kau perbuat atau apa yang orang lain kira tentang dirimu. Yang penting adalah hal yang terdalam. Jangan lakukan sesuatu supaya orang lain menyukaimu atau supaya seseorang kagum padamu - lakukan sesuatu untuk dirimu sendiri, jadikan dirimu seseorang yang lebih baik.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7377975272380358092-901192496195822836?l=limferdixaverius.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://limferdixaverius.blogspot.com/feeds/901192496195822836/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=7377975272380358092&amp;postID=901192496195822836' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7377975272380358092/posts/default/901192496195822836'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7377975272380358092/posts/default/901192496195822836'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://limferdixaverius.blogspot.com/2008/04/suatu-sore-seorang-pemuda-datang-ke.html' title=''/><author><name>Prepare for Glory</name><uri>http://www.blogger.com/profile/18190583836850142096</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7377975272380358092.post-6050961930620457217</id><published>2008-04-14T20:54:00.000-07:00</published><updated>2008-04-14T20:55:24.769-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Burung Pelikan'/><title type='text'></title><content type='html'>Selama bertahun-tahun di Monterey, California merupakan surga bagi burung-burung&lt;br /&gt;pelikan. Sebab di kota ini ada banyak pabrik pengalengan ikan. Burung-burung&lt;br /&gt;pelikan menyukai kota ini karena saat para nelayan membersihkan tangkapan mereka&lt;br /&gt;&amp;amp; memisahkan yang kurang bagus maka burung-burung pelikan segera berdatangan&lt;br /&gt;berebut makanan mereka.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Di Monterey ini burung-burung pelikan hidup enak tanpa harus bekerja keras untuk&lt;br /&gt;mendapatkan makanannya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Seiring waktu berlalu, ikan-ikan di pantai California mulai berkurang dan satu&lt;br /&gt;demi satu pabrik pengalengan ikan ditutup. Itulah saatnya burung-burung pelikan&lt;br /&gt;mendapatkan masalah. Anda tahu? Burung-burung pelikan adalah pemancing alami&lt;br /&gt;yang hebat, mereka terbang berkelompok diatas gelombang laut, dan ketika mereka&lt;br /&gt;melihat ikan, mereka menyelam ke dalam air dan menyekop tangkapan mereka dengan&lt;br /&gt;paruhnya yang lebar.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Burung-burung pelikan yang ada di Monterey tidak pernah berburu selama&lt;br /&gt;bertahun-tahun, mereka telah menjadi gemuk dan malas. Kini makanan mereka telah&lt;br /&gt;lenyap dan mereka menderita kelaparan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Para ahli lingkungan hidup di wilayah tsb berpikir keras untuk menemukan cara&lt;br /&gt;menolong burung-burung pelikan itu, dan akhirnya mereka bersepakat dengan satu&lt;br /&gt;solusi. Mereka mendatangkan burung-burung pelikan dari wilayah lainnya, yang&lt;br /&gt;telah mereka teliti setiap hari, dan mereka mencampurnya dengan burung-burung&lt;br /&gt;pelikan lokal.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Para pendatang baru segera mulai memancing makanan mereka, dan tak lama kemudian&lt;br /&gt;burung-burung lokal yang kelaparan bergabung dengan mereka dan mulai memancing&lt;br /&gt;makanan mereka sendiri lagi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jika anda menemukan diri anda miskin &amp;amp; lapar akan sukses, maka salah satu cara&lt;br /&gt;terbaik untuk mendapatkan apa yang anda cari adalah menempatkan diri di sekitar&lt;br /&gt;orang-orang sukses. Ambillah waktu bersama dengan mereka, perhatikan bagaimana&lt;br /&gt;mereka bekerja, pelajari bagaimana cara mereka berpikir &amp;amp; bertindak, secara tak&lt;br /&gt;terduga anda akan menjadi seperti halnya orang-orang di sekitar anda.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7377975272380358092-6050961930620457217?l=limferdixaverius.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://limferdixaverius.blogspot.com/feeds/6050961930620457217/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=7377975272380358092&amp;postID=6050961930620457217' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7377975272380358092/posts/default/6050961930620457217'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7377975272380358092/posts/default/6050961930620457217'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://limferdixaverius.blogspot.com/2008/04/selama-bertahun-tahun-di-monterey.html' title=''/><author><name>Prepare for Glory</name><uri>http://www.blogger.com/profile/18190583836850142096</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7377975272380358092.post-6785184058201595504</id><published>2008-04-14T19:21:00.000-07:00</published><updated>2008-04-14T19:22:03.736-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Menulis di atas pasir'/><title type='text'></title><content type='html'>Ini sebuah kisah tentang dua orang sahabat karib yang sedang berjalan melintasi gurun pasir. Di tengah perjalanan, mereka bertengkar, dan salah seorang menampar pipi temannya. Orang yang kena tampar merasa sakit hati, tapi dengan tanpa berkata-kata, dia menulis diatas pasir:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“HARI INI SAHABAT TERBAIK KU MENAMPAR PIPIKU”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mereka terus berjalan, sampai menemukan sebuah oasis, dimana mereka memutuskan untuk mandi. Orang yang pipinya kena tampar dan terluka hatinya, mencoba berenang namun nyaris tenggelam, dan berhasil diselamatkan oleh sahabatnya. Ketika dia mulai siuman dan rasa takutnya hilang, dia menulis di sebuah batu:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“HARI INI SAHABAT TERBAIK KU MENYELAMATKAN NYAWAKU”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Orang yang menolong dan menampar sahabatnya, bertanya: “Kenapa setelah saya melukai hatimu, kau menulisnya di atas pasir, dan sekarang kau menulis di batu?”. Temannya sambil tersenyum menjawab: “Ketika seorang sahabat melukai kita, kita harus menulisnya di atas pasir, agar angin maaf berhembus dan menghapus tulisan tersebut, dan bila sesuatu yang luar biasa terjadi, kita harus memahatnya di atas batu hati kita, agar tidak bisa hilang tertiup angin”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam hidup ini sering timbul beda pendapat dan konflik karena sudut pandang yang berbeda. Oleh karena itu cobalah untuk saling memaafkan dan lupakan masalah yang telah lalu. Belajarlah menulis di atas pasir.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;mat 6:14.15&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7377975272380358092-6785184058201595504?l=limferdixaverius.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://limferdixaverius.blogspot.com/feeds/6785184058201595504/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=7377975272380358092&amp;postID=6785184058201595504' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7377975272380358092/posts/default/6785184058201595504'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7377975272380358092/posts/default/6785184058201595504'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://limferdixaverius.blogspot.com/2008/04/ini-sebuah-kisah-tentang-dua-orang.html' title=''/><author><name>Prepare for Glory</name><uri>http://www.blogger.com/profile/18190583836850142096</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7377975272380358092.post-4504477079392153910</id><published>2008-04-14T19:16:00.000-07:00</published><updated>2008-04-14T19:17:14.804-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Nelayan vs Pengusaha'/><title type='text'></title><content type='html'>&lt;p&gt;Syahdan, seorang nelayan, umur 40-an, bertelanjang dada, sedang duduk santai di bawah teduh gubuk pantainya, pada kursi kayu tua yang tak bercat. Matanya menatap jauh ke hamparan lautan, terpampang indah di depannya. Si nelayan sangat menikmati pemandangan sore itu. Semilir angin yang centil menggoyang rambutnya. Nah, aku ingat sekarang, tertulis juga, di sampingnya segelas kopi hangat dan gorengan ubi menambah nikmat suasana santai. Kala sebentar, sang nelayan tersenyum lucu, saat memainkan pasir putih indah di dekatnya. Sangat kontras dengan kulitnya yang menghitam legam, bukti hari-harinya beratapkan langit dan bertemankan terik hari.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Pikirannya nyaman, jiwanya tenteram. Sungguh, kalau kau duduk juga di sampingnya. Maka rasakanlah aroma bahagia yang dia alami, dan itu hampir tiap hari. Dia bahagia, tak merasa kekurangan untuk ukuran yang dia buat. Mampu menghidupi anak istrinya dengan sederhana.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Lalu, sejurus di kejauhan, tubuh samar seseorang menelusuri garis pantai. Semakin dekat, dan sekilas gambaran orang kota sana. Si lelaki, yang berkulit putih bersih, rambut tersisir rapi, pakaian pantai yang pantas tapi pasti mahal, hampir melintasi si nelayan.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Entah mengapa, si lelaki melihat juga si nelayan. Sesaat kemudian si lelaki membelokkan jalannya mendekat. Tersenyum dan menyalami si nelayan, berbasa-basi sebentar, lalu duduk di bongkahan balok kayu di sampingnya. Ternyata lelaki itu seorang pengusaha kaya. Inilah perbincangan mereka.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Pengusaha: Bapak nelayan sini ya? Punya berapa perahu pak?&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Nelayan: Iya pak, perahu saya hanya 1, satu-satunya untuk mencari ikan.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Pengusaha: Selama jadi nelayan apa pernah punya perahu lain?&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Nelayan: Hanya itu pak.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Pengusaha: Tidak punya keinginan untuk menambah perahu pak?&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Nelayan: Ah, tidak pak.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Pengusaha: Saya dulu bekerja dari nol juga. Lalu saya bekerja keras, berpikir keras. Lambat laun saya bisa membangun usaha sendiri. Tambahlah semangat saya. Tambah keras pula usaha saya. Dengan cepat usaha saya jadi besar. Karyawan yang awalnya hanya beberapa, sekarang sudah ratusan. Saya buka cabang di mana-mana. Tentu semakin besarlah penghasilan saya.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Sekarang saya punya banyak perusahaan. Saya angkat beberapa orang yang mampu kelola perusahaan. Saya hanya mengawasi saja. Dan, sekarang saya bisa menikmati kerja keras. Saya bisa santai, mengendurkan otot-otot dan pikiran, wisata seperti ke pantai ini. Hari-hari menikmati hidup.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Seandainya bapak seperti itu sekarang. Bapak bekerja keras sehingga tangkapan banyak. Sebagian hasil penjualan bisa ditabung. Lalu setelah cukup, bapak bisa beli perahu baru. Tentu bisa dikelola tetangga dan hasilnya dibagi. Dengan kerja keras terus, bapak pun bisa beli perahu baru lagi, lagi, dan lagi. Hingga, setelah uang mencukupi, ditambah menjual beberapa perahu jika perlu, bapak bisa beli kapal ikan kecil. Bawahan bapak mulai banyak. Daerah tangkapan makin luas dan tangkapan pun makin besar.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Penghasilan masuk pun makin banyak pula. Hmm…, dengan pengelolaan yang baik, dan kerja yang semakin keras, bapak bisa menambah kapal ikan kecil baru. Dan saatnya tak lama kemudian, bisa membeli kapal ikan samudra. Dari sini, hanya menunggu waktu yang tak lama, bapak bisa menambah kapal-kapal ikan samudra lain.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Terakhir bapak punya armada kapal ikan besar, mengarungi samudra, mengisi karung-karung penghasilan yang sudah melimpah ruah. Pada akhirnya, bapak tidak perlu mengelola langsung semua urusan usaha. Serahkan pada orang yang tepat. Bapak hanya mengawasi dan dan menikmati hasil kerja keras selama itu. Dan, bapak pun bisa mulai bersantai, menikmati hidup dengan tenang dan nyaman, bersenang-senang dengan keluarga.&lt;/p&gt; Nelayan: Ah Pak, untuk apa saya harus bekerja sekeras itu kalau tujuan akhir hidup saya untuk bersantai, menikmati hidup dengan tenang dan nyaman, bersenang-senang dengan keluarga. Toh selama ini saya juga mendapatkannya, merasakannya. Sama seperti sekarang saya duduk di sini, duduk santai dengan bapak.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7377975272380358092-4504477079392153910?l=limferdixaverius.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://limferdixaverius.blogspot.com/feeds/4504477079392153910/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=7377975272380358092&amp;postID=4504477079392153910' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7377975272380358092/posts/default/4504477079392153910'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7377975272380358092/posts/default/4504477079392153910'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://limferdixaverius.blogspot.com/2008/04/syahdan-seorang-nelayan-umur-40.html' title=''/><author><name>Prepare for Glory</name><uri>http://www.blogger.com/profile/18190583836850142096</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7377975272380358092.post-1423163842936896076</id><published>2008-04-14T03:35:00.000-07:00</published><updated>2008-04-14T03:55:49.150-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='What&apos;s Love'/><title type='text'></title><content type='html'>&lt;span style="color: rgb(51, 102, 255);font-size:100%;" &gt;Is your heart racing and is your voice caught within your chest? &lt;/span&gt;&lt;span style="color: rgb(51, 102, 255);font-size:100%;" &gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="color: rgb(51, 102, 255);font-size:100%;" &gt;It isn't love, it's a &lt;span style="color: rgb(255, 0, 0);"&gt;like&lt;/span&gt;. &lt;/span&gt;&lt;span style="color: rgb(51, 102, 255);font-size:100%;" &gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="color: rgb(51, 102, 255);font-size:100%;" &gt;You can't keep your eyes off them, am I right? &lt;/span&gt;&lt;span style="color: rgb(51, 102, 255);font-size:100%;" &gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="color: rgb(51, 102, 255);font-size:100%;" &gt;It isn't love, it's a &lt;span style="color: rgb(255, 0, 0);"&gt;lust&lt;/span&gt;. &lt;/span&gt;&lt;span style="color: rgb(51, 102, 255);font-size:100%;" &gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="color: rgb(51, 102, 255);font-size:100%;" &gt;Are you proud, and eager to show them off? &lt;/span&gt;&lt;span style="color: rgb(51, 102, 255);font-size:100%;" &gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="color: rgb(51, 102, 255);font-size:100%;" &gt;It isn't love, it's a &lt;span style="color: rgb(255, 0, 0);"&gt;luck&lt;/span&gt;. &lt;/span&gt;&lt;span style="color: rgb(51, 102, 255);font-size:100%;" &gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="color: rgb(51, 102, 255);font-size:100%;" &gt;Do you want them because you know they're there? &lt;/span&gt;&lt;span style="color: rgb(51, 102, 255);font-size:100%;" &gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="color: rgb(51, 102, 255);font-size:100%;" &gt;It isn't love, it's a &lt;span style="color: rgb(255, 0, 0);"&gt;loneliness&lt;/span&gt;. &lt;/span&gt;&lt;span style="color: rgb(51, 102, 255);font-size:100%;" &gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="color: rgb(51, 102, 255);font-size:100%;" &gt;Are you there because it's what everyone wants? &lt;/span&gt;&lt;span style="color: rgb(51, 102, 255);font-size:100%;" &gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="color: rgb(51, 102, 255);font-size:100%;" &gt;It isn't love, it's a &lt;span style="color: rgb(255, 0, 0);"&gt;loyalty&lt;/span&gt;. &lt;/span&gt;&lt;span style="color: rgb(51, 102, 255);font-size:100%;" &gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="color: rgb(51, 102, 255);font-size:100%;" &gt;Are you there because they kissed you, or held your hand? &lt;/span&gt;&lt;span style="color: rgb(51, 102, 255);font-size:100%;" &gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="color: rgb(51, 102, 255);font-size:100%;" &gt;It isn't love, it's low &lt;span style="color: rgb(255, 0, 0);"&gt;confidence&lt;/span&gt;. &lt;/span&gt;&lt;span style="color: rgb(51, 102, 255);font-size:100%;" &gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="color: rgb(51, 102, 255);font-size:100%;" &gt;Do you stay for their confessions of love, because you don't want to hurt them? &lt;/span&gt;&lt;span style="color: rgb(51, 102, 255);font-size:100%;" &gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="color: rgb(51, 102, 255);font-size:100%;" &gt;It isn't love, it's a &lt;span style="color: rgb(255, 0, 0);"&gt;pity&lt;/span&gt;. &lt;/span&gt;&lt;span style="color: rgb(51, 102, 255);font-size:100%;" &gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="color: rgb(51, 102, 255);font-size:100%;" &gt;Do you belong to them because their sight makes your heart skip a beat? &lt;/span&gt;&lt;span style="color: rgb(51, 102, 255);font-size:100%;" &gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="color: rgb(51, 102, 255);font-size:100%;" &gt;It isn't love, it's an &lt;span style="color: rgb(255, 0, 0);"&gt;infatuation&lt;/span&gt;. &lt;/span&gt;&lt;span style="color: rgb(51, 102, 255);font-size:100%;" &gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="color: rgb(51, 102, 255);font-size:100%;" &gt;Do you pardon their faults because you care about them? &lt;/span&gt;&lt;span style="color: rgb(51, 102, 255);font-size:100%;" &gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="color: rgb(51, 102, 255);font-size:100%;" &gt;It isn't love, it's a &lt;span style="color: rgb(255, 0, 0);"&gt;friendship&lt;/span&gt;. &lt;/span&gt;&lt;span style="color: rgb(51, 102, 255);font-size:100%;" &gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="color: rgb(51, 102, 255);font-size:100%;" &gt;Do you tell them every day they are the only one you think of? &lt;/span&gt;&lt;span style="color: rgb(51, 102, 255);font-size:100%;" &gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="color: rgb(51, 102, 255);font-size:100%;" &gt;It isn't love, it's a &lt;span style="color: rgb(255, 0, 0);"&gt;lie&lt;/span&gt;. &lt;/span&gt;&lt;span style="color: rgb(51, 102, 255);font-size:100%;" &gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="color: rgb(51, 102, 255);font-size:100%;" &gt;Are you willing to give all of your favorite things for their sake? &lt;/span&gt;&lt;span style="color: rgb(51, 102, 255);font-size:100%;" &gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="color: rgb(51, 102, 255);font-size:100%;" &gt;It isn't love, it's a &lt;span style="color: rgb(255, 0, 0);"&gt;charity&lt;/span&gt;. &lt;/span&gt;&lt;span style="color: rgb(51, 102, 255);font-size:100%;" &gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="color: rgb(51, 102, 255);font-size:100%;" &gt;bUt.... &lt;/span&gt;&lt;span style="color: rgb(51, 102, 255);font-size:100%;" &gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="color: rgb(51, 102, 255);font-size:100%;" &gt;Does your heart ache and break when they're sad? &lt;/span&gt;&lt;span style="color: rgb(51, 102, 255);font-size:100%;" &gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="color: rgb(51, 102, 255);font-size:100%;" &gt;Then it's &lt;span style="color: rgb(255, 0, 0);"&gt;Love&lt;/span&gt;. &lt;/span&gt;&lt;span style="color: rgb(51, 102, 255);font-size:100%;" &gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="color: rgb(51, 102, 255);font-size:100%;" &gt;Do you cry for their pain, even when they pretend to be strong? &lt;/span&gt;&lt;span style="color: rgb(51, 102, 255);font-size:100%;" &gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="color: rgb(51, 102, 255);font-size:100%;" &gt;Then it's &lt;span style="color: rgb(255, 0, 0);"&gt;Love&lt;/span&gt;. &lt;/span&gt;&lt;span style="color: rgb(51, 102, 255);font-size:100%;" &gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="color: rgb(51, 102, 255);font-size:100%;" &gt;Do their eyes see your true heart, and touch your soul so deeply it hurts? &lt;/span&gt;&lt;span style="color: rgb(51, 102, 255);font-size:100%;" &gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="color: rgb(51, 102, 255);font-size:100%;" &gt;Then it's &lt;span style="color: rgb(255, 0, 0);"&gt;Love&lt;/span&gt;. &lt;/span&gt;&lt;span style="color: rgb(51, 102, 255);font-size:100%;" &gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="color: rgb(51, 102, 255);font-size:100%;" &gt;Do you stay because a blinding, incomprehensible mix of pain and relation pulls you close and holds you there? &lt;/span&gt;&lt;span style="color: rgb(51, 102, 255);font-size:100%;" &gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="color: rgb(51, 102, 255);font-size:100%;" &gt;Then it's &lt;span style="color: rgb(255, 0, 0);"&gt;Love&lt;/span&gt;. &lt;/span&gt;&lt;span style="color: rgb(51, 102, 255);font-size:100%;" &gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="color: rgb(51, 102, 255);font-size:100%;" &gt;Do you accept their faults because they're a part of who they are? &lt;/span&gt;&lt;span style="color: rgb(51, 102, 255);font-size:100%;" &gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="color: rgb(51, 102, 255);font-size:100%;" &gt;Then it's &lt;span style="color: rgb(255, 0, 0);"&gt;Love&lt;/span&gt;. &lt;/span&gt;&lt;span style="color: rgb(51, 102, 255);font-size:100%;" &gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="color: rgb(51, 102, 255);font-size:100%;" &gt;Are you attracted to others, but stay with them faithfully without regret? &lt;/span&gt;&lt;span style="color: rgb(51, 102, 255);font-size:100%;" &gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="color: rgb(51, 102, 255);font-size:100%;" &gt;Then it's &lt;span style="color: rgb(255, 0, 0);"&gt;Love&lt;/span&gt;. &lt;/span&gt;&lt;span style="color: rgb(51, 102, 255);font-size:100%;" &gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="color: rgb(51, 102, 255);font-size:100%;" &gt;Could you allow them to leave you, not because they want to but because they have to? &lt;/span&gt;&lt;span style="color: rgb(51, 102, 255);font-size:100%;" &gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="color: rgb(51, 102, 255);font-size:100%;" &gt;Then it's &lt;span style="color: rgb(255, 0, 0);"&gt;Love&lt;/span&gt;. &lt;/span&gt;&lt;span style="color: rgb(51, 102, 255);font-size:100%;" &gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="color: rgb(51, 102, 255);font-size:100%;" &gt;Would you give them your heart, and your life? &lt;/span&gt;&lt;span style="color: rgb(51, 102, 255);font-size:100%;" &gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="color: rgb(51, 102, 255);font-size:100%;" &gt;Then it's &lt;span style="color: rgb(255, 0, 0);"&gt;Love&lt;/span&gt;.&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7377975272380358092-1423163842936896076?l=limferdixaverius.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://limferdixaverius.blogspot.com/feeds/1423163842936896076/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=7377975272380358092&amp;postID=1423163842936896076' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7377975272380358092/posts/default/1423163842936896076'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7377975272380358092/posts/default/1423163842936896076'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://limferdixaverius.blogspot.com/2008/04/whats-love-do-you-know.html' title=''/><author><name>Prepare for Glory</name><uri>http://www.blogger.com/profile/18190583836850142096</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7377975272380358092.post-5191815487706016551</id><published>2008-04-14T03:30:00.000-07:00</published><updated>2008-04-14T19:07:10.653-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Vella&apos;s Diary'/><title type='text'></title><content type='html'>Doesnt' Really Matter what The eyes is seeing cause im in love with the Inner being.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dear Diary,&lt;br /&gt;Hai Di, udah lama Vella ngga nulisin kamu yah, banyak banget yang Vella mau ceritain ke kamu Di. Tadi pagi Vella sama temen-temen ngomongin cowok masing-masing. Di masih inget sama Evan kan? cowoknya Vella? Vella malu banget deh sama dia. Dia soalnya nggak kayak cowok-cowok temen Vella yang lain Di. Sebel deh sama Evan, bayangin deh Di semua minusnya Evan nih yah:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Minus 10 karena dia nggak punya handphone, padahal cowok-cowok temen Vella yang lain punya handphone.&lt;br /&gt;Minus 10 karena dia nggak dibolehin nyetir mobil sama ortunya karena belum 17, padahal cowok-cowok temen Vella yang lain biar sama-sama SMP udah boleh bawa sendiri!&lt;br /&gt;Minus 10 karena dia itu rambutnya cuma cepak biasa, padahal cowok-cowok temen Vella yang lain itu rambutnya gaya abhies.&lt;br /&gt;Minus 10 buat dia karena dia itu nggak suka ketempat-tempat dugem Di, padahal Vella suka banget ke sana, malu banget nggak sih punya cowok kayak gitu.&lt;br /&gt;Minus 10 buat dia lagi Di, karena dia nggak punya satu pun jacket XSML, padahal cowok-cowok temen Vella yang lain sering banget belanja disana, kalau dia sih paling pake bajunya bangsa bangsa jacket yang merek FILA (idih banget nggak sich Di!).&lt;br /&gt;Minus 10 banget (dan yang ini banget banget-banget) karena dia masih suka bawa makanan dari rumah buat makang siang ke sekolah! Gila yah Di, malu-maluin banget nggak sih!&lt;br /&gt;Sumpah yah Di, Vella malu banget sama dia, kayaknya mau putus aja deh Di.&lt;br /&gt;Dear Diary,&lt;br /&gt;Hari Ini valentine, pas Evan ke kelas Vella mau kasih kado, Vella cuma diem aja. Seharian itu Di, Vella ngindarin dia abis-abisan, dia bingung gitu kayaknya Di, kenapa Vella ngindar terus.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sampe rumah dia nelepon Vella, Vella males tapi ngomong sama dia Di, Vella suruh pembantu bilang ke Evan kalau Vella belum pulang. Dia nelepon 4 kali hari itu tapi Vella males nerima.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kira-kira 3 harian deh kayak gitu, tiap di sekolah Vella ngindarin Evan pake cara ke WC cewek lah atau ngumpet-ngumpet lah, dan di rumah Vella selalu nggak mau nerima telepon dari dia, kayaknya Vella bener-bener udah illfeel dan malu pacaran sama dia Di!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Akhirnya waktu itu hari Senin, seperti biasa pas di sekolah, Vella ngindarin dia. Pas pulang sekolah Vella ngumpul di kantin sama temen-temen Vella. Mereka pada nanya kok Vella ngindarin Evan terus Vella diem aja, tapi setelah didesak akhirnya Vella ngaku juga Vella ngomong, "Ah bete banget gue sama tuh cowok, udah nggak ada modal mendingan gaul, dan mukanya setelah gue pikir-pikir biasa banget, ya ampun kok gue dulu mau yah jadi sama dia? dipelet kali yah gue!!"&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tiba tiba semua pada diem dan ngeliat ke arah punggung Vella, Vella bingung dan nengok Di, ya Tuhan Di, ternyata ada Evan di belakang Vella dan kayaknya dia denger yang Vella baru ucapin barusan. Vella cuma bisa diem tapi Vella sempet ngeliat Evan sebentar. Dia diem, mukanya nunduk ke bawah terus dia pelan-pelan pergi dari situ.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Vella diem aja, ada beberapa yang ngomong "Hayo loo Vel, dia denger lho!!"&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tapi ada juga yang ngomong, "Udahlah Vel, baguslah denger, nggak ada untungnya tetep sama dia, ntar elo juga bisa dapet yang lebih bagus."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bener juga yah Di, ya udah Vella cuek aja, syukur deh kalau dia denger. Dia mau minta putus juga ayo, mau banget malah Vella.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dua hari pun berlalu Di, dan sejak saat Evan udah nggak berusaha nyamperin Vella di sekolah atau nelepon Vella. Tiap ketemu di sekolah dia cuma diem dan ngelewatin Vella aja.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Seminggu berlalu, 2 minggu berlalu sejak hari itu, Vella mulai ngerasa ada sesuatu yang ilang Di, nggak tau kenapa Vella mulai ngerasa kehilangan sesuatu, kadang-kadang Vella suka bengong bingung sendiri, cuma Vella berusaha ilangin perasaan itu. Vella nggak tau kenapa jadi males kemana mana, pengennya sendiri aja, males ngapain. Semua orang jadi bingung kenapa Vella berubah jadi kayak gini. Vella sendiri juga nggak tau kenapa Di.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dear Diary,&lt;br /&gt;Minggu malem nih Di, Ujan deres banget, Vella diem dan ngerenung di dalam kamar. Tiba-tiba di channel V ada lagunya Janet JaCkson Di! Tau kan liriknya?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Doesn't really matter what the eyes is seeing,&lt;br /&gt;Cause im in love with the Inner being.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saat itu tiba-tiba Vella nangis Di, Vella baru sadar... Betapa baiknya Evan... Vella nangis senangisnya Di, karena Vella baru sadar betapa begonya Vella...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Minus 10 karena Evan nggak punya HP Di, tapi plus 100 karena dia tiap malem rela jalan jauh ke wartel buat Nelpon Vella ngucapin selamat tidur setiap hari...&lt;br /&gt;Minus 10 karena dia nggak dibolehin nyetir mobil sama ortunya karena belum 17 Di, tapi plus 100 karena tiap malem minggu dia rela naik sepeda jauh dari kemang ke bona indah khusus ngapelin Vella biar ujan sekalipun...&lt;br /&gt;Minus 10 karena dia rambutnya cuma botak biasa dan nggak suka di spike, tapi plus 100 karena dalam keadaan rambut Vella apapun baik bagus maupun lagi jelek, mau salah potong atau salah blow atau salah model dia selalu bilang Vella cantik banget...&lt;br /&gt;Minus 10 karena dia nggak suka ke tempat dugem Di, tapi plus 100 karena dia rela nemenin Vella ke tempat-tempat kayak gitu, meski dia nggak suka dan rela dimarahin ortunya karena pulang pagi nemenin Vella... dengan naik taksi ke rumahnya...&lt;br /&gt;Minus 10 karena Evan nggak punya jacket XSML dan hanya punya jacket FILA biasa, tapi plus 100 karena kalau ujan di sekolah dia selalu minjemin Vella jacketnya meski dia sendiri kedinginan...&lt;br /&gt;Minus 10 karena dia bawa makan siang ke sekolah, tapi plus 100 karena ternyata nabung uang jajan makang siangnya buat beli kado valentine buat Vella...&lt;br /&gt;Dari 60 minus yang Evan punya Di, dia punya 600 Plus di hati Vella... dari 1000 kekurangan Evan, dia punya semilyar kebaikan... Ya Tuhan Di, betapa begonya Vella yah... Vella yang berutung sebenernya punya cowok Evan, dan Vella juga yang nyakitin Evan, padahal nggak pernah sekalipun dia nyakitin Vella. Malemnya Vella nangis lama banget Di.&lt;br /&gt;Dear Diary,&lt;br /&gt;Vella ketemu sama Evan di sekolah. Vella kejar dia dan bilang Vella mau ngomong, Evan diem aja, tapi pulang sekolah dia nanya Vella mau ngomong apa. Vella kasih dia kartu buatan Vella, Vella cium pipi dia dan Vella bilang minta maaf karena Vella udah nyakitin dia. Dia cuma diem aja terus pulang... Vella cuma bisa diem karena sadar, Vella yang berbuat, Vella juga yang kehilangan... Sakit banget rasanya Di, Vella pulang sekolah nangis tapi juga sadar itu semua Vella yang bikin dan Vella pula yang nanggung resiko-nya...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Malem itu tiba tiba mama ngetok pintu kamar Vella, katanya ada telepon. Ternyata bener Di, itu Evan, dia udah maafin Vella, dia udah lupain semuanya... aduh Di, girang banget hati Vella, hi hi hi senengnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Nanti malem Evan mau kesini Di, dan Vella mau dandan secantik-cantiknya buat Evan, jadi Vella udahan dulu yah Di... thanx banget udah denger curhat-nya Vella, Vella belajar satu hal Di:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hargailah apa yang kamu miliki sekarang,&lt;br /&gt;Karena tanpa kamu sadari,&lt;br /&gt;Kamu begitu beruntung telah memiliki-nya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Selamat malem diaryku...&lt;br /&gt;NB: Minus 10 Di, karena mukanya tidak tampan, tapi plus 100 karena hatinya luar biasa tampan...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Vella-Nya Evan&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Doesnt' Really Matter what The eyes is seeing cause im in love with the Inner being.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7377975272380358092-5191815487706016551?l=limferdixaverius.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://limferdixaverius.blogspot.com/feeds/5191815487706016551/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=7377975272380358092&amp;postID=5191815487706016551' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7377975272380358092/posts/default/5191815487706016551'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7377975272380358092/posts/default/5191815487706016551'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://limferdixaverius.blogspot.com/2008/04/vellas-diary-doesnt-really-matter-what.html' title=''/><author><name>Prepare for Glory</name><uri>http://www.blogger.com/profile/18190583836850142096</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7377975272380358092.post-4975858401303107341</id><published>2008-04-12T09:58:00.000-07:00</published><updated>2008-04-14T03:57:53.340-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Tunjukkan Sayangmu'/><title type='text'></title><content type='html'>&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt;Ada seorang pengusaha muda yang pagi itu terburu-buru berangkat kantor karena ia bangun rada kesiangan. Sementara pagi itu ia ada meeting dengan rekan bisnisnya. Karena terburu-buru, ia tidak sempat menikmati sarapan pagi buatan isterinya. Ia lalu memutuskan untuk mampir ke sebuah toko untuk membeli roti sebagai ganti sarapan pagi. Pikirnya, "Nanti roti ini dimakan di kantor saja". &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt;Ketika ia sedang memilih roti yang hendak dibelinya, matanya tertarik mengamati seorang anak kecil berusia kira-kira sepuluh tahun yang sedang memilih bunga di toko sebelah. Anak kecil ini terlihat sedang tawar menawar harga bunga dengan pelayan toko tersebut. "Mbak, harga bunga ini berapa?" tanyanya kepada pelayan toko. "Lima puluh ribu rupiah", jawab sang pelayan. Kemudian ia memilih bunga yang lain dan bertanya kembali, "Kalau bunga yang ini berapa?". "Ini lebih mahal lagi, seratus lima puluh ribu rupiah!" jawab sang pelayan. "Kalau yang ini berapa?" tanyanya sambil menunjukkan bunga yang lebih bagus lagi. "Ini harganya dua ratus lima puluh ribu, nak!" jawab sang pelayan. &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt;Anak ini terlihat bingung karena harga bunganya bertambah tinggi, sementara ia tidak menyadari bahwa bunga yang ia tunjuk itu bunga yang paling bagus. Dengan sedih ia bertanya, "Adakah bunga yang harganya lima ribu?" Anak ini ternyata hanya memiliki uang lima ribu rupiah walau keinginannya untuk mendapatkan bunga itu sangat besar. Belum sempat pelayan toko itu menjawab, pengusaha muda ini segera bertanya kepada sang anak, "Nak, kamu mau beli bunga buat siapa?" Kemudian anak ini menjawab, "Saya mau beli bunga buat mama, karena hari ini mama ulang tahun!" Pengusaha muda ini tersentak, dalam hatinya ia berkata, "Wah. mati aku, aku lupa! Hari ini isteriku ulang tahun. Aku belum mengucapkan selamat ulang tahun kepadanya. Kalau sampai aku lupa, ia bisa marah!" Segera ia berkata kepada pelayan toko, "Mbak, saya beli bunga ini. Saya beli dua ikat. Satunya buat anak ini. Tolong nanti antar bunga ini ke alamat rumah saya," katanya sambil memberikan kartu namanya. Kemudian pengusaha muda itu memberikan bunga tersebut kepada sang anak dan mengucapkan terima kasih sudah mengingatkannya bahwa hari ini ternyata isterinya juga berulang tahun. Anak itu kemudian pergi. Pengusaha ini segera bergegas ke mobilnya dan melanjutkan perjalanan ke kantor. &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt;Ketika ia sedang mengendarai mobil, ia melewati anak kecil tadi sedang berjalan. Iapun berhenti dan bertanya apakah ia satu jurusan dengannya. Anak kecil itu mengiyakan dan kemudian masuk ke dalam mobilnya. Sampai di suatu tempat yang agak sepi anak ini minta turun. Pengusaha muda tersebut heran melihat anak kecil ini masuk melewati sebuah lorong kecil. Karena penasaran, ia mengikuti sang anak dari belakang. Betapa terkejutnya ia ketika melihat anak kecil ini menaruh bunganya di sebuah gundukan tanah kuning yang masih basah. Kemudian ia bertanya, "Nak, ini kuburan siapa?" Anak kecil itu kemudian menjawab, "Oom, hari ini mama ulang tahun. Tetapi sayang, mama baru saja meninggal dua hari yang lalu. Oleh sebab itu saya datang ke tempat ini untuk membawakan mama bunga dan mengucapkan selamat ulang tahun." Pengusaha muda begitu tersentak dengan perkataan anak ini. "Apakah isteriku masih hidup saat ini?" tanyanya dalam hati. &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt;Segeralah ia berlari masuk ke mobil, mengendarainya dengan kecepatan tinggi dan menuju ke toko tadi. Dengan terengah-engah ia berkata kepada pelayan toko, "Mana bunga yang tadi saya beli? Bunganya tidak usah dikirim, biar saya saja yang langsung memberikannya ke tangan isteri saya." Dengan cepat ia menyambar bunga tersebut dan menyetir pulang. Sampai di rumah, ia segera berlari mendapatkan isterinya. "Puji Tuhan! Isteriku masih hidup!" Sambil memberikan bunga ia berkata, "Isteriku, selamat ulang tahun". Kemudian ia mencium dan memeluk isterinya kuat-kuat sambil mengucap syukur kepada Tuhan. Sambil menangis ia berkata, "Terima kasih, Tuhan. Engkau masih memberikan kesempatan kedua kepadaku." &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt;Banyak diantara kita terlalu sibuk dengan aktifitas sehari-hari. Aktifitas dan rutinitas ternyata sudah 'membunuh' perhatian dan momen-momen penting yang harus dinikmati bersama orang-orang yang kita kasihi; orang tua, suami, isteri, anak-anak, dan saudara-saudara kita. Demi mengejar karier, uang dan jabatan bahkan pelayanan banyak orang melupakan keluarga. Seorang businessman hanya berpikir bahwa memenuhi kebutuhan materi isteri dan anak-anak sudah membuatnya merasa menjadi ayah yang baik. Seorang pelayan Tuhan berpikir bahwa dengan sibuk dalam pelayanan dan dikenal di mana-mana sudah membuatnya merasa menjadi orang yang benar di dalam keluarganya. Kita tidak sadar, kita sudah salah jika berpikir demikian. &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt;Hari ini, kalau kita masih diberi kesempatan untuk hidup semua hanyalah kasih karunia Tuhan. Oleh sebab itu, jangan tunggu sampai besok untuk menunjukkan kasih dan sayang kita kepada orang-orang di sekitar kita, terutama orang-orang yang paling dekat dengan kita. Jangan tunggu mereka mati kita baru menyadarinya. Jangan tunggu sampai besok! Karena kita tidak tahu apa yang akan terjadi dengan hari esok. Jika kita masih hidup pada hari ini berarti ini kesempatan kedua buat kita. Ambil kesempatan kedua yang Tuhan anugrahkan buat kita hari ini.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7377975272380358092-4975858401303107341?l=limferdixaverius.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://limferdixaverius.blogspot.com/feeds/4975858401303107341/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=7377975272380358092&amp;postID=4975858401303107341' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7377975272380358092/posts/default/4975858401303107341'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7377975272380358092/posts/default/4975858401303107341'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://limferdixaverius.blogspot.com/2008/04/tunjukkan-kasih-sayang-selagi-sempat.html' title=''/><author><name>Prepare for Glory</name><uri>http://www.blogger.com/profile/18190583836850142096</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry></feed>
